SPPG Bukit Arung Sejahtera Nunukan Memberi Pembekalan Kepada Para Relawan SPPG

NUNUKAN – Dalam rangka mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Nunukan tahun 2025, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bukit Arung Sejahtera melaksanakan pembekalan bagi relawan SPPG Bukit Arung Sejahtera yang berlangsung di Rumah Makan Lenflin, Jum’at 5 Desember 2025

Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada seluruh relawan SPPG Bukit Arung terkait keamanan, ketertiban, serta pentingnya standar kebersihan dalam pengolahan dan pendistribusian makanan bergizi.

Plt. Sekretaris Daerah kabupaten Nunukan selaku Ketua Satgas Percepatan Program MBG di Kab. Nunukan Raden Iwan Kurniawan mengatakan pembekalan hari ini menjadi sangat penting agar seluruh relawan memahami tugas standar pelayanan serta mekanisme kerja yang telah ditetapkan.

“Peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sangatlah vital kehadiran para relawan menjadi ujung tombak yang akan memastikan penyampaian layanan gizi dapat berjalan tepat sasaran, tepat waktu dan tepat manfaat,”ujarnya.

Iwan menaruh harapan kepada para relawan SPPG agar memberikan komitmen yang tinggi dalam memberikan layanan terbaik, Integritas dalam menjaga amanah penyaluran bantuan, empati dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan, Koordinasi yang baik dengan pemerintah desa atau kelurahan, Kecamatan serta perangkat daerah terkait.

Plt. Sekda juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Satgas Percepatan Program MBG berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh proses yang diperlukan.

“Saya berharap kiranya SPPG Bukit Arung Sejahtera dengan mitra MBG Mutiara Bumi Gemilang dapat menjalankan program ini dengan baik lancar dan tetap menjaga kualitasnya sehingga pemenuhan gizi kepada anak-anak sekolah sebagai sasaran dapat benar-benar terwujud yang pada akhirnya bisa turut mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Nunukan,” ungkapnya.

Menutup sambutannya Iwan meminta seluruh peserta kepada seluruh relawan agar memanfaatkan kesempatan yang ada sebagai momen untuk belajar menimba ilmu dan wawasan.

“Kepada seluruh relawan SPPG manfaatkan kesempatan ini sebagai momen untuk belajar menimba ilmu dan wawasan, Saya berharap kiranya relawan benar-benar dapat memperhatikan, antusias dan tak malu untuk bertanya dan berdiskusi sehingga nantinya pada saat pelaksanaan sudah memiliki pengetahuan dan gambaran tentang tata cara, standar pelayanan dan pola kerja yang akan dilakukan, jalin komunikasi dan koordinasi dengan sesama relawan karena tim ini akan diisi oleh banyak orang dan perlu koordinasi yang baik dalam setiap pekerjaannya,”tutupnya

(PROKOMPIM)

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan Gelar Review Rencana Kontijensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM)

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan H Irwan Sabri, Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin menghadiri acara review rencana Kontijensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) Kab. Nunukan yang digelar oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Nunukan di Ruang Rapat VIP lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Kamis (04/12).

Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin pada sambutan Bupati Nunukan mengatakan sejak awal tahun 2020, dunia menghadapi Pandemi Covid -19 yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk di Indonesia. Setelah melalui berbagai usaha penanganan, seperti penerapan protokol kesehatan, vaksinasi massal, dan penguatan sistem kesehatan, pemerintah akhrinya menetapkan berakhirnya Status Pandemi melalui Keputusan Presiden Nomor 17 tahun 2023 tentang Penetapan Berakhirnya Status Pandemi Covid-19 di Indonesia. Kebijakan ini menjadi penanda resmi peralihan menuju masa endemik.

Dikatakannya lagi bahwa pandemi Covid-19 telah mengajarkan bahwa kesiapsiagaan dan respon yang cepat merupakan kunci dalam menghadapi situasi kedaruratan kesehatan.

“Walaupun kasus saat ini sudah jauh menurun, kita tidak boleh lengah. Ancaman kapan saja, baik dalam bentuk vsrian baru maupun penyakit infeksi lainnya”, ucapnya.

Selanjutnya, tahun 2020 Kabupaten Nunukan telah menyusun dokumen rencana kontijensi kedaruratan kesehatan masyarakat tentang Covid-19.

Berdasarkan laporan penyakit infeksi emerging, secara global kasus tertinggi masih didominasi oleh Covid-19, sehingga kewaspadaan dan penguatan sistem surveilans tetap menjadi prioritas dalam upaya kesiapsiagaan kesehatan masyarakat.

Maka dari itu, Review Renkon Covid-19 ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh prosedur, mekanisme koordinasi, kapasitas fasilitas kesehatan, sistem logistik, serta strategi diterapkan jika diperlukan.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi benar-benar menghasilkan penguatan sistem kesiapsiagaan daerah”, lanjutnya.

