Sport Fiesta 2025 Resmi Dibuka, Pemprov Dorong Cetak Generasi Tangguh dan Berkarakter

TANJUNG SELOR – Turnamen Bola Voli “Sport Fiesta 2025” Tingkat SMA/SMK/MA dan Sederajat se-Kaltara telah resmi dibuka Lapangan Ahmad Yani, pada Jumat (26/9).

Pertadingan ini resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., dan diikuti oleh 25 tim, terdiri dari 16 tim putra dan 9 tim putri berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltara.

Mewakili Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, Robby menyampaikan apresasi atas inisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara serta bekerja sama dengan Tribun Kaltara menyelenggarakan cabang olahraga voli ini.

“Sinergi antara pemerintah daerah, media, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci untuk memperkuat pembangunan, termasuk dalam sektor kepemudaan dan olahraga,” ucap Robby dalam sambutannya.

Robby menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam menyediakan ruang positif bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, berprestasi, sekaligus membangun karakter.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus mendorong budaya olahraga di masyarakat. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Lebih dari sekadar kompetisi, ia menuturkan dengan hadirnya turnamen ini diharapkan menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet muda berbakat dari berbagai wilayah Kaltara.

“Kegiatan ini berperan dalam mempererat persaudaraan, menanamkan nilai sportivitas, serta membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Robby berpesan kepada seluruh peserta agar dapat menjadikan turnamen ini sebagai pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari proses meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.

Mengakhiri sambutannya, Staf Ahli Gubernur Robby menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi, kami mengucapkan terima kasih kepada panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya Sport Fiesta 2025. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan melahirkan atlet-atlet berprestasi untuk Kaltara.” pungkasnya.

Pada Turnamen Voli Sport Fiesta 2025 tersebut turut hadir Kabid Keolahragaan Dispora Kaltara, Muhammad Husni, KORMI Kaltara, KONI Kaltara, PBVSI Provinsi Kaltara, PBVSI Kabupaten Bulungan, hingga perwakilan instansi vertikal, dan para peserta.

(dkisp)

Wagub Hadiri Rapat Realisasi APBD 2025, Wamendagri Paparkan Langkah Strategis Pertumbuhan Ekonomi Nasional

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, secara daring (virtual) di Ruang Rapat Wagub Lantai 3 Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (26/9).

Memimpin rapat tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Dr. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., M.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kepala Daerah Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia yang telah memberikan kontribusi yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami mengapresiasi kepada Gubernur yang telah berusaha untuk mengambil langkah – langkah agar tingginya pertumbuhan ekonomi nasional tersebut,” kata Bima Arya.

Bima memaparkan ada empat langkah strategis meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu pertama, optimalisasi Belanja Daerah melalui percepatan realisasi APBD; kedua, inovasi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak memberatkan masyarakat.

Lalu ketiga, pemanfaatan Program Strategis Nasional (PSN) sebagai peluang pertumbuhan daerah, dan terakhir keempat, mendorong peran swasta melalui kemudahan perizinan.

Dia menekankan pada Realisasi Pendapatan yang tinggi, juga harus diimbangi dengan Realisasi Belanja yang tinggi. “Maka dari itu kita perlu bekerja keras untuk memaksimalkan Realisasi Belanja, karena nilainya masih di bawah dengan yang tahun lalu,” jelasnya.

Wagub Kaltara Ingkong Ala, mendukung arahan Wamendagri tersebut. Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara tengah melakukan percepatan.

Pertama, dengan mempercepat pelaksanaan proyek strategis guna meningkatkan realisasi belanja modal. Hal ini juga perlu didukung dengan pengetatan administrasi dan monev berkala.

Kedua, mempercepat proses validasi penerima bantuan sosial serta menetapkan batas waktu pengajuan proposal bantuan keuangan kabupaten/kota. Serta penyusunan standar teknis agar tidak terjadi perbedaan tafsir dalam penggunaan alokasi anggaran.

“Pemprov Kaltara terus melakukan monitoring dan evaluasi secara langsung di lapangan. Kami ingin memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran dan realisasi anggaran dapat meningkat sesuai target,” ucap Wagub Ingkong.

