Bank Indonesia dan Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Nunukan Laksanakan High Level Meeting 

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus hadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) yang dilaksanakan oleh Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Utara dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Nunukan. Rabu (16/4/2025). 

Kegiatan High Level Meeting yang dilaksanakan ruang pertemuan lantai V Kantor Bupati juga dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltara Hasiando Ginsar Manik, Plt. Sekretaris Daerah Kab. Nunukan selaku Ketua Pelaksana Harian Tim Pengendali Inflasi Daerah Kab. Nunukan Ir. Jabbar, Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Kepala OPD terkait serta pimpinan Instansi Vertikal.

Pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi dan menyambut baik dengan dilaksanakannya Rakor High Level Meeting TPID.

“Kegiatan ini guna membuat sinergi dan komitmen kita dalam menjaga tingkat inflasi, sebagai salah satu persyaratan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkesinambungan, dan berkeadilan demi terbangunnya masyarakat Kabupaten Nunukan yang sejahtera,” ungkapnya.

Hermanus juga menyampaikan bahwa pengendalian inflasi menjadi sesuatu yang sangat penting dilakukan, karena inflasi yang tidak terkendali dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat, menghambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pengangguran.

Lebih lanjut, Hermanus juga menyampaikan pentingnya pengendalian inflasi didasarkan pada pertimbangan bahwa inflasi yang tinggi dan tidak stabil memberikan dampak negatif kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Pertama, inflasi yang tinggi akan menyebabkan pendapatan rill masyarakat akan terus turun sehingga standar hidup dari masyarakat turun dan akhirnya menjadikan semua orang, terutama orang miskin bertambah miskin. Kedua, inflasi yang tidak stabil akan menciptakan ketidakpaatian bagi pelaku ekonomi dalam mengambil keputusan,” ujar Hermanus.

Melalui Rapat Koordinasi ini, Hermanus meminta kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah untuk benar-benar bisa memastikan kebutuhan barang dan jasa bagi masyarakat agar tetap tersedia dan terjangkau oleh masyarakat serta benar-benar memastikan bahwa inflasi bisa dikendalikan.

Hermanus juga berharap agar bisa menetapkan kebijakan dan rekomendasi dalam pengendalian inflasi daerah yang membahas isu-isu strategis yang ada di kabupaten Nunukan, menyiapkan program dan kegiatan yang tepat sasaran dalam mendukung pengendalian inflasi daerah.

“Terkait dengan penyampaian data pendukung, saya meminta agar data yang disampaikan berkualitas, akurat, valid, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, karena data sangat penting dan bernilai strategis,” tambahnya.

Hermanus juga berharap, melalui Forum Rakor High Level Meeting TPID ini, dapat membangun kerjasama yang lebih efektif dan optimal, guna memantau serta menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan strategis, serta dapat membenahi infrastruktur yang mendukung perdagangan dan logistik agar nantinya pengendalian inflasi di daerah dapat berlangsung dengan baik.

Selain itu, selaku Ketua Pelaksana Harian Tim Pengendali Inflasi Daerah Kab. Nunukan Ir. Jabbar menyampaikan tahun 2023 belum terdapat inflasi secara khusus untuk daerah Kab. Nunukan, baik yang bersumber publikasi BPS, BI, maupun sumber lainnya.

“Barulah sejak Januari 2024, Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk melihat inflasi atau deflasi di Kalimantan Utara mengalami penambahan satu daerah penilaian, yakni Kabupaten Nunukan. Sehingga daerah yang menjadi lokus penilaian IHK di Kaltara menjadi tiga yakni, Tarakan, Tanjung Selor, dan Nunukan,” Jelasnya.

Sehingga secara formal tidak terdapat penetapan target tingkat inflasi Kabupaten Nunukan dalam RPJMD Kabupaten Nunukan Tahun 2021 – 2026, maupun dalam RKPD Kabupaten Nunukan tahun 2024.

(PROKOMPIM)

Bupati dan Wakil Bupati Nunukan Hadiri Halalbihalal di Kampung Enrekang Desa Binalawan Kec. Sebatik Barat

NUNUKAN – Masih dalam suasana Idul Fitri 1446 H/2025 M, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dan Wakil Bupati Nunukan Hermanus memenuhi undangan Halal bihalal yang digelar oleh Masyarakat Pulau Sebatik, bertempat di Kampung Enrekang Desa Binalawan Kec. Sebatik Barat, pada Rabu (16/04)

Tepat pada pukul 11.30 Wita Bupati H. Irwan dan Wakil Bupati Hermanus beserta rombongan tiba di tempat acara yang disambut dengan persembahan tari Paddupa.

