DPD PIKI Kaltara Gelar KKR, Perkuat Fondasi Kerukunan Antar Umat Beragama

TANJUNG SELOR – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dengan tema “Demi Kasih dan Kebenaran” di Ruang Serbaguna Lantai 1 Gedung Gadis, Kamis (23/1) malam.

Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh masyarakat dan keagamaan, Gubernur Kaltara diwakili Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara, Obed Daniel LT, S.Hut., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang bertujuan memperkuat spiritualitas dan kerukunan antar umat beragama di Kaltara.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini yang tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga mengajarkan nilai kasih dan kebenaran sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di Kalimantan Utara,” kata Obed.

“Harapannya, acara ini dapat memberikan inspirasi bagi kita semua untuk terus berbuat baik bagi sesama,” ujarnya.

Pdt. Yandi Manobe, S.Th., pengkhotbah utama KKR juga turut menyampaikan pesan-pesan rohani yang mendalam untuk menguatkan iman umat. Kebaktian ini mendapat antusiasme positif tinggi dari masyarakat yang nampak hadir memenuhi ruangan Gedung Gadis.

(dkisp)

Pasca Pilkada 2024, Mari Menjaga Persatuan dan Keberagaman Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., membuka acara Seminar Kebangsaan Provinsi Kalimantan Utara tema “Merangkai Keberagaman Masyarakat Kalimantan Utara Pasca Pilkada 2024”, di Ruang Serbaguna Lantai 1 Gedung Gabungan Dinas, Kamis (23/1).

Datu Iqro sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya seminar yang digagas oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Kaltara.

“Seminar ini merupakan wujud kepedulian kita semua terhadap persatuan dan keberagaman di daerah kita, khususnya pasca Pilkada Serentak Tahun 2024,” kata Datu Iqro.

Provinsi Kaltara merupakan salah satu provinsi di Indonesia memiliki wilayah perbatasan dengan luas, kondisi geografis dan lingkungan sosial yang beragam. Dihuni beragam etnis dan suku bangsa seperti Bulungan, Tidung, Dayak, Bugis, Jawa, Banjar dan lainnya sehingga kaya akan tradisi, budaya dan kearifan lokal.

Datu Iqro menuturkan keberagaman di provinsi Kaltara tercermin oleh agama yang dianut masyarakat, dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan kepercayaan lokal hidup berdampingan dengan damai.

“Keharmonisan ini adalah wujud nyata dari semangat Bhinneka Tunggal Ika yang harus kita jaga,” ujarnya.

Pilkada Serentak Tahun 2024 merupakan pesta demokrasi dan melibatkan seluruh elemen masyarakat kini telah usai. “Tugas kita saat ini adalah memastikan bahwa keberagaman yang kita miliki tersebut tetap menjadi perekat sosial, bukan pemicu perpecahan,” jelas Datu Iqro.

Lanjut ia menerangkan seminar ini menjadi momentum strategis untuk merefleksikan mana kebangsaan serta menemukan solusi terbaik dalam menjaga keharmonisan pasca pesta demokrasi.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang memperkuat persatuan dan kesetaraan di seluruh wilayah Kalimantan Utara,” pungkasnya.

Seminar ini menghadirkan narasumber diantaranya Ketua DPD PIKI Kaltara, Obed Daniel L. Tobing, S.Hut., M.M., anggota DPD RI, Dr. Drs. Marthin Billa, M.M., Kaprodi Fakultas Hukum UBT Tarakan, Dr. Syafruddin, S.H., M.Hum. dan Pendeta dari Kupang NTT, Yandi Manobe, S.Th.

(dkisp)

Gubernur Zainal Hadiri Launching SPI 2024 KPK RI Melalui Virtual

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengikuti acara launching hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2024 secara virtual, di Ruang Kerja Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (22/1).

Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) selaku penyelenggara kembali meluncurkan SPI Tahun 2024. Dalam SPI ini, KPK memaparkan hasil penilaian integritas yang dilakukan terhadap kementerian, lembaga dan pemerintah daerah, termasuk provinsi Kaltara.

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK RI, Pahala Nainggolan menjelaskan bahwa skor SPI ini sebagai cerminan dan secara nasional skor SPI berada di kategori kuning atau waspada dan kedepannya masih bisa diperbaiki.

“Ada peningkatan skor SPI. Jadi, kalau sebelumnya kita ada dibawah 70 nasional, sekarang lewat 70,” ucap Pahala.

Dalam hal pelaksanaan serta analisis data hasil SPI, KPK RI telah menggandeng 41 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan menghasilkan total responden yang disurvei berjumlah 601.453.

