Fasilitasi Kredit, Bankaltimtara Nunukan Gelar Sosialisasi dan Tandatangani MoU Dengan Pemerintah Desa

NUNUKAN- Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid membuka kegiatan Sosialisasi Fasilitas Kredit BANK BPD Untuk Para Kepala Desa dan Perangkat Desa dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antar BANKALTIMTARA dengan Pemerintah Desa. Senin (13/5).

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di ruang pertemuan Lantai IV Kantor Bupati ini juga di hadiri Pimpinan BANKALTIMTARA, Kepala DPMD Kab. Nunukan, Kepala BKAD Kab. Nunukan, BAPPEDA Litbang Kab. Nunukan, Camat, serta para Kepala Desa.

Sebelum membuka kegiatan, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid terlebih dahulu memberikan sambutan.

Dalam sambutannya Bupati Laura mengatakan bahwa BANKALTIMTARA memberikan fasilitas kredit kepada Kepala Desa dan perangkat desa karena kedudukan dan posisinya sudah dianggap sama dengan ASN, yang mendapatkan gaji tetap setiap bulan dari pemerintah.

“Tentu ini sesuatu yang sangat menggembirakan, karena cukup dengan SK pengangkatan, bapak-ibu sekalian sudah bisa mendapatkan kredit atau pinjaman.” ungkapnya.

Menurut Laura dengan fasilitas kredit ini para Kepala Desa dan perangkat desa bisa mengajukan pinjaman untuk membuka usaha, biaya pendidikan anak kuliah, ataupun mengembangkan usaha yang sudah di miliki, sehingga benar-benar digunakan untuk sesuatu yang produktif.

“Pesan saya adalah, sebelum mengajujan pinjaman, bapak-ibu harus benar-benar melakukan perhitungan secara cermat dan hati-hati,” tegasnya.

Selain itu Laura juga meminta kepada para Kepala desa agar mengajak suami atau iatri untuk sama-sama menghitung, supaya masing-masing menjadi tahu resiko yang haris dihadapi.

Pada kesempatan ini pula dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama antara BANKALTIMTARA dengan Pemerintah desa.

Laura berharap dengan perjanian kerjasama ini akan membuat transaksi keuangan di lingkungan pemerintah desa menjadi lebih efektif dan efisien.

Pada kesempatan yang sama Pimpinan BANKALTIMTARA Agus Siswanto juga menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya Agus mengatakan bahwa PT. BANKALTIMTARA merupakan Badan Usaha Milik Daerah yang mana sebagian sahamnya dimiliki oleh pemerintah Kabupaten/Kota di Kaltim dan Kaltara. Dan tentunya sebagain sahamnya juga dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan.

“Untuk itu BANKALTIMTARA akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahyeeaan masyarakar khususnya di wilayah Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Selanjutnya Agus mengatakan bahwa, bentuk komitmen dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam hal ini dengan Pendatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Nunukan salah satunya aplikasi transaksi keuangan BANKALTIMTARA dengan siskeudes sistem keuangan desa yang saat ini sudah terintegrasi.

“Kita sangat menyadari peran penting dan tanggung jawab dari apartur Desa yang merupakan tombak pembangunan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ungkapnya.

Dengan inisiatif Pemerintah Daerah Kab. Nunukan yang berusaha untuk memperhatikan kesejahteraan aparatur desa meminta kepada BANKALTIMTARA untuk memberikan fasilitas kredit kepada aparatus desa di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Pemprov Upayakan Tambahan Pupuk Subsidi Dialokasikan Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Awal tahun 2024 Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan penambahan alokasi pupuk bersubsidi. Tambahan tersebut merupakan tindak lanjut dialokasikan 9,55 juta ton pupuk bersubsidi untuk petani di seluruh Indonesia oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia melalui surat dengan Nomor: B-51/SR.210/M/03/2024.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Dr. Muhammad Amin, menyebut adanya kebijakan penambahan pupuk bersubsi ini menjadi angin segar bagi petani di Kaltara.

