Rakor SPBE Se-Kaltara, Dorong Implementasi Pelayanan Publik

TANJUNG SELOR – Revolusi digital telah menghadirkan transformasi fundamental dalam tatanan masyarakat global. Disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Dr. Bustan, S.E., M.Si membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Se – Kalimantan Utara Tahun 2025.

“Era Society 5.0 yang kita masuki saat ini ditandi dengan interkonektivitas digital yang merasuk ke dalam seluruh aspek kehidupan mulai dari interaksi sosial, pola konsumsi, sistem pendidikan hingga mekanisme pelayanan publik,” kata Dr. Bustan di Ruang Rapat Gedung Gadis 2, Senin (28/4).

Pemerintah, sebut Dr. Bustan sebagai entitas yang bertanggung jawab dalam penyediaan layanan publik tidak dapat terhindar dari tuntutan adaptasi terhadap perubahan paradigma ini.

Melalui implementasi SPBE, Pemerintah berkomitmen untuk menghadirkan tata kelola yang lebih efisien, transparan, akuntabel, responsif, serta berorientasi pada kualitas pelayanan publik.

Visi ini sejalan dengan paradigma “Whole of Government” yang menekankan pada integritas dan kolaborasi antar instansi pemerintah untuk menghasilkan pelayanan yang holistik dan berdampak signifikan.

Ia menjelaskan landasan yuridis SPBE ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, dan diperkuat dengan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia.

Selanjutnya Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2022 Tentang Perlindungan data pribadi yang memberikan jaminan keamanan dalam pertukaran data digital.

Namun implementasi SPBE menghadapi tantangan strategis yang memerlukan pendekatan yang terukur dan sistematis, pertama infrastruktur digital yang belum merata, kedua kesiapan sumber daya manusia, ketiga aspek keamanan siber dan perlindungan data keempat interoperabilitas sistem.

Merespon tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltara telah merumuskan beberapa langkah strategis, diantara pengembangan infrastruktur TIK yang terintegrasi, peningkatan kapasitas SDM Digital melalui program pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.

Kemudian penguatan tata kelola keamanan informasi dengan informasi dengan mengimplementasikan standar ISO 27001, standarisasi yang integrasi sistem dengan mengembangkan arsitektur SPBE yang komprehensif dan mengacu pada Enterprise Architecture Nasional.

“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam mengakselerasi implementasi SPBE di Kalimantan Utara,” pungkasnya.

Hadir mendampingi Pj. Sekprov Kaltara, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara, Dr. H. Iskandar Alwi, S.I.P., M.Si., Kepala Diskominfo Bulungan Hj. Andriana, SH., M.A.P, Kepala Diskominfo Malinau Francis, S.Pd., M.Pd, Kabid Aptika DKISP Kaltara Deddy Harryady, S.Kom, dan narasumber Kemenpan RB Joshua Ariel Perkasa dan Desti Nuraini secara daring, serta seluruh peserta dari kabupaten / kota se-Kaltara.

(dkisp)

Hari Bumi, Pj. Sekprov Serukan Semangat Pemuda Peduli Lingkungan

TARAKAN – Dalam semangat memperingati Hari Bumi Sedunia, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dalam hal ini Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Dr. Bustan, S.E, M.Si mengikuti kegiatan Camping Akbar dan Silaturahmi Peringatan Hari Bumi Gerakan di Bawah Satu Bendera, di Savana Beach Jambore Pantai Amal Lama, Sabtu (26/4) malam.

Diikuti dari berbagai elemen masyarakat dan komunitas pemerhati lingkungan, Bustan menyambut baik semua pihak yang telah bekerja keras sehingga dapat menginspirasi seluruh masyarakat Kaltara untuk berpartisipasi.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif, karena bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan semangat para pemuda di provinsi Kaltara, agar dapat selalu peduli dengan lingkungan,” kata Bustan.

“Dengan kita peduli akan lingkungan sekitar, sama saja kita menyelamatkan bumi ini,” jelasnya.

Hari bumi yang dicanangkan setiap tahun 22 April dan diperingati secara internasional, dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang dijadikan tempat tinggal insan manusia.

Terangnya, Kalimantan disebut sebagai paru – paru dunia karena luas wilayah hutannya, dan hutan memiliki peran yang sangat penting karena sebagai penyerap emisi karbon terbesar di dunia.

Bustan mengharapkan Kaltara khususnya Tarakan dapat turut andil menerapkan kota yang ramah lingkungan seperti yang dilakukan besok, yakni membersihkan pantai dan juga penanaman pohon bersama.

Tegasnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi serenomi biasa, namun merupakan wujud nyata peduli dengan lingkungan, serta bisa diterapkan kepada diri sendiri untuk selalu peduli dengan lingkungan.

Pemerintah provinsi Kaltara mendukung giat penanaman pohon memiliki dampak positif, selain memberikan oksigen bagi kota, juga turut membantu dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam, mengurangi polusi udara hingga membantu mengendalikan erosi tanah.

