Bantu KPS untuk Semakin Produktif

MALINAU – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum., menyerahkan bantuan alat ekonomi produktif kepada Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) di Desa Wisata Setulang, Kabupaten Malinau, Kamis (21/12).

Menurut Gubernur, perhutanan sosial bertujuan untuk pemeratan ekonomi dan mengurangi ketimpangan ekonomi melalui tiga pilar. Meliputi, lahan, kesempatan usaha dan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, masyarakat yang hidup serta tinggal disekitar hutan menjadi legal untuk mengelola kawasan hutan milik negara.

“Kita patut bersyukur, karena Kaltara dianugerahi hutan yang sangat luas. Tentu Sumber Daya Alam (SDA) ini perlu pengelolaan yang baik dan bijaksana, sehingga bisa memberi manfaa ekonomi dan perbaikan kualitas hidup masyarakat,” kata Gubernur.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), hingga 3 Mei 2023 Kaltara berada pada urutan kedua setelah Provinsi Kalbar dalam hal mendapatkan akses Kelola lahan dalam kawasan hutan pada Program Perhutanan Sosial. Dengan total luas 515.622,71 Hektar dengan total unit 85 Surat Keputusan (SK).

“Percapaian target Perhutanan Sosial yang merupakan tugas besar bersama yang melibatkan peran multisektor. Termasuk pada sektor lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, perdagangan swasta serta sektor lainnya,” urainya.

Melalui SK Gubernur No. 188.44/K.863/2022 tentang Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial (Pokja PPS) Provinsi Kalimantan Utara tahun 2022-2026 diharapkan dengan dasar ini dapat dilakukan percepatan pengelolaan perhutanan sosial.

“Pada kesempatan ini, kita berkumpul disini untuk mengikuti Penyerahan Bantuan Sarana dan Prasarana Alat Ekonomi Perhutanan Sosial yang ada di Provinsi Kalimantan Utara, khususnya kepada KPS yang ada di Malinau, Bulungan serta Tana Tidung,”terangnya.

Bantuan sapras ini terdiri dari 2 paket untuk KPS Malinau, 3 paket untuk KPS Tana Tidung dan 6 paket untuk KPS Bulungan. Tidak hanya itu, juga diserahkan jjuga 1 paket bantuan dari KKI-WARSI dan 3 paket Bantuan Operasional LPHD dari Institute For Promoting Sustainable Livelihood Approach (Inprosula).

“Diharapkan dengan bantuan ini dapat bermanfaat kepada Masyarakat, khususnya KPS, sehingga dapat meningkatkan ekonomi Masyarakat dengan tetap memperhatikan kelestarian hutan,” tuntasnya.

Turut hadir mendampingi dalam acara ini Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kaltara Ir. Syarifuddin, MMA., perwakilan Pemerintah Kabupaten Malinau, serta para tamu undangan lainnya dari berbagai pihak.

Selain penyerahan bantuan, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan kesepakatan Bersama antara Pemprov Kaltara dengan KKI-WARSI dan Inprosula di hadapan Masyarakat serta tamu undangan yang hadir.

Untuk diketahui, PPS ini adalah salah satu Program Strategis Nasional (PSN) yang menjadi perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan pemerataan ekonomi dan ketimpangan ekonomi.

(dksip)

 

 

Gubernur Ajak Pengurus Organisasi dan Majelis Taklim Jadi Ujung Tombak Semangat Cinta Tanah Air

Tanjung Selor – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang,S.H.,M.Hum., melalui Staf Ahli bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga Burhanuddin,S.Sos., M.Si, membuka acara seminar peningkatan pengurus organisasi dan majelis taklim upaya membangun karakter berintegritas oleh Badan Koordinasi Majelis Taklim Kaltara, Kamis (21/12) di Gedung BPKSDM Kabupaten Bulungan.

“Selaku pribadi maupun sebagai gubernur kaltara saya mengapresiasi dann menyambut baik atas dilaksanakannya seminar oleh BKMT Provinsi Kalimantan Utara,” ucap Burhan membacakan sambutan gubernur.

Gubernur berharap segenap pengurus BKMT Kaltara agar tidak hanya dapat meningkatkan kapasitasnya namun melalui seminar ini juga, agar dapat menjadikan wadah atau organisasi yang mampu membangun karakter organisasi serta individu.