“Tentunya kita sangat berterimakasih sekali pemerintah sudah membantu petani. Sehingga untuk selanjutnya kita juga berharap agar kuota pupuk ini dapat ditingkatkan lagi. Kalau bisa stok pupuk subsidi selalu tersedia sehingga petani tidak kebingungan waktu menggunakan pupuk,” kata Muhammad Amin, Senin (13/5).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kaltara, Heri Rudiyono, mengatakan penambahan alokasi pupuk subsidi sudah ditindak lanjuti dan dilaksanakan di kabupaten dan kota di Kaltara.

“Kuota untuk di Kaltara sesuai dengan peraturan menteri yaitu naik sebesar 105 persen dari kuota awal 3.870 ton menjadi 7.937 ton, dengan komposisi pupuk UREA, NPK dan NPK-Formula (FK),” ujarnya Heri.

 

“Pupuk Urea dari 1.697 ton menjadi 2.900 ton atau naik 71 persen, Pupuk NPK dari 2.092 ton menjadi 4.472 ton atau naik 114 persen, dan Pupuk NPK Formula yang semula 81 ton menjadi 565 ton atau naik 598 persen,” sambungnya.

Heri mengungkapkan, saat ini DPKP Kaltara masih melakukan proses tahapan pembuatan surat keputusan gubernur Kaltara untuk penetapan alokasi di Provinsi Kaltara.

Pasalnya, untuk menindaklanjuti surat dari menteri pertanian pihaknnya harus mendapat harus penetapan dari gubernur. Kemudian ditindak lanjuti oleh kabupaten dan kota sesuai dengan kewenanganya masing-masing.

Ia berharap dengan adanya bantuan ini bisa mendukung petani dalam meningkatkan produksinya terutama untuk tanaman padi yang saat ini beras lagi mahal.

“Mudahan kedepannya apa bila ini terus berlanjut kita berharap apa yang dislogankan Bapak Presiden terkait Kaltara mendukung perkembangan di IKN. Mudahan bisa terwujud dengan adanya ini dan menjadi harapan besar kami,” pungkasnya.

(dkisp)

Klarifikasi Voicenote yang Beredar,Bupati Laura Mengadakan Konferensi Pers

NUNUKAN-Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE.MM.Ph.D mengadakan acara Konferensi Pers bersama Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia S.I.K M.H terkait Klarifikasi voicenote (vn) yg beredar di media sosial,bertempat di aula sebatik markas komando (Mako) Polres Nunukan, Senin(13/5). 

Terkait adanya voicenote(vn) Bupati Laura yg beredar beberapa waktu lalu,Bupati Laura mengatakan bahwa baru sempat mengklarifikasi soal vn tersebut kepada awak media (Pers).

“Adanya masalah Voicenote itu adalah benar suara saya yang saya kirimkan melalui pesan suara whatsapp kepada Lurah Nunukan Barat.Maksud daripada tujuan saya di Vn tersebut adalah memang benar untuk melakukan pendataan terkait Bansos(bantuan sosial).” Kata Bupati Laura

Lalu dalam kesempatan ini Bupati Laura meminta maaf kepada pihak yang terlibat dan kepada masyarakat kab.Nunukan.

“Saya memohon Maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan terutama dalam hal ini kepada pihak Kepolisian karena saya yakin dampak dari beredarnya voice tersebut membuat situasi sedikit kacau yang artinya adanya dugaan-dugaan dimana saya sebagai Bupati Nunukan dan Kapolres bekerja tidak profesional, saya pastikan bahwa semua itu tidak ada artinya kami selama ini bekerja dengan prosedur sesuai peraturan yang ada.”Ujar Bupati Laura

Kemudian Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia jg menambahkan kepada masyarakat agar tidak memberikan atau menyebarkan isu-isu yang tidak benar. 

” Saya berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan agar tidak menyebarkan berita atau isu-isu yang tidak benar demi kenyamanan kita bersama”.Tutup Kapolres Nunukan

(Neni*)

 

Pemprov Kaltara Segera Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr Yansen TP, M.Si mengapresiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara yang telah memberikan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur yang telah telah disampaikan pada bulan Maret lalu.