Halal bihalal adalah tradisi di Indonesia yang dilakukan setelah bulan Ramadhan dan Idul Fitri, yang berarti saling memaafkan dan bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar sesama. Tradisi ini biasanya melibatkan pertemuan dan silaturahmi dengan keluarga, kerabat, dan teman untuk saling bermaaf-maafan.

Tidak melewatkan Bulan Syawal yang masih tinggal beberapa hari lagi, Bupati H. Irwan mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri dan Minal Aidin Wal Faidzin kepada tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar yang berkesempatan hadir pada acara tersebut.

“Satu kebanggaan dan kehormatan yang besar bagi saya, hari ini saya bisa hadir dalam acara Halal Bi Halal dan Syukuran bersama tokoh – tokoh Masyarakat di kampung Enrekang, Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, masih dalam suasana bulan Syawal yang dimuliakan, ijinkan saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin,”ucapnya.

H. Irwan juga mengatakan bahwa tradisi Halal Bihalal adalah tradisi asli Nusantara yang harus terus dipelihara dan dipertahankan.

“Tradisi halal bi halal seperti yang kita laksanakan pada hari ini adalah tradisi asli nusantara yang harus terus dipelihara dan dipertahankan sebagai sarana untuk terus mempererat hubungan silaturahmi diantara kita,” ujarnya.

Dalam momen tersebut Bupati mengajak kiranya agar semua menjadikan momen tersebut sebagai titik tolak menuju semangat kerja yang lebih baik, saling menerima, memaafkan, kembali bersatu padu sebagai masyarakat Kabupaten Nunukan yang rukun dan harmonis dan mendukung Pemerintah yang telah diberi amanat, mandat, dan kepercayaan oleh Masyarakat untuk menjalankan agenda – agenda pembangunan yang telah dijanjikan.

“Halal bihalal kali ini memiliki makna yang sangat mendalam karena kita baru saja menyelesaikan seluruh tahapan pilkada tahun 2024. selama proses pilkada, kita tahu bersama pasti terjadi dinamika, persaingan, bahkan mungkin gesekan yang cukup keras, baik gesekan antar calon, maupun gesekan antar para pendukungnya, untuk itu melalui momentum halal bihalal dan syukuran ini, saya berharap semua perdebatan dan persaingan politik yang pernah ada selama ini bisa kita sudahi dan kita akhiri bersama-sama, selanjutnya mari kita saling menerima, memaafkan, dan kita kembali bersatu padu sebagai Masyarakat Kabupaten Nunukan yang rukun dan harmonis.

” Mari kita dukung Pemerintah yang telah diberi amanat, mandat, dan kepercayaan oleh masyarakat untuk menjalankan agenda – agenda pembangunan yang telah dijanjikan,”ujarnya

Bupati H. Irwan juga akan memberikan beberapa bantuan kepada masyarakat setempat sebagai wujud perhatian.

“Bantuan-bantuan ini adalah sebagian perwujudan fokus perhatian kami untuk membantu masyarakat membangun Desa dan menumbuhkan semangat baru yang sudah kami pikirkan jauh sebelum dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Nunukan,”jelasnya.

Menutup sambutannya Bupati H. Irwan berpesan kepada penerima bantuan agar bantuan yang nantinya diterima dapat dirawat dengan baik sehingga dapat bermanfaat dengan maksimal.

“Kembali saya mengajak segenap Masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kecamatan Sebatik Barat ini untuk bersama sama bahu membahu dengan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan kesejahteraan. saya berpesan bantuan yang telah kami upayakan tersebut dapat digunakan sebaik baiknya, dirawat dengan baik sehingga akan bermanfaat dengan maksimal,” tutupnya

Beberapa bantuan yang diterima, diantaranya : bantuan Dana Hibah kepada 7 Masjid yang ada di wilayah kecamatan sebatik barat, yaitu : Masjid Nurul Fajar RT 3 jalan Batu Lima Desa Setabu, Masjid Darul Iman RT 4 Desa Setabu, Masjid Al Jannah Kebakil RT 9 Desa Setabu, Masjid Al Mutaqim RT 5 Desa Binalawan, Masjid Nurul Huda RT 6 Desa Binalawan, Masjid Nurul Hasanah RT 9 Desa Binalawan.

Bantuan di bidang pertanian, diantaranya adalah : Combine Harvester 1 unit, Hand Tractor 3 unit, Perontok Padi 2 unit, serta Mesin Alkon 3 unit.

