Layanan Berobat Gratis “Pro Lantera Ku” Hadir di Desa Setulang

SETULANG, MALINAU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya agar layanan kesehatan dapat menjagkau seluruh masyarakat Kaltara. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Pemprov Kaltara adalah pelayanan jemput bola yang dapat dengan mudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Melalui Layanan Dokter Terbang yang kini bernama Program Layanan Dokter Terbang Kalimantan Utara (Pro Lantera Ku), berkeliling desa di wilayah Kaltara. Utamanya di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).

Kali ini, Pro Lantera Ku berada di salah satu desa di Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Kabupaten Malinau. Yakni Desa Setulang, Selasa (25/7/2023).

Disebut juga sebagai Desa Wisata, Di Desa Setulang banyak hal yang bisa dilihat berkaitan dengan seni dan budaya khas yang masih dilestarikan budaya adat Dayak Kenyah (Oma Lung).

Akses menuju Desa Setulang terbilang jauh. Jarak antara kota Malinau menuju lokasi adalah 32 kilometer dengan lama perjalanan satu jam.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, H Usaman mengatakan, masyarakat sangat antusias dengan kehadiran pelayanan berobat gratis tersebut.

“Tercatat, di Desa Setulang sebanyak 183 warga menerima memanfaatkan layanan Pro Lantera Ku (data sementara, red). Mulai dari pengecekan asam urat, gula darah, kolestrol serta penyakit dalam dan mata,” ujarnya.

Dengan adanya layanan berobat gratis ini, masyarakat Desa Setulang bisa mendapatkan layanan kesehatan lebih dekat dan mudah. Banyak dari warga Desa Setulang yang melakukan konsultasi dengan petugas kesehatan dan dokter terkait.

“Mereka mengaku sangat terbantu, karena untuk ke kota berobat, itu sangat sulit aksesnya,” ujarnya lagi.

Harapannya kegiatan ini dapat terus dilakukan, karena memberikan dampak positif untuk masyarakat. Terutama bagi masyarakat di daerah pelosok.

(dkisp)

Wakil Bupati Hanafiah Hadiri Operasionalisasi SPN Polda Kaltara di Malinau

NUNUKAN – Ditandai pemukulan gong dan pelepasan burung merpati, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara Irjen Pol Daniel Adityajaya,S.H., S.I.K., M.Si meresmikan operasional Sekolah Polisi Negara Polda Kaltara bertempat di SPN Polda Kaltara yang berada di Jalan Swadaya Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau, Selasa (25/7/2023).

Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah turut menghadiri kegiatan yang dirangkaikan dengan pembukaan pendidikan Bintara Polri Gelombang I TA 2023 tersebut.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya karena SPN Polda Kaltara di Malinau akhirnya bisa diresmikan.

“SPN ini telah lama kami nantikan, dengan harapan Kabupaten Malinau akan menjadi saksi lahirnya anggota-anggota Polri di Kalimantan Utara yang tangguh dan siap mengabdi,mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat.” Ujarnya.

Wempi sangat mengapresiasi Kapolda Kaltara beserta jajarannya, yang telah membangun SPN yang dekat dengan seluruh warga di Provinsi Kaltara.

Sementara itu, Kapolda dalam kesempatan yng sama menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kaltara khususnya Kabupaten Malinau serta unsur masyarakat atas dukungan yang telah diberikan hingga SPN Polda Kaltara dapat beroperasional mulai hari ini.

“Sejak disetujui oleh Mabes Polri pada tahun 2020 lalu, tentunya SPN Kabupaten Malinau sudah melalui jalan yang panjang sebelum dioperasikan dan hal ini tentu tak lepas dari dukungan semua lapisan masyarakat bersama pemerintah daerah,” ujar Kapolda Kaltara.

Daniel menyampaikan, pengoperasian SPN Polda Kaltara akan dibagi menjadi dua gelombang. Dimana gelombang I sebanyak 331 Siswa Bintara pada tahun 2023 dan gelombang II sebanyak 254 pada tahun 2024.

Operasional SPN Polda Kaltara dengan sistem dua gelombang ini tidak lepas dari bentuk perhatian Kapolri yang menambah kuota siswa SPN Polda Kaltara. Yang semula hanya 300 menjadi 604 siswa, sehingga pemuda pemudi Kaltara mempunyai kesempatan yang besar untuk menjadi anggota kepolisian.

