BULUNGAN – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Alimuddin, ST., bersama Anggota DPRD, H. Ladullah, S.H.I., turut menghadiri kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal IV dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Wilayah Baratan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, pada Rabu (08/10/25).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., dan juga dihadiri oleh Wakapolda Kaltara serta unsur Forkopimda Provinsi Kaltara.
Pelaksanaan penanaman jagung ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan ketahanan serta kemandirian pangan di Provinsi Kalimantan Utara.
TANJUNG SELOR – Pemerintah Pusat akhirnya menyetujui aspirasi dari Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum terhadap kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Kaltara.
Dalam pertemuan Gubernur Zainal tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/10) lalu.
Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan di Kaltara.
“Saya tadi kasih oleh-oleh satu aja dari Kaltara. Dia (Gubernur Kaltara) bilang tempatnya enggak ada jembatan, sehingga warganya banyak ke Malaysia,” kata Purbaya usai pertemuan.
Karena itu, dirinya akan meminta Kementerian Pekerjaan Umum, untuk segera membangun jembatan di wilayah yang disampaikan Gubernur Zainal.
“Kebutuhan anggarannya sekitar Rp100 miliar hingga Rp150 miliar,” ujarnya.
Ia pun memastikan pembangunan jembatan akan dilakukan secepatnya. Bahkan, Purbaya mengaku telah menginstruksikan dirjennya untuk berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
Gubernur Zainal menuturkan dalam audiensi bersama Menkeu Purbaya memastikan Kaltara akan mendapat alokasi dana sebesar Rp150 miliar untuk pembangunan jembatan di wilayah Binuang, Kabupaten Nunukan.
“Saya sampaikan bahwa Kaltara mendapat bantuan langsung dari Bapak Menteri Keuangan sebesar Rp150 miliar untuk membangun jembatan supaya saudara kita di Krayan mendapat koneksi wilayah yang dapat segera terwujud,”
Menurut Gubernur Zainal, selama ini kebutuhan logistik dan sembako di perbatasan Kaltara berasal dari Malaysia, akan tetapi dengan selesainya jembatan ini maka sembako bisa di drop langsung dari Kabupaten Malinau.
“Kita negara besar, negara kaya malu kalau semua bergantung dari Malaysia, itu tidak akan terjadi insyaallah setelah selesai jembatan,” bebernya.
Oleh karena itu Gubernur Kaltara memohon dukungan dari Menteri dan Wamen untuk selalu mendukung Kaltara yang merupakan Beranda Terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Insyaallah tahun depan, pembangunan jembatan yang menghubungkan Binuang sama Malinau. Dana langsung di transfer ke provinsi,” jelas Gubernur.
Dia juga menginstruksikan Kepada Dinas PURP Perkim Kaltara untuk segera membuat perencanaan, beserta kesiapannya untuk pembangunan jembatan di Kabupaten Nunukan.
Ungkapnya, jembatan Malinau ke Binuang nanti yang akan dibuat tidak mencapai 100 meter dengan lebar jembatan sekitar 6 meter.
“Insyaallah, kita upayakan tahun depan selesai. Sehingga nanti akses mengangkut sembako dari Malinau tidak perlu lagi kita berharap dari Malaysia,” imbuhnya.
Lebih lanjut Gubernur Zainal menerangkan dalam pembangunan jembatan ini akan dibagi menjadi dua sesi yaitu pembangunan jembatan Binuang dan jembatan Semamu.
“Insyaallah 2 jembatan, dengan anggaran tersebut saya usahakan dapat 2 jembatan. Rp150 miliar untuk satu jembatan tapi kalau bisa dibuat 2 jembatan,” pungkasnya.
TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., didampingi Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltara, Abdul Muis, S.H., M.Sc., menerima audiensi PT PLN Energi Gas (PLN EG) di Hotel Tarakan Plaza, Selasa (7/10) malam.
Gubernur Zainal menyambut baik lawatan Plt. Direktur Utama PT PLN EG, Edwin Bangun beserta jajaran dalam rangka meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus meresmikan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG (Liquefied Natural Gas) di Tarakan.
“Saya sangat mengapresiasi dengan adanya proyek regasifikasi yang dilaksanakan di Kota Tarakan dan telah berkontrak dengan PT Kayan LNG supaya suplai gas ini lancar kedepannya,” buka Gubernur Zainal.
Dalam proyek tersebut, pihak PT PLN EG menunjukkan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah penyerapan tenaga lokal yang total pekerjanya berjumlah 39 orang, 25 orang diantaranya merupakan tenaga kerja lokal.
“Termasuk penggunaan tenaga kerja lokal saya apresiasi juga, karena telah membantu pemda dalam mengurangi angka pengangguran di Tarakan,” bebernya.
Rencananya peresmian fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG akan dilaksanakan tanggal 13 Oktober 2025 mendatang, dan akan menjadi langkah kongkret antara Pemerintah Daerah Kaltar dan PT PLN EG dalam pemerataan energi listrik di Bumi Benuanta.
“Saya sampaikan terima kasih atas pembangunan fasilitas yang cukup membantu masyarakat Kaltara khususnya masyarakat Tarakan, sukses terus dan mari kita berkolaborasi serta bersinergi untuk hal-hal yang baik bagi masyarakat Kaltara,” pungkasnya.
Perlu diketahui, Gubernur Zainal telah lama menyatakan dukungannya terhadap upaya PT PLN melakukan transisi energi dari bahan bakar minyak ke gas. Hal ini diharapkan dapat memenuhi pasokan listrik yang ada di Tarakan dan akan berlanjut ke daerah lainnya di Kaltara.
