Dorong Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih Di Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi dalam memperkuat kelembagaan koperasi sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan.

Hal itu diutarakan Gubernur Zainal saat mengikuti secara daring Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Peluncuran Kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP), Selasa (15/7).

Hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 1.327 koperasi telah terdaftar di Provinsi Kaltara, dengan 1.107 koperasi dinyatakan aktif dan 220 koperasi lainnya dalam status tidak aktif.

Merujuk dari Online Data System (ODS) Kementerian Koperasi dan UKM RI, diketahui Kabupaten Nunukan menjadi daerah dengan jumlah koperasi terbanyak, yakni 482 unit 424 aktif dan 58 tidak aktif),

Kemudian disusul Kabupaten Bulungan sebanyak 330 koperasi, Kabupaten Malinau 215 koperasi, Kota Tarakan 199 koperasi, dan Kabupaten Tana Tidung 101 koperasi.

Ia menjelaskan pentingnya koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang mampu menjawab tantangan pembangunan di wilayah perbatasan, pedalaman, dan kepulauan.

“Koperasi harus menjadi instrumen utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen untuk terus mendampingi, memperkuat, dan mendorong transformasi kelembagaan koperasi secara menyeluruh,” tegas Gubernur.

Kemudian dari sisi legalitas, tercatat sebanyak 126 koperasi di Kaltara telah memiliki Nomor Induk Koperasi (NIK), pada Kabupaten Bulungan bersertifikat terbanyak 47 unit, diikuti Kota Tarakan 41 unit, Kabupaten Nunukan 16 unit, Kabupaten Malinau 12 unit, dan Kabupaten Tana Tidung 10 unit.

“Upaya peningkatan legalitas koperasi terus dilakukan melalui fasilitasi penerbitan badan hukum koperasi melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kementerian Hukum dan HAM RI serta percepatan proses sertifikasi NIK,” jelasnya.

Selanjutnya, Gubernur mendorong adanya sinergi antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi dalam melakukan pembinaan koperasi di daerahnya.

Total koperasi yang tercatat merupakan binaan pemerintah kabupaten/kota sebanyak 1.213 unit, terdiri dari 1.005 koperasi aktif dan 208 tidak aktif. Adapun koperasi binaan provinsi tercatat sebanyak 46 unit dan binaan nasional 68 unit.

“Transformasi koperasi menjadi lembaga ekonomi modern, sehat, transparan, dan berdaya saing adalah tujuan jangka panjang kami. Ini membutuhkan kolaborasi antarpihak, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sumber daya manusia koperasi,” terangnya.

Gubernur memastikan koperasi di Kaltara akan terus diarahkan agar mampu bersinergi dengan potensi unggulan daerah, seperti sektor pertanian, perikanan, kehutanan, perdagangan, dan pariwisata lokal.

Pemprov Kaltara akan mendukung pelatihan, akses pembiayaan, dan digitalisasi koperasi agar dapat berperan lebih besar dalam pembangunan ekonomi lokal. Diyakini koperasi akan tumbuh sebagai pilar penting penggerak ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.

(dkisp)

Pemprov Kaltara Dukung Operasi Patuh Kayan 2025

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Kayan 2025 di Lapangan Markas Komando (Mako) Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara, Senin (14/7) pagi.

Apel tersebut dipimpin langsung Kepala Polda Kaltara, Irjen Pol. Hary Sudwijanto, S.I.K., M.Si., dan ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Patuh Kayan 2025, yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Kaltara mulai 14 hingga 27 Juli 2025.

Dalam kesempatan ini, Datu Iqro menyampaikan bahwa Operasi Patuh Kayan ini sejalan dengan komitmen daerah dalam membangun tata kelola lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sangat mendukung penuh pelaksanaan Operasi Patuh Kayan 2025. Upaya ini sangat penting dalam menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Harapannya, ke depan tingkat fatalitas akibat kecelakaan dapat terus ditekan,” ucapnya.

Datu Iqro menuturkan keterlibatan pemerintah daerah dalam operasi ini juga diwujudkan melalui dukungan sosialisasi secara langsung maupun melalui media massa, guna memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat di wilayah pedalaman, pesisir, dan kepulauan.

Kaltara memiliki sejumlah tantangan besar dalam konteks geografis alam, keterbatasan infrastruktur jalan, kurangnya transportasi umum, serta belum meratanya pemasangan rambu lalu lintas.

Namun demikian, Datu Iqro memastikan hal ini tidak menjadi kendala dalam membangun komitmen bersama antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk menjamin keselamatan warga.

“Kami akan terus mendorong sinergi lintas sektor agar masyarakat merasakan manfaat nyata dari kehadiran negara, khususnya dalam menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan manusiawi,” pungkasnya.

