Wabup Hemanus Hadiri RDP Komisi VIII DPR RI

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus menghadiri acara Rapat Dengar Pendapat Bersama Komisi VII DPR RI yang bertempat di Aula Lantai I Kantor Gubernur Kalimantan Utara. Kamis (19/05/25).

Kunker Komisi VII DPR ke Kaltara dipimpin Ketua Tim Lamhot Sinaga yang disertai Wakil Ketua Tim Evinta Nursanty dan Chusnunia Chalim beserta anggota lainnya.

Kegiatan ini adalah reses Komisi VII Dewan Perwakilan rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) pada masa persidangan III tahun sidang 2024-2025.

Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang menyampaikan ucapan selamat datang kepada anggota Komisi VII DPR-RI Kalimantan Utara.

“Kunjungan kerja reses ini merupakan kehormatan besar bagi kami dan menjadi momen penting untuk mempererat sinergi pusat dan daerah, khususnya dalam pelaksanaan fungsi pengawasan serta penjaringan aspirasi di bidang pariwisata, perindustrian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ekonomi Kreatif” ,ujar Gubermur Paliwang. 

Dikatakannya terkait bidang yang menjadi fokus Komisi VII DPR-RI, yaitu pariwisata, perindustrian, UMKM, dan ekonomi kreatif, Kalimantan Utara memiliki potensi dan program-program unggulan yang sejalan dengan visi pembangunan nasional.

Di sektor pariwisata, menurut Gubernur Kalimantan Utara menawarkan kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. mulai dari gunung putih di Bulungan, air terjun Gunung Tian di Tana Tidung, air terjun Semolon di Malinau, Sae Lanuka di Nunukan, Pantai Amal dan hutan mangrove Tarakan, hingga berbagai desa wisata berbasis budaya lokal yang masih sangat orisinil dan alami.

Lanjut dikatakan terdapat pula Taman Nasional Kayan Mentarang Di kabupaten Malinau dan Nunukan yang masih terjaga dengan baik.

” Kami meyakini, dengan dukungan infrastruktur, promosi, dan investasi yang tepat, sektor ini mampu menjadi pendorong ekonomi kerakyatan sekaligus penjaga identitas”, tambah Gubernur.

Dalam bidang perindustrian, Kalimantan Utara kini menjadi tuan rumah proyek strategis nasional berupa Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) atau Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) yang berlokasi di Tanah Kuning – Mangkupadi. Kawasan ini diproyeksikan menjadi kawasan industri hijau terbesar di dunia dengan energi yang bersumber dari potensi terbarukan..

” Kami percaya, KIPI akan menjadi pendorong utama bagi transformasi industri nasional berbasis keberlanjutan. tak kalah penting, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga terus mendorong pertumbuhan UMKM dan Ekonomi kreatif.

Kami menyadari bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat. kami terus meluncurkan berbagai inisiatif untuk membina dan mempromosikan pelaku usaha lokal melalui berbagai program, seperti karya kreatif Benuanta (KKB), UMKM Fest, dan lomba cipta kreasi oleh-oleh khas Kaltara. ini semua bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, dan memberikan wadah bagi para pelaku UMKM dan Ekonomi kreatif untuk berinovasi dan berkembang.

Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang menyambut baik kunjungan kerja ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dan kelembagaan, serta mendorong keberpihakan kebijakan nasional yang makin konkret terhadap pembangunan Kalimantan Utara.

“Kami juga berharap, melalui diskusi dan kunjungan lapangan yang akan dilaksanakan, bapak dan ibu anggota Komisi VII DPR-RI dapat memperoleh gambaran utuh mengenai potensi sekaligus tantangan di lapangan, sehingga dapat memperjuangkan berbagai program dan anggaran yang berpihak pada percepatan pembangunan wilayah perbatasan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Utara.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Ir. Lamhot Sinaga mengapresiasi Pemprov Kaltara bersama jajaran, tokoh masyarakat dan pihak swasta yang menerima kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI di Kaltara.

“Ini suatu apresiasi pak, tadi kami mendarat di Tarakan langsung bersama-sama dengan Pak Gubernur ke Tanjung Selor,” ujar Lamhot Sinaga saat memimpin RDP reses Komisi VII di Kantor Gubernur Kaltara.

Dalam wawancara Wakil Bupati Nunukan Hermanus menyampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan sangat apresiasi kepada yang terhormat anggota DPR-RI komisi VII yang telah berkunjung di Provinsi Kalimantan Utara untuk audience dan juga melaksanakan reses terkait dengan fungsi dan tugas pokok dari pada komisi VII DPR-RI terkait dengan industri pariwisata juga UMKM.

