Lepas Peserta Jumbara PMR Ke- II, Bupati Nunukan Berharap Tetap Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Sportifitas

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotik Persandian) Kaharuddin SS melepas tim Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) Kabupaten Nunukan dalam rangka mengikuti Jumbara Provinsi Ke-II di Kebun Raya Bundayati Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Lantai V Kantor Bupati Nunukan, pelepasan ditandai dengan pemasangan tanda peserta kepada masing-masing perwakilan anggota PMR Kabupaten Nunukan, Rabu (11/09/2024).

kegiatan yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) ini bertujuan untuk mempertemukan perwakilan anggota PMR dan PMI di seluruh Provinsi Kalimantan Utara dan menumbuhkan jiwa kesukarelaan sejak dini, Mendorong PMI untuk meningkatkan pembinaan terhadap personel PMR, mengevaluasi pembinaan dan pengembangan PMR di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang disampaikan oleh Kepala Diskominfotik Persandian Kaharuddin SS mengatakan bahwa generasi muda merupakan kader-kader pemimpin masa depan Bangsa.

“Untuk menyiapkan generasi muda menjadi pemimpin maka diperlukan pembinaan yang memadai, terarah dan berkesinambungan,” katanya.

Menurutnya pembinaan dapat dilakukan melalui berbagai lembaga atau organisasi diantaranya PMI dan PMR karena PMR adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI yang selanjutnya disebut PMR.

Bupati Laura juga mengatakan PMR adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI yang bertujuan untuk pengkaderan di kalangan remaja.

PMI menyiapkan relawan di atas satu tingkatnya untuk membina PMR agar kader PMI menjadi lebih terampil dan kreatif. PMR difasilitasi peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap sehingga dapat menjadi remaja yang berkarakter kepalang-merahan sejak dini dan melahirkan PMR yang cerdas, kreatif dan berjiwa sosial.

Jumbara PMR ini merupakan salah satu kegiatan besar PMI di setiap tingkatan, untuk pembinaan dan pengembangan PMR, seperti halnya jambore yang ada di organisasi Pramuka.

Dalam sambutannya Bupati mengaku sangat terkesan dengan anak-anak PMR khususnya di kabupaten Nunukan, karena memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi dan mempunyai keterampilan yang bermanfaat bagi orang lain, ini terbukti dengan banyaknya kontingen kabupaten Nunukan yang akan mengikuti Jumbara PMR PMI provinsi Kalimantan Utara.

“Saya minta dalam mengikuti Jumbara PMR ini, para peserta agar menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dalam kegiatan serta tetap menjaga nama baik Kabupaten Nunukan. tetaplah rendah hati dan saling mendukung satu sama lain karena kemenangan sejati bukan hanya didapatkan melalui penghargaan tetapi dari pengalaman, persahabatan dan kepedulian yang tulus, selalu jaga kesehatan dan tunjukkan kemampuan kalian dalam simulasi pertolongan dengan baik sehingga memeroleh hasil maksimal yang berdampak baik saat menolong sesama,” tutupnya.

Dalam Laporannya, pengurus PMI Kabupaten. Nunukan H.Ilham Bahar, SE. M.AP menyebutkan bahwa, jumlah rombongan yang ikut serta dalam kegiatan ini berjumlah 125 orang PMR Se-Kabupaten Nunukan, 100 orang diantaranya merupakan anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang terdiri anggota PMR Wira (SMA) 30 orang, PMR Madya (SMP) 38 orang, PMR Mula (SD) 32 orang dan 25 orang lainnya adalah Pendamping dari pelajar-pelajar tersebut yang terdiri dari Staf dan Guru-guru sekolah anggota PMR tersebut.

Ilham juga melaporkan bahwa, kegiatan ini akan berlangsung sampai pada tanggal 17 September 2024 mendatang di Kebun Raya Bundayati Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

(PROKOMPIM)

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Audit Keamanan SPBE Resmi Dibuka

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah membuka secara resmi Kegiatan Sosialisasi dan Bimtek Teknis Audit Keamanan SPBE yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai V Kantor Bupati Nunukan,(10/9/24). 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kab. Nunukan melalui Dinas Kominfotik dan persandian Kab. Nunukan yang bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Sebelum membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimtek, Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah terlebih dahulu menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya Hanafiah menyampaikan bahwa Kabupaten Nunukan merupakan wilayah paling utara dari Provinsi Kalimantan Utara. Posisi yang berada di daerah perbatasan Indonesia – Malaysia yang menjadikan Nunukan sebagai Kabupaten daerah strategis dalam peta lalu lintas antar negara.

