Pj. Sekprov Terima Masa Aksi Buruh di Depan Kantor Gubernur Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum diwakili Penjabat (Pj). Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si menemui langsung massa aksi serentak nasional, di depan kantor Gubernur Kaltara, Kamis (28/8).

Dalam aksi tersebut, dengan dikawal aparat Polresta Bulungan, puluhan buruh menyampaikan 15 tuntutan dan 5 tuntutan yang harus di prioritaskan.

Tuntutan tersebut di antaranya penghapusan outsourcing, tolak upah murah, membentuk Satgas PHK, reformasi pajak perburuhan, sahkan UU ketenagakerjaan yang baru dan UU perampasan aset, hingga realisasi Perda penempatan tenaga lokal.

Di tengah aksi yang berlangsung hingga satu setengah jam itu, Pj. Sekprov Bustan menyambut baik kedatangan para demonstran buruh dan memilih untuk berdialog langsung guna mendengarkan aspirasi mereka secara terbuka.

Pj. Sekprov Bustan menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mempelajari lebih lanjut terhadap tuntutan buruh sesuai dengan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan.

“Nanti akan kita bahas lagi, karena ada yang menjadi kewenangan di tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat. Nantinya kita akan duduk bersama untuk melihat regulasi-regulasi yang ada,” kata Bustan.

“Aspirasi ini sah-sah saja, dan yang bisa kita dorong, tentu akan kita dorong,” terangnya.

Lebih jauh, ia memastikan pihaknya akan menampung seluruh aspirasi para buruh dan juga akan mengupayakan realisasinya sebagai bentuk dari pembangunan ekonomi masyarakat Kaltara.

“Akan kita tampung aspirasi para buruh ini, karena hal ini juga menyangkut kebutuhan masyarakat. Dan kita di pemerintahan harus mengupayakan adanya program yang dapat melaksanakan tuntutan buruh,” pungkasnya.

(dkisp)

Pisah Sambut Komandan Brigif 24/Bulungan Cakti, Wagub Tekankan Sinergitas Menjaga Kondusifitas Kaltara

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara menghadiri acara Pisah Sambut Komandan Brigade Infanteri (Brigif) 25/Bulungan Cakti dari Kolonel Inf Toni Sri Hartanto kepada Letkol Inf Yoannes Andy Wibowo di Markas Komando Brigif 24/Bulungan Cakti, Jumat (29/8) malam.

Mewakili Gubernur Kaltara dan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi atas dedikasi Kolonel Inf Toni Sri Hartanto yang telah bertugas selama 1 tahun 6 bulan di Bumi Benuanta.

“Semoga pengalaman dan pengabdian yang telah diberikan di Kalimantan Utara khususnya di Kabupaten Bulungan dapat menjadi bekal berharga dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru,” kata Wagub Ingkong.

Mantan Wakil Bupati Bulungan ini merasakan dedikasi dan pengabdian yang diberikan oleh Kolonel Inf Sri Toni Sri Hartanto yang mampu membangun sinergitas yang baik dengan Pemprov Kaltara dan pimpinan lembaga tinggi daerah lainnya.

Selanjutnya, Wagub Ingkong menyambut baik kehadiran Komandan Brigif 24/Bulungan Cakti yang baru Letkol Inf Yoannes Andy Wibowo. Ia percaya dengan berbagai pengalaman dan kepemimpinan yang dimiliki dari tempat tugas lamanya.

“Harapan kami Brigif 24/Bulungan Cakti akan semakin solid, profesional beserta terus bersinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara khususnya di wilayah perbatasan yang menjadi ciri khas Kalimantan Utara,” ucapnya.

Ia menuturkan Kaltara sebagai provinsi yang berada di garis terdepan perbatasan negara Indonesia memiliki sejumlah tantangan yang tidak dinamis, namun juga di satu sisi memiliki sejumlah potensi yang besar.

Oleh karena itu, Wagub Ingkong menekankan dengan kehadiran dan peran Brigif 24/Bulungan Sakti menjadi sangat strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan di Kaltara

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung serta bersinergi dengan jajaran TNI khususnya Brigif 24/Bulungan Cakti demi terwujudnya Kalimantan Utara yang aman dan damai,” tutup Wagub Ingkong.

(dkisp)

Pansel Sosialisasikan Calon Anggota KPID Kaltara Periode 2026-2029 di Nunukan

NUNUKAN – Selesai menggelar sosialisasi di Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan, Tim Seleksi melanjutkan Sosialisasi Seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2026–2029 di Kabupaten Nunukan.

Sosialisasi seleksi calon anggota KPID Kaltara ini dibuka oleh Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) KPID Kaltara, Jufri, S.Hut yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Cafe Zyan Nunukan, Jumat (29/8)

Mewakili Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, Persandian (KISP) Kaltara, Jufri menyatakan pentingnya dukungan peran media, baik konvensional maupun media sosial, dalam membentuk opini publik dan menjaga keharmonisan masyarakat.

