Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan Gelar Review Rencana Kontijensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM)

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan H Irwan Sabri, Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin menghadiri acara review rencana Kontijensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) Kab. Nunukan yang digelar oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Nunukan di Ruang Rapat VIP lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Kamis (04/12).

Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin pada sambutan Bupati Nunukan mengatakan sejak awal tahun 2020, dunia menghadapi Pandemi Covid -19 yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk di Indonesia. Setelah melalui berbagai usaha penanganan, seperti penerapan protokol kesehatan, vaksinasi massal, dan penguatan sistem kesehatan, pemerintah akhrinya menetapkan berakhirnya Status Pandemi melalui Keputusan Presiden Nomor 17 tahun 2023 tentang Penetapan Berakhirnya Status Pandemi Covid-19 di Indonesia. Kebijakan ini menjadi penanda resmi peralihan menuju masa endemik.

Dikatakannya lagi bahwa pandemi Covid-19 telah mengajarkan bahwa kesiapsiagaan dan respon yang cepat merupakan kunci dalam menghadapi situasi kedaruratan kesehatan.

“Walaupun kasus saat ini sudah jauh menurun, kita tidak boleh lengah. Ancaman kapan saja, baik dalam bentuk vsrian baru maupun penyakit infeksi lainnya”, ucapnya.

Selanjutnya, tahun 2020 Kabupaten Nunukan telah menyusun dokumen rencana kontijensi kedaruratan kesehatan masyarakat tentang Covid-19.

Berdasarkan laporan penyakit infeksi emerging, secara global kasus tertinggi masih didominasi oleh Covid-19, sehingga kewaspadaan dan penguatan sistem surveilans tetap menjadi prioritas dalam upaya kesiapsiagaan kesehatan masyarakat.

Maka dari itu, Review Renkon Covid-19 ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh prosedur, mekanisme koordinasi, kapasitas fasilitas kesehatan, sistem logistik, serta strategi diterapkan jika diperlukan.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi benar-benar menghasilkan penguatan sistem kesiapsiagaan daerah”, lanjutnya.

(PROKOMPIM)

Optimalisasi SDM Koperasi Merah Putih : Kunci Penguatan Ekonomi Lokal Nunukan di Kalimantan Utara

NUNUKAN – Upaya konkret dalam memajukan perekonomian Daerah melalui sektor koperasi kembali digaungkan di Kabupaten Nunukan. Hari ini, suasana antusias menyelimuti Ruang Pertemuan Lantai V Kantor Bupati Nunukan, saat Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025.(4/12)

‎Acara penting yang menandai langkah strategis pemerintah Daerah ini dihadiri oleh para pengurus Koperasi Desa dan kelurahan se-Kabupaten Nunukan, serta perwakilan dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Utara, dan sejumlah Narasumber ahli di bidang perkoperasian.

‎​Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang menjadi fokus utama kegiatan ini, bukanlah sekadar agenda rutin, melainkan sebuah Inisiatif visioner yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan.

‎Dalam sambutan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E yang dibacakan oleh Plt. Sekda Raden Iwan Kurniawan, ditegaskan bahwa program ini merupakan salah satu upaya strategis Pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kelembagaan koperasi.

‎“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah sarana nyata untuk mewujudkan koperasi yang modern, adaptif, dan berdaya saing,” tutur Iwan Kurniawan, mengutip pesan Bupati.

‎Beliau menambahkan, keberadaan koperasi yang kuat dan sehat sangat diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah, khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki potensi ekonomi lokal yang beragam.

‎​Lebih lanjut, Bupati Nunukan dalam sambutannya turut menyoroti peran krusial para pengurus koperasi. Mereka dinilai sebagai ujung tombak dalam menjalankan, mengelola, serta memastikan Koperasi Desa dan kelurahan di Kalimantan Utara, khususnya di Kabupaten Nunukan, mampu berkembang secara sehat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan peningkatan kompetensi ini menjadi sangat relevan dan mendesak untuk dilaksanakan.

‎“Kita laksanakan kegiatan ini agar para pengurus koperasi memiliki pengetahuan, keterampilan, dan wawasan yang lebih komprehensif terkait tugas dan wewenang masing-masing,” jelas Iwan Kurniawan.

