Cek Ruang Tahanan, Wakapolres Wajo Tekankan Jaga Kebersihan dan Kesehatan

WAJO – Untuk memastikan ruang tahanan dalam keadaan aman, Wakapolres Wajo Kompol Hardjoko didampingi Kasat Tahti Ipda Annas, dan anggota Propam, melakukan pengecekan ruang tahanan di Mapolres Wajo, Senin (05/05/2025).

Wakapolres Wajo Kompol Hardjoko, mengatakan bahwa pengecekan ruang tahanan tersebut juga rutin dilakukan secara kontinyu untuk memastikan agar petugas selalu waspada terhadap semua kemungkinan.

“Pengecekan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan motivasi kepada tahanan agar tidak berpikiran yang aneh-anah tetap jalani proses hukum dengan rasa ikhlas dan penyesalan, Karna semua akan ada hikmahnya,” ungkap Kompol Hardjoko.

Dalam kegiatan tersebut, Kasi Propam berserta anggotanya dan piket jaga melakukan penggeledahan terhadap tahanan dan disegala sisi ruang tahanan hingga jumlah tahanan.

“Setelah kita cek tadi, kebersihan, barang bawaan dan juga jumlah tahanan dalam kondisi tahanan. Tapi pengecekan mendadak akan terus dilakukan,” jelasnya.

Selain itu petugas di wajibkan untuk selalu kontrol dan cek menyangkut kesehatan maupun kebutuhan untuk kelancaran proses penyidikan.

“Kalau ada yang sakit segera kita obati. Pemeriksaan kesehatan juga rutin dilaksanakan oleh Dokkes Polres Wajo,” lanjut Kasi Propam.

Kepada petugas jaga tahanan, Kasi Propam tidak lupa mengingatkan agar selalu siaga dan meningkatkan kewaspadaanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dalam pelaksanaannya dilakukan secara rutin setiap jam dan secara detail setiap hari meliputi pengawasan terhadap benda-benda membahayakan, untuk jam besuk online juga agar di atur jangan sampai lengah,” pesan Kompol Hardjoko.

Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan barang atau benda berbahaya dalam ruangan tahanan. Adapun jumlah Tahanan 40 Orang dengan rincian 38 Orang di Rutan Mapolres Wajo dan 2 Orang di Polsek Tempe. Semua dalam keadaan lengkap dan kondisi sehat kondusif.

(Humas Polres Wajo /Vetty Rilla)

Patroli Blue light Di Wilkum Polsek Urban Pitumpanua Guna Ciptakan Sitkamtibmas Yang Kondusif

WAJO – Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada malam hari, anggota Polsek Urban Pitumpanua, personel piket Aiptu Medi bersama Aipda Andi Pajollo melaksanakan patroli malam dalam bentuk Blue Light Patrol pada Minggu (04/5/2025) malam.

Patroli ini dilakukan dengan menyisir sejumlah titik rawan guna mengantisipasi Gangguan Kamtibmas dan kriminalitas di malam hari di Wilayah Hukum Polsek Pitumpanua.

Kapolsek Urban Pitumpanua, Kompol Nano, SH. menyampaikan bahwa kegiatan dalam bentuk Blue Light Patrol, menyisir ke tempat tempat rawan Kamtibmas, tempat masyarakat berkumpul/keramaian , objek vital, Pertamina dan memberikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat untuk selalu menjaga situasi Kamtibmas, dan bagi pengguna kendaraan bermotor untuk tidak menggunakan knalpot racing/brown.

“Kami terus meningkatkan patroli malam, terutama di lokasi-lokasi yang dianggap rawan, guna memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera melaporkan jika menemukan hal mencurigakan. Masyarakat diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan bersama aparat kepolisian.

“Patroli ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga, terutama di malam hari, ” Imbuh Kapolsek Nano.