“Perlunya langkah-langkah pencegahan dan pengamanan yang komprehensif untuk meminimalisir resiko terjadinya serangan siber,” ujarnya.

Menurut Hanafiah, salah satu langkah yang penting adalah melakukan audit keamanan SPBE.

Audit keamanan SPBE bertujuan mengidentifikasi kelemahan dan kerentanan sehingga dalam sistem, dapat dilakukan langkah-langkah perbaikan dan penguatan.

Hanafiah mewakili Pemerintah Kabupaten Nunukan mendukung penuh seluruh kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Di akhir sambutannya, Hanafiah memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Badan Siber dan Sandi Negara dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Audit Keamanan SPBE.

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Audit Keamanan SPBE kali ini menghadirkan narasumber Melita Irmasari Manggala Informatika Ahli Muda Badan Siber dan Sandi Negara, serta dihadiri pula Kepala Diskominfotik dan Persandian Kab. Nunukan Kaharuddin dan diikuti perwakilan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kab. Nunukan.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid Hadiri Upacara Peringatan HUT Ke 79 TNI Angkatan Laut 

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengikuti upacara HUT ke-79 TNI AL di Lapangan Apel Dwikora Lanal Nunukan, Selasa (10/09).

Bertindak selaku inspektur upacara, Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal XIII Tarakan Letkol Laut (P) Wahyu Hidayat menyampaikan amanat Panglima TNI Agus Subiyanto.

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Laut atas profesionalitas, dedikasi, dan militansinya dalam setiap pelaksanaan tugas.

”Dengan Semangat Jalesveva Jayamahe, TNI Angkatan Laut Siap Mewujudkan Nusantara Baru Indonesia Maju”, menjadi tema tahun ini yang sangat istimewa, karena untuk pertama kalinya digelar di atas KRI produksi dalam negeri.

Momentum bersejarah ini melambangkan tranformasi organisasi TNI Angkatan Laut menuju organisasi yang semakin modern dan mampu beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis yang dinamis.

“Saya berharap profesionalisme TNI AL dapat selalu dijaga dan ditingkatkan dalam menghadapi berbagai tantangan global dan nasional, seperti pelanggaran wilayah kedaulatan laut, pencurian kekayaan alam di laut, radikalisme, terorisme, ancaman siber, dan ancaman biologi, termasuk juga ancaman bencana alam”, ucap Wahyu.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima TNI memberikan beberapa penekanan pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 TNI Angkatan Laut ini yaitu pertama, bekerja dengan niat ibadah, loyal, tulus dan ikhlas. Kedua, jadilah TNI yang PRIMA dan TNI AL yang modern, berdaya gentar kawasan dan berproyeksi global. Ketiga, jaga tingkat kesiapan operasi dan kemampuan pemeliharaan seluruh Alutsista laut yang dimiliki. Keempat, lakukan terobosan-terobosan yang inovatif dan kreatif sesuai dengan marwah TNI Angkatan Laut yang berwawasan internasional. Kelima, pupuk dan perteguh komitmen sinergitas dan soliditas TNI dengan Polri dan Kementerian/Lembaga lain berbasis Saptamarga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

(PROKOMPIM)

Wah, Ibu dan anaknya Usia 5 Bulan Turut Hadir, Malinau Literacy Camp 2024 Diikuti Penuh Antusias

NUNUKAN – Suatu kebanggaan bagi Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan Kab. Nunukan Joned dapat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Malinau Literacy Camp 2024 yang dilaksanakan di Kabupaten Malinau. (6/9/24). 

Kita ketahui bersama, saat ini masih banyak anak-anak muda yang kurang berminat pada Literasi.

Literasi sendiri merupakan kegiatan yang dapat mengasah kemampuan kita untuk mengembangkan diri melalui membaca, menulis, memahami, menginterpretasikan serta menggunakan informasi dengan baik.