Hadir dalam apel tersebut, Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, S.I.K,. Pejabat Utama Polda Kaltara, Kepala OPD Pemprov Kaltara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, Brigif 24 Bulungan Cakti, PMI Provinsi Kaltara, Kepala Jasa Raharja Provinsi Kaltara, dan Unsur Forkopimda.

(dkisp)

Bersama BPKP, Pemprov Kaltara Perkuat Pengawasan Penyelarasan Pembangunan Daerah

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, SE., M.Si melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama dengan Plt. Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kaltara Sindu Senjaya Aji, Ak., M.M.i.

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (14/7) tersebut, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan BPKP Kaltara dalam rangka pengawasan kolaboratif lintas sektoral di Provinsi Kaltara.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan BPKP memiliki peranan penting dalam pengawasan sekaligus memastikan akuntabilitas dan integritas pelaksanaan program pembangunan nasional.

“Pengawasan merupakan elemen strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Kita harus memastikan pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran, efektif, efisien, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik,”kata Gubernur.

“Dalam konteks inilah, fungsi pengawasan dalam penyelenggaraan pembangunan menjadi sangat strategis,”ujarnya.

Gubernur juga meyakini dengan pengawasan yang berbasis data, bersifat edukatif, dan fokus pada perbaikan, maka upaya dalam mewujudkan transformasi Kaltara akan berjalan lebih terarah dan akuntabel.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan semangat kerja saja, tetapi juga perlu sistem kontrol dan evaluasi yang baik agar setiap langkah pembangunan selalu berada dalam jalur yang benar,” jelasnya.

Ia berharap melalui kesepatakan ini, dapat bersama-sama membangun ekosistem pengawasan yang lebih adaptif dan kolaboratif, lintas sektor dan lintas fungsi. Bertujuan untuk menciptakan sinergi yang kuat antara Pemprov Kaltara dan BPKP sebagai mitra pengawasan yang independen dan profesional.

Selanjutnya, Gubernur menghimbau kepada seluruh jajaran perangkat daerah di lingkup Pemprov Kaltara agar dapat memanfaatkan kerja sama yang terjalin dengan BPKP ini secara optimal.

“Jangan melihat pengawasan sebagai momok, tetapi sebagai alat bantu untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas layanan publik,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur turut memberikan apresiasi kepada BPKP Kaltara atas dukungan tercapainya kesepakatan bersama ini.

“Dengan kesepakatan bersama dan kolaborasi ini, semoga dapat menjadi bagian penting dari upaya besar kita bersama untuk membangun daerah kita yang tercinta, menuju Kaltara yang semakin maju, makmur dan berkelanjutan,” terangnya.

“Mari kita wujudkan pemerintahan yang responsif, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” tutupnya.

(dkisp)

Pollymaart Himbau OPD Jalankan Program Kerja Pemprov Kaltara

TANJUNG SELOR – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Pollymaart Sijabat, SKM., M.A.P., memimpin apel pagi gabungan di lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agathis, Senin (14/7) pagi.

Mewakili Gubernur Kaltara, Pollymaart menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua karena telah hadir dan melaksanakan apel pagi hari ini bahwa semua merupakan bukti nyata komitmen dengan tugas jabatan serta tanggung jawab.

“Saya sangat berharap jangan ada pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) berpikir masih di kabupaten, banyak tugas-tugas provinsi yang seharusnya diselesaikan sesuai tanggung jawab justru malah terkadang mengikuti irama tugas yang dikerjakan di skala kabupaten,” kata Pollymaart.

Dalam amanatnya, Pollymaart mengingatkan seluruh ASN atau pejabat yang duduk di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltara bahwa masing-masing punya tanggung jawab kepada 5 Kabupaten/Kota.

Ia menjelaskan bahwa hal ini akan mempengaruhi penilaian pemerintah pusat terhadap kinerja pemerintah provinsi sehingga akan mempengaruhi penerimaan dalam dana transfer di daerah.

“Oleh karena itu rekan-rekan sekalian kita harus memahami tugas pokok kita dalam pengawasan, pembinaan, pemantauan dan evaluasi,” tegasnya.

Pollymaart melihat dinamika yang ada di 5 Kabupaten/Kota tersebut harus mengacu dari ritme RAB kegiatan program yang dilakukan.

Tidak lupa, dia juga mengingatkan saat ini sudah memasuki bulan Juli pertengahan semester. Ungkapnya, bahwa semua perangkat daerah sepakat pemahaman atas keterbatasan anggaran, tapi anggaran yang ada didepan susah dihabiskan.

