PORTINA Nunukan Periode 2026–2031 Resmi Dilantik: Olahraga Tradisional Harus Tetap Hidup di Tengah Arus Zaman
NUNUKAN — Pengurus Daerah Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) Kabupaten Nunukan masa bakti 2026–2031 resmi dilantik, Sabtu (12/9/2026).
Sambutan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., dibacakan oleh Sirajuddin S.Sos.
Pemerintah Kabupaten Nunukan mengucapkan selamat kepada pengurus baru. Semoga diberikan kekuatan dan kebersamaan dalam mengemban amanah.
Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan. Ini adalah awal tanggung jawab besar untuk memastikan olahraga warisan leluhur tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter dan kesehatan masyarakat.
Olahraga tradisional adalah identitas bangsa. Di tengah derasnya kemajuan zaman, jangan sampai olahraga ini hanya muncul saat acara seremonial lalu dilupakan. Agar PORTINA terus tumbuh, diperlukan kerja nyata berupa pembinaan berkelanjutan, penyelenggaraan pertandingan rutin, serta dukungan anggaran yang memadai. Tanpa itu, organisasi hanya akan bagus di atas kertas.
Pengurus juga diingatkan untuk tidak sibuk memperebutkan jabatan atau keuntungan pribadi. Fokus utama adalah bagaimana olahraga tradisional semakin dikenal, disukai, dan diminati generasi muda.
“Jabatan adalah amanah untuk bekerja. Jangan banyak rapat tapi sedikit kegiatan, banyak janji tapi jarang terlaksana,” tegasnya.
Nunukan memiliki potensi besar. Ada bibit-bibit muda, ragam permainan khas daerah, dan budaya yang patut dibanggakan. Pemerintah siap mendukung sesuai kemampuan. Namun keberhasilan membutuhkan kerja sama semua pihak: pengurus yang aktif, pelatih yang bergerak, sekolah yang terlibat, serta ruang yang luas bagi generasi muda untuk berkarya.
Peringatan penting juga disampaikan.
“Jangan sampai anak-anak kita lebih hafal permainan di gawai daripada permainan warisan di tanah kelahirannya sendiri. Kalau itu terjadi, kita bukan hanya kehilangan permainannya, tapi lama-lama juga kehilangan jati diri bangsa, “tambahnya.
Kepada pengurus baru, Bupati berpesan agar menjadikan hari ini sebagai titik awal untuk bekerja lebih giat, lebih kompak, dan berani berinovasi.
“Mulai saja dulu, tidak perlu menunggu sempurna. Yang penting konsisten bergerak. Buktikan bahwa olahraga tradisional bukan hanya peninggalan masa lalu, tetapi juga masa depan yang berharga. Terus maju PORTINA, bangun generasi muda yang sehat dan bermartabat,” pungkasnya.
Padli/admin
