Optimalkan Pendapatan Daerah, Gubernur Resmikan Sekertariat Bersama Samsat dan Serahkan 15 Unit Kendaraan Operasional

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang S.H.,M.Hum bersama Wakil Gubernur, Dr.Yansen TP., M.Si., meresmikan ruang Sekretariat Bersama Tim Pembina Samsat yang bertempat di areal kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Wilayah Bulungan dan penyerahan kendaraan Samsat keliling dan delivery UPTD Bapenda kelas A kabupaten/kota se-Kaltara, Selasa (16/1).

“Keberadaan sekertariat tim pembina samsat tingkat provinsi kalimantan utara ini sangat baik dan patut kita dukung. Ingatlah bahwa masyarakat kita yang sudah berniat baik untuk memenuhi kewajiban membayar pajak jangan sampai dipersulit, jangan masyarakat diping-pong ke sana kemari,” imbau Gubernur Zainal.

Gubernur meminta seluruh jajaran samsat dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat, memberikan akurasi data kendaraan bermotor agar dapat digunakan untuk menentukan arah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Tahun 2024 ini terdapat 10.184 unit kendaraan bermotor yang belum melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Meski angka tersebut hanya 2,71 persen dari total kendaraan yang berjumlah 375.152 unit dari sisi keuangan daerah tentu harus tetap kita upayakan agar dapat menambah pendapatan dan membangun untuk masyarakat kalimantan utara,” tambah gubernur.

Terakhir gubernur berharap adanya inovasi oleh tim bersama sekretariat Bapenda agar masyarakat tidak perlu datang langsung, cukup secara online.

“Cukup lewat online membayar pajak melalui hpnya, setelah itu diprintkan di samsat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) nya, lalu diantarkan oleh petugas samsat ke rumah warga,” harap gubernur kepada jajaran samsat.

Sementara itu Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kaltara, Komisaris Besar (Kombes) Polisi, Arief Budiman mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Zainal yang telah memfasilitasi sebagai tim pembina samsat dengan adanya sekertariat bersama

“Ini menjadi pemicu, semangat kami untuk meningkatkan pendapatan asli daerah terutama sektor pajak kendaraan bermotor. Mudahan kedepan pelayanan kita bisa lebih baik, target penerimaan negara bukan pajak, sumbangan wajib kecelakaan juga bisa optimal dan yang paling penting penerimaan asli daerah dari sektor pajak bisa meningkat dan mencapai target,” ucap Arief.

Sebelum prosesi gunting pita peresmian sekertariat, Gubernur bersama Wakil Gubernur menyerahkan 14 unit kendaraan roda dua yang akan diperuntukkan bagi samsat delivery UPT Bapenda kabupaten/kota se-Kaltara serta satu unit kendaraan roda empat single cabin untuk UPT Bapenda wilayah kabupaten Tana Tidung.

Hadir dalam persemian, Sekertaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Suriansyah,M.A.P., Tim Pembina Samsat Provinsi Kaltara mulai dari, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kaltara, Dr. Tomy Labo, SE., M.Si., dan Kepala PT Jasa Raharja Provinsi Kaltara-Kaltim, Syarief Muhammad Syafiq, Perwakilan Bank Kaltimtara.

(dkisp)

 

 

Masyarakat Bahagia, Dua Kawasan Permukiman Kini Terhubung Jembatan

TANJUNG SELOR – Masyarakat di kawasan Satuan Permukiman (SP)6 dan SP3 Tanjung Buka, Desa Salimbatu patut merasakan kebahagiaan. Hal ini disebabkan lantaran kedua kawasan transmigrasi tersebut telah terhubung jembatan yang diresmikan langsung Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum, Selasa (16/1).

Jembatan dengan panjang 68 meter dan lebar 3 meter itu tepat berada di tengah sungai antara SP 6 dan SP3. Gubernur berharap, dengan terbangunnya jembatan ini bisa bermanfaat untuk mengangkut hasil pertanian dan mempermudah akses jalan masyarakat yang ingin ke Tanjung Selor.