Bantuan sarana dan prasarana di bidang Perikanan dan Kelautan, tepatnya kepada kelompok pembudidaya rumput laut, yaitu : kepada kelompok Bais Desa Setabu, Kelompok Maju Taka Desa Setabu, kelompok Maju Bersama Desa Setabu, dan kelompok Mekar Desa Setabu.

(PROKOMPIM)

Patuhi Surat Edaran Bupati, OPD dilingkungan Kantor Bupati Nunukan Selenggarakan Apel Pagi 

NUNUKAN – Berdasarkan Surat Edaran Bupati Nunukan nomor 03/000.8/Setda-Org/IV/2025 tertanggal 14 April 2025 perihal Pelaksanaan Peraturan Bupati Nunukan Nomor 39 Tahun 2024 dan Perubahan Peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2024 Tentang Hari Kerja dan Jam Kerja, Apel, Memperdengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan Pembacaan Pancasila di Lingkungan Pemerintah Daerah, Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Kantor Bupati Nunukan yang terdiri atas Sekretariat Daerah Kab. Nunukan, Bapenda, dan Diskominfo Statistik dan Persandian menyelenggarakan Apel Pagi di halaman Kantor Bupati Nunukan, Rabu 16 Maret 2025. 

Apel dilingkungan Kantor Bupati Nunukan ini diikuti oleh Pejabat Eselon 2, 3, 4, pejabat fungsional, staf pelaksana, staf PPPK dan honorer di lingkungan Kantor Bupati Nunukan.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Ir Jabbar M Si yang memimpin apel pagi menyampaikan arti penting dari apel pagi

” Dengan apel pagi kita mengecek kekuatan personil yang akan bekerja pada hari itu, bahkan dahulu dilaksanakan juga apel sore sebelum pulang kerja”, ujar Ir Jabbar membuka arahannya.

Selanjutnya, selain mengukur kekuatan personil, menurut Jabbar dengan dilaksanakannya apel maka bisa menjadi ajang silaturahmi diantara rekan kerja sebelum melaksanakan tugas.

Lanjut Ir Jabbar menyampaikan kebijakan ini tidak menutup kemungkinan untuk mendapat kritikan.

” Mungkin yng dilaksanakan ini akan mendapat kritikan, tidak apa apa kita jangan alergi dengan kritikan kalau semua itu untuk kebaikan”, tambahnya.

Ir Jabbar berharap dengan kembali dilaksanakannya apel pagi ini bisa semakin menambah semangat dalam bekerja, terlebih saat ini Kabupaten Nunukan dipimpin pemimpin baru dengan semangat energi baru menuju perubahan.

(PROKOMPIM)

Wakil Bupati Nunukan melakukan kunjungan kerja dalam rangka peninjauan Rumah Sakit Pratama Sebuku

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus melakukan kunjungan kerja dalam rangka peninjauan Rumah Sakit Pratama Sebuku Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Selasa (15/04).

Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Camat Sebuku, Tulin Onsoi, Sembakung, Sembakung Atulai, Lumbis, Lumbis Ogong, Lumbis Hulu dan Lumbis Pansiangan serta para anggota DPRD Nunukan.

Wabup Hermanus pada kunjungan ini bertujuan untuk memperjuangkan masyarakat di delapan kecamatan tersebut yang selama ini menghadapi permasalahan pelayanan kesehatan yang tidak memadai termasuk kurangnya tenaga kesehatan seperti dokter spesialis anak, kandungan, bedah, penyakit dalam, serta anestesi dan radiologi.

Adapun solusi pemecahan masalah sementara atas permasalahan dan kendala pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Sebuku, Tulin Onsoi, Sembakung, Sembakung Atulai, Lumbis, Lumbis Ogong, Lumbis Hulu, dan Lumbis Pansiangan disampaikan oleh Hermanus sebagai berikut :

a) Melakukan upaya segera untuk melakukan proses dokumen perizinan dan persyaratan peningkatan status rumah sakit Pratama Sebuku menjadi rumah sakit kelas D yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, dan dokter spesialis anestesi.

b) Diperlukan dukungan distribusi alokasi anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan melalui intervensi APBD Kabupaten Nunukan tahun anggaran 2025 ini melalui BPKAD Kabupaten Nunukan terkait alokasi anggaran gaji kontrak dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, dan dokter spesialis anestesi, maupun kebutuhan penganggaran lainnya yang berkaitan dengan dukungan peningkatan status rumah sakit Pratama Sebuku dan fasilitas penunjang lainnya menjadi rumah sakit kelas pada tahun 2025 ini.

