IMG_20260607_085124

NUNUKAN – Suasana penuh semangat dan keakraban menyelimuti pembukaan Turnamen Sepak Bola Terbuka Piala Bupati Tahun 2026,di arena pertandingan lapangan Sepak bola Sei.Bilal Nunukan, Sabtu (06/06/2026).

Acara ini bukan sekadar ajang bertanding, melainkan pesta rakyat yang mempertemukan para atlet, pejabat daerah, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan dalam satu semangat persaudaraan.

Ketua KONI Kabupaten Nunukan, Muhammad Yasin, SE, dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur karena seluruh hadirin dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Nunukan, yang telah memberikan perhatian besar terhadap pembinaan olahraga. Menurutnya, turnamen ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus tempat menggali dan membina bakat muda sepak bola masa depan.

“Menang adalah kebanggaan, namun kalah adalah pelajaran. Saya minta seluruh tim, petugas, dan pendukung menjunjung tinggi permainan yang bersih. Hormati wasit dan lawan, karena juara sejati bukan yang angkuh saat menang, melainkan yang tetap berjiwa besar saat kalah,” tegas Muhammad Yasin.

Ia juga menitipkan keamanan dan ketertiban kepada Polres, Kodim, Satgas, Brimob, Dishub, dan Satpol PP, serta mengajak masyarakat menciptakan suasana yang meriah namun tetap aman.

“Lapangan ini milik kita bersama, mari kita jaga bersama,” tambahnya.

Selanjutnya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., secara resmi membuka turnamen tersebut. Ia menyambut hangat kehadiran seluruh peserta dan pendukung dari berbagai penjuru, yang menjadi bukti nyata bahwa semangat olahraga dan persatuan di Nunukan terus tumbuh. Ia menilai gelaran ini semakin istimewa karena berlangsung berdekatan dengan momen memuncaknya antusiasme sepak bola dunia pada tahun 2026.

“Saya harap semangat itu menular ke sini. Tunjukkan kepada semua bahwa kita punya bakat, punya jiwa olahraga, dan punya kebanggaan daerah,” ujar Bupati Irwan.

Ia berpesan kepada para pemain untuk bermain dengan tertib dan jujur, karena meraih kemenangan dengan cara yang terhormat jauh lebih berharga dibandingkan kemenangan yang diperoleh dengan cara yang tidak sportif. Ia juga meminta para wasit memimpin setiap pertandingan dengan adil, tegas, dan profesional.

Kabar yang paling menggembirakan disampaikan Bupati Irwan terkait apresiasi bagi para peserta. Awalnya total hadiah disiapkan sebesar Rp220 juta, namun ia memutuskan untuk menaikkan nilainya menjadi Rp250 juta. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan turnamen ini agenda tahunan, asalkan ketertiban tetap terjaga.

“Jika nanti terjadi keributan, saya tegaskan, kemungkinan besar turnamen ini tidak akan dilanjutkan pada tahun selanjutnya”, tegas Bupati.

Sebagai penutup, Bupati Irwan berharap ajang ini dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak mampu membela nama Kalimantan Utara hingga ke tingkat nasional.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Tahun 2026 pun resmi dibuka, siap melahirkan juara baru serta energi baru bagi perkembangan sepak bola di Nunukan”, Tutupnya.

(Padli/admin)