“Alhamdulillah jembatan hari ini sudah kita resmikan, sudah dapat digunakan oleh masyarakat yang menghubungkan SP3 dan SP6,” ucap Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal memberi apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut berkontribusi dalam pembangunan jembatan penghubung bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kaltara.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa pembangunan jembatan adalah atas permintaan masyarakat SP6 dan SP3 pada tahun 2022, dibangun dengan sumber anggaran dari APBD Tahun Anggaran 2023 dan APBD – P Tahun Anggaran 2023.

Oleh karena itu, Gubernur berpesan kepada masyarakat SP6 dan SP3 untuk terus menjaga dan merawat jembatan tersebut agar penggunaannya bisa menjadi awet dan sangat lama.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan selalu berupaya merespon apa yang menjadi keinginan masyarakat terutama yang ada di wilayah-wilayah transmigran wilayah SP1 sampai SP10,” tuntasnya.

(dkisp)

Silaturahmi Natal, Gubernur Ajak Karyawan PT. Idec Wood Jaga Keharmonisan

TARAKAN – Dengan perayaan Natal mari bersama saling bergandengan tangan dalam mewujudkan tata kehidupan bersama bermartabat. Hal ini diungkapkan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum., menghadiri perayaan Natal bersama Keluarga Besar Karyawan PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan di Gereja GPSI El Shaddai 2, Minggu (14/1) malam. 

“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta keharmonisan hidup antara umat beragama demi keamanan dan kenyamanan hidup bersama, mari terus berkarya dan menjadi bagian dari pembangunan Kalimantan Utara,”ucap Gubernur.

Kehadiran dalam perayaan Natal menunjukkan pentingnya persatuan dan kebersamaan di lingkungan kerja serta menjaga kerukunan tolong menolong dan dukungan antar sesama karyawan dalam upaya mencapai tujuan bersama.

Gubernur Zainal juga mengapresiasi komitmen dan dedikasi seluruh karyawan PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan selama ini telah memberikan konstribusi yang signifikan dalam bidang industri Kayu di Kaltara.

Dengan semangat Natal mengajarkan untuk saling mengasihi, berbagi dan berbuat kebaikan kepada sesama. Karena itu bersama membentuk lingkungan kerja yang penuh sikap saling peduli dan saling mendukung sehingga dapat membawa kehangatan natal ditempat kerja setiap harinya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan terus berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang baik sehingga semakin banyak perusahaan seperti PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Selamat hari Natal dan Tahun Baru 2024 semoga dengan memperkokoh tali persaudaraan menciptakan perdamaian kita dapat mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Berubah, Maju dan Sejahtera,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Gubernur, Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Bustan SE., M.Si., Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes.dan Direktur PT. Idec Wood Industries Tarakan beserta jajarannya.

(dkisp)

 

 

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan Periode 2023-2026 Dilantik

Bupati : Jika benar sampaikan kebenaran Itu, jika salah maka kritiklah dengan cara-cara yang santun dan beradab.

NUNUKAN- Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid hadiri Pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan periode 2023-2026. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan periode 2023 – 2026 resmi dilantik oleh Ketua PWI Kalimantan Utara (Kaltara) Nicky Saputra di Aula Kantor Bupati Nunukan dan dihadiri langsung oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin laura Hafid dan Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, Senin (15/1).

Hadir pula pada acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Prov. Kalimantan Utara Andi M. Akbar M. Dzuarjah, Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, Sekretaris Daerah Kab. Nunukan Serfianus, Anggota DPRD Kab. Nunukan Ahmad Riyadi, Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Ketua PWI Prov. Kalimantan Utara Nicky Saputra Novianto, Kepala Biro Kominfo Prov. Kalimantan Utara Ilham Zain, Kepala Dinas Kominfo Kab. Nunukan Kaharudin, Kepala Kesbangpol Kab. Nunukan Hasan Basri, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Hasan Basri, Kepala LPP RRI Nunukan, Ketua KONI Kab. Nunukan, BNN Nunukan, BANKALTIMTARA, BANK BNI, Lapas Nunukan, Instansi Vertikal, serta BUMN/BUMD.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dalam sambutannya menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah Kab. Nunukan tak lupa mengucapkan ucapan selamat kepada Pengurus PWI yang telah dilantik.