(PROKOMPIM)

Optimalisasi SDM Koperasi Merah Putih : Kunci Penguatan Ekonomi Lokal Nunukan di Kalimantan Utara

NUNUKAN – Upaya konkret dalam memajukan perekonomian Daerah melalui sektor koperasi kembali digaungkan di Kabupaten Nunukan. Hari ini, suasana antusias menyelimuti Ruang Pertemuan Lantai V Kantor Bupati Nunukan, saat Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025.(4/12)

‎Acara penting yang menandai langkah strategis pemerintah Daerah ini dihadiri oleh para pengurus Koperasi Desa dan kelurahan se-Kabupaten Nunukan, serta perwakilan dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Utara, dan sejumlah Narasumber ahli di bidang perkoperasian.

‎​Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang menjadi fokus utama kegiatan ini, bukanlah sekadar agenda rutin, melainkan sebuah Inisiatif visioner yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan.

‎Dalam sambutan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E yang dibacakan oleh Plt. Sekda Raden Iwan Kurniawan, ditegaskan bahwa program ini merupakan salah satu upaya strategis Pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kelembagaan koperasi.

‎“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah sarana nyata untuk mewujudkan koperasi yang modern, adaptif, dan berdaya saing,” tutur Iwan Kurniawan, mengutip pesan Bupati.

‎Beliau menambahkan, keberadaan koperasi yang kuat dan sehat sangat diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah, khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki potensi ekonomi lokal yang beragam.

‎​Lebih lanjut, Bupati Nunukan dalam sambutannya turut menyoroti peran krusial para pengurus koperasi. Mereka dinilai sebagai ujung tombak dalam menjalankan, mengelola, serta memastikan Koperasi Desa dan kelurahan di Kalimantan Utara, khususnya di Kabupaten Nunukan, mampu berkembang secara sehat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan peningkatan kompetensi ini menjadi sangat relevan dan mendesak untuk dilaksanakan.

‎“Kita laksanakan kegiatan ini agar para pengurus koperasi memiliki pengetahuan, keterampilan, dan wawasan yang lebih komprehensif terkait tugas dan wewenang masing-masing,” jelas Iwan Kurniawan.

‎Dengan pembekalan yang memadai, diharapkan para pengurus dapat mengelola koperasi dengan lebih profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan dan dinamika ekonomi yang terus berkembang.

‎​Melalui kegiatan ini pula, Pemerintah Kabupaten Nunukan menanamkan harapan besar bagi kemajuan perkoperasian di wilayahnya. Diharapkan para pengurus koperasi di Kabupaten Nunukan dapat semakin profesional dan adaptif terhadap perubahan sosial serta ekonomi masyarakat.

‎Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjalin sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, Pemerintah Daerah, dan para pengurus koperasi di lapangan.

‎Sinergi ini dianggap sebagai kunci penting untuk menciptakan ekosistem koperasi yang kondusif dan saling mendukung, yang pada akhirnya akan membuat koperasi-koperasi desa/kelurahan di Kabupaten Nunukan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang handal di Kalimantan Utara.

‎Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Utara, serta seluruh narasumber yang telah memberikan dukungan dan kontribusi berharga dalam terlaksananya kegiatan ini. “Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut demi kemajuan koperasi di daerah kita,” harapnya.

‎Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun koperasi yang modern, mandiri, dan berdaya saing.

(PROKOMPIM)

Mewakili Bupati, Asisten Administrasi dan Kesra Serahkan Ijazah Pendidikan Kesetaraan (Paket) B dan C

NUNUKAN – Asisten Pemerintahan Dan Kesra, Muhammad Amin SH mewakili Bupati Nunukan secara resmi menyerahkan Ijazah Pendidikan Kesetaraan (Paket) kepada puluhan peserta didik program pendidikan kesetaraan Paket B, dan C lulusan PKBM Bina Warga Nunukan dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Selasa, 02 Desember 2025

Program pendidikan kesetaraan ini merupakan bentuk pendidikan non-formal yang setara dengan jenjang pendidikan dasar dan menengah, yaitu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Para peserta didik berasal dari berbagai latar belakang dan menunjukkan semangat tinggi untuk memperoleh pengakuan pendidikan formal demi membuka peluang lebih luas dalam kehidupan mereka ke depan.

Dalam sambutannya, Muhammad Amin menyampaikan bahwa hari Ini adalah hari yang istimewa bukan hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi keluarga, para tutor, dan seluruh masyarakat Nunukan.

“Kta menyaksikan bersama keberhasilan para warga belajar yang telah menempuh Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) dan dinyatakan lulus dengan baik. prestasi ini tentu menjadi bukti bahwa kesempatan belajar tidak pernah mengenal usia, situasi, ataupun batasan apa pun, “ujar Asisten Kesra saat membacakan pidato Bupati Nunukan.

Ia juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Nunukan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PKBM Bina Warga yang terus berkomitmen menyediakan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya mereka yang sebelumnya belum dapat menyelesaikan pendidikan formal.