‎Dengan pembekalan yang memadai, diharapkan para pengurus dapat mengelola koperasi dengan lebih profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan dan dinamika ekonomi yang terus berkembang.

‎​Melalui kegiatan ini pula, Pemerintah Kabupaten Nunukan menanamkan harapan besar bagi kemajuan perkoperasian di wilayahnya. Diharapkan para pengurus koperasi di Kabupaten Nunukan dapat semakin profesional dan adaptif terhadap perubahan sosial serta ekonomi masyarakat.

‎Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjalin sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, Pemerintah Daerah, dan para pengurus koperasi di lapangan.

‎Sinergi ini dianggap sebagai kunci penting untuk menciptakan ekosistem koperasi yang kondusif dan saling mendukung, yang pada akhirnya akan membuat koperasi-koperasi desa/kelurahan di Kabupaten Nunukan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang handal di Kalimantan Utara.

‎Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Utara, serta seluruh narasumber yang telah memberikan dukungan dan kontribusi berharga dalam terlaksananya kegiatan ini. “Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut demi kemajuan koperasi di daerah kita,” harapnya.

‎Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun koperasi yang modern, mandiri, dan berdaya saing.

(PROKOMPIM)

Wagub Audiensi Kemensos RI, Bahas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat

JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., melakukan audiensi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), berlangsung di Ruang Rapat Kantor Kemensos RI di Jakarta, Kamis (4/12).

Dalam pertemuan itu, turut mendampingi Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara Dr. Bustan, S.E., M.Si, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara Obed Daniel LT, S.Hut., M.M., beserta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kaltara Jaini, S.Hut., M.P.

Agenda audiensi ini membahas percepatan dan dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat di Bumi Benuanta.

Wagub Ingkong menyampaikan perkembangan terbaru terkait persiapan pembangunan Sekolah Rakyat yang ada di Kaltara, sekaligus mengusulkan dukungan Pemerintah Pusat agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

“Kami berharap dukungan penuh dari Pemerintah Pusat agar pembangunan Sekolah Rakyat di Kaltara dapat berjalan lebih cepat,” kata Wagub.

Ia menilai keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan layanan pendidikan formal gratis yang layak.

“Sekolah Rakyat ini menjadi sarana peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan sekaligus alat pengentasan kemiskinan struktural,” ujarnya.

Selain itu, hadirnya Sekolah Rakyat di zona transmigrasi yang berpotensi sebagai “Kantong Kemiskinan” akan mendukung penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam penentuan sasaran program.

Ingkong berharap pada proses pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Harapan saya hasil dari pertemuan kita ini dapat mempercepat proses pembangunan dan mendukung Sekolah Rakyat di Kaltara,” ucapnya.

Percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara dalam mendorong pemberdayaan masyarakat lokal khususnya Kaltara melalui akses pendidikan yang lebih baik.

(dkisp)

Wagub Apresiasi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Atas Bantuan PLTS di Kaltara

TANGERANG – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) dan Naskah Hibah Barang Milik Negara (BMN) dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (TBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rabu (3/12).

Kegiatan yang berlangsung di JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Banten tersebut dihadiri para Gubernur dan Kepala Daerah lainnya.

Provinsi Kaltara menerima hibah BMN berupa infrastruktur Energi Baru Terbarukan (EBT) yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal 52,8 kWp di Desa Sedalit Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan.

Serta Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) 26 kW di Desa Long Berini Kecamatan Bahau Hulu Kabupaten Malinau dan PLTS Atap 50 kWp di RSUD Akhmad Berahim Kabupaten Tana Tidung.

Di kesempatan itu, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian ESDM atas hibah yang diberikan. Ia menyebut bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu masyarakat yang ada di Kaltara.

“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian ESDM yang telah menghibahkan PLTS komunal, PLTMH dan PLTS atap kepada Pemerintah Kaltara,” kata Wagub.