“Di mana telah dipaparkan beberapa hal mencakup tema pembangunan 2023, capaian kinerja makro, dan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023, serta berbagai kebijakan strategis yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah, keputusan gubernur, dan pelaksanaan tugas pembantuan,”kata Wagub saat menghadiri penyampaian Rekomendasi DPRD Kaltara atas LKPj Gubernur Kaltara Tahun 2023, Senin (13/5).

Menurutnya, penyampaian LKPj merupakan pemenuhan atas kewajiban konstitusional kepala daerah sebagaimana yang telah diamanatkan dalam pasal 69 UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah. Yang lebih lanjut diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Teknis Penyampaiannya kepada DPRD.

“Tentu saja catatan serta masukan dari DPRD Kaltara yang telah disampaikan sebelumnya akan segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga menjadi bahan pertimbangan untuk penyusunan perencanaan, anggaran dan peraturan daerah serta kebijakan strategis kepala daerah di tahun berjalan dan tahun berikutnya,”terangnya.

Wagub mengungkapkan, rekomendasi atas LKPj tersebut sangat berarti bagi jajaran Pemprov Kaltara. Tujuannya untuk memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di provinsi ke 34 ini. Oleh sebab itu, Wagub mengharapkan perangkat daerah untuk lebih dapat mencermati isu-isu yang berkembangan dalam pelaksanaan kegiatan untuk mewujudkan kinerja yang baik di tahun berikutnya.

“Kami menyadari bahwa LKPj yang disampaikan tidak mungkin sempurna dan tanpa kekurangan, sehingga kami akan segera menindaklanjuti rekomendasi yang diserahkan. Di mana, saya akan meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk dapat menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD sesuai dengan kondisi tahun 2023 dan harus disampaikan dengan disertai langkah konkret terhadap capaian kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2023,”paparnya. (dkisp)

Momentum Perkuat Silaturahmi

TARAKAN– Gubernur Kaltara, DR (HC) H Zainal A Paliwang, M.Hum mengjak momen halal bihalal yang digelar dapat menjadi momentum silaturahmi pemerintah bersama masyarakatnya.

Dengan begitu akan terciptanya kekompakan dan meningkatkan tali persaudaran dalam ikatan kemajemukan. Tujuannya untuk menggalang kekompakan dalam membangun Kaltara.

“Mari kita jadikan momentum silahturahmi hari ini sebagai waktu yang tepat untuk merekatkan tali persaudaraan, menjaga kekompakkan dan menggalang persatuan bersama membangun Kaltara,”kata Gubernur saat menghadiri Halal Bihalal dan Milad ke 1 Forum Imam Masjid Kota Tarakan (FIM KT), bertempat di Sekretariat Majelis Ulama Indonesia, Ahad (12/5).

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga memberikan apresiasi kepada Forum Imam Masjid Kota Tarakan karena telah berperan penting dalam menjaga keberagaman dan kedamaian di Kota Tarakan.

“Berkumpulnya seluruh imam masjid di forum ini, jelasnya telah banyak berperan aktif dalam menyuarakan kerukunan umam beragama di lingkungan masing – masing,” ujarnya.

Kegiatan silahturahmi sebagai momentum untuk memperkuat serta mempertemukan harapan dan pemikiran dari seluruh elemen masyarakat.

Ia mengajak semua pihak menjunjung tinggi nilai – nilai agama, karena yang terpenting adalah hidup bersama – sama bermasyarakat di bumi benuanta – sebutan lain Kaltara.

Lebih lanjut, gubernur berpesan kepada seluruh anggota forum imam masjid untuk terus menjadi teladan dalam menyebarkan nila – nilai kebaikan, toleransi dan kasih sayang.

“Mari kita bersama – sama memperteguh solidaritas dan meningkatkan sinergitas demi mewujudkan cita – cita kita bersama menciptakan kedamaian dan keamanan,” pungkasnya.

Turut mendampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov. Kaltara: Jaini, S.Hut.,M.P, dan Ketua FIM KT, Syamsul Bahri.

(dkisp)