DWP Diharapkan Berpartisipasi Dalam Pembangunan Daerah

TANJUNG SELOR – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalimantan Utara (Kaltara) selenggarakan acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Dharma Wanita Persatuan di Tanjung Selor, Senin (18/12).

Mengusung tema Peran Strategis Perempuan Dalam Pembangunan dan Berkelanjutan, Dra. Hj. Arsanah Suriansyah selaku Ketua DWP Kaltara, dalam sambutannya meminta kepada seluruh anggota DWP untuk dapat berperan lebih dalam tiap kegiatan.

“Besar harapan saya, bahwa DWP dapat menjadi rumah bagi kita, agar kita sebagai anggota DWP dapat berkembang bersama dan dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah,” kata Arsanah Suriansyah.

Ia berpesan kepada seluruh anggota DWP Kaltara untuk fokus pada perkembangan anak serta keluarga, dan menekankan pencegahan stunting pada anak.

“Kita sebagai wanita, harus peduli terhadap pencegahan stunting, pemberian gizi dan asupan yang baik untuk tumbuh kembang anak menjadi fokus kita sebagai wanita serta ibu,” tuturnya.

Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-24 DWP. Diselenggarakan juga Talkshow dengan tema Superwoman “Work and Family” dengan narasumber Wahyu Eko Handayani, S.Pd widyaswara BPSDM Kaltara.

Hadir juga dalam acara ini DWP perwakilan dari kabupaten/kota yang ada di Kaltara. DWP adalah organisasi yang berisikan istri-istri dari PNS ini berdiri pada 24 tahun lalu pada 13 Desember.

Pada sejarahnya, sebelum reformasi organisasi Perempuan ini Bernama Dharma Wanita yang didirikan pada 5 Agustus 1974 oleh Amir Machmud atas Prakarsa Ibu Tien Soeharto.

(dkisp)

300 KK Dapat Bantuan Listrik Gratis

TARAKAN – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Gubernur Kalimantan Utara secara simbolis menyerahkan bantuan pasang baru listrik gratis kepada 300 Kepala Keluarga (KK).

Gubernur mengatakan bantuan ini bukan hanya sebagai wujud pemenuhan kewajiban pemerintah dalam menyediakan tenaga listrik. Namun juga sebagai bentuk konkret kehadiran negara melalui akses energi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Adapun rinciannya antara lain sebanyak 35 rumah di Kota Tarakan, 75 rumah di Kabupaten Bulungan, 70 rumah di Kabupaten Nunukan, 60 rumah di Kabupaten Malinau, dan 60 rumah di Kabupaten Tana Tidung.

Gubernur menyadari bahwa banyak rumah tangga tidak mampu di wilayah ini yang masih belum teraliri listrik dari PLN.

Untuk itu, pemerintah setempat telah menginisiasi program pemasangan dan penyambungan instalasi listrik secara gratis, Memberikan kemudahan kepada keluarga yang ingin menikmati listrik namun kesulitan membayar biaya pasang baru.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pemertanahan akses kelistrikan, menjadikan energi listrik sebagai kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat,” terang Gubernur saat berada di Tanjung Pasir, Jumat (15/12).

Informasi yang diterima menyebutkan bahwa program bantuan pasang baru listrik gratis telah berlangsung selama 4 tahun. Pada tahun 2023, pemerintah kembali mengalokasikan bantuan ini untuk 300 rumah tangga tidak mampu yang tersebar di setiap kabupaten dan kota di Kalimantan Utara. Kota Tarakan menjadi salah satu fokus dengan alokasi 35 rumah tangga, sementara kabupaten lainnya seperti Bulungan, Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung juga mendapatkan bagian masing-masing.

Gubernur menjelaskan Rumah tangga penerima bantuan akan mendapatkan 3 titik lampu, 1 stop kontak, dan meteran listrik dengan daya 900 kVA.

“Bantuan ini mencerminkan komitmen pemerintah provinsi dalam memberikan layanan listrik kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah terpencil dan pedalaman,”ulasnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada PT. PLN (Persero) yang telah aktif membantu pemasangan meteran bagi setiap kepala keluarga penerima manfaat.

Apresiasi juga disampaikan kepada pemerintah kabupaten dan kota serta para ketua RT dan RW yang turut mendukung program ini dengan memfasilitasi pembentukan kelompok masyarakat untuk mengajukan usulan permohonan bantuan listrik gratis kepada Gubernur.

“Saya harap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat, yang nantinya akan berdampak positif pada pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan pada akhirnya menjadikan Provinsi Kalimantan Utara yang berubah, maju, dan sejahtera,” tuntasnya.

(dkisp)

 

 

Gubernur Kalimantan Utara Berikan Perlindungan Sosial Baru untuk 7.000 Pekerja Rentan

TARAKAN – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum kembali menyerahkan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada tambahan 7.000 pekerja rentan. Penyerahan ini diserahkan langsung di Pelabuhan Malundung, Jumat (15/12). 

Gubernur menjelaskan bahwa jaminan sosial adalah bentuk perlindungan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap peserta dan keluarganya..

Gubernur mengungkapkan pentingnya kehadiran BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya negara memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Sebagai kelanjutan dari peluncuran perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 35.000 pekerja rentan pada Agustus 2023, pemerintah menambah perlindungan untuk 7.000 pekerja rentan di sektor pekerja petani, pekebun, nelayan, pedagang keliling, tenaga buruh harian lepas, tenaga bongkar muat, dan buruh angkut selama 2 bulan,” katanya.