(Humas Polres Wajo/Vetty Rilla)

 

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri Melepas 111 Calon Jamaah Haji kloter 07 Kabupaten Nunukan  Bupati H. Irwan Sabri : Selama kepemimpinannya saya, Pembiayaan pemberangkatan dan kepulangan dari Embarkasi Balikpapan ditanggung oleh Pemkab Nunukan 

NUNUKAN – Bupati Nunukan H Irwan melepas 111 Jamaah Haji kloter 7 Kabupaten Nunukan yang di laksanakan di Gedung Serbaguna Lantai Lima Kantor Bupati Nunukan, Senin 5 Mei 2025.

Di depan seluruh calon jamaah haji, Bupati H. Irwan menyampaikan kepada para jamaah untuk benar-benar memanfaatkan hari harinya hanya untuk beribadah, menurutnya tidak semua orang berkesempatan untuk melaksanakan ibadah haji, meskipun mempunyai uang banyak kalau tidak ada panggilan dari Allah SWT.

“Jadi saya minta agar kita mantapkan hati dan berangkat hanya untuk beribadah semaksimal mungkin, ibadah haji ini merupakan ibadah yang di pilih oleh Allah, tidak semua bisa berangkat.” Ungkapnya.

Bupati H. Irwan juga meminta kepada petugas haji agar melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya, dan seluruh jamaah kalau sudah berangkat nantinya untuk saling menjaga satu sama yang lainnya, dan menitipkan kepada jamaah yang masih muda untuk memperhatikan jamaah yang sudah lanjut usia.

“ini banyak saya lihat juga jamaah yang muda, minta tolong dilihat lihat jamaah yang sudah tua ya, saling bantu, semoga menjadi haji yang mabrur,” pintanya.

Lebih jauh, Bupati H. Irwan memerintahkan kepada Asisten Pemerintahan dan Kesra Abdul Munir untuk menganggarkan lanjutan pembiayaan pemberangkatan dan kepulangan jamaah haji dari Embarkasi Balikpapan selama kepemimpinannya.

“Pak Asisten, selama Pemerintahan saya, anggarkan pembiayaan pemberangkatan dan kepulangan Jamaah Haji Emberkasi dari Balikpapan, meskipun lagi efisiensi,” Tegasnya.

Adapun rincian calon jamaah haji Kabupaten Nunukan Tahun 1446 H / 2025 M dengan jumlah 111 orang antara lain, Laki laki sebanyak 36 orang termasuk PPIH, Perempuan sebanyak 75 orang termasuk TKHI 1 orang. Lokasi pemberangkatan terbagi 2 lokasi yaitu Pelabuhan PLBN Liem Hie Jhung Nunukan menuju Tarakan sebanyak 55 orang, dan PLBN Sebatik menuju Tarakan sebanyak 46 orang dengan pembiayaan pemberangkatan dan kepulangan jamaah haji ke Embarkasi Balikpapan (Pergi – Pulang) ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Pemerintah Kabupaten Nunukan sendiri sudah melakukan pembiayaan pemberangkatan dan kepulangan menuju menuju dan dari Embarkasi Balikpapan ini selama 2 tahun berturut turut dan kebijakan tersebut tetap akan dilaksanakan tahun ini.

(PROKOMPIM)

Cara Wabup Hermanus Menghargai Para Leluhur

NUNUKAN – Melupakan leluhur sama halnya dengan menjadi sungai tanpa hulu. Kata – kata bijak inilah yang mungkin menjadi pegangan daan falsafah hidup dari Wakil Bupati Nunukan Hermanus. 

Maka tidak heran, jika ada kesempatan mengunjungi daerah di wilayah Sebuku, Sembakung dan Lumbis, Hermanus selalu meluangkan waktu untuk melakukan ziarah kubur.

Itu pula yang dilakukan ketika Hermanus berkunjung di perusahaan Mandiri Group, Sembakung, Minggu (4/5).

Sebelum melalukan pertemuan dengan anggota Kerukunan Komunitas Karyawan Lokal Desa Payan K3LDP, Hermanus menyempatkan waktu sejenak menziarahi kuburan tua yang ada di lokasi itu.