“BKMT sebagai organisasi yang bergerak dibidang keagamaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam dikalangan masyarakat khususnya kaum perempuan,” tambahnya.

Oleh karena itu peningkatan kualitas organisasi dan mejelis taklim, menjadi hal yang sangat penting, untuk terus dilakukan agar semakin profesional dan efektif, dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Saya ingin menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi atensi bagi para pengurus organisasi dan anggota BKMT. Pertama sebagai umat IsIam yang taat mari selalu mengamalkan nilai ajaran IsIam sehingga kita dapat menjadi tauladan dimasyarakat, kedua mari kita semua selalu menumbuhkan rasa cinta tanah air, ketiga jadilah pribadi yang baik, jujur agar para pengurus majelis taklim dapat dipercaya dan dihormati oleh masyarakat baik secara kelembagaan maupun individu.

(Chai/DKISPKaltara)

Kaltara Kembali Angkat ‘Trophy’

JAKARTA – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali mengangkat ‘trophy’ pada Anugerah Revolusi Mental (ARM) 2023. Provinsi ke 34 ini mendapatkan anugerah pada kategori Gerakan Indonesia Bersatu yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI di Istana Wakil Presiden, Rabu (20/12).

Trophy membanggakan itu langsung diberikan Wapres RI, Prof. Dr. K. H. Ma’ruf Amin kepada Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang, SH, M.Hum atas prestasi Provinsi Kaltara yang dapat menjaga persatuan dan kesatuan antar suku, bangsa, dan agama sebagaimana jargon “Kaltara Rumah Kita”.

Sebelumnya, Pemprov Kaltara telah menjalani seluruh mekanisme panilaian yang terdiri dari banyak aspek seperti portfolio pemerintah daerah, penilaian Indeks Capaian Revolusi Mental (ICRM), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Persepsi Korupsi, WTP, PDRB/capita, Top Inovasi Pelayanan, serta aspek kualitatif seperti inovasi program, komitmen keberlanjutan program aksi nyata GNRM, pemahaman tentang GNRM, dan usulan publik melalui media sosial berdasar jejak digital.

Sesuai Instruksi Presiden (Inpres) No. 12 Tahun 2016 Gerakan Nasional Revolusi Mental (GRNM) telah memberikan dampak positif terhadap pembangunan manusia dimana untuk mewujudukan visi Indonesia Emas 2045 membutuhkan pilar yang kuat seperti halnya revolusi mental untuk mencapai cita-cita tersebut.

Menteri Koordinator PMK RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP. menyampaikan bahwa ICRM Indonesia mencapai 70,47 sehingga hal ini menunjukkan kemajuan bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Wapres Ma’ruf Amin mengimbau agar GNRM dapat melibatkan masyarakat secara inklusif, termasuk kalangan muda, perempuan, dan penyandang disabilitas, sehingga gerakan ini menjadi salah satu aspek pendorong pencapaian Indonesia Emas 2045.

“Gandeng generasi muda untuk menjadi agen-agen perubahan dan model perilaku yang berintegritas,” tutup Wapres Ma’ruf Amin.

(dkisp)

Ingin Suasana yang Kondusif pada Pemilu 2024

TANJUNG SELOR – Untuk menciptakan dan menjaga atmosfer yang kondusif selama seluruh proses Pemilu 2024 mendatang. Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kalimantan Utara menggelar kegiatan “Deklarasi Pemilu Damai Pada Pemilu 2024 di Kalimantan Utara” yang dilaksanakan di Tanjung Selor, Kamis (21/12).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si, hadir mewakili Gubernur Kalimantan Utara untuk memberikan sambutan serta turut mengucapkan ikrar deklarasi pemilu damai 2024 mendatang.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh FPK Provinsi Kaltara ini,” kata Datu Iqro Ramadhan. Ia berharap, pemilu adalah proses pembelajaran dan pendewasaan sebagai sebuah bangsa.

“Saya mewakili Gubernur serta Pemprov Kaltara mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga kondusifitas dalam seluruh proses tahapan pada Pemilu 2024 mendatang. Agar tercipta suasana yang aman, tertib dan damai,” tuntasnya.

