RSUD Nunukan Bakal Bangun Gedung Baru, Serap Anggaran Rp 2,5 M

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nunukan menggelar pertemuan dengan berbagai pihak terkait rencana pelaksanaan program pembangunan gedung Cath LAB dan rehab ruang CT Scan, di RSUD Nunukan, Senin (24/07/2023).

Saat diwawancarai selaku pembantu PPK juga analis kesehatan, Yusmari Patintingan menyampaikan program ini sebagai upaya pemenuhan fasilitas pelayanan kesehatan perorangan dan upaya pelayanan kesehatan masyarakat.

“Setelah pemenang tender yaitu CV Karya Indah Internusa selanjutnya kontraktor akan merencanakan pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan untuk UKM dan UKP yaitu gedung baru Cath LAB dan rehab ruang CT Scan dengan nilai anggaran 2 miliar 493 juta 959 ribu 100 rupiah bersumber dari dana alokasi khusus TA.2023 sudah PPN 11% termasuk belanja alat kesehatan untuk penanganan stroke serta penanganan kanker,” ucap Yusmari Patintingan.

Selanjutnya, turut hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur RSUD Nunukan, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Dokter Spesialis Neuro Intervensi, Dokter Radiologi, Pencegah Pengendalian Infeksi (PPI), Kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS), K3RS, K3, Kabid Pelayanan, Kasih Pelayanan Medis, Dll.

(Wan)

Pimpinan Cabang Bank BRI Nunukan Press Realease Terkait Berkurangnya Saldo Salah Satu Nasabah

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Nunukan akhirnya membuat rilis ke media terkait dengan persoalan berkurangnya saldo salah satu nasabah, Selasa (25/07/2023).

Selaku pimpinan cabang, Hutama Wiranegara menyatakan bahwa kejadian berkurangnya saldo tabungan salah satu nasabah BRI Kanca Nunukan dan kejadian demonstrasi puluhan orang di Kantor Cabang tersebut dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. BRI telah melakukan investigasi atas pengaduan Ybs dan BRI sangat menyesalkan kejadian tersebut, dimana ybs merupakan korban tindak kejahatan penipuan online atau social engineering. Kejadian tersebut akibat Ybs membocorkan data transaksi perbankan ( Kode OTP) yang bersifat pribadi dan rahasia pada pihak yang tidak bertanggung jawab. Modus penipuan tersebut dilakukan melalui aplikasi yang tidak resmi atau bodong yang di-install korban dan membuat korban dengan sadar memberikan persetujuan untuk mengizinkan aplikasi bodong tersebut mengakses aplikasi SMS. Kejahatan perbankan pun dapat terjadi karena data transaksi perbankan (kode OTP) yang bersifat pribadi dan rahasia dikirimkan melalui SMS. Alhasil, transaksi perbankan dapat berjalan sukses.

2. Atas pengadaan tersebut, BRI telah bertemu langsung dengan nasabah untuk menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi akibat ybs membocorkan data transaksi perbankan yang bersifat pribadi dan rahasia pada pihak yang tidak bertanggung jawab melalui aplikasi bodong (file APK) sehingga transaksi dapat berjalan dengan sukses. BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan.

3. BRI senantiasa mengimbau nasabah agar lebih berhati-hati dan tidak mengunduh, menginstal, maupun mengakses aplikasi tidak resmi, serta dihimbau agar nasabah tetap menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI, termasuk memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan (nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, password, OTP dsb.) melalui saluran, tautan atau website dengan sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Dengan semakin beragamnya modus penipuan secara digital, BRI juga menghimbau agar nasabah tidak sembarang menginstall aplikasi dengan sumber yang tidak resmi dan tidak dapat dipertanggung jawabkan. Data atau informasi dapat dicuri oleh para fraudster apabila masyarakat menginstall aplikasi dengan sumber tidak resmi yang dikirimkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

4. Kami juga menghimbau hal yang sama ke masyarakat umum bahwa modus penipuan social engineering tersebut juga dapat terjadi di bank manapun.

5. BRI selalu menjaga data kerahasiaan nasabah, dan tidak pernah menghubungi nasabah untuk meminta data rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP dsb.

6. BRI hanya menggunakan saluran resmi baik website maupun media sosial (verified) sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas melalui laman/akun:

• Website: www.bri.co.id

• Instagram: @bankbri_id

• Twitter:

@bankbri_id,

@kontakbri,

@promo_BRI

• Facebook: Bank BRI

• Youtube: Bank BRI

• Tiktok: @bankbri_id

Info lebih lanjut, dapat mengunjungi Kantor BRI terdekat atau menghubungi Contact BRI 14017/1500017.

