Wakapolres Wajo Hadiri Undangan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Karang Taruna 2025-2030

WAJO – Wakili Kapolres Wajo, Wakapolres Wajo Kompol Hardjoko, S.H. M.H hadiri pelantikan karang taruna Kabupaten Wajo Periode 2025-2030 di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Sabtu (10/05/2025).

Pelantikan karang taruna Kabupaten Wajo dengan Tema Pemuda berkarya, Desa Berdaya : Menguatkan Solidaritas, mewujudkan kesejahteraan sosial menuju Wajo merdeka dan pimpin langsung oleh Ketua Karang Taruna Sulawesi Selatan, Harmansyah, hingga pengukuhan dilakukan oleh Bupati Wajo, Andi Rosman, yang memberikan dukungan penuh terhadap gerakan kepemudaan yang berorientasi pada solusi sosial.

Acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Wajo Masa Bakti 2025-2030 dihadiri oleh Bupati Wajo H. A. Rosman,S.Sos.,MM, Wakil Ketua DPRD Prov.Sulsel Supriadi Arif,S.pd, Waka Polres Wajo Kompol Hardjoko,S.H.M.H. Kasdim Mayor inf.Ashar, para anggota DPRD Kabupaten Wajo, para Camat Se.Kab.Wajo, para Kades dan sekdes Se.Kab.Wajo, Ketua Karang Taruna Periode 2025-2030 Amran, S.Sos.,M.Si, para Pengurus Karang Taruna Periode 2025-2030 dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolres Wajo Kompol Hardjoko, menyampaikan Setelah acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Karang Taruna dilanjutkan dengan sambutan oleh Bupati Wajo dan Ketua Karang Taruna Sulawesi Selatan dan diakhiri oleh Sambutan Ketua Karang Taruna Kab. Wajo terpilih Amran yang anggota DPRD Kabupaten Wajo,” katanya..

Lebih lanjut, Kompol Hardjoko menerangkan kegiatan berikutnya yaitu dialog dan foto bersama Forkominda dengan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Wajo Masa Bakti 2025-2030, “Alhamdulillah selama kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib situasi kondusif,” tutupnya.

(Humas Polres Wajo/*Vetty Rilla )

Monitoring Pembangunan, Wabup Hermanus Kunjungi Rumah Sakit Pratama Sebatik

NUNUKAN – Hari kedua monitoring pembangunan, Wabup Hermanus mengunjungi Rumah Sakit Pratama Sebatik (RSPS), Jumat (8/5/2025).

Sambil berkeliling ruangan demi ruangan, Plt. Direktur RSPS Abdul Rahim, SKM., MPH kepada Wabup dan tim monev menjelaskan kondisi RSPS. Tak luput setiap sisi bangunan dijelaskannya, sembari menyampaikan kekurangan yang masih butuh sentuhan dari pemerintah daerah.

Terlihat Wabup Hermanus pun menyimak semua penyampaian tersebut, sembari meminta kepada Plt. Direktur untuk tetap semangat, bekerja dan berdoa, serta menyalami tenaga medis yang berdiri menunggunya di masing-masing ruangan.

” Kita ini pelayan masyarakat, meskipun masih terbatas kita tidak boleh putus asa, karena memang, menjadi perintis itu tidak mudah, ada kekurangan sana sisi, itu biasa,
tetap kita semangat, ini sudah mendingan ketimbang dulu, masih jalan kaki, sekarang teknologi sudah berkembang,” ungkapnya menyemangati.

Lebih jauh, Wabup Hermanus memuji teknologi oksigen yang ada di RSP Sebatik, menurutnya sudah sangat jauh berkembang karena tidak lagi menggunakan tabung oksigen tetapi sudah menggunakan oksigen sentral.

” Jadi alat kesehatan kita sudah lumayan ya, tadi saya lihat ada perubahan juga, kalau dulu pakai tabung oksigen sekarang sudah pakai oksigen sentral, jadi kedepan selalu ada inovasi inovasi kesehatan yang muncul sesuai dengan peradaban jaman,” ucapnya lebih lanjut.

Karena berbasis pelayanan, Wabup Hermanus berharap agar kegiatan yang dilakukan berorientasi pelayanan kepada masyarakat yang tidak mampu dengan baik. Hermanus mengatakan harus ada intervensi pemerintah sesuai amanat undang undang menjamin kesehatan masyarakat.

Pada kesempatan ini Wabup Hermanus juga mendorong RSP Sebatik bisa naik menjadi tipe D.

” Walaupun masih banyak keluhan dan kekurangan, jadi begini, untuk tahun ini lihat yang mana paling prioritas, itu dulu diupayakan, begitu pun tahun tahun berikutnya, yang jelas perbanyak komunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan,” jelasnya kepada Plt. Direktur RSPS.