Turut hadir dalam acara deklarasi ini, Forkopimda Kaltara, Perwakilan Ormas,serta Tokoh Masyarakat yang ada di Kaltara.

Di penghujung acara, dilakukan penandatanganan ikrar deklarasi pemilu damai yang ditandatangani oleh seluruh perwakilan Pemerintah, perwakilan TNI/Polri, Forkopimda serta unsur-unsur masyarakat yang hadir dalam deklarasi ini.

(dkisp)

 

 

Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII Kelas Kabupaten Nunukan Tahun 2023 Resmi Ditutup.

NUNUKAN – Sekretaris Daerah Kab. Nunukan Serfianus, mewakili Bupati Nunukan menutup secara resmi Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII Kelas Kab. Nunukan Tahun 2023.

Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai V Kantor Bupati Nunukan. Kamis (21/12).

Hadir dalam acara tersebut Kepala BPSDM Prov. Kaltara H. Muhammad Ishak, Perwakilan Puslatbang KDOD LAN Samarinda DR. Rahmat, Asisten Ekonomi dan Pembangunan H. Asmar, Kepala BKPSDM Kab. Nunukan, Kepala OPD Dilingkungan Pemerintah Kab. Nunukan, serta diikuti 40 peserta pelatihan yang telah melaunching 40 Aksi Perubahan.

Sebelum menutup acara, Sekretaris Daerah Kab. Nunukan Serfianus berkesempatan membacakan sambutan tertulis Bupati.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan ucapan selamat kepada para peserta yang telah mengikuti dan menyelesaikan pelatihan dengan baik dan sungguh-sungguh.

“Pelatihan Kepemimpinan Administrator merupakan salah satu bentuk pengembangan kompetensi sesuai jabatan yang diemban”, ujarnya.

Menurut Bupati, jabatan kepemimpinan administrator, kompetensi yang dibangun pada pelatihan ini adalah kompetensi manajemen kinerja sehingga dapat membangun kepemimpinan karakter dan sikap perilaku Pancasila serta mengaktualisasikan kepemimpinan kinerja dan manajemen kinerjanya sesuai bidang tugas masing-masing.

Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta untuk segera kembali ke instansi masing-masing untuk melakukan perubahan yang lebih baik, tingkatkan disiplin serta menjaga loyalitas.

“Saya berharap pelatihan ini tidak hanya sebagai persyaratan administrasi belaka, namun dimanfaatkan sebagai bagian pengembangan kompetensi ASN mendukung tugas dan pokok fungsi sebagai seorang pamong.

Sementara itu, Kepala BPSDM Prov. Kaltara H. Muhammad Ishak menyampaikan, ASN yang menduduki jabatan dituntut untuk memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan kompetensi di bidang tugas masing – masing guna menghadapi tantangan global.

“Untuk mempersiapkan ASN yang kompeten, unggul dan kompetitif dalam melaksanakan tugas, diperlukan pelatihan yang mengintegrasikan penanaman sikap perilaku Bela Negara dan Kemepemimpinan Pancasila, Kepemimpinan Melayani, Pengendalian Pekerjaan dan dapat mengaktualisasikan aksi perubahan yang merupakan inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik”,ungkapnya.

Muhammad Ishak juga menyampaikan peserta yang mendapatkan Kualifilasi SANGAT MEMUASKAN berjumlah 13 orang, Peserta Yang mendapatkan Kualifikas MEMUASKAN berjumlah 27 orang.

Selain itu terdapat peringkat 3 besar yaitu, Peringkat Pertama atas nama Lisran dengan judul aksi perubahan SAPA DESA dengan nilai 92,22, peringkat kedua atas nama Budi Marjoko dengan judul aksi perubahan PESONA LAURA dengan nilai 91,81, dan untuk peringkat ketiga atas nama Hertati dengan judul aksi perubahan SI KOMPAS dengan nilai 90,43.

Ada yang menarik, Di penghujung acara para peserta dan undangan memberikan kejutan kepada Asisten Ekonomi dan Pembangunan H. Asmar yang sedang berulang tahun dengan memberikan tumpeng dan ucapan Ulang Tahun.

(PROKOMPIM)