Terdapat 3 tipe dan 3 kategori data yang dipaparkan, diantaranya tipe berdasarkan anggaran dan jumlah pegawai yaitu tipe besar, sedang dan kecil. Selanjutnya 3 kategori terdiri dari merah (rentan), kuning (waspada), dan hijau (terjaga).

Adapun SPI Tahun 2024 melibatkan dengan total 641 peserta diantaranya ialah 94 kementerian/lembaga, 37 pemerintah provinsi dan 508 pemerintah kabupaten/kota dan 2 BUMN.

(dkisp)

Bupati Laura Turut Tanam Jagung Bersama Polres Nunukan Dukung Program Presiden Prabowo Tanam Jagung 1 Juta Hektar

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menghadiri acara penanaman jagung 1 Juta Hektar yang dilakukan secara serentak secara virtual zoom oleh Menteri Pertanian dan Kapolri yang dipusatkan di Desa Karangmukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang dan diikuti oleh para Kapolda, Kapolres, dan Pemerintah Kabupaten / Kota di seluruh Indonesia.

Adanya Penanaman 1 Juta Hektare Jagung yang dilakukan Polres Nunukan untuk mendukung program Presiden untuk mencapai swasembada pangan nasional tahun 2025, dan diharapkannya swasembada pangan dapat terwujud melalui kolaborasi dan sinergi bersama. Untuk Kabupaten Nunukan sendiri penanaman jagung dilaksanakan di 9 polsek yang ada di Kabupaten Nunukan dan khusus untuk Polres Nunukan ada 10 lokasi.

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid bersama Forkopimda, Ketua DPRD melakukan tanam jagung jenis bibit Talenta di atas lahan 2 Hektar yang berada di jalan Mangga Kelurahan Selisun, Selasa 21 Januari 2025.

Menteri Pertanian, Dr Andi Amran Sulaiman menyampaikan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang memberikan dukungan terhadap pengembangan komoditas jagung.

Menurut Mentan. target Kementan adalah menaikkan produktivitas jagung sebanyak 16 juta ton di tahun 2025. Mentan juga menekankan untuk lokasi penanaman jagung supaya tidak menggunakan kawasan persawahan.

” Disini saya tekankan bahwa jangan menanam jagung di tengah sawah, garap lahan pertanian dan tidak mengganggu persawahan,” ungkap Mentan.

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura mengatakan karena merupakan program presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan tahun 2025, maka kita harus didukung dan sukseskan program ini.

” Saya atas nama Pemerintah mendukung serta mengapresiasi program ini berjalan dengan lancar, dan saya mengharap OPD terkait bisa memantau perkembangan nya,” harap BupatiLaura.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Launching Portal Satu Data Nunukan dan Penginputan E-Walidata serta Metadata

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid Melaunching Portal Satu Data Nunukan dan Penginputan E-Walidata serta Metadata Nunukan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfotik Kab. Nunukan ini dilaksanakan di ruang pertemuan lantai V Kantor Bupati Nunukan. Senin (20/1/25).

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menyediakan akses publik terhadap data sektoral dan mendukung transparansi dan akuntabilitas Pemerintah Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan bahwa Satu Data Indonesia adalah kebijakan Pemerintah Indonesia untuk mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data.

Satu Data Indonesia memiliki empat prinsip utama yaitu satu standar data, satu metadata baku, interoperabilitas data dan referensi data.

“Dengan demikian pemanfaatan data pemerintah tidak hanya terbatas pada pengguaan secara internal antar instansi tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut lagi Bupati Laura mengatakan berdasarkan Perpres 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia setiap daerah diamanatkan melaksanakan kegiatan pengumpulan data statistik, guna mewujudkan ketersediaan data, mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan.

“Menidaklajuti hal ini saya perintahkan kepada setiap kepala perangkat daerah melalui pengolah data Pemerintah Kabupaten Nunukan agar melalui kegiatan ini dapat menginput metadata ini semaksimal mungkin sesuai kebutuhan data pada perangkat daerah masing-masing,”tegasnya.

Selain itu, Bupati Laura juga menegaskan kepada setiap stakeholder, khususnya perangkat daerah selaku produsen data agar nantinya menugaskan pengolah data instansi yang betul-betul menguasai bidang tugasnya.

Kegiatan ini juga bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Nunukan, dihadiri langsung oleh kepala BPS Nunukan Iskandar Ahmaddien, serta Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kab. Nunukan.

(PROKOMPIM)