Turut hadir pada acara Gubermur Kaltara yang diwakili Asisten I Provinsi Kaltara, Anggota DPRD Provinsi Kaltara, Bupati Tana Tidung, Beberapa Kapolres di wilayah Kaltara, serta unsur Forkopimda Provinsi Kaltara dan Tokoh adat serta Tokoh agama.

(PROKOMPIM)

KemenPAN-RB Lakukan Verlap Pro Lantera Ku

SETULANG, MALINAU – Program Layanan Dokter Terbang Kalimantan Utara (Pro Lantera Ku) berhasil masuk ke dalam 15 Finalis Kelompok Khusus Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2023. Dimana, kelompok khusus adalah Top Terpuji selama Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2014-2021.

Hal menariknya di Desa Setulang, aktivitas pelayanan kesehatan jemput bola oleh Pemprov Kaltara turut disaksikan secara daring (virtual) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara) H Usman mengatakan, turut sertanya KemenPAN-RB dalam kegiatan tersebut dalam rangka melaksanakan kegiatan Verifikasi Lapangan (Verlap) Pro Lantera Ku.

Dalam pelaksanaannya, berbagai persiapan dilakukan. Pemprov melalui Dinkes dan Biro Organisasi Kaltara berkolaborasi untuk verlap Pro Lantera Ku ini.

“Mereka melaksanakan kegiatan verlap Pro Lantera Ku, kita bersyukur pelaksanaannya berjalan dengan baik dan sukses,” ucap Usman di Balai Adat Lamin Adjang Lidem, Desa Setulang, Selasa (25/7/2023).

Pro Lantera Ku merupakan sebagai strategi Pemprov Kaltara memaksimalkan peningkatan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Pelayanan Pro Lantera Ku telah menjadi penopang penting bagi masyarakat yang tinggal di daerah ini.

Pemprov Kaltara sendiri, terdaftar masuk ke dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dan 15 Finalis Kelompok Khusus Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2023 tertuang dalam Keputusan Men-PANRB Nomor 54 Tahun 2023, tentang Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah Tahun 2023.

“Semoga verlap ini berjalan lancar, teman-teman dari KemenPAN-RB dan Tim Panel dapat melihat jalannya pelayanan kita, dengan harapan semoga kita menjadi 5 besar,” pungkasnya.

(dkisp)

Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Adakan Penelitian di Polres Nunukan

NUNUKAN – Tim Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, melaksanakan kegiatan penelitian di Mapolres Nunukan, Polda Kalimantan Utara, Selasa (25/07/2023).

Dipimpin Kombes Pol Dicky Sondani, S.I.K., M.H., kegiatan penelitian ini mengambil tema “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Penguatan Partisipasi Publik di Ruang Siber Pada Era Masyarakat 5.0 Guna Pemantapan Pemeliharaan Kamtibmas’’.

 

Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H., dalam hal ini diwakili Wakapolres Nunukan Kompol William Wilman Sitorus, S.I.K., M.H., dalam sambutannya memberikan ucapan selamat datang kepada ketua tim beserta rombongan dari STIK Lemdiklat Polri di Mapolres Nunukan dan menyampaikan permohonan maaf dari Kapolres Nunukan belum sempat hadir dikarenakan sedang melaksanakan dinas luar.

“Kami ucapkan selamat datang kepada Ketua Tim beserta rombongan, dan kami memohon maaf apabila dalam penyambutan ini ada yang kurang berkenan,” ucap Wakapolres mengawali kata sambutan.

 

Adapun peserta kegiatan terdiri dari Wakapolres Nunukan Kompol William Wilman Sitorus, S.I.K., M.H., PJU Polres Nunukan, Anggota Polres Nunukan dan Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa sebagai responden.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Sebatik Polres Nunukan, ketua tim Penelitian Kombes Pol Dicky Sondani menjelaskan tujuan pihaknya melaksanakan penelitian.

Yaitu untuk melihat dan mengukur sejauh mana pemanfaatan media sosial sebagai sarana penguatan partisipasi public di ruang siber pada era masyarakat 5.0 guna pemantapan pemeliharaan kamtibmas.

“Hasil dari penelitian ini nantinya akan dijadikan sebagai bahan dasar pembelajaran oleh mahasiswa PTIK Lemdiklat Polri,” ujar Ketua Tim.