Pemprov Kaltara berkomitmen untuk mendukung penguatan ketahanan energi, percepatan transisi energi bersih serta pemanfaatan infrastruktur energi baru dan terbarukan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kaltara

Penandatanganan BAST dan Naskah Hibah BMN tersebut, dikatakan Wagub dilakukan agar aset-aset berasal dari APBN melalui Kementerian ESDM dapat segera dihibahkan dan digunakan oleh Pemprov Kaltara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menuturkan bahwa akses energi ini merupakan modal dasar pembangunan dan menjadi kunci dalam percepatan pemanfaatan energi terbarukan khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) Kaltara.

“Harapan saya agar hibah yang diberikan ini supaya terus dirawat, tentu ada pembinaan di dalam perawatannya kepada tenaga-tenaga lokal yang ada di Kaltara, agar apa yang sudah dibangun bisa dijaga dan terawat dengan baik,” pungkasnya.

(dkisp)

Mewakili Bupati, Asisten Administrasi dan Kesra Serahkan Ijazah Pendidikan Kesetaraan (Paket) B dan C

NUNUKAN – Asisten Pemerintahan Dan Kesra, Muhammad Amin SH mewakili Bupati Nunukan secara resmi menyerahkan Ijazah Pendidikan Kesetaraan (Paket) kepada puluhan peserta didik program pendidikan kesetaraan Paket B, dan C lulusan PKBM Bina Warga Nunukan dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Selasa, 02 Desember 2025

Program pendidikan kesetaraan ini merupakan bentuk pendidikan non-formal yang setara dengan jenjang pendidikan dasar dan menengah, yaitu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Para peserta didik berasal dari berbagai latar belakang dan menunjukkan semangat tinggi untuk memperoleh pengakuan pendidikan formal demi membuka peluang lebih luas dalam kehidupan mereka ke depan.

Dalam sambutannya, Muhammad Amin menyampaikan bahwa hari Ini adalah hari yang istimewa bukan hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi keluarga, para tutor, dan seluruh masyarakat Nunukan.

“Kta menyaksikan bersama keberhasilan para warga belajar yang telah menempuh Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) dan dinyatakan lulus dengan baik. prestasi ini tentu menjadi bukti bahwa kesempatan belajar tidak pernah mengenal usia, situasi, ataupun batasan apa pun, “ujar Asisten Kesra saat membacakan pidato Bupati Nunukan.

Ia juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Nunukan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PKBM Bina Warga yang terus berkomitmen menyediakan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya mereka yang sebelumnya belum dapat menyelesaikan pendidikan formal.

PKBM adalah lembaga penting. melalui PKBM, semangat pendidikan sepanjang hayat benar – benar diwujudkan. PKBM bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membuka harapan, memperbaiki masa depan, dan menciptakan peluang baru bagi masyarakat.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Tutor, Instruktur, dan seluruh pengelola yang telah bekerja keras mendampingi proses belajar para peserta didik. dedikasi ini adalah bentuk nyata pengabdian bagi pembangunan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Nunukan,”ujarnya

Menutup sambutannya, Bupati Nunukan mengingatkan bahwa proses yang telah dilalui bukan akhir dari segalanya, namun sebagai awal dari perjalanan baru.

“Ijazah yang kalian terima hari ini bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan baru. gunakan ilmu dan kemampuan yang kalian miliki untuk meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang pekerjaan, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengembangkan usaha mandiri. Jangan berhenti belajar. teruslah berusaha dan percaya bahwa kalian mampu bersaing dengan siapa pun,”jelasnya

Bupati berharap agar keberhasilan dapat dijadikan sebagai motivasi

“Saya mengajak seluruh warga belajar untuk menjadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus melangkah maju. Pemerintah Kabupaten Nunukan akan terus mendukung berbagai Program Pendidikan, baik Formal maupun Nonformal, agar akses pendidikan yang merata dapat dirasakan oleh seluruh Masyarakat, termasuk melalui PKBM di seluruh wilayah,”tutupnya

Sementara itu, Ketua Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Warga, Rahayu Suryani S Pd menyampaikan bahwa jumlah total peserta didik yang menerima Ijasah sebanyak 47 orang, dengan rincian, 12 orang lulusan paket B atau setara SMP dan 35 orang lulusan Pake C atau setara SMA.

(PROKOMPIM)