SMK Kesehatan Putra Borneo Wisudakan Lulusan Angkatan ke-12, Penuhi Kebutuhan Tenaga Kesehatan di Perbatasan

NUNUKAN – Sebanyak 43 siswa-siswi Angkatan ke-12 SMK Kesehatan Putra Borneo resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam acara pelantikan dan wisuda yang digelar dengan penuh khidmat, di lantai V Kantor Bupati Nunukan, Jumat (15/5/2026).

Lulusan jurusan Pelayanan Kesehatan dan Teknologi Farmasi ini diharapkan menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Joko Santosa, SH Staf Ahli Bidang Kesra dan SDM atas nama Bupati Nunukan, H.Irwan Sabri, S.E.disampaikan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengukuhan jati diri para lulusan sebagai tenaga kesehatan yang memikul tanggung jawab moral yang besar.

“Nunukan membutuhkan tenaga kesehatan yang memiliki loyalitas tinggi dan kompetensi mumpuni. Jadikan ilmu yang didapat sebagai bekal melayani dengan hati, terutama di daerah pelosok dan perbatasan,” tegasnya.

Bupati H.Irwan Sabri, S.E. juga mengingatkan agar para lulusan senantiasa menjaga integritas, kejujuran, dan disiplin tinggi, karena kepercayaan pasien adalah dasar kesembuhan. Selain keterampilan teknis, rasa kasih sayang dan kepedulian disebut sebagai “obat paling mujarab” bagi setiap pasien. Pemerintah daerah pun berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat setempat.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara Mahufuz A.S.ag dalam sambutannya menelusuri perjalanan panjang SMK Kesehatan Putra Borneo yang berdiri sejak tahun 2012. Ia yang pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah pertamanya mengapresiasi perjuangan sekolah ini yang terus bertahan dan berkembang hingga memiliki gedung megah di Jalan Baru. Sebagai satu-satunya SMK kesehatan di wilayah ini, sekolah dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Ia juga menekankan peran tak tergantikan orang tua di balik keberhasilan para wisudawan.

“Keberhasilan kalian bukan hanya karena guru atau sekolah, melainkan berkat perjuangan orang tua yang rela berutang demi membiayai pendidikan. Ingatlah, keridhaan Allah tergantung pada keridhaan orang tua,” pesannya menggetarkan hati seluruh hadirin.

Diharapkan kehadiran lulusan terampil sebagai asisten perawat dan tenaga farmasi klinis ini dapat menjawab kebutuhan layanan kesehatan di Nunukan, membawa pelayanan yang lebih manusiawi, profesional, dan berkualitas hingga ke pelosok perbatasan.

(Padli)