Dikatakannya juga, Pemerintah daerah terus mendukung alokasi anggaran kesehatan 10 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sesuai yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009.

Sebelumnya, Wabup Hermanus juga meninjau normalisasi/restorasi sungai RT 01 sampai RT. 04 Bukit Harapan, Lanjutan Normalisasi kawasan banjir Desa Aji Kuning, pemberian fasilitas bagi pelaku usaha perikanan skala mikro di Desa Pancang dan Desa Tanjung Aru, dan pekerjaan rekonstruksi jalan RA. Kartini Bukit Aru Indah Kecamatan Sebatik Timur.

(PROKOMPIM)

Dibuka oleh Wakil Bupati Nunukan, Ratusan Bidan Mengikuti Muscab ke III IBI Kabupaten Nunukan Tahun 2025

NUNUKAN – Matahari pagi baru saja bangun dari peraduannya ke tempat yang lebih tinggi, embun pagi masih tampak enggan beranjak dari punggung daun dan rerumputan, langit juga masih menyisakan semburat gelapnya, namun demikian ratusan bidan tampak sudah hampir memenuhi aula itu, hari ini Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Nunukan memang sedang beracara di ruang pertemuan serbaguna lt.V Kantor Bupati Nunukan, Sabtu (10/05/2025).

Acara Musyawarah Cabang ke III Ikatan Bidan Indonesia kabupaten Nunukan tahun 2025 ini dihadiri oleh bidan – bidan profesional dari berbagai pusat pelayanan kesehatan baik rumah sakit ataupun puskesmas dan pusat layanan kesehatan lainnya di Kabupaten Nunukan.

Dengan mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti”,

sejumlah empat ratus lebih bidan yang tersebar di berbagai kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Nunukan menghadiri kegiatan yang digelar IBI ini berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat terutama kepada para kaum perempuan dan para calon ibu.

Saat ini kepengurusan Cabang IBI kabupaten Nunukan diketuai oleh Ulyana, A Md Keb yang bekerja sebagai ASN di Dinas kesehatan Kab Nunukan. Kegiatan Muscab IBI kabupaten Nunukan dibuka oleh Wakil Bupati Nunukan Hermanus S Sos.

Dalam kesempatan sambutannya, Hermanus menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota pengurus IBI periode sebelumnya atas dedikasi, kerjasama, sinergi dan kolaborasi serta pengabdian kepada masyarakat meskipun sempat melalui masa pandemi Covid-19, tetapi tidak mengurangi pelayan para bidan-bidan untuk melayani masyarakat di kabupaten Nunukan.

Ungkapan terima kasih serta ucapan selamat juga tak lupa disampaikan Wabup Hermanus untuk bermusyawarah yang dilakukan dengan harapan muscab kali ini dapat menghasilkan kepengurusan baru dan dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dan amanah sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat kabupaten Nunukan.

Wabup Hermanus juga berharap dan berpesan agar ada sinergi dan kolaborasi antara dinkes dan para bidan untuk memberikan pendidikan, pengetahuan dan pengarahan kepada masyarakat terutama kepada para renaja-remaja yang rentan dengan pernikahan dini dan pegaulan bebas untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi.

” Meskipun jumlah bidan tidak sebanding dengan rasio luas wilayah Kabupaten Nunukan, tetapi saya tetap berharap agar bidan-bidan yang ada di Kabupaten Nunukan tetap memberikan pelayanan yang berkualitas sehat dan prima untuk mewujudkan Indonesia sehat”, tambahnya.

IBI Cabang Nunukan patut berbangga karena salah satu bidan dari kecamatan Lumbis Hulu yaitu Pustu Tau Lumbis yang bernama Margaret mendapat penghargaan yang diberikan langsung oleh Ibu Wakil Presiden Republik Indonesia Selvi Ananda pada acara peringatan Hari Kartini dan Hari Gerak Nasional PKK di Medan tahun 2023 yang lalu.

Pada kesempatan ini tampak turut hadir juga dalam acara tersebut Ketua PDBI Kaltara Rahmi Padillah S ST M Keb, Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan Hj Andi Anisa Muthia Irwan Sabri, Kadis Kesehatan Kabupaten Nunukan, perwakilan wanita dari ibu-ibu Bhayangkari, ibu-ibu Persit Kartika Candrakirana, Camat Nunukan, dan perwakilan dari Kemenag kab Nunukan.

(PROKOMPIM)

808 Tenaga Honorer Lingkup Pemerintah Kabupaten Nunukan Ikut Tes P3K Tahap Dua

NUNUKAN – Tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II di Kabupaten Nunukan berlangsung hari ini, Sabtu (10/5/2025). 

Tes ini akan diikuti oleh 808 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, dari tanggal 10 hingga 15 Mei 2025 yang dilaksanakan di ruang laboratorium komputer BKPSDM Kabupaten Nunukan.

