SMP Negeri 2 Nunukan Perpanjang Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap, Siswa Lebih Suka Tatap Muka
NUNUKAN — SMP Negeri 2 Nunukan kembali memperpanjang masa pembelajaran dari rumah bagi seluruh siswa. Kepala Sekolah, Arbain, S.Pd., menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Nomor B1127/Disdik.09/2026.
Surat edaran tersebut menginstruksikan perpanjangan Belajar Dari Rumah (BDR) pada Kamis hingga Jumat, 3–4 September 2026, akibat kondisi kabut asap yang masih melanda wilayah tersebut.
“Ini merupakan hari keempat pelaksanaan BDR. Sebelumnya, pembelajaran daring telah berlangsung sejak 31 Agustus hingga 2 September 2026,” jelasnya, Kamis (3/09/2026).
Pihak sekolah telah melakukan pemantauan langsung ke rumah-rumah siswa untuk memastikan tidak ada kendala. Hasilnya, seluruh proses pembelajaran berjalan lancar. Meski demikian, para siswa menyampaikan bahwa mereka lebih menyukai pembelajaran tatap muka di sekolah, karena materi yang disampaikan guru lebih mudah dipahami secara langsung dibandingkan melalui jaringan.
Meskipun sekolah telah memanfaatkan berbagai platform daring seperti Google Classroom, Google Meet, WhatsApp, maupun Telegram untuk memudahkan proses belajar mengajar, kehadiran langsung guru di kelas tetap menjadi pilihan yang lebih disukai para siswa.
Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), penyalurannya dihentikan sementara selama siswa belum masuk sekolah. Pihak sekolah telah berkoordinasi terkait hal tersebut.
“Insyaallah pembelajaran daring tetap berjalan lancar. Namun anak-anak lebih menyukai belajar di sekolah karena materi lebih mudah dipahami secara langsung. Semoga kondisi udara segera membaik dan kita bisa kembali belajar bersama di kelas,” ujar Arbain.
Padli/admin
