Satlantas Polres Bone Rangkai Berbagai Kegiatan di MRSF

Bone, Berandankrinews.com–Satuan lalu lintas polres Bone akan melaksanakan Milenial Road Safety Festival yang akan digelar pada Minggu 17 Maret 2019, bertempat Dilapangan merdeka Watampone Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya Panitia Pelaksana telah mempersiapkan semua bentuk kebutuhan kegiatan tersebut, agar kegiatan itu berlangsung meriah
dan diikuti oleh semua elemen masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Bone.

Milenial Enterpreneur Expo rencananya akan digelar selama 3 hari yang berlansung mulai tanggal 14-17 Maret 2019. Milenial Enterpeneur Expo nantinya akan menampilkan berbagai kegiatan diantaranya Bazar kuliner dan Live music.

Kasat Lantas Polres Bone AKP Muh Thamrin, SE saat dihubungi melalui via Whatsapp mengatakan, Kita berharap Kepada masyarakat Bone, bisa datang menyaksikan dan meramaikan kegiatan yang spectakuler yang diadakan Satlantas polres Bone ini.

Acara millenial Enterpreneur Expo Satlantas Polres Bone merupakan rangkaian kegiatan dari millenial road safety festival yang dilakukan diseluruh Indonesia (Irwan N Raju)

Dandim 1422/Maros Bersama Rombongan Meninjau Dua Lokasi TMMD

Maros, Berandankrinews.com–Komandan Kodim 1422/Maros Letkol Inf Farid Yudho Dwi Leksono, didampingi Kasdim 1422/Maros Mayor Inf Ary Eko P, Pasi Ter Kapten CZI Muhammad Ilyas, Kades Bontomanai Abd Haris,Kades Bonto Matinggi Kaherul meninjau langsung lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di dusun Damma Desa Bonto Matinggi dan dusun pattiro Baji desa Bonto Manai Kecamatan Tompobulu Maros, Sulawesi Selatan.

Disampaikan Dandim 1422/ Maros Letkol Inf Farid Yudho Dwi Leksono, Kegiatan ini merupakan program terpadu lintas sektoral antara instansi di daerah sehingga pelaksanaanya dapat tercapai sesuai rencana pembangunan pemerintah melalui proses perencanaan secara integral dan komperhensif.

Tujuannya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, berupa sarana dan perasarana umum serta menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara guna tercipta masyarakat yang sejahtera, maju, mandiri dan memiliki ketahanan nasional, Kata Farid

Menurutnya, dengan terwujudnya kerjasama dan koordinasi yang baik antara Instansi di daerah serta partisipasi aktif masyarakat, dapat mendorong tercapainya TMMD yang berdaya guna dan berhasil guna.

“Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan dan tercapainya tujuan tersebut, maka perlu disusun rencana penyelenggaraan kegiatan serta partisipasi dari seluruh komponen bangsa yang ada di wilayah ini guna mensukseskan pelaksanaan TMMD,”Ujar Farid (Irwan/Raju)

Forum Anak Soppeng Tingkatkan Program Kerja Tahun 2019-2020

Soppeng, Berandankrinews.com–Forum Anak Soppeng Latemmamala (FASEL) melaksanakan pertemuan dalam rangka penyusunan Program Kerja FASEL tahun 2019 – 2020 yang dilaksanakan diruang rapat kantor gabungan dinas Kabupaten Soppeng, Sabtu (2/3/19).

Usai pertemuan saat ditemui ketua FASEL, Ahmad Farhan mengatakan, acara ini dilaksanakan sebagai langkah awal Forum Anak dalam melaksanakan kegiatan sebagai Pelopor dan Pelapor. Dalam penyusunan Program Kerja ini, disinergikan untuk meningkatkan peran Forum Anak dalam mendukung 5 Klaster pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Soppeng selaku Pembina Forum Anak Dra. Hj A. Nur Lina, MM mengatakan, Kita akan senantiasa mensupport Forum Anak dalam melakukan kegiatan positif dan sebagai Forum Anak agar selalu menjadi contoh bagi temannya dalam bersikap dan berprilaku yang santun dan menghormati guru dan orang tua.

“Forum Anak dalam melaksanakan kegiatannya, juga mendukung Kabupaten Soppeng sebagai Kabupaten Layak Anak yang telah diraih pada tahun 2018 lalu, dan semoga tahun 2019 ini Kabupaten Soppeng dapat meraih kembali predikat Kabupaten Layak Anak,”Tandasnya. (Herwan)

Musyawarah Wilayah Ke-22, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulsel Pusatkan di Kabupaten Sopeng

Soppeng, Berandankrinews.com–Ikatan Pelajar Muhammadyah Se Sulawesi Selatan mengelar Musyawarah Ke-22 yang dipusatkan di Lapangan Gasis jantung Kota Watansoppeng.

Kegiatan tersebut mengangkat Tema Karya Nyata Wujudkan IPM Sul-Sel Transformatif, Sabtu (2/3/2019).

Ketua panitua Ihmawan Aulya dalam sambutannya mengatakan, IPM dapat menjadi wadah untuk memajukan Ikatan Muhammadiyah di Sulawesi Selatan, dimana kita di amanahkan untuk menggerakkan Daya Kreatif untuk mendorong generasi Sul-Sel berkemajuan dan berkarakter.

