Sosialisasi Paralegal Justice Award, Meningkatkan Kesadaran Hukum di Desa dan Kelurahan Kaltara

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Biro Hukum Setdaprov Kaltara menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Paralegal Justice Award (PJA) dan Percepatan Pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) se-Provinsi Kaltara Tahun 2025.

Sosialisasi PJA dan Percepatan Posbankum 2025 yang digelar di Ruang Imbaya Kantor Walikota Tarakan, Kamis (25/9), dibuka oleh Gubernur Kaltara yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan Setdaprov Kaltara, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T.

“Melalui forum ini, kita ingin memastikan bahwa para kepala desa dan lurah memahami perannya dalam penyelesaian masalah hukum di tingkat masyarakat,” ucap Robby.

Robby menuturkan desa dan kelurahan merupakan bagian dari pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, serta sering kali menjadi pihak pertama diharapkan dapat memberikan solusi terkait masalah hukum dan sengketa di lingkungannya.

“Jadi diharapkan mereka dapat meningkatkan kemampuan sebagai Non Litigation Peacemaker, yaitu juru damai desa yang mampu menyelesaikan masalah secara bijaksana dan sesuai aturan hukum,” jelasnya.

Ia memahami bahwa pembangunan daerah tidak hanya terkait aspek infrastruktur atau ekonomi semata, namun tetap harus ditopang dengan fondasi kesadaran hukum yang kuat.

Selain itu, tujuannya utamanya agar masyarakat dapat teredukasi dan memiliki pemahaman hukum yang baik untuk mempermudah penyelesaian konflik di lingkungan dan daerah sekitarnya.

“Kalau masyarakat kita punya pemahaman hukum yang baik, maka konflik bisa di minimalisir, keadilan bisa ditegakkan, dan stabilitas sosial dapat terjaga,” ujarnya.

Pemprov Kaltara berharap para kepala desa dan lurah di Kaltara mengikuti PJA, guna menumbuhkan semangat dan partisipasi aktif, dan bukan tidak mungkin akan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Dengan begitu, bukan hanya nama baik pribadi yang terangkat, tetapi juga nama baik Kaltara di kancah nasional,” pungkasnya.

Untuk diketahui, PJA adalah penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumhan) melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN).

PJA bertujuan untuk mengapresiasi Kepala Desa dan Lurah yang aktif berperan dalam penyelesaian masalah hukum di masyarakat melalui pendekatan non-litigasi atau penyelesaian sengketa secara damai dan musyawarah, serta mendukung pembangunan desa yang sadar hukum dan sejahtera.

Turut hadir, Plt. Kepala Biro Hukum Setdaprov Kaltara Radiah BT. Yolohio, S.H., M.AP., Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Kaltara, Taufik Hidayat, S.TP., M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tarakan Alias, SKM, M.Kes., dan Analis Hukum Ahli Madya pada Biro Hukum Setdaprov Kaltara Hj. Setyoningsih, S.H., M.H., yang sekaligus menjadi narasumber.

(dkisp)

Tinjau Progress Jalan Coastal Road Nunukan, Wagub Dorong Percepatan Pembangunan Tepat Waktu

NUNUKAN – Kunjungan kerja Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., terus berlanjut dengan meninjau secara langsung proyek strategis pembangunan Jalan Coastal Road Nunukan, Rabu (24/9).

Di kesempatan ini Wagub Ingkong menerangkan pembangunan Jalan Coastal Road Nunukan sepanjang 14 kilometer ini adalah salah satu infrastruktur prioritas yang akan menghubungkan beberapa titik vital di Nunukan, mulai dari Binusan, Sei Banjar, Menkadu, Mensapa, hingga Pelabuhan Feri Sei Jepun.

“Jalan ini diharapkan menjadi jalur utama yang memperlancar pergerakan barang dan orang, sekaligus memajukan ekonomi lokal,” ucap Wagub Ingkong.