Tutup Hutama Wiranegara selaku Pimpinan Kantor Cabang BRI Nunukan.

(Wan)

3.175 Siswa Kurang Mampu Kaltara Nominasi Penerima Beasiswa PIP 2023

TANJUNG SELOR – Sebanyak 3.175 siswa SMA dan SMK di Kalimantan Utara (Kaltara) menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP). Mereka dinyatakan masuk SK nominasi penerima tahun 2023. Data tersebut ditampilkan dalam laman pip.kemdikbud.go.id milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek (Kemendikbudristek) RI.

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan uang tunai dari pemerintah yang disalurkan kepada siswa kurang mampu secara ekonomi. Program ini diluncurkan pertama kali pada 2014 atau awal periode pertama Presiden Joko Widodo.

Gubernur Kaltara mengucapkan selamat kepada pelajar yang menerima beasiswa PIP dari Pemerintah untuk Tahun 2023. “Saya ucapkan selamat kepada 3.175 nominasi penerima beasiswa PIP 2023, semoga beasiswa ini dapat bermanfaat,” ucap Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Kemendikbudristek, lantaran telah memfasilitasi seleksi beasiswa ini.

“Tentu ini menjadi suatu kebanggan yang harus kita apresiasi,” ujarnya

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, H. Sudarsono mengungkapkan, ada sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi untuk menjadi penerima. Selain latar belakang keluarga miskin atau rentan miskin, di antaranya yakni, maksimal berusia 21 tahun untuk jenjang SMA dan SMK dan bagi pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Kartu Keluarga Sejahtera yang diperoleh dari hasil pemadanan terkini Data Pokok Pendidikan dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

“Usulan calon penerima PIP diajukan berdasarkan usulan dinas provinsi melalui satuan pendidikan untuk jenjang SMA dan SMK. Kalau untuk SD dan SMP melalui dinas kabupaten/ kota,” jelasnya Ahad (23/7).

Hal demikian ada tertuang dalam Peraturan Sekjen Kemendikbudristek No. 20/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Dalam aturan tersebut juga memuat hingga ke tata cara penyaluran atau pencairan bantuan PIP.

Sudarsono mengatakan, besaran PIP jenjang SMA dan SMK yang diterima tiap siswa sebesar Rp 1 juta per tahun. Adapun, nominal tersebut diperuntukan guna keperluan personal peserta didik seperti membeli seragam, buku dan alat tulis.

Selain itu, juga dapat digunakan untuk biaya transportasi dari rumah ke sekolah, uang saku siswa, biaya kursus, dan biaya praktik tambahan (magang).

“Kami berharap bisa digunakan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dia turut mengingatkan siswa melalui kepala sekolah yang masuk SK nominasi atau yang baru tahun pertama menerima. Sebab, diperlukan aktivasi rekening SimPel BNI untuk memeroleh buku rekening atau kartu debet (ATM) sebelum batas akhir 31 Juli 2023. Apabila lewat dan belum diaktivasi, maka bantuan dinyatakan hangus.

“Tapi, siswa tidak perlu khawatir. Sesuai aturan, aktivasi dilakukan kepala sekolah setelah diberikan kuasa oleh siswa untuk mengurus ke bank penyalur,” katanya.

Namun, bagi siswa yang masuk SK pemberian atau yang sudah pernah menerima dan diberikan lagi, maka hanya perlu menunggu dana ditransfer ke rekening masing-masing.

“Silakan siswa berkomunikasi dengan pihak sekolah untuk lebih jelasnya,” tutur dia.

Sudarsono juga memaparkan, Pemprov Kaltara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga rutin setiap tahun sejak 2019 menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk siswa SMA/ SMK/ SLB. Yakni, tas, buku, dan alat tulis. Bahkan, untuk jenjang SLB, siswa menerima bantuan sepatu sekolah.

Disebutnya, itu bukti konkret perhatian gubernur terhadap peningkatan akses layanan pendidikan yang begitu tinggi. Dengan demikian, menjadi harapan bersama bahwa tidak ada lagi anak putus sekolah karena terkendala biaya. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah kemungkinan putus sekolah. Sementara itu, bagi yang sudah putus sekolah juga memiliki peluang untuk kembali menuntut ilmu dan menamatkan pendidikannya.

“APBD sebagai stimulan dan pendamping bantuan pusat,” pungkasnya.