“Jika status RS Pratama Sebuku dinaikkan menjadi rumah sakit kelas D, maka pelayanan kesehatan dasar seperti spesialis penyakit dalam, bedah, kandungan, anak, hingga anestesi bisa tersedia langsung di daerah. Ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan di wilayah 3T,” tegas Wakil Bupati.

Hermanus berharap, dengan dukungan dari berbagai pihak peningkatan status RS Pratama Sebuku segera terealisasi agar masyarakat perbatasan tidak lagi tertinggal dalam mengakses layanan kesehatan yang layak dan memadai.

Selanjutnya Wabup melakukan peninjauan lokasi lahan pemukiman baru warga Desa Apas yang terdampak banjir dan meninjau jalanan rusak (belum di aspal) di Desa Harapan menuju Desa Tetaban.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri Hadiri acara malam ramah tamah bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri acara malam ramah tamah bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur . Tampak juga turut hadir Forkopimda Kabupaten Nunukan dan pimpinan instansi vertikal serta pimpinam BUMD Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini dilaksanakan di New Lenfin Cafe, Selasa (15/04/25).

Di awal sambutannya Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Kantor Wilayah Dirjen Imigrasi Kalimantan Timur Syahrioma Delavino di kabupaten Nunukan.

” Sungguh satu kehormatan dan kebanggaan yang besar bagi kami bisa menerima kunjungan ini. Mudah – mudahan kunjungan ini menjadi awal yang baik bagi kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Dirjen Imigrasi Kalimantan Timur di masa – masa mendatang”, tutur Bupati Nunukan.

Lanjut dikatakanya hubungan dan sinergi yang baik diantara stakeholder di pemerintahan merupakan modal yang sangat berharga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

“Saya berharap dengan pertemuan ini, kita bisa saling kenal, memberikan masukan dan saran demi kemajuan bersama.” Ungkap H. Irwan.

Menurut Bupati H. Irwan, diantara kantor imigrasi yang berada di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Kantor Imigrasi Nunukan mungkin menjadi kantor yang paling sibuk dan paling dinamis. Hal ini dikarenakan jumlah masyarakat yang mengurus pembuatan paspor dan dokumen keimigrasian lain relatif banyak, pelayanan keimigrasian seperti pembuatan ijin tinggal, pengawasan tenaga kerja asing dan yang lain juga lebih tinggi dibandingkan dengan kantor imigrasi di daerah yang lain.

Tingginya aktivitas layanan keimigrasian tersebut, menurut Bupati disebabkan oleh posisi kabupaten Nunukan yang berada langsung di perbatasan negara Malaysia, terlebih Nunukan juga merupakan salah satu pintu keluar masuk menuju Malaysia.

Pada satu sisi, tingginya aktivitas pelayanan keimigrasian tersebut telah menimbulkan dampak meningkatnya aktivitas ekonomi di masyarakat, namun pada sisi yang lain juga ada kerawanan atas pelanggaran aturan – aturan keimigrasian termasuk juga pelanggaran lainnya seperti perdagangan manusia, penyelundupan narkoba, hingga ancaman terhadap kedaulatan negara.

“Kita bersyukur, berkat kerja keras dari seluruh jajaran kantor Imigrasi Nunukan, yang bekerjasama dengan seluruh stakeholder terkait dan support seluruh masyarakat, sampai saat ini semua kerawanan tersebut masih mampu diminimalisir”, tambahnya.

Lanjut dikatakan kunjungan Kepala Kantor Wilayah Dirjen Imigrasi Kalimantan Timur akan makin menambah semangat dari seluruh jajaran kantor Imigrasi Nunukan untuk terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, sesuai dengan motto – Melayani dengan Tulus dalam Menjaga Pintu Gerbang Bangsa Indonesia”, Ungkapanya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Syahrioma Delavino pada kesempatan sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Nunukan memiliki posisi yang sangat penting sebagai gerbang perbatasan negara, oleh karena itu sinergi antara Imigrasi dan seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah daerah, aparat keamanan, maupun instansi vertikal menjadi kunci dalam menjaga kedaulatan, keamanan dan pelayanan publik yang optimal.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang selama ini telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Forkopimda, khususnya dalam mendukung kinerja dan penguatan peran kantor imigrasi Nunukan, termasuk dalam berbagai inovasi pelayanan keimigrasian hingga pengawasan orang asing.

Harapan kami semoga ke depan sinergi ini terus terjalin dengan baik, dan kunjungan kami hari ini dapat membawa semangat baru dalam memperkuat tata kelola pemikiran yang humanis profesional dan berintegritas”, ungkapnya.

(PROKOMPIM)