Untuk formasi sendiri, Tes ini masih memiliki sekitar 313 formasi yang kosong setelah tes PPPK tahap I, seperti formasi Teknis, Tenaga Kesehatan, dan Guru.

Bupati Nunukan yang diwakili oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Ir. Jabbar pada saat tiba di lokasi tes langsung menyambangi para peserta yang sudah berada dilokasi sejak pagi hari.

Ir. Jabbar juga menyempatkan diri untuk melihat alur yang akan dilewati seluruh peserta tes sebelum memasuki ruang tes.

Dengan memperlihatkan senyumnya yang khas Ir. Jabbar memberikan semangat kepada seluruh peserta yang mengikuti tes sesi pertama pada pukul 08.00 Wita dengan kapasitas Komputer sebanyak 50 unit.

Sebelum tes dimulai Ir. Jabbar menyampaikan pesan Bupati H. Irwan Sabri, beliau menyampaikan ucapan selamat mengikuti tes jangan lupa berdoa

“Pertama-tama saya ingin ucapkan selamat kepada para peserta dan semangat untuk mengerjakan soal-soal tes kompetensi PPPK. jangan lupa berdo’a agar diberikan kemudahan dalam menjawab soal dengan kemampuan diri sendiri,”ucapnya.

Ir. Jabbar juga menyampaikan jangan mudah mempercayai isu – isu di luar terkait dengan bantuan kelulusan, percaya dengan kemampuan diri sendiri.

“Jangan mempercayai jika ada pihak yang mengatakan dapat memberikan kelulusan. hasil yang diperoleh adalah merupakan hasil jerih payah sendiri untuk menjadi seorang ASN. semoga semua peserta test kompetensi PPPK yang ada diruangan ini dapat lulus semua, amiin,” ujarnya.

Dalam sambutannya juga dikatakan bahwa PPPK merupakan salah satu unsur sumber daya manusia aparatur negara yang mempunyai peranan dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Daerah.

Sosok PPPK, diwujudkan dengan sikap perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Transparansi dan akurasi dalam pelaksanaan seleksi PPPK tahap II dikatakan bahwa semua prosesnya menggunakan CAT (Computer Assisted Test).

“Kita tetap menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), yang dirancang untuk memastikan transparansi dan akurasi dalam penilaian. para peserta wajib memahami materi ujian. siapa pun tidak bisa intervensi seleksi ini, meskipun kepala Daerah. sebab pelaksanaan seleksi berjalan transparan dan akuntabel,”jelasnya.

Lanjut dikatakan hal Ini juga merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam menjaring sumber daya manusia yang berkualitas.

“Seleksi kompetensi tahap dua ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk menjaring sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah,”lanjutnya

Harapannya semoga seluruh peserta seleksi memiliki niat yang Ikhlas, semangat juang pantang menyerah.

“Saya berharap para peserta seleksi hendaknya memiliki niat ikhlas, semangat juang pantang menyerah dan bertekad menjadi terbaik. yang nantinya akan bergabung menjadi bagian pelayan masyarakat di pemerintah Kabupaten Nunukan,” ujar Ir Jabbar di akhir sambutannya.

(PROKOMPIM)

Antisipasi Gangguan Keamanan, Satgas Polsek Urban Pitumpanua Perketat Pengawasan di Pelabuhan Ferry Bangsalae Siwa

WAJO – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Satgas Polsek Urban Pitumpanua Polres Wajo melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat 09 Mei 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan Satgas Polsek Urban Pitumpanua terdiri dari anggota Sat Samapta melaksanakan pengamanan terbuka dan melaporkan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcar lantas serta giat keberangkatan kapal di Pos – Pos Pengawasan KRYD yaitu Pos Pengawasan Pelabuhan Ferry dengan data keberangkatan sebagai berikut: Keberangkatan Kapal Ferry pada Jumat 09 Mei 2025 tujuan Tobaku Kabupaten Kolaka Utara Sultra.

Adapun muatan kapal tersebut sebagai berikut : KMP NEW ROSE berangkat jam 14.30 Wita dengan Penumpang.: 115 orang, KendaraanRoda 10 : 3 Unit, Roda 6 : 9 unit, Roda 4 : 19 unit dan Roda 2.: 28 unit dengan Penumpang dari Tobaku ke Siwa : 61 orang sedangkan dari Siwa ke Tobaku : 62 orang.

Kapolsek Urban Pitumpanua Kompol Nano, SH, menegaskan bahwa kegiatan KRYD ini merupakan bentuk kegiatan Yustisi terhadap penumpang, baik yang berangkat maupun yang datang melalui Pelabuhan Ferry Bangsalae Siwa

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif yang konsisten kami lakukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di kawasan strategis seperti Pelabuhan Ferry Bangsalae Siwa. Kami mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Nano.

(Humas Polres Wajo/*Vetty Rilla)