Lanjut Bupati Laura menyampaikan bahwa pengurus yang telah dilantik diharapkan mampu membawa PWI Nunukan menjadi organisasi profesi yang maju dan profesional. Kehadiran PWI Nunukan tentu menjadi momentum yang sangat baik untuk memastikan bahwa para wartawan di bawah naungan PWI adalah wartawan yang benar-benar profesional dan memegang teguh kode etik jurnalistik.

“Saya berharap, PWI bisa memberikan edukasi dan pembinaan kepada para wartawan agar memahami undang-undang pers dan kode etik jurnalistik dengan baik, sehingga mereka mampu menyuguhkan informasi yang cerdas, berkualitas dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Laura.

Dikatakan Laura, di tengah belantara informasi yang sedemikian riuh, maka kehadiran PWI diharapkan menjadi kompas yang menunjukkan mana informasi yang benar dan mana yang tidak benar. Selain itu mana informasi yang berbasis data dan fakta serta mana informasi yang hanya bersifat ilusi dan opini semata.

“Eksistensi PWI Nunukan ini saya harapkan juga bisa menjadi perekat dan pemersatu bagi insan pers di Nunukan. Soliditas di kalangan wartawan ini sangat penting, supaya pers bisa menjalankan fungsi dan perannya di masyarakat secara optimal,” ujarnya.

Lanjutnya lagi dikatakan bahwa sebagai salah satu pilar penting dalam era demokrasi, maka kehadiran pers yang kuat sangat dibutuhkan untuk mengawal program-program yang dilaksanakan oleh Pemerintah. Sampaikan informasi itu apa adanya.

“Jika Benar Sampaikan keenaran itu, dan jika salah maka kritiklah dengan cara-cara yang santun dan beradab”,tegasnya.

Selain itu, lanjut Laura, pihaknya juga mendorong agar pelaksanaan Uji Kompentensi Wartawan (UKW) dapat dilaksanakan di Kabupaten Nunukan, mengingat saat ini masih ada beberapa wartawan yang belum tersertifikasi kompeten.

“ Sesuai laporan Ketua PWI Nunukan masih ada beberapa wartawan yang belum di UKW, usahakan yang belum menjalani sertifikasi agar bisa segera disertifikasi. Jangan sampai justru yang belum kompeten itu yang kritikannya paling kencang. Jadi dengan dilaksanakan UKW di Nunukan dapat meningkatkan kualitas wartawan di Nunukan yang semakin baik,” ungkapnya.

Ketua Panitia Pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) ke-I PWI Nunukan dan Pelantikan PWI Nunukan, Alamsyah dalam laporannya menyampaikan, bahwa sebelum pelaksanaan pelantikan yang dilaksanakan, sejumlah kegiatan PWI telah dilaksanakan diantaranya Konferkab ke-1 PWI Nunukan yang berlangsung pada 4 November 2023 lalu kemudian disusul pelaksanaan Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK) PWI Nunukan pada 18 November 2023.

Dalam sambutannya Ketua PWI Nunukan Taslee menjelaskan, bahwa hingga saat ini hampir 90 persen wartawan di Nunukan telah tergabung di bawah naungan PWI. Sejumlah agenda kerja periode 2023-2026 telah disusun bersama untuk menjadi panduan kinerja organisasi.

Salah satu agenda besar PWI Nunukan ke depan, lanjut Taslee, dimana PWI Nunukan bersama PWI Kaltara akan mensukseskan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Powarnas) di Kalimantan Selatan pada Agustus 2024 mendatang.

“Kami juga telah membangun komunikasi awal terhadap kerjasama dengan Persatuan Pewarta Tawau, dimana kerjasama ini dimaksudkan untuk mendorong pertukaran informasi dan pengembangan sektor industri media dengan mengusung dua topik utama yaitu Ekonomi dan Pariwisata (Ekrap). Tidak kalah penting lagi, bahwa Bupati Nunukan juga mendorong pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Nunukan,” ucapnya.