PKBM adalah lembaga penting. melalui PKBM, semangat pendidikan sepanjang hayat benar – benar diwujudkan. PKBM bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membuka harapan, memperbaiki masa depan, dan menciptakan peluang baru bagi masyarakat.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Tutor, Instruktur, dan seluruh pengelola yang telah bekerja keras mendampingi proses belajar para peserta didik. dedikasi ini adalah bentuk nyata pengabdian bagi pembangunan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Nunukan,”ujarnya

Menutup sambutannya, Bupati Nunukan mengingatkan bahwa proses yang telah dilalui bukan akhir dari segalanya, namun sebagai awal dari perjalanan baru.

“Ijazah yang kalian terima hari ini bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan baru. gunakan ilmu dan kemampuan yang kalian miliki untuk meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang pekerjaan, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengembangkan usaha mandiri. Jangan berhenti belajar. teruslah berusaha dan percaya bahwa kalian mampu bersaing dengan siapa pun,”jelasnya

Bupati berharap agar keberhasilan dapat dijadikan sebagai motivasi

“Saya mengajak seluruh warga belajar untuk menjadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus melangkah maju. Pemerintah Kabupaten Nunukan akan terus mendukung berbagai Program Pendidikan, baik Formal maupun Nonformal, agar akses pendidikan yang merata dapat dirasakan oleh seluruh Masyarakat, termasuk melalui PKBM di seluruh wilayah,”tutupnya

Sementara itu, Ketua Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Warga, Rahayu Suryani S Pd menyampaikan bahwa jumlah total peserta didik yang menerima Ijasah sebanyak 47 orang, dengan rincian, 12 orang lulusan paket B atau setara SMP dan 35 orang lulusan Pake C atau setara SMA.

(PROKOMPIM)

TP. PKK Kabupaten Nunukan Selenggarakan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kantor Camat Sebuku

NUNUKAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nunukan Andi Annisa Muthia dan Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Nunukan Susanti menghadiri kegiatan Pembinaan dan Evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kantor Camat Sebuku. Senin (01/12/25).

Dalam sambutan Ketua TP. PKK Kabupaten Nunukan Andi Annisa Muthia menyampaikan kegiatan pembinaan dan evaluasi 10 program pokok PKK Ini merupakan agenda penting untuk memperkuat peran tim penggerak PKK di semua jenjang, dengan berpedoman pada juknis tata kelola kelembagaan PKK terkait tugas dan fungsi TP.PKK dimana hal ini merupakan kegiatan wajib yang harus dilakukan, dengan melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa implementasi 10 program pokok pkk berjalan dengan baik,terarah,dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta beriringan dengan program pemerintah pusat dan daerah.

Berdasarkan hasil Rakernas X Tahun 2025, gerakan PKK tahun 2025-2029 berkomitmen mendukung visi misi Presiden dan Wakil Presiden Republik
Indonesia serta arah kebijakan pembangunan nasional. Komitmen ini sejalan dengan visi gerakan PKK tahun 2025-2029, yaitu: “Terwujudnya Keluarga
Berdaya dan Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045”.

“Visi tersebut akan diwujudkan melalui 5
(lima) misi strategis yang diturunkan ke dalam berbagai program unggulan dan program prioritas. Selain itu program – program PKK tersebut kita kolaborasikan dengan program 17 Arah baru perubahan Bupati dan Wakil Bupati nunukan”, ungkap Andi Annisa Muthia.

Lebih lanjut Andi Annisa mengulas kembali bahwa PKK adalah sebuah gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah. Gerakan yang mampu menggerakkan perubahan mulai dari keluarga, lingkungan, hingga tingkat desa, kecamatan bahkan nasional.

“Saya berharap kepada seluruh pengurus, anggota, dan kader PKK agar terus bersemangat, kreatif, dan konsisten menjalankan program dan kegiatan yang tertuang dalam 10 program pokok PKK, baik itu program dan kegiatan pada sekretariat hingga pokja I sampai dengan pokja IV, baik itu di bidang pendidikan, kesehatan, pangan yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh rekan-rekan pengurus TP.PKK Kabupaten Nunukan”, tambahnya.

Lebih jauh dikatakannya penting untuk dicatat bahwa efisiensi anggaran tidak mengurangi kualitas pekerjaan, melainkan justru mendorong peningkatan efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan yang ditetapkan.

Beberapa langkah yang dapat diambil untuk memastikan efisiensi anggaran tidak menyurutkan kerja seperti sinergitas dan pemanfaatan teknologi, serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan. Dengan kekuatan kader PKK yang solid, Andi Annisa yakin banyak inovasi dapat lahir dari TP PKK Kecamatan dan desa.

“Dalam kesempatan yang baik ini, selaku Ketua TP Posyandu dan sekaligus sebagai Bunda PAUD, saya juga ingin
memberi perhatian khusus pada dua layanan dasar yang sangat menentukan masa depan anak-anak kita, yaitu PAUD dan posyandu. PAUD adalah tempat anak mendapatkan pendidikan dasar, tempat mereka belajar mandiri, bersosialisasi, dan mengembangkan potensi sejak usia dini di masa keemasan anak. Kualitas PAUD yang baik akan menjadi fondasi bagi keberhasilan pendidikan anak di jenjang berikutnya”, ujarnya.

(PROKOMPIM)