Kapolres Wajo Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Bersama Masyarakat Pitumpanua

WAJO – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025, Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K bersama masyarakat Kecamatan Pitumpanua mengikuti kegiatan panen raya jagung serentak Kuartal II melalui Zoom Meeting di lahan perkebunan Desa Padang Loang, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Kamis (5/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri dan dilaksanakan secara serentak secara nasional. Acara turut terhubung langsung secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Panen raya ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kasi Trantib Aswar Andi Cokeng yang mewakili Camat Pitumpanua, Kompol Nano, pemimpin penyuluh pertanian H. Abd. Halim, Serma Hamzah dari Koramil 1406-10 Pitumpanua, Kepala Desa Padang Loang Mannang, S.E., Asep selaku PPL Desa Padang Loang, personel Polsek Pitumpanua, kelompok tani, serta masyarakat dan para petani setempat.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program prioritas Presiden RI.

“Panen raya ini adalah bukti komitmen dan kontribusi nyata Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kita ingin hadir, tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan ketersediaan pangan bagi rakyat,” tegasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolri Nomor: SPRIN/1207/IV/KEP./2025 tanggal 30 April 2025. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama, serta sambutan dari Kapolres Wajo secara virtual sebelum prosesi panen dimulai.

Kapolres Wajo bersama unsur muspika dan masyarakat kemudian melaksanakan panen jagung sebagai simbol kolaborasi dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Ketahanan pangan adalah pondasi utama kemajuan bangsa. Jika kita bisa swasembada jagung, padi, dan komoditas pertanian lainnya, itu menjadi titik balik menuju kemandirian Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan panen serentak ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk mengelola lahan secara maksimal guna mendukung peningkatan produksi pangan lokal. Selain mendorong kesejahteraan petani, acara ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar lembaga dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian di Kabupaten Wajo.

**Kasi Humas Polres Wajo**/ Vetty Rilla

POLRES WAJO PANEN RAYA JAGUNG SERENTAK DUKUNG SWASEMBADA PANGAN 2025 DI KABUPATEN WAJO

WAJO – Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2025, dilaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, pada Kamis (5/6). Kegiatan ini menjadi simbol semangat kolaborasi antarinstansi dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Acara panen raya ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kapolres Wajo, Dandim 1406 Wajo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wajo, serta sejumlah kelompok tani yang turut menjadi garda terdepan dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

Dalam sambutannya, perwakilan dari pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petani dan dukungan dari TNI-Polri dalam mendampingi dan memotivasi masyarakat tani. “Panen ini bukan sekadar hasil pertanian, tetapi juga wujud nyata kerja sama lintas sektor demi kemandirian pangan nasional,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi panen jagung secara simbolis oleh para tamu undangan bersama kelompok tani, menandai suksesnya musim tanam dan kesiapan daerah dalam menghadapi tantangan kebutuhan pangan ke depan.

Panen Raya Jagung Serentak ini menjadi momentum penting untuk terus mendorong produksi pertanian berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat peran daerah dalam mendukung agenda strategis nasional di sektor pangan.

*Vetty Rilla

Pagi Ini, Kapolda Sulsel Akan Ngobrol Dengan Presiden, Tentang Apa?

Takalar – Sulsel, Pagi ini Kamis (5/6/2025), Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono dijadwalkan akan berdialog dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya serentak kuartal II di desa Bontomanai Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, Sulsel. 

Dialog tersebut berlangsung secara daring yang diikuti seluruh jajaran Polri se- Indonesia.

Prabowo akan menyapa dan melakukan tanya jawab bersama Kapolda Sulsel Polda Jawa Timur, Polda Bengkulu dan Polda NTT dari Polda Kalimantan Barat.

Di Kalbar tepatnya dilahan Lanud Harry Hadisoemantry Kecamatan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang, Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Mentan Amran Sulaiman, Menkopangan dan mendagri serta Ka Bulog akan melakukan panen raya jagung Kuartal II dan meresmikan beberapa proyek untuk mendukung produktivitas Jagung.

Dalam dialog tersebut Kapolda Sulsel akan melaporkan terkait progres penanaman jagung di Sulsel dalam mendukung program ketahanan pangan yang merupakan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam kegiatan ini Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono turut didampingi Pangdam XVI Hasanuddin, Forkopimda Sulsel, Karo SDM Kombes Pol Aris Haryanto, Kabidpropam Kombes Zulham, Kabidhumas Kombes Pol Didik, Dirkrimsus Kombes Pol Dedi, Plt. Kabid TIK AKBP Gani Alamsyah, Kapolres Takalar AKBP Supriadi serta Forkopimda Takalar.

*Putra Daeng

Kapolda Sulsel Hadiri Geladi Bersih Panen Raya Serentak Kuartal II tahun 2025 di Takalar

Takalar, Sulsel_ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan melaksanakan panen raya jagung serentak kuartal II dilahan Lanud Harry Hadisoemantry Kecamatan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat.