(PROKOMPIM)

 

Pemerintah Komitmen Dalam Upaya Menghadapi Perubahan Iklim

TANJUNG SELOR – Staf Ahli bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga Burhanuddin,S.Sos., M.Si mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., pada kegiatan penanaman pohon yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia.

Ini kata, Burhan merupakan wujud komitmen serius dari pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai upaya pemulihan lingkungan dan menandai transformasi pemulihan hutan hujan tropis.

Agenda ini di gelar secara serentak di 38 provinsi Indonesia yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden RI Bapak KH. Ma’ruf Amin di Provinsi Banten secara virtual.

Burhanuddin mengatakan, kbahwa dunia telah memasuki era pemanasan global. Dampak pemanasan global terhadap kehidupan manusia dan lingkungan semakin terlihat nyata terganggu, dengan meningkatnya suhu bumi yang berpengaruh pada kehidupan tumbuhan, hewan dan manusia.

“Saat ini kita menghadapi perubahan iklim di tingkat lokal, regional maupun global. Hal ini antara lain dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca yang bersumber dari peningkatan industri berbahan bakar fosil, tutupan lahan hijau berupa pohon yang semakin menyusut, serta kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi,”kata Burhan, Ahad (14/1).

Hal ini, kata Burhan mengakibatkan perubahan permasalahan iklim yang menjadi ancaman kehidupan antara lain perubahan pola curah hujan, anomali iklim ekstrem (peningakatan el-nino dan atau la-nina). Peningkatan tinggi permukaan air laut dan hilangnya daratan, masalah produktifitas tanaman pangan, masalah bencana alam (kekeringan, banjir, angin) penurunan keanekaragaman hayati serta, resiko terhadap kesehatan, keselamatan keamanan dan lingkungan bagi masyarakat.

“Penanaman pohon berkaitan erat dengan upaya pelestarian alam yang mendukung dalam mengawal keberlanjutan lintas generasi dan menyelamatkan masa depan bangsa. Pada hakikatnya, saat kita menanam pohon, maka kita sedang menanam doa, menanam harapan dan menanam kerja kita semua untuk keberlanjutan hidup generasi yang akan datang,” harapnya.

Ia menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan dalam melaksanakan tranformasi pemulihan hutan hujan tropis basah Kalimantan melalui pendekatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yakni dengan melakukan penanaman kombinasi antara berbagai jenis tanaman asli atau lokal setempat (native species), jenis endemik langka dan dilindungi, tanaman pangan, dan jenis tumbuhan multi purpose lainnya.

“Sebuah laporan menyebutkan bahwa, sebatang pohon selama hidupnya diprediksi mampu menyerap 7.500 gram karbon. sumber lain menyebutkan bahwa secara taksiran kasar, sebatang pohon menyerap CO2 antara 20 sampai 36 gram per hari dan dalam waktu satu jam selembar daun memproduksi oksigen sebanyak 5 ml,” terangnya.

Namun demikian, yang menjadi tantangan adalah, setiap gerakan menanam pohon yang dilakukan selama ini hanya sebatas seremoni atau sebuah aktivitas biasa tanpa arti. Padahal, terdapat banyak manfaat menanam pohon. Bahkan bukan hanya untuk dirasakan oleh manusia saja, melainkan semua makhluk hidup yang ada di sekitarnya.

“Semoga kegiatan yang kita lakukan demi bangsa dan bumi ini tidak hanya pada hari ini saja melainkan kita juga harus bertanggung jawab untuk melestarikannya. sehingga kita tidak hanya dapat menyelamatkan kehidupan hewan serta alam sekitar saja, tetapi juga kehidupan yang lebih layak untuk manusia,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan, Kepala Staf Korem (Kasrem) 092/Maharajalila Kolonel Inf. Utten Simbolon, S.IP, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara, Ir. Heri Rudiyono, Kepala Balai Taman Kayan Mentarang Agusman, S.P.,M.Sc, serta Forkopimda Provinsi Kaltara.

(dkisp)