Di Provinsi Kalimantan Utara ada banyak menjadi atensi kemaren termasuk KIPI atau KIHI merupakan pusat industri di Provinsi Kalimantan Utara dan juga bagaimana pariwisata-pariwisata di Kalimantan Utara termasuk di Kabupaten Nunukan bisa menjadi bagian yang kedepan ini di atensikan atau diprogramkan dan menjadi perhatian Pemerintah pusat maupun daerah.

“Harapan kita kepada DPR-RI agar bisa mendorong kepada pemerintah pusat agar di kabupaten nunukan bisa menjadi bagian daripada pengembangan pengembangan industri baik skala besar maupun menengah dan kecil, dan juga pariwisata banyak potensi pariwisata kita baik itu di pulau Nunukan, Sebatik kabudaya dan krayan yang belum tersentuh”Ungkapnya”.

“Kita berharap agar Pemerintah pusat dan DPR-RI bisa mengembangkan mendorong itu untuk menjadi sentra sentra pariwisata dan juga pusat industri”.

(PROKOMPIM)

Wabup Nunukan Hadiri Sannipata Waisak Bersama Se-Kalimantan Utara Dalam Rangka Hari Tri Suci Waisak 2569 BE / 2025

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus menghadiri acara Sannipata Waisak bersama Se-Kalimantan Utara dalam rangka Hari Tri Suci Waisak 2569 BE / 2025 yang bertempat Kayan Multifunction Hall, Hotel Tarakan Plaza, Jum’at (20/06/2025).

Acara ini mengusung tema “Kekuatan Moral, Membangun Kemuliaan Bangsa”.

Kegiatan malam ini merupakan momentum kebersamaan dalam memperingati Hari Tri Suci Waisak yang terwujud atas kerjasama berbagai majelis Agama Buddha Se- Kalimantan Utara.

Wakil Bupati Nunukan Hermanus menyampaikan pesan dan kesan serta apresiasi atas pelaksanaan perayaan Waisak yang berlangsung dengan lancar dan khidmat.

Hermanus mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Nunukan juga mendukung semua kegiatan keagamaan yang diadakan oleh para pemeluk agama, termasuk umat Buddha yang ada di Provinsi Kalimantan Utara.

Hermanus juga berharap Perayaan tahun ini dapat terus menebar ketentraman, kebahagiaan, kedamaian dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan langsung Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kalimantan Utara, H. Datuk Iqro Ramadhan atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengucapkan selamat memperingati Hari Tri Suci Waisak 2569 BE /2025 .

“Semoga melalui hari Tri suci waisak ini kita belajar dan mengimplementasikan tentang nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan kedamaian. Saya juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak sehingga kegiatan pada hari ini dapat terlaksana dengan baik”, ujarnya.

Lanjut dikatakan keberhasilan ini tidak hanya merupakan hasil kerja keras individu, tetapi juga merupakan hasil dari kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak.

Waisak merupakan momen penting bagi umat Buddha di seluruh dunia untuk memperingati 3 peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama yaitu kelahiran, pencerahan, dan wafatnya sang Buddha Gautama. Ketiga peristiwa ini menjadi landasan bagi ajaran Buddha yang membawa kedamaian dan pencerahan bagi seluruh makhluk hidup.

Gubernur katakan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ajaran Buddha seperti cinta kasih, welas asih, dan bijaksanaan, sangatlah penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ini dapat membantu kita untuk membangun perdamaian dan persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Saya mengajak kepada seluruh umat Buddha di Kalimantan Utara untuk terus mengamalkan ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari mari tingkatkan kualitas kehidupan spiritual dan moral umat Buddha harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam menerapkan nilai-nilai luhur agama Buddha di lingkungan sekita”, tambahnya”, tambahnya.

Lanjut dikatakan Tema yang diangkat pada pelaksanaan Sannipata Waisak bersama membawa pesan pesan penting bahwa seluruh masyarakat harus meningkatkan kesadaran diri, untuk mampu berpikir jernih, menjaga moralitas dalam menghadapi berbagai situasi, sehingga dapat berkontribusi pada terciptanya perdamaian, kemuliaan bagi bangsa dan negara menjaga persatuan dan kesatuan antar umat beragama khususnya bagi umat Buddha yang berada di provinsi Kalimantan Utara.