Diharapkan dalam seleksi ini bisa mendapatkan komisioner yang berintegritas dan bertanggung jawab, dan menjadi langkah penting dalam pembentukan lembaga pengawas penyiaran yang independen di provinsi termuda di Indonesia.

“Kami sangat mengharapkan, orang-orang yang nantinya masuk dalam KPID Kaltara sebagai garda terdepan dalam menjaga ruang informasi publik tetap sehat, objektif, dan bebas dari pengaruh negatif,” ujar Jufri

Jufri juga mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran untuk seluruh calon peserta yang hadir hari ini untuk mengikuti sosialisasi seleksi anggota KPID Kaltara ini.

Imbuhnya, hadirnya Komisi Penyiaran nantinya akan mempermudah proses perizinan penyiaran dari radio maupun televisi, yang selama ini dinilai sangat sulit karena belum adanya komisi tersebut.

Dikatakannya bahwa saat ini peran media sosial seperti TikTok dan Instagram semakin dominan seiring waktu. Namun, ia tetap mengingatkan untuk selalu waspada terhadap penyebaran informasi di media sosial sering kali tidak jelas asal-usulnya.

Dirinya mengajak seluruh pihak termasuk Komisi Penyiaran yang nantinya, untuk lebih aktif dalam mengawasi konten-konten siaran, baik dari televisi lokal maupun nasional, serta media sosial.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya untuk selalu menjaga ruang informasi dari konten-konten negatif seperti hoaks, ujaran kebencian, dan intoleransi.

“Walaupun pengawasan media sosial tidak secara eksplisit diatur dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, tetapi saya berharap Komisi Penyiaran dapat mengambil peran dalam menjaga etika dan moralitas dalam penyiaran serta informasi yang beredar,” ujarnya.

Terakhir, Jufri menerangkan bahwa Tim Seleksi telah menargetkan tujuh komisioner KPID Kaltara periode 2026–2029 sudah terbentuk pada November 2025 mendatang.

Kabid IKP ini mengajak semua pihak dapat terus meningkatkan kerja sama lebih erat yang terjalin antara pemerintah daerah, media, dan lembaga pengawas demi menciptakan iklim informasi yang sehat dan membangun di Kaltara.

(dksip)

Letkol Inf Yoanner Andy Wibowo Jabat Danbrigif 24 Bulungan Cakti

BULUNGAN-Asisten Administrasi Umum, Adi Irwansyah MS, SH, M.Si beserta jajaran Pemkab Bulungan mengikuti Pisah Sambut Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 24 Bulungan Cakti yang digelar di Gedung Patriot Brigif 24/BC, pada Jumat malam (29/8). Acara tersebut menjadi momentum penting dalam rangkaian alih tugas jabatan, dari Kolonel Inf Toni Sri Hartanto kepada penggantinya Letkol Inf Yoanner Andy Wibowo.

Kegiatani turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara), Pemerintah Kabupaten Bulungan (Pemkab Bulungan), serta unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan keluarga besar Brigif 24/BC.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Toni Sri Hartanto menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh jajaran Brigif 24/BC, Pemprov, dan Pemkab Bulungan atas kerja sama serta dukungan yang telah diberikan selama dirinya menjabat. Ia berharap, sinergi yang sudah terjalin dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya.

Sementara Danbrigif 24/BC yang baru, Letkol Inf Yoannes Andy Wibowo, dalam pernyataannya menyampaikan komitmen untuk melanjutkan pengabdian dan memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.

Ditegaskan, Brigif 24/BC akan terus berkomitmen menjaga kedaulatan, keamanan, serta mendukung pembangunan di wilayah Kalimantan Utara, termasuk Kabupaten Bulungan.

(Pemkab Bulungan)

Wali Kota Tarakan Raih Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia

TARAKAN- Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menerima penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pada ajang Baznas Award 2025 yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Penghargaan tersebut diberikan kepada Wali Kota Tarakan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.

Acara Baznas Award 2025 turut dihadiri oleh Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, serta sejumlah pejabat dan kepala daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Dalam wawancara usai acara, Wali Kota menyampaikan bahwa zakat merupakan kewajiban setiap umat Islam yang tidak boleh ditinggalkan. “Urusan zakat ini adalah ketaatan terhadap agama. Zakat harta, zakat maal, zakat profesi, itu adalah kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap umat Islam, ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Tarakan akan terus mendukung peran BAZNAS dalam memperkuat gerakan zakat di daerah. Menurutnya, penghargaan yang diterima bukanlah target utama, sedangkan yang lebih penting adalah bagaimana pengelolaan zakat dapat benar-benar bermanfaat untuk masyarakat, dan turut menjadi solusi permasalahan sosial.

(Pemkot Tarakan)