SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara) yang menetapkan jajaran direksi dan komisaris baru, Kamis (23/4).
Rapat yang berlangsung di Kantor Pusat Bankaltimtara Samarinda ini juga dihadiri Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., serta para pemegang saham dari seluruh kepala daerah, baik hadir langsung maupun melalui kuasa.
Dalam RUPS tersebut, disepakati pengangkatan jajaran direksi baru. Romy Wijayanto ditetapkan sebagai Direktur Utama menggantikan Muhammad Yamin. Selain itu, Viky Pujo Rahmanto menjabat sebagai Direktur Kredit dan Yenny Israwati sebagai Direktur Operasional dan Manajemen Risiko.
Untuk jajaran komisaris, Achmad Syamsudin ditunjuk sebagai Komisaris Utama Independen. Sementara itu, Sri Wahyuni dipercaya sebagai Komisaris Non Independen perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
Adapun untuk posisi Komisaris Non Independen perwakilan Pemprov Kaltara, pemegang saham menyetujui pencalonan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M. Selanjutnya, Denny akan mengikuti proses penilaian kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemimpin Sekretariat Perusahaan Bankaltimtara, Rita Kurniasih, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat organisasi.
“Ini bagian dari upaya memastikan tersedianya kepengurusan yang memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas dalam mendukung pencapaian tujuan strategis perusahaan dan memperkuat fondasi kelembagaan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai informasi, kepemilikan saham Bankaltimtara merupakan sinergi antara wilayah Kaltim dan Kaltara, yang melibatkan pemerintah provinsi serta seluruh pemerintah kabupaten/kota di masing-masing wilayah.
(dkisp)