Wagub memastikan akan menindaklanjuti arahan Wamendagri dan segera menyampaikan ke Gubernur Kaltara untuk segera ditindaklanjuti ke seluruh perangkat daerah Pemprov Kaltara.

(dkisp)

Rahmawati Zainal Hadiri Rakornas Posyandu 2025, Perluas Penguatan 6 Bidang SPM

JAKARTA – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tahun 2025 sukses digelar di Mercure Convention Center Ancol Jakarta Utara, pada Senin 22 September 2025 lalu.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kalimantan Utara (Kaltara) Hj. Rahmawati Zainal S.H., bersama ratusan Ketua TP Posyandu provinsi/kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Rakornas tersebut diawali penyampaian materi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian selaku Penasihat TP Posyandu, dengan judul “Kebijakan Kementerian Dalam Negeri dalam Implementasi Posyandu 6 Bidang SPM Mendukung Program Prioritas Presiden”.

Selanjutnya, di kesempatan itu juga Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian secara resmi membuka Rakornas Posyandu Tahun 2025, yang mengusung tema “Penguatan Peran Posyandu dalam Mendukung Indonesia Emas 2045”.

Dalam sambutannya, Tri mengatakan pentingnya meningkatkan kapasitas dan optimalisasi pelayanan Posyandu melalui 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta penguatan peran semua pihak, mulai dari pusat hingga desa/kelurahan.

“Ada enam (6) Standar Pelayanan Minimal yang harus diberikan oleh masyarakat. Tidak hanya satu, kesehatan itu ternyata hanya satu. Sekarang kita mau meningkatkan, bagaimana Posyandu sebagai lembaga ketahanan desa melayani enam (SPM),” ucap Tri.

Tri menjelaskan cakupan Posyandu tidak hanya terbatas kesehatan ibu dan anak, namun telah menjadi inovasi yang memperluas cakupannya melalui enam (6) Bidang SPM Posyandu yaitu Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Sosial, dan Ketenteraman, Ketertiban Umum, serta Perlindungan Masyarakat.

“Nantinya, para kader akan menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan implementasi enam SPM tersebut,” jelasnya.

Ia berharap Rakornas Posyandu 2025 ini dapat menjadi ruang yang penting dalam memperkuat Posyandu di seluruh Indonesia, dengan memberikan sosialisasi regulasi terbaru yang dapat mendorong peran Posyandu dalam meningkatkan derajat serta meningkatkan kepedulian akan kesehatan di masyarakat.

Selain itu kegiatan ini memiliki fokus utama dalam rangka mendukung pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak, serta merumuskan rencana aksi untuk penguatan Posyandu di masa depan, sehingga program pemerintah dapat berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

(dkisp)

Turnamen Catur Piala Gubernur Kaltara, Wadah Lahirkan Bibit Pecatur Berprestasi

‎TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Aparatur, Pelayanan Publik, dan Kemasyarakatan Setdaprov Kaltara, Dr. Ir. H. Syahrullah Mursalin, M.P. membuka Turnamen Catur Piala Gubernur Kaltara Tahun 2025 di Gedung Sri Tower Kota Tarakan, Kamis (25/9) pagi.

‎Membacakan sambutan Gubernur Kaltara, Syahrullah menyampaikan terselenggaranya Turnamen Catur Piala Gubernur Kaltara tersebut sebagai salah satu ajang pembinaan dan pengembangan olahraga di Bumi Benuanta.

“Kejuaraan ini bukan sekadar adu strategi, tetapi juga wadah mengasah kemampuan berpikir, ketangkasan, serta kreativitas para pecatur,” kata Syahrullah.

‎Melalui turnamen ini, Syahrullah mengajak semua pihak agar dapat menghadirkan ruang kompetisi yang sehat sekaligus sebagai wadah pengembangan bakat dan potensi masyarakat, khususnya para pecatur di Kaltara.

‎Turnamen Catur Piala Gubernur Kaltara 2025 digelar dengan berbagai kategori, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, kategori umum, hingga kategori catur cepat (blitz).

“Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaring sebanyak mungkin peserta dari berbagai kalangan usia,” tambahnya.