(dkisp)

Ajak Orang Tua Sosialisasikan Dampak Penggunaan Gawai

TANJUNG SELOR – Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Utara, Hj. Rachmawati Zainal, S.H begitu terkesima mendengar satu persatu cita-cita perwakilan siswa dari SD hingga SMA/sederajat pada Sosialisasi Pendidikan beberapa waktu lalu.

Agenda yang diinisiasi oleh Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Sekatak Kota Tarakan itu menjadi tempat para siswa tersebut mencurahkan cita-citanya.

Bagi Rachmawati, cita-cita harus diperoleh dengan usaha yang keras. Hal ini yang disampaikannya agar para siswa tersebut termotivasi untuk belajar dengan tekun. Baginya cita-cita siswa di daerah tersebut luar biasa dan perlu didukung baik dari orang tua bahkan siswa itu sendiri

Karena itu, ia meminta tidak hanya peran orang tua saja, tapi generasi muda juga ikut serta mensosialisasikan dampak positif dan negatif penggunaan gadget (gawai,red) di era digitalisasi ini.

“Ayo generasi muda, terutama anak-anak milineal jagan acuh. Mari kita bersama-sama melakukan sosialisasi, saya percaya hasilnya akan lebih besar dari pada kita melakukan sendiri,” ajak Rachmawati.

Rachmawati menuturkan pengaruh gawai terhadap psikologis anak. Menurutnya, anak-anak mudah menerima berita hoax dan konten pornografi/ KDRT karena pengawasan yang kurang.

“Anak-anak itu tidak mengerti, kadang muncul iklan-iklan dan mereka klik. Ternyata konten negatif. Makanya kita perlu melakukan pengawasan,” terangnya.

Ia tidak menampik banyak hal positif yang bisa didapatkan melalui digitalisasi ini. Dengan dipermudahnya akses penunjang informasi pendidikan.

“Makanya saat ini kami melakukan sosialisasi peran keluarga bagaimana menyikapi (digitalisasi,red) tanpa harus meninggalkan gawai karena ada segi positifnya,” imbuhnya.

Ketua umum PPMS-KT mengatakan, sosok Rachmawati adalah inspirasi baginya. Karena tidak banyak tokoh publik perempuan yang mau terjun langsung ke lapangan dan daerah terpencil.

Sehingga ia mengajukan permohonan kepada Ketua TP-PKK dan juga Bunda PAUD ini untuk mengisi materi sebagai narasumber dari prespektif keluarga.

Khaerul juga mengatakan, diinisiasinya sosialisasi ini karena adanya dorongan untuk memacu kesadaran pentingnya pendidikan bagi masyarakat di Kecamatan Sekatak.

“Sosialisasi ini berawal saat kami teman-teman PPMS-KT melihat adanya penurunan minat adik-adik kami untuk masuk ke pendidikan yang lebih tinggi. Makin tahun makin sedikit,” tuntasnya.

Pada kesempatan ini, Rachmawati melalui TP-PKK Kaltara memberikan bantuan guna mendukung kreativitas anak-anak. Hadir dalam sosialisasi ini Sekretaris Camat Sekatak, unsur forkopimcab, para tenaga pendidik, siswa SD-SMA, dan mahasiswa KKN Angkatan 19 UBT.

(dkisp)

Gubernur Zainal Hadiri Sidang Senat Terbuka, Beri Selamat Kepala BNN sebagai Guru Besar STIK Lemdiklat Polri

JAKARTA – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri Undangan Rapat Senat Terbuka dalam rangka pengukuhan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose sebagai Guru Besar Tetap Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Latihan Kepolisian Republik Indonesia (Lemdiklat Polri), Senin (24/7/2023) pagi di Auditorium Mutiara STIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pengukuhan diraihnya berdasarkan Keputusan Menteri Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nomor 28862/M/07/2023 tentang Kenaikan Jabatan Akademik Dosen tanggal 8 Juni 2023, atas kiprahnya dalam dunia pendidikan yang luar biasa.

Mantan Kapolda Bali periode 2016 hingga 2020 ini tercatat pernah mengajar di sejumlah perguruan tinggi di luar negeri, diantaranya University of Ljubljana di Slovenia dan Hongkong Police College di Hongkong.

Gubernur Kaltara Zainal Paliwang menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan Komjen Pol. Prof. Dr. Petrus R. Golose sebagai Guru Besar STIK Lemdiklat Polri.

“Saya ucapkan selamat dan sukses kepada bapak Komjen Pol. Prof. Dr. Petrus R. Golose, semoga dengan dikukuhkannya akan semakin menggelorakan semangat STIK Lemdiklat Polri, untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tingginya, mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bidang ilmu kepolisian” ucap Gubernur Zainal disela-sela acara.

(dkisp)