” Mari kita terus menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Kalimantan Utara serta terus membangun daerah kita menjadi tempat yang lebih baik untuk provinsi Kalimantan Utara yang maju makmur dan berkelanjutan”, ajaknya.

(PROKOMPIM)

Waka Polres Wajo Tinjau Lokasi Bedah Rumah di Desa Lempa, Wujud Kepedulian kepada Warga Kurang Mampu

WAJO – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Wajo, KOMPOL H. Andi Syamsu Lipu, S.Sos., M.H., bersama Kabag SDM Polres Wajo, AKP Agussalim, S.H., meninjau langsung lokasi program bedah rumah di Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Jumat (20/6/2025) sekitar pukul 09.15 WITA.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut IPDA Fajri, S.Kom., M.A.P. (Paurmin Bag SDM Polres Wajo), IPDA Alpius (Kanit Pam Obvit Sat Samapta Polres Wajo), serta personel dari Bag SDM Polres Wajo.

Kegiatan peninjauan ini bertujuan untuk memastikan progres pembangunan rumah berjalan sesuai rencana, serta sebagai bentuk nyata empati dan kepedulian Polres Wajo terhadap masyarakat kurang mampu.

“Program ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan tempat tinggal yang layak,” ujar KOMPOL Andi Syamsu Lipu di sela kunjungan.

**Kasi Humas Polres Wajo** / Vetty Rilla

Satlantas Wajo dan Tim Ditlantas Polda Sulsel Survei Fasilitas Parkir Bangunan

WAJO – Tim dari Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan survei terhadap bangunan yang tidak memiliki lahan parkir yang layak di Kabupaten Wajo.

Kegiatan survei tersebut dilakukan pada Kamis, 19 Juni 2025, pukul 14.00 WITA, berlokasi di Jalan WR. Supratman, tepatnya di depan Mie Gacoan, Sengkang, Kabupaten Wajo. Tim dari Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel didampingi oleh personel Sat Lantas Polres Wajo, Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo, serta perwakilan dari Balai Jalan Nasional.

Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Riyanda Putra, S.Tr.K, S.I.K, M.H, menjelaskan bahwa kegiatan survei ini bertujuan untuk mengumpulkan data dan menganalisis kondisi bangunan yang tidak menyediakan fasilitas parkir yang memadai. Hal ini penting dalam konteks perencanaan dan pembangunan kota.

“Ketiadaan lahan parkir yang layak berdampak terhadap pengguna bangunan, lingkungan sekitar, dan kelancaran lalu lintas. Survei ini menjadi langkah awal untuk memahami dampak tersebut dan merumuskan solusi yang tepat,” ujar AKP Riyanda.

Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain: AKP Rusdi Yunus, S.H., M.H. (Kasi Jemenopsrek), Aipda Herwin, S.Sos., B.A. (PS Kanit Kamsel), Aipda M. Irman, S.Psi., M.T. (Subdit Kamsel), Briptu Khaerun Ashar (Subdit Kamsel), Briptu Wiwik Agustifa (Sat Lantas Polres Wajo), Bripda Muh. Agusdirga (Sat Lantas Polres Wajo), Perwakilan Dishub Kabupaten Wajo, Perwakilan Balai Jalan Nasional PPK 1.4.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Harkamtibmas) yang lebih baik di wilayah Kabupaten Wajo.

**Kasi Humas Polres Wajo** / Vetty Rilla

Biro SDM Polda SulSel Mengadakan Program P2B Dengan Memanfaatkan Lahan Kosong

MAKASSAR – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan memanfaatkan lahan kosong secara produktif, Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulawesi Selatan menginisiasi program pemanfaatan lahan kosong dengan membuat pekarangan pangan bergizi. Kegiatan ini dilakukan dengan menanam berbagai jenis sayuran seperti terong, tomat, dan cabai merah di area sekitar kantor biro.

Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polda Sulsel dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan serta menjaga ketersediaan bahan pangan sehat dan bergizi bagi anggota kepolisian dan masyarakat sekitar.

Kepala Biro SDM Polda Sulsel mengatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menginspirasi personel dan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan serta memanfaatkan lahan yang ada untuk hal-hal produktif. Selain sebagai sumber pangan, kebun sayur ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan peningkatan kepedulian terhadap pola hidup sehat.

Dengan semangat gotong royong, para personel Biro SDM bersama-sama merawat dan memanen hasil tanaman secara berkala. Diharapkan, program ini dapat menjadi contoh positif bagi instansi lain dalam mewujudkan lingkungan kerja yang hijau, produktif, dan berkelanjutan.

Putra Daeng