Wagub Ingkong mengajak seluruh pihak dapat bersama-sama dapat mendorong percepatan pembangunan jalan sesuai target yang telah dijadwalkan.

“Saya meminta pihak kontraktor untuk bekerja lebih cepat. Target kita bulan ini harus mencapai 40 persen, Proyek ini sangat penting bagi masyarakat dan kita tidak boleh terlambat,” tegasnya.

Bebernya, hingga saat ini material agregat dan beton sudah terpasang, dan pengerjaan saat ini berfokus pada segmen sepanjang 450 meter yang meliputi pengerasan beton rigid dan lantai kerja.

Kunjungan kerja Wagub Ingkong menegaskan komitmen serius Pemerintah Provinsi Kaltara dalam mengawal setiap proyek infrastruktur, terutama di wilayah perbatasan. Dengan pengawasan ketat, diharapkan pembangunan jalan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Nunukan.

(dkisp)

Wagub Kunjungi SMA Negeri 3 Nunukan, Tinjau Fasilitas Ruang Kelas

NUNUKAN – Usai meninjau pembangunan UPTD Bapenda, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, SE., M.Si., kini melanjutkan peninjauan pembangunan di SMA Negeri 3 Nunukan pada Rabu (24/9).

Ditemui di sela sesi Doorstop, Wagub Ingkong menyampaikan pentingnya manajemen waktu dan tenaga kerja dalam proses pembangunan. Ia mengingatkan waktu yang tersedia hanya tiga bulan, sehingga seluruh pihak yang terlibat perlu bekerja secara optimal.

“Kita tidak bisa memprediksi cuaca, justru kita yang harus beradaptasi dengan kondisi alam. Karena itu, manajemen waktu menjadi kunci. Kalau cuaca baik, pekerjaan bisa dikebut, bahkan lembur,” kata Wagub Ingkong.

“Harapan dengan begitu, target dapat tercapai tanpa harus mengorbankan kualitas,” sambungnya.

Dengan lahan sekolah seluas 14.410 m² atau 1,4 hektare sudah disiapkan, SMAN 3 Nunukan saat ini telah memiliki 103 siswa, dengan tenaga pendidik dan kependidikan berjumlah 24 guru serta 5 tenaga kependidikan, didukung 19 GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) baik PNS maupun PPPK.

Selain itu, modul dan teknis ajaran baru juga telah dipersiapkan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar. Berlokasi di Sei Bilal, Kelurahan Mansapa, Jalan A. Rayab, diharapkan dapat menjadi pusat layanan pendidikan baru di wilayah tersebut.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) Kaltara, Hasanuddin, mengatakan bahwa pembangunan SMAN 3 Nunukan merupakan bagian dari Program Strategis Daerah (PSD) di sektor pendidikan.

“Fasilitas dasar seperti air juga sudah ada. Harapannya, dengan adanya gedung ini, jumlah peserta didik bisa meningkat dibanding sebelumnya,” imbuh Hasanuddin

Pembangunan di lokasi baru ini dipilih secara strategis karena berada di zona kota, sehingga dapat menampung lebih banyak siswa dari berbagai wilayah.

(dkisp)

Cek Progres Pembangunan UPTD Bapenda di Nunukan, Wagub Tekankan Kualitas Bangunan

NUNUKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si meninjau sejumlah pembangunan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Kabupaten Nunukan, Rabu (254/9).

Sebelumnya, Wagub Ingkong sudah meninjau pembangunan di Kabupaten Bulungan dan Kota Tarakan. Kunjungan kali ini pada pembangunan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kelas A Wilayah Nunukan.

Wagub Ingkong menjelaskan tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, selesai tepat waktu, dan menjamin kualitas bangunan yang didanai oleh APBD.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Ingkong melihat langsung progres pembangunan gedung UPTD Bapenda yang menurutnya telah berjalan dengan baik.