Untuk diketahui, total perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan oleh Provinsi Kalimantan Utara mencapai 42.000 pekerja rentan dengan alokasi dana sebesar Rp235.200.000,-.

Karena itu ia menegaskan bahwa serah terima kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hari ini adalah bukti konkret kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial kepada seluruh pekerja dan keluarganya.

“Kepentingannya bagi pekerja memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk meningkatkan rasa aman saat bekerja dan memberikan kepastian keberlangsungan ekonomi bagi keluarga pekerja dalam situasi yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Gubernur mengajak semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi hingga pemerintah desa, untuk aktif berpartisipasi dalam penguatan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Gubernur mengakhiri sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada pekerja rentan yang hadir, mengapresiasi dedikasi mereka, dan berharap bahwa program kepesertaan ini akan memberikan manfaat nyata.

Selain itu, Gubernur menyampaikan rasa terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan, instansi terkait, dan semua pihak yang berkontribusi dalam merealisasikan program ini.

“Semoga program ini sukses dan memberikan dampak positif bagi semua pekerja di daerah, mewujudkan Kalimantan Utara yang berubah, maju, dan sejahtera,” harapnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltara, Haerumuddin. Kehadiran juga terlihat dari Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Utara, Rina Umar, dan jajarannya, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Tarakan, Kepala PT. Pelindo IV Regional Kota Tarakan, Kepala Koperasi TKBM Kota Tarakan, serta Ketua Asosiasi TKBM Pelabuhan Malundung, peserta penerima bantuan.

(dkisp)

Masyarakat Binai Tumpah Ruah Sambut Kedatangan Gubernur

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang, SH, M.Hum menghadiri perayaan Hari Jadi ke-18 Desa Binai di Balai Adat Desa Binai, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan (15/12).

Kedatangan Gubernur disambut dengan tumpah ruahnya masyarakat hingga memenuhi jalan menuju Balai Adat dengan menggelar parade dan iringan tarian.

Gubernur menyampaikan memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintah desa dan masyarakat Desa Binai telah turut serta berpartisipasi membangun dan memajukan Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kalimantan Utara.

“Saya percaya, tujuan dan semangat pemekaran serta pembentukan Desa Binai 18 tahun silam adalah untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dalam rangka percepatan pembangunan khususnya di Kabupaten Bulungan, semangat ini tentu harus selalu dijaga,” ujarnya.

Refleksi perjalanan Desa Binai 18 tahun terakhir tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi dari seluruh warga Desa Binai, baik pemerintah desa, tokoh masyarakat, agama, adat serta seluruh elemen masyarakat.

Usai memberikan sepatah dua patah kata, Gubernur menarik perhatian masyarakat dengan memberikan bantuan 1 buah mobil sekolah dengan harapan dapat membantu kelancaran operasional layanan pendidikan.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada CSR atas bantuan 1 unit bus sekolah kepada Desa Binai, semoga dapat bermanfaat untuk menunjang layanan pendidikan bagi anak-anak”, tutupnya.

Semakin bertambahnya usia Desa Binai diharapkan dapat terus konsisten dalam membangun desa dan masyarakatnya agar semakin maju dan berkembang sehingga terwujud Desa Binai yang mandiri, maju dan sejahtera.

(dkisp)

Disambut Hormat Jajar, Gubernur Apresiasi Satgas Pamtas RI-Malaysia

MALINAU – Dalam kunjungan ke Desa Long Pujungan, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum bersama Danrem 092/Maharajalila, Brigjend TNI Adek Chandra Kurniawan, S.IP., M.Han menyempatkan mengunjungi Pos Pengamanan Perbatasan (PAMTAS) Republik Indonesia – Malaysia.

Penyambutan dilaksanakan secara istimewa oleh Satuan Batalyon Arhanud 12/SBP, memasuki gerbang pos Gubernur Zainal diterima Danpos Letda Arh Muhammad Habibfah G, S.Tr(Han) beserta 24 personil melaksanakan kegiatan “Hormat Jajar”, Selasa (12/12) lalu.

Hormat jajar dilakukan, untuk menyambut tamu kehormatan yang datang mengunjungi pos pamtas. Ini merupakan tradisi yang rutin dilakukan di kalangan militer.

Pada kesempatan tersebut sambil membalas hormat, Gubernur Zainal juga menyapa setiap personil yang berbaris sepanjang pos gerbang hingga akhirnya memasuki ke dalam pos utama.

“Pengawasan wilayah perbatasan menjadi tugas dan tanggung jawab TNI melalui Satgas Pamtas, khususnya Provinsi Kalimantan Utara berbatasan langsung dengan Malaysia” ucap Gubernur Zainal.

Diketahui juga Pos Pamtas RI – Malaysia terletak di Desa Long Pujungan Kecamatan Pujungan telah berdiri sejak tahun 1993.

Gubernur Zainal mengapresiasi satgas yang ditempatkan di Pos Pamtas RI – Malaysia karena memberikan banyak kontribusi kepada masyarakat perbatasan seperti bakti sosial dan menjaga keamanan seperti sweeping pesawat dan long boat ketinting dari barang berbahaya.

“Selamat bertugas di perbatasan, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, teruskan tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan, jagalah kedaulatan dan keutuhan NKRI penuhi dedikasi dan profesionalisme,” pungkasnya.

(dkisp)