(Al)

MENGENANL LEBIH DEKAT ABDUL JALIL CALON ANGGOTA DPD RI PROPINSI SULTRA

KOLAKA – Pemilihan umum tahun 2024 tinggal beberapa bulan kedepan, seperti biasa sebelum perhelatan Akbar diselenggarakan baliho para calon anggota legislatif mulai dari tingkat Kabupaten kota, propinsi, DPR RI dan DPD RI sudah mewarnai setiap jalur protokol dan tempat-tempat yang dianggap strategis, namun dari sekian baliho yang terlihat sangat mendominasi hampir disemua tempat tidak luput kita jumpai, Sebuah baliho dengan begraund berwarna pink dan ciri gambar sosok pigur berambut putih terlihat sepintas ada kemirifan dengan mantan gubernur Sultra BPK Nur Alam.

Abdul Jalil calon anggota DPD RI propinsi sulawesi tenggara, memang akhir-akhir ini sangat populer dibicarakan dari semua kalangan masyarakat, dengan jululukan the vingkers sirambut putih. Saat dikonfirmasi oleh salahsatu awak media ini, Senin(17/07/2023).

Abdul Jalil mengakui bahwa sejak tahun lalu dirinya telah melakukan berbagai kegiatan sosialisasi dibeberapa Kabupaten kota dan kelompok – kelompok masyarakat se-Sulawesi tenggara.

“Bahwa sejak tahun 2022 yang lalu saya memang sudah bergerak melakukan berbagai kegiatan sosialisasi, mulai dari beberapa Kabupaten kota hingga merambah sampai ketingkat kelompok-kelompok masyarakat dari berbagai kalangan dan profesi, dan terutama kepada seluruh keluarga dan teman- teman beserta sahabat terdekat, dengan harapan bahwa kegiatan sosialisasi ini setidaknya dapat membangun hubungan silaturahim dan komunikasi yang lebih dekat sekaligus dapat melakukan saling tukar pikiran atau sharing pendapat terkait dengan masa depan dan kebutuhan masyarakat Sultra secara umum ” jelasnya.

Tugas dan wewenang DPD RI. Pengajuan usul rancangan undang-undang mengajukan kepada DPR rancangan undang-undang yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan dan pemekaran serta penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi, serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah.

“Masih banyak masyarakat kita saat ini yang masih tabu soal tugas dan wewenang DPD RI sehingga hampir kebanyakan masyarakat hanya memprioritaskan pada calon anggota DPR RI saja, pada hal DPD RI berwenang mengusul rancangan undang-undang yang berkaitan dengan otomi daerah, apalagi di sulawesi tenggara ini masih banyak daerah yang seharusnya sudah dapat dimekarkan terutama di wilayah daratan ini, belum lagi berbicara soal potensi sumber daya alam, siapa yang tidak kenal dengan tambang nikel yang kita miliki, banyak pengusaha asing saat ini yang berlomba-lomba ingin berinvestasi didaerah kita, semua ini merupakan sarana untuk meningkatkan sumber daya ekonomi, akan tetapi jika kita tidak ada perwakilan DPD RI yang memiliki hubungan emosional yang kuat terhadap daerah ini, maka tidak menutup kemungkinan kita hanya menjadi penonton didaerah kita sendiri ” tegasnya

Pria kelahiran Kelurahan Latambaga Kabupaten Kolaka ini, menambahkan bahwa dengan ke-ikut sertaannya dipemilihan calon DPD RI periode Tahun 2024 s/d 2029, Abdul Jalil banyak berharap kepada masyarakat kolaka raya yang punya wajib pilih dapat dipergunakan sebaik-baiknya pada pesta demokrasi bulan Pebruari tahun 2024 untuk memilih BPK Abdul Jalil. Dan jika dirinya diberikan kepercayaan kepada masyarakat Sulawesi tenggara selaku anggota DPD RI kedepan, maka salah satu diantara yang perlu diperioritadkan adalah peningkatan SDM melalui beasiswa bagi anak sekolah yang berprestasi maupun yang kurang mampu, dengan harapan generasi kita kedepan tidak ketinggalan dengan pesatnya persaingan global.

Penulis: Mulyadi rl sahaba

Editor: M Herawan abd