“Progresnya sudah mencapai 50 persen,” ucap Wagub Ingkong

Ia mengungkapkan, meskipun material yang digunakan sudah memenuhi spesifikasi, kecepatan pengerjaan menjadi perhatian utama pemerintah. Untuk itu Wagub menekankan pentingnya manajemen waktu yang efektif oleh pihak kontraktor, mengingat tenggat waktu yang terbatas.

“Kita harap semua pelaksana mampu memanajemen waktu dengan baik dalam tiga bulan ke depan. Ini bukan waktu yang panjang. Tenaga kerja harus betul-betul bekerja penuh,” tegasnya.

Wagub menyebutkan bahwa kualitas bangunan tidak boleh dikorbankan demi kecepatan, namun pembangunan ini harus menghasilkan mutu yang baik agar dapat digunakan hingga puluhan tahun ke depan.

“Kita tidak hanya mengharapkan kapasitas, tapi harus betul-betul berkualitas. Begitu kita membangun, harus betul-betul bermutu. Kita harus menjamin kualitasnya untuk sekian puluh tahun,” jelasnya.

Untuk memastikan proyek berjalan lancar tanpa kendala hukum di kemudian hari, dia mengajak seluruh pihak terkait, termasuk kontraktor, konsultan pengawas, Inspektorat, dan dinas terkait, untuk menjalin sinergi dan koordinasi yang baik.

Terakhir, Wagub Ingkong meminta semua kendala yang terjadi di lapangan, dari pelaksana hingga konsultan pengawas, untuk dilakukan evaluasi sehingga bisa mempercepat progres pembangunannya.

“‘Dengan koordinasi yang baik, diharapkan semua masalah dapat diatasi dan pembangunan dapat rampung sesuai target,” tutupnya.

(dkisp)

Pemprov Tingkatkan Infrastruktur Jalan Lingkar Pulau Nunukan, Menyokong Perekonomian Masyarakat

NUNUKAn – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si turun langsung meninjau sejumlah proyek strategis di Jalan Lingkar Pulau Nunukan, Rabu (24/9).

Kunjungan kerja Wagub Ingkong dalam rangka melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang berkelanjutan, yang sebelumnya juga meninjau progres pembangunan Jalan Coastal Road Nunukan.

Dalam kunjungan itu, Wagub Ingkong turut didampingi jajaran Dinas PUPR-PERKIM Kaltara, konsultan pengawas, dan pihak penyedia jasa.

“Fokus peninjauan kali ini pada tiga proyek utama yang didanai oleh APBD Provinsi Kaltara tahun anggaran 2025,” ucap Wagub Ingkong.

Proyek tersebut yaitu penanganan longsoran ruas jalan dengan nilai kontrak Rp2,9 miliar, pembangunan long segment jalan lingkar senilai Rp4,9 miliar, dan pemeliharaan berkala jalan lingkar dengan nilai kontrak Rp3,7 miliar.

Wagub Ingkong menegaskan bahwa pembangunan jalan ini sangat krusial untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi di Nunukan dan wilayah sekitarnya.

“Jalan lingkar adalah akses vital bagi mobilitas warga sekaligus distribusi barang di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Lebih lanjut Mantan Wakil Bupati Bulungan ini juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan proyek. “Saya ingin memastikan proyek ini berjalan baik. Jangan sampai kualitasnya dikorbankan,” tegasnya.

Wagub Ingkong juga meminta Dinas PUPR-PERKIM Provinsi Kaltara, konsultan pengawas, dan pihak penyedia jasa agar dapat segera merampungkan progres pembangunan infrastruktur jalan.

Menurutnya keberadaan jalan lingkar sangat membantu masyarakat terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok.

“Pemprov Kaltara berkomitmen akan terus mengawal seluruh program pembangunan infrastruktur agar dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Nunukan sebagai beranda terdepan Indonesia,” pungkasnya.

(dkisp)