Terjadi Kericuhan Terkait Masalah Kepengurusan, Musda VI Golkar Nunukan Dihentikan Sementara

IMG_20260729_191351

NUNUKAN – Pelaksanaan Musyawarah Daerah ke-6 (Musda VI) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Nunukan dihentikan sementara pada Rabu 29 Juli 2026. Keputusan itu diambil menyusul adanya kericuhan di tengah jalannya acara.

Kericuhan bermula dari keberatan sejumlah kader terkait masalah administrasi kepengurusan tingkat kecamatan. Salah satunya disampaikan Gisordianus dari PTK Lubisogong yang mempertanyakan dikeluarkannya mandat baru tanpa sepengetahuan pengurus yang sah.

Ia menegaskan pihaknya masih memegang Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang berlaku sejak 2025 dan telah terdaftar resmi di sistem Sipol partai.

“Seharusnya perubahan di tingkat kecamatan dilakukan lewat Musyawarah Kecamatan (Muskap), bukan diambil alih sepihak. Mekanismenya tidak benar,” ujar Gisordianus.

Melihat situasi yang semakin memanas, panitia bersama pimpinan sidang memutuskan untuk menghentikan seluruh rangkaian kegiatan hari ini. Musda VI Golkar Kabupaten Nunukan pun secara resmi ditutup sementara hingga ada keputusan lanjut terkait penyelesaian masalah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jadwal kelanjutan Musda VI Partai Golkar Kabupaten Nunukan.

Pihak panitia dan jajaran pimpinan diharapkan segera duduk bersama menyelesaikan permasalahan yang ada, guna menjaga persatuan dan nama baik partai demi kemajuan Kabupaten Nunukan.

Padli/admin