Tak hanya melalui buku, bahkan saat ini dengan berkembangnya teknologi digital membaca sudah bisa dilakukan melalui media buku elektronik yang dapat diakses dengan mudah yang bisa langsung diakses dari rumah.

Malinau Literacy Camp 2024 merupakan sebuah event literasi yang diadakan setiap tahun dan diikuti peserta dari 5 Kabupaten/Kota Se-Kaltara dengan jumlah peserta 150 orang yang dilaksanakan dari tanggal 6 – 7 September 2024.

Para peserta Malinau Literacy Camp berasal dari Taman Baca Masyarakat Kabupaten/Kota Se-Kaltara, Komunitas Literasi, Pegiat Literasi bahkan ada yang menarik pada kegiatan kali ini yaitu peserta ibu dan anak balitanya yang berusia 5 Bulan. Antusias sang ibu tak surut untuk terus belajar hingga rela membawa sang buah hati yang masih berusia 5 bulan.

Pada kegiatan Malinau Literacy Camp Kali ini, Kabag Prokompim yang sering di sapa Pak Jo, memberika pelatihan tentang Big Book Berbasis Budaya Lokal kepada peserta.

Untuk kita ketahui Big Book adalah buku bergambar yang dipilih untuk diperbesarkan, yang memiliki karakteristik yang khusus, yaitu adanya pembesaran teks maupun gambar.

Dalam pelatihan kali ini, Pak Jo meminta kepada seluruh peserta untuk dapat mempraktekan secara langsung bagaimana menuliskan sebuah cerita pendek tentang kegiatan sehari-hari yang dilakukan para peserta selama di Malinau Literasi Camp ini.

Pak Jo mengatakan bahwa untuk terjun kedunia penulisan buku anak adalah harus memperkaya pengalaman.

“Selain itu juga harus sering manuliskan tentang pengalaman, melakukan riset atau penelitian. Sehingga buku-buku yang ditulis benar-benar bermutu,” ungkapnya.

Tak hanya Kabag Prokompim Kab Nunukan, pada kegiatan Malinau Literacy Camp ini juga menghadirkan para narasumber yang juga luar biasa yaitu Staf Khusus Presiden Bidang Inovasi Pendidikan dan Daerah Luar Billy Mambrasar, Bupati Malinau Wempi W. Mawa, Bunda Literasi Kab. Malinau Meylenty Wempi, Sekda Kab. Malinau Ernes Silvanus, Project Coordinator Gerbangtara Consorrium Airn Natasha, Tenaga Ahli Bidang Sosial Budaya Dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN I Gede Benny S, dan Kepala Perpustakaan Kab. Malinau Sergius.

(PROKOMPIM)

Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 480 Kaleng Miras Merek Huster di Sebuku

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) merek Huster sebanyak 480 kaleng. Penangkapan tersebut terjadi saat Danpos Tembalang, Letda Arm Yones Edita, beserta 8 anggota melaksanakan sweeping di wilayah Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Minggu (08/09/2024).

Dalam operasi sweeping yang digelar di jalan utama Kecamatan Sebuku, tim Satgas Pamtas menghentikan dan memeriksa sebuah kendaraan Suzuki Carry Pick Up berwarna hitam yang dikendarai oleh Bp. YPD (65), seorang sopir asal Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tim menemukan 480 kaleng miras merek Huster yang disembunyikan di bawah tumpukan kayu di bak belakang mobil tersebut. Miras tersebut terbungkus plastik berwarna hitam dan merah, sehingga terlihat sengaja disembunyikan.

Berdasarkan keterangan dari Bp. YPD, barang tersebut merupakan titipan dari seseorang yang direncanakan akan diambil oleh orang lain di wilayah Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan.

Saat ini, barang bukti miras telah diamankan di Pos Tembalang dan akan dibawa ke Kotis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak Bea Cukai guna proses hukum lebih lanjut.

Dansatgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra menyampaikan bahwa operasi sweeping ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan di perbatasan dan mencegah peredaran barang-barang ilegal, termasuk minuman keras.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli untuk mencegah penyelundupan yang dapat merugikan masyarakat serta menjaga ketertiban di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan negara dan menekan peredaran barang-barang ilegal yang masuk ke Indonesia.

(*)