“Saya melihat ada beberapa OPD masih dalam atmofer lambat oleh karena itu diminta untuk bertanggup jawab dan tahu apa yang harus dilakukan,” ujar Pollymaart.

“Ini penting jangan sampai situasi atsmofer yang masuk dalam efesiensi justru kita tidak memahami maksud dari efesiensi tersebut,” tegasnya.

Pollymaart menuturkan bahwa efisiensi yang sebenarnya adalah mengalihkan sesuatu yang tidak tepat pada waktunya dan dikembalikan pada program yang telah ditentukan pada visi misi Presiden dan pimpinan.

Diakhir amanatnya Pollymaart berharap APBD 2025 akan maksimal, untuk itu ia mengajak untuk menjaga kekompakan dan keharmonisan, ini juga akan menjadi barometer di penerimaan anggaran Kaltara di tahun 2026.

(dkisp)

Duet Gubernur Dan Gonzales, Meriahkan Penutupan Turnamen Futsal Antar Pelajar 2025

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., secara resmi menutup turnamen Piala Gubernur Kalimantan Utara 2025 Futsal Antara Pelajar SMA/SMK sederajat se-Kaltara, digelar di GOR Tipe B Kota Tarakan, Sabtu (12/7) malam.

Penutupan turnamen futsal tingkat pelajar ini berlangsung meriah, karena tidak hanya menyuguhkan partai final yang mempertemukan SMKN 2 Tarakan melawan MAN Tarakan, tetapi juga menghadirkan sosok legenda Timnas Indonesia yaitu Christian Gonzales.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal mengapresiasi seluruh pihak telah turut serta menyukseskan gelaran dan menjaga kondusifitas selama gelaran yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 12 Juli 2025.

“Kedua tim ini merupakan hasil beberapa kali pertandingan dan mencapai final pada malam hari ini, saya berterima kasih kepada seluruh peserta yang mengikuti Piala Gubernur ini dapat mensukseskan jalannya acara ini dengan aman, tertib, dan lancar,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal juga mengajak kepada masyarakat Kaltara untuk turut terlibat aktif dalam perkembangan olahraga di Bumi Benuanta. Sebab, olahraga tidak hanya sebagai wadah berkegiatan positif, tetapi dapat menjadi ajang untuk meraih prestasi.

“Melalui olahraga inilah kita dapat melihat bibit-bibit yang punya talenta dan kemampuan, khususnya diolahraga futsal untuk yang kita nanti akan seleksi lagi untuk menjadi tim yang kuat khususnya tingkat SLTA,” ucapnya.

Sebelum dimulainya laga final, Gubernur Zainal bersama legenda sepak bola nasional Christian Gonzalez turut memberi pertunjukan laga persahabatan yang mempertandingkan Kaltara FC menghadapi Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltara FC.

Tampil mengenakan Jersey Tim Pemprov, Gonzales bersama Gubernur Zainal sukses memberikan gol untuk Kaltara FC yang berhasil menundukkan perlawanan Disdik Kaltara FC dengan skor 7-3. Momen langka ini bahkan langsung mengundang gemuruh dan sorak – sorai para penonton yang hadir.

Selanjutnya semarak partai final antara SMKN 2 Tarakan dengan MAN Tarakan tersaji sengit sejak menit awal. Jual beli serangan berlangsung dramatis, namun efektivitas permainan MAN Tarakan cukup berhasil dalam mengkonversi peluang yang akhirnya berbuah gol. Pertandingan final ditutup dengan kemenangan MAN Tarakan dengan skor 3-0.

Tidak kalah meriah, para suporter dari berbagai sekolah turut tampil total dengan koreografi, yel-yel, dan berbagai atribut kreatif. Dalam momen ini juga menjadi ruang pertemuan bagi seluruh elemen pelajar, guru, keluarga pemain, dan masyarakat.

Dikemas dengan sangat profesional, megah, dan penuh kreatifitas, penutupan Piala Gubernur Kaltara 2025 Futsal Pelajar SMA/SMK sederajat ini menciptakan standar baru dalam penyelenggaraan even olahraga pelajar di Bumi Benuanta.

Hadir mendampingi Gubernur Kaltara, Pj. Sekprov Kaltara Dr. Bustan, S.E., M.Si., Staf Ahli Gubernur Bidang Aparatur, Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan, Ir. H. Syahrullah Mursalin, M.P., Kadispora Kaltara, Saiful Bachry, S.E., Kepala BPPD Kaltara Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si., Kadinsos Kaltara Obed Daniel LT, S.Hut., M.M., Kadis ESDM Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan, ST., M.Si., beserta jajaran dilingkup Pemprov Kaltara.

(dkisp)