MALINAU – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si hadiri prosesi adat Timug Pensaluy oleh tetua adat Tidung untuk menyambut tamu mengawali rangkaian acara seremonial pembukaan Festival Budaya Irau Malinau ke-11 dan Hari Jadi ke-26 Kabupaten Malinau Tahun 2025, di Lapangan Padan Liu Burung (7/10) pagi.
Turut hadir dalam acara ini Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Sekretaris Badan Nasional Perbatasan Republik Indonesia Komjen Pol Makhruzi Rahman, S.I.K., M.H., Bupati Malinau Wempi W Mawa, SE., M.H., Wakil Bupati Malinau Jakaria, SE., M.Si., Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie, SE., MM., Bupati Kabupaten Tana TIdung Ibrahim Ali, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi maupun Kabupaten serta tokoh adat, pemuda dan agama.
Dalam sambutannya mewakili Gubernur Kaltara, Wagub Ingkong mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Festival Budaya Irau ke-11 yang rencananya akan dilaksanakan dari tanggal 7 hingga 26 Oktober 2025 ini.
“Selamat Ulang Tahun ke-26 kepada Kabupaten Malinau. 26 tahun bukan waktu yang singkat, dalam rentang waktu tersebut Malinau telah tumbuh menjadi Kabupaten yang maju, mandiri, dan berdaya saing di perbatasan serta menjadi bagian penting dalam pembangunan di Kaltara” ucap Wagub Ingkong.
Wagub menekankan acara ini bukan hanya sekedar perayaan, tetapi wujud nyata masyarakat Malinau dalam melestarikan budaya dan kearifan local yang telah menjadi identitas kuat di Bumi Intimung ini.
Lebih lanjut, menurutnya Festival Budaya Irau ini bukan hanya sekedar pesta budaya, tetapi bentuk penghormatan bagi warisan leluhur dan perayaan atas keberagaman yang menyatukan masyakarat terkhusus di Malinau dan Kaltara secara umum.
Mengusung tema “Malinau: Negeri Sang Pengendali Air, Kaltara Terang, No Indonesia Gelap” dan subtema “Dari Malinau Menyala Harapan Menuju Kaltara Maju, Indonesia Emas”, festival ini mengandung pesan semangat bahwa dari Malinau, cahaya harapan untuk masa depan Kaltara dan Indonesia.
“Festival ini menjadi ruang promosi potensi wisata dan kekayaan budaya daerah serta media memperkenalkan Malinau ke tingkat nasional maupun internasional sebagai wilayah perbatasan yang kaya dan harmoni” tutup Ingkong.
Diiringi oleh cuaca yang bersahabat, acara ini menampilkan tarian kolosal yang diikuti oleh seribu (1000) penari, di bagian akhir prosesi tari masal ini diiringi juga oleh Grup Band Slank asal Jakarta di rencanakan malam ini akan tampil untuk menghibur warga Malinau.
Gubernur Ajak Masyarakat Kaltara Dukung Pembangunan Sekolah Garuda
TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara, Dr H Zainal A Paliwang, SH., M.Hum menyatakan Peluncuran Skolah Garuda adalah langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat khususnya di provinsi yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia ini.
“Peluncuran Sekolah Garuda baru ini adalah bukti nyata komitmen kita semua dalam meningkatkan akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat, terlebih di daerah-daerah yang mungkin sulit dijangkau,” kata Gubernur dalam acara Pengenalan Program Sekolah Unggulan Garuda berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Kaltara, Rabu (8/10).
Dia menyebutkan program Sekolah Garuda ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk penyeimbangan dan perluasan akses berprestasi serta akselerasi pengembangan talenta sains dan teknologi Indonesia sesuai Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025.
Sekolah Garuda merupakan bagian dari program hasil terbaik cepat dan program strategis nasional yang tertuang dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025. Gubernur Zainal mengajak seluruh pihak terkait, mulai dari orang tua, guru, serta masyarakat setempat untuk bersama-sama mendukung perkembangan pendidikan di daerah ini.
“Mari kita jadikan Sekolah Garuda ini sebagai tempat yang mendorong semangat belajar dan membentuk karakter yang tangguh pada anak-anak kita, untuk mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Kaltara dan jajarannya, karena akan dibangun Sekolah Unggul Garuda dan ini menjadi kebanggaan masyarakat Kaltara.
“Di perbatasan tanah air ini kita berharap anak-anak tidak lagi mengagumi tetangganya tetapi mengagumi negerinya sendiri. Insyaallah semua mata akan berpaling ketempat ini, karena ini adalah sekolah yang betul-betul andal. Sekolah Rakyat bukan main hebatnya apalagi Sekolah Garuda.,” ujarnya.
Menag Nasaruddin menegaskan Sekolah Garuda ini diperuntukkan untuk pemimpin-pemimpin bangsa masa depan. “Karena yang masuk di sekolah ini akan di kaderisasi betul agar bisa menembus perguruan tinggi terkemuka di dunia, seperti Harvard University,” pungkasnya.
Acara dirangkaikan dengan penampilan konsep (Showcast) denah dan rancangan pembangunan Sekolah Unggul Garuda, lalu dilanjutkan dengan penanaman pohon lokal di lokasi pembangunan Sekolah Unggul Garuda di area Kota Baru Mandiri (KBM).
Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, Dirjen Sains dan Teknologi,, Kemendikti Saintek, Prof Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A., Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Hj. Rahmawati Zainal A. Paliwang, S.H., Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Kaltara, Herman SH dan Dr. Drs. Marthin Billa, M.M., Ketua DPRD Provinsi Kaltara H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md, jajaran unsur Forkopimda Provinsi Kaltara dan jajaran kepala OPD Pemprov Kaltara.