Presiden akan didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Mentan Amran Sulaiman.

Panen ini akan dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia Esok, Kamis 5 Juni 2025

Polda Sulawesi Selatan sendiri ikut mengambil bagian dalam panen raya serentak kuartal II kali ini yang dipusatkan di Desa Bontomanai Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Provinsi Sulsel.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono didampingi Karo SDM Kombes Pol Aris Haryanto, Kabidpropam Kombes Zulham, Plt. Kabid TIK AKBP Gani Alamsyah, Kapolres Takalar AKBP Supriadi meninjau langsung lokasi panen sekaligus mengikuti geladi bersih yang digelar secara daring terpusat di Kalimantan Barat, Rabu (4/5/2025)

Dalam kegiatan geladi panen raya kuartal II dijadwalkan Polda Sulsel akan disapa Presiden Prabowo secara daring bersama 3 Polda lainnya diantaranya Polda Jawa Timur, Polda Bengkulu dan Polda NTB.

Insyaa Allah Kami Polda Sulsel besok akan memaparkan kepada Bapak Presiden terkait keberhasilan dan program unggulan yang telah dilaksanakan dalam mendukung program ketahanan pangan asta cita bapak presiden, Ucap Irjen Pol Rusdi saat ditemui di lokasi panen.

“Alhamdulillah dapat kami laporkan, semenjak Polri diberikan tanggungjawab proses penanaman jagung di Sulsel dimana jumlah produksi jagung meningkat drastis ini sesuai Data BPS Sulsel jagung yang dipanen dalam jangka waktu 4 bulan mencapai 1 Juta Ton. Naik 33 Persen dibanding tahun sebelumnya periode bulan yang sama. Tegas Kapolda Sulsel dihadapan Irwasum saat melaksanakan geladi bersih.

Kapolda Sulsel juga melaporkan Total luas lahan yang akan dipanen pada kuartal II yakni 639.05 Ha yang tersebar di 23 Kabupaten/Kota dengan estimasi hasil panen sebesar 3.834,3 Ton. Selain itu untuo mempercepat penyerapan jagung hasil panen petani, juga alan dibanhun pabrik pe golahan milik mitra PT. Charoen Pokhoand ya g bergerak dibidang pakan ternak yang mampu menyerap hingga 50 Ribu Ton jagung perhari. Tutup Kapolda

Sampai berita ini diturunkan pelaksanana geladi bersih panen raya jagung serentak kuartal II se Indonesia masih berlangsung.

*Putra Daeng*

KAPOLRES WAJO LANGSUNG MENERIMA ADUAN PENGURUS AS’ADIYAH

WAJO _ Pengurus Pondok Pesantren As’adiyah mengadu ke Polres Wajo, Sulawesi Selatan, Selasa (3/6/2025).

Pengaduan itu terkait adanya tanah Wakaf As’adiyah berupa sawah diduga dikuasai oknum kelompok warga setempat.

Tanah Wakaf itu berlokasi di Lompopalia, Kelurahan Tangkoli, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo.

sejumlah santri, guru dan petinggi As’adiyah bertemu Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho di ruangannya.

Tampak, mereka dengan serius mengadu sembari menjelaskan kronologi kejadian dihadapan orang nomor satu di Kepolisian Resor Wajo itu.

Pengurus As’adiyah, KH Riyadi Hamda mengungkap tanah tersebut telah diwakafkan sejak 1974 kepada As’adiyah, seluas kurang lebih 22 Hektare.

“Sudah diwakafkan tahun 1974 silam dan kami juga punya sertifikatnya. Di situ, lengkap dengan luas tanah,” ujarnya

Pihaknya menjelaskan, saat ini As’adiyah tak lagi memanfaatkan tanah Wakaf tersebut, sebab telah dikuasai oknum kelompok warga.

“Terakhir kami manfaatkan lahan itu tahun lalu. Sekarang kami dihalangi oknum berkedok preman. Bahkan sempat datang ke lahan dan melakukan pengancaman membawa senjata tajam,” paparnya.

“Tanah itu sangat bernilai bagi kami karena ada hasil sawah yang diterima untuk pembangunan Pondok Pesantren. Rata-rata per hektare As’adiyah terima puluhan juta untuk dana operasional,” tambahnya.

Olehnya itu, ia berharap pihak Kepolisian dapat menyelesaikan persoalan ini.

“Kami tentu berharap Polres Wajo mampu berperan aktif dalam membantu menyelesaikan masalah ini. Sebab ini menyangkut kepentingan banyak orang dan masa depan Pondok Pesantren,” pintanya

Sementara Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho menegaskan pihaknya bakal menindaklanjuti kejadian ini.

“Tentu kami akan tindakanlanjuti. Namun alangkah baiknya semua persoalan diselesaikan secara kekeluargaan karena mengedepankan nilai Restorative Justice,” tandasnya.

*Vetty Rilla*