Disampaikan Ihmawan, Intisari gerakan ini adalah gerakan kreatif yang harus mengandung unsur keterbaruan serta unsur yang inovatif dari segala gerakan yang dilakukan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan kemudian bisa memberikan jawaban dari setiap perubahan.

Sementara itu, pimpinan IPM Sulsel Syamsul Hidayat dalam sambutannya sangat mengapresiasi kepada Bupati Soppeng yang telah memfasilitasi seluruh panitia.

“kami ucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Soppeng karena telah memfasilitasi panitia serta berpartisipasi dalam menyambut kami dengan sangat baik,”Tutur Syamsul Hidayat.

Dalam sambutannya Ia juga menyampaikan bahwa, seorang negarawan, sejak masa lampau, yang paling pertama mereka memiliki adalah jaringan Global serta memiliki wawasan, bahasa dan ide. Sehingga di dalam Permusyawaratan Muhammadiyah Ke-22 ini, saya berharap Kita semua dapat menghidupkan kembali ajaran-ajaran tersebut sehingga para negarawan saat ini bisa menjaga keutuhan negara dan bangsa Indonesia seutuhnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Soppeng yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM Drs Arif Dimas, MS.i dalam sambutan yang dibacanya menyampaikan, sangat mengapresiasi Kegiatan musyawarah yang diselenggarakan oleh IPM se Sulawesi Selatan pada hari ini.

“Saya berharap kiranya Muswil yang dilaksanakan ini mampu menjadi ajang evaluasi dan konsolidasi organisasi serta menetapkan program-program yang lebih tajam utamanya dalam menjaga pertumbuhan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini dapat terwujud apabila terpelihara ketertiban dan ketentraman di masyarakat,”Ucap Drs Arif Dimas

Usai memberikan sambutan, Drs Arif Dimas membuka acara Muswil ditandai dengan pemukulan gong bersama para undangan lainnya.

Turut hadir dalam Musyawarah Wilayah Ke-22, Ketua PW Muhammadiyah Sulsel, Prof.Dr.H.ambo Asse, M.Ag, ketua BPH Unismuh Makassar,
Dr.Ir. Syaiful Saleh, M.Si, Bupati Wajo Dr.H.Amran Mahmud
Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng, Ardimas Arifin Bendum Pimpinan Pusat IPM,
Dr.Hj St Nurhayati Aziz, M.Si, ketua Aisyiyah Sulsel
Drs. H.Kasniady, Ketua Muhammadiyah Soppeng Muhammad Ihsan, Kabag Humas dan Protokol Soppeng, Elly Oschar Sekum KNPI Sulsel. (Herwan)

371 Patok Perbatasan di Temukan Satgas Pamtas Yonif Raider 613/RJA, Yang 42 Tahun Tidak Terpantau

Nunukan, Berandankrinews.com– Tim Patroli patok perbatasan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/RJA berhasil menyelesaikan tugas yang cukup berat, dengan melaksanakan patroli patok perbatasan RI-Malaysia sebanyak 371 patok di area blank post/ area yang belum pernah terpatroli wilayah Kecamatan Krayan Kabuaten Nunukan, Kaltara.

Kegiatan patroli patok perbatasan dilaksanakan sejak awal bulan Februari 2019, yang dimulai dari patok C700 hingga patok C482.

Kegiatan Patroli dipimpin langsung Danpos Long Midang Lettu Inf Solo Atmanegara didampingi oleh Perwira Topografi, Letda Ctp Yudi, dengan menyusuri medan yang cukup sulit dengan cuaca ekstrim untuk menemukan titik patok yang sejak tahun 1977 tidak pernah terpatroli, sekaligus memantau dan mengawasi wilayah blank post area yang sudah 42 tahun hampir tidak terjamah oleh manusia.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja, Letkol Inf Fardin Wardhana mengungkapkan rasa hormat dan bangga atas keberanian para prajurit yang melaksanakan patroli patok blank post area. Dengan berlandaskan tekad kuat sebagai pasukan penjaga perbatasan, tugas tersebut dapat dijawab dengan baik, Jumat (1/3/19).

Setapak demi setapak kaki prajurit dapat menembus wilayah yang hampir 42 tahun tidak dipatroli bahkan dengan menggunakan helikopter, dikarenakan medan tersebut relatif tertutup kabut sepanjang hari.

Letkol Inf Fardin Wardhana juga mengatakan, perjalanan yang ditempuh oleh jajarannya dalam operasi tersebut mencapai 80 km untuk pulang pergi dengan ketinggian medan antara 1.200 – 1.997 m di atas permukaan laut dengan suhu berkisar 7 – 13° pada malam hari dan 18 – 23° pada siang hari dan berhasil menemukan 371 patok.

“Umumnya patok perbatasan tersebut masih bagus hanya ada beberapa yang miring dan tertimbun baik tanah karena longsor maupun reruntuhan kayu,” ujar Letkol Inf Fardin Wardhana.

Sebanyak 371 patok kini telah dipastikan titik keberadaannya dan telah dibersihkan dan diberi tanda oleh Tim. Semoga misi ini dapat menjadi acuan dan semangat untuk Satgas berikutnya untuk dapat memantau dan mengawasi patok di perbatasan Negara RI-Malaysia dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah NKRI.(***/RJA)