Hermanus terlihat begitu kusyuk melakukan ritual ziarah sesuai dengan tradisi Suku Agabag yang diyakininya. Dengan hati – hati, Hermanus mengeluarkan buah pinang, beberapa lembar daun sirih, serta kapurnya dari dalam tas. Selanjutnya, buah pinang yang masih segar itu dibelah menjadi 3 bagian, dan diletakkan di dekat daun sirih yang sudah dioles dengan kapur berwarna putih.

Hermanus juga meletakkan satu botol susu kemasan, beberapa batang rokok, serta uang di atas daun sirih tersebut.

Sebagai penutup, Hermanus yang didampingi oleh Ketua TBBR Kalimantan Utara Muriono menaburkan beras kuning sambil mamanjatkan doa bagi para leluhur.

Sebagai orang Kalimantan, Hermanus percaya bahwa setiap daerah pasti ada leluhur yang telah merintis dan membangun daerah tersebut.

Leluhur yang telah berjasa tersebut harus dihormati dan didoakan. “Jangan sampai kita lupa dengan mereka. Kalau kita mau menghormati dan mendoakan para leluhur, maka anak cucu kita juga akan mengingat kita ketika sudah meninggal,” kata Hermanus.

Dari kebiasaan baik ini, kita jadi ingat kata kata Bung Karno, Bapak Proklamator Indonesia yang begitu terkenal : Jas Merah, Jangan Sekali – kali Melupakan Sejarah (para leluhur).

(PROKOMPIM)

Duduk Melantai, Wabup Hermanus Bantu Ibu – Ibu Memasak

NUNUKAN – Duduk lesehan di lantai kayu tanpa alas, ditemani segelas kopi hitam dan sebungkus rokok, Wakil Bupati Nunukan Hermanus terlihat berbincang santai dengan puluhan karyawan Mandiri Group, Sembakung, Minggu (4/5).

Puluhan karyawan itu tergabung dalam Kerukunan Komunitas Karyawan Lokal Desa Payang (K3LDP) Mereka berencana melakukan pemilihan ketua dan jajaran pengurus pada Senin, 5 Mei 2025.

Tidak terlihat suasana kaku dan formil dalam pertemuan itu. Sesekali mereka tertawa lepas, namun tidak jarang mereka juga terlihat begitu serius. Hermanus tampak selalu menyimak setiap usulan dan masukan yang disampaikan dengan bahasa daerah.

Selaku Pemerintah, Hermanus hanya ingin keberadaan komunitas karyawan bisa memberikan kontribusi terhadap perbaikan nasib para anggotanya. Namun disisi yang lain, komunitas karyawan juga diharapkan mampu bersinergi secara baik dengan pihak perusahaan.

Meskipun sudah menjadi orang nomor dua di Pemerintah Kabupaten Nunukan, sikap dan pembawaan Hermanus memang tidak pernah berubah. Tetap ramah, rendah hati, dan sama seperi kebanyakan masyarakat biasa.

Saat menyapa ibu ibu yang tengah sibuk memasak di dapur, Hermanus tanpa ragu langsung ikut nimbrung. Sambil berjongkok, Hermanus bahkan ikut memasukkan kayu bakar ke dalam tungku pemasak. “Masak dulu bantu ibu ibu, soalnya mereka sudah capek menyiapkan makanan buat kita,” kata Hermanus.

Bagi yang sudah lama mengenal Hermanus, mereka mengaku tidak kaget dengan gaya dan kebiasaan mantan anggota DPRD Kabupaten Nunukan itu.

“Dari dulu memang begitu beliau, tidak terlalu suka dilayani. Bahkan kalo sedang berkumpul dengan teman – teman di kampung beliau ikut keluar masuk hutan berburu sama – sama,” kata Abet, yang mengaku cukup lama mengenal Hermanus.

Tiap pemimpin memang punya gaya dan ciri khasnya masing masing. Namun bagi masyarakat, bukan soal gaya dan seberapa sering seorang pemimpin itu turun ke bawah, tetapi yang penting adalah seberapa besar keberpihakan seorang pemimpin kepada masyarakatnya.

(PROKOMPIM)