Staf Ahli ‎Gubernur ini juga berharap ajang ini dapat menjadi wadah melahirkan atlet-atlet catur potensial yang mampu mengharumkan nama daerah, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk dapat bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga.

‎“Raihlah kemenangan dengan bangga. Namun jika belum berhasil, jadikan itu sebagai motivasi untuk berlatih lebih giat lagi,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Syahrullah menyampaikan apresiasi kepada panitia, wasit, peserta, dan semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, seraya meresmikan pembukaan turnamen secara simbolis.

‎Turnamen Catur Piala Gubernur Kaltara 2025 diharapkan berjalan lancar, sportif, dan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga catur di wilayah Kaltara.

(dkisp)

Pantau Progres Pembangunan SMAN 1 Sebatik Tengah, Wagub Tekankan Kualitas dan Akses Pendidikan

NUNUKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, SE., M.Si meninjau progres pembangunan infrastruktur di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, Nunukan pada Kamis (25/9).

Kunjungan di SMAN 1 Sebatik Tengah, menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dimulai sejak Senin (22/9) lalu di sejumlah lokasi pembangunan Tanjung Selor, Tarakan dan Nunukan.

Dalam pemantauan Wagub Ingkong di SMAN 1 Sebatik Tengah, diketahui proyek yang dikerjakan meliputi paving block sepanjang 967 meter, semenisasi 92 meter, pembangunan siring 31 meter, drainase, serta plat jembatan.

“Saat ini pengerjaan baru mencapai sekitar 10 persen dan ditargetkan rampung sebelum 15 Desember 2025,” kata Wagub Ingkong.

Wagub Ingkong menekankan agar pekerjaan dilakukan dengan kualitas terbaik, karena selain berdampak pada kenyamanan akses sekolah, progres fisik juga berpengaruh langsung terhadap serapan anggaran.

Bebernya, kalau pengerjaan fasilitas pendidikan itu berlangsung lambat, maka realisasi keuangan juga lambat. Ia meminta kontraktor betul-betul dan serius memperhatikan kualitas pengerjaannya.

“Jangan sampai aktivitas belajar siswa terganggu. Lakukan pekerjaan di jam istirahat atau setelah sekolah selesai,” tegasnya.

Tak hanya meninjau pembangunan, Wagub juga menyempatkan diri masuk ke salah satu ruang kelas untuk berbincang langsung dengan para pelajar. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya pendidikan, disiplin, dan akhlak sebagai bekal utama menuju masa depan.

“Masa sekolah adalah waktu membentuk karakter. Kalian harus disiplin, taat aturan, hormat pada guru, dan orang tua serta punya tanggung jawab. Ilmu akan mengangkat derajat kita, tapi akhlak yang baik akan menjaga kita dalam kehidupan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wagub Ingkong juga mengingatkan ancaman serius yang dihadapi generasi muda di perbatasan, yaitu untuk menjauhi dan menolak penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.

Dia mengajak para pelajar agar jangan pernah mencoba ataupun sampai tersentuh narkoba dan miras, karena hanya akan merusak masa penerus bangsa Indonesia.

“Mari kita bersama-sama menolak narkoba dan menjaga nama baik sekolah serta diri kita sendiri,” pesannya.

Di momen ini, Wagub Ingkong menyerahkan bantuan perlengkapan olahraga voli dan sepak takraw. Ia juga mengapresiasi semangat belajar siswa SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, termasuk 38 siswa yang orang tuanya bekerja sebagai TKI di Malaysia serta beberapa siswa yang tinggal di Malaysia namun tetap bersekolah di Indonesia.

“Saya bangga anak-anak TKI masih memilih sekolah di tanah air. Ini menunjukkan komitmen mereka terhadap pendidikan Indonesia,” ucap Wagub Ingkong.

Saat ini, SMA Negeri 1 Sebatik Tengah memiliki 416 siswa, didukung oleh 28 guru dan 6 tenaga kependidikan. Pemprov Kaltara memastikan pembangunan sekolah akan terus berjalan, diharapkan menjadi salah satu pusat lahirnya generasi berprestasi dari wilayah perbatasan.

(dkisp)