“Saya berharap kegiatan ini, dapat menanamkan dan memupuk rasa nasionalisme dan cinta tanah air, serta memberi kesadaran para generasi muda bangsa Indonesia dengan memiliki keanekaragaman suku, budaya dan agama, bangsa Indonesia justru menjadi kuat karena bersatu,” tutupnya.

(dkisp)

Dapat info mobil Truk pengangkut Hasil bumi terbalik Personil Polsek bersama Babinsa Koramil dua boccoe langsung ke TKP, ini harapan Kapolsek AKP welman



Bone,Berandankrinews.com
Sebuah mobil truk no plat KH 8886 FQ dikemudikan A.Rijal pengangkut hasil bumi terbalik di depan rumah warga
Di dusun Tokareta desa Laccori
Kecamatan dua boccoe,posisi mobil susah untuk bangkit karna terhalang sebuah pohon mangga didepan Rumah warga setempat

Pemilik pohon tidak mau dan melarang pohonnya untuk dipangkas sedangkan posisi mobil truk tidak bisa kembali keposisi semula kalau pohon ini tidak dipangkas ,mengingat cuaca yang sedikit mendung kalau mobil Tidak kembali ke posisi semula karung karung yang berisi jagung kuning akan basah dan bisa merugikan petani

Setelah menghubungi Polsek tak lama berselang Aiptu Nuhajar bhabinkamtibmas dan Aipda Alimuddin S.Sos dan Brigpol sainal Randi personil jaga polsek Dua BoccoE serta Babinsa dari Koramil dua boccoe tiba dilokasi dan mempertemukan sopir dan pemilik rumah sehingga ada kata sepakat untuk memotong tangkai pohon yang mengganggu untuk mengembalikan posisi mobil mobilpun kembali ke posisi semula dan semua barangnya dinaikkan kembali

Sinergitas Polri dan TNI sangat membantu warga masyarakat
Apalagi program pemerintah terkait ketahanan pangan Nasional
Sudah menjadi kewajiban untuk mengawal langsung ditengah tengah masyarakat
Kapolsek dua boccoe Akp Welman saat dikonfirmasi membenarkan Adanya laporan warga terkait mobil terbalik ini dan menyampaikan kepada warga masyarakat untuk senantiasa mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan nasional ,

beliau juga mengharapkan kerjasama semua elemen masyarakat untuk mendukung keberadaan bhabinkamtibmas dan Babinsa sebagai garda terdepan TNI Polri ditengah tengah masyarakat

Kronologisnya :
tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut mobil dum truck tersebut terbalik saat terparkir di pinggir jalan menaikan muatan jagung karena lokasi tempat memarkir mobil dalam keadaan lembek dan labil sehingga pada saat memuat 77 karung jagun tiba – tiba mobil terbalik akibat keberatan muatan

Rayakan Reuni Akbar SMAN 1 Tanjung Selor, Datu Iqro Ajak Alumni Membangun Daerah

TANJUNG SELOR — Tawa, pelukan hangat, dan kisah lama memenuhi Dome Sport Center, saat ribuan alumni dari angkatan 1965 hingga 2024 berkumpul dalam Reuni Akbar SMA Negeri 1 Tanjung Selor, pada Sabtu (26/4) malam.

Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., mengapresiasi semangat para alumni yang tetap menjaga ikatan emosional dengan almamaternya.

“Semangat kekeluargaan yang lahir di SMAN 1 Tanjung Selor tidak akan pernah pudar, meskipun zaman berganti dan jarak memisahkan,” ucap Datu Iqro.

Datu Iqro mengatakan SMA Negeri 1 Tanjung Selor telah menjadi bagian penting dari tonggak sejarah pendidikan Kaltara. “Dari sekolah ini, lahir sosok-sosok yang kini memimpin, mendidik, menginspirasi, dan membangun bangsa,” terangnya.

Momen silaturahmi kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus baru Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN 1 Tanjung Selor periode 2025 – 2030 diketuai oleh Adri Patton.

Datu Iqro berharap kepengurusan yang baru dapat membawa energi baru untuk mempererat jejaring alumni, memperkuat kontribusi sosial, serta mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kaltara.

Tambahnya, kegiatan reuni disamping sebagai ajang silaturahmi juga menjadi wadah dalam menyatukan persepsi tentang langkah – langkah yang bisa dilakukan untuk membantu sekolah dan juga mendukung pemerintah provinsi maupun daerah.

Bentuk dukungan tersebut seperti membentuk program beasiswa, mendampingi wirausahawan muda, hingga berkontribusi dalam berbagai program pembangunan daerah.

“Almamater ini adalah rumah kita bersama. Mari kita rawat dan besarkan dengan karya nyata,” pungkasnya.

Acara reuni akbar ditutup dengan penuh haru dan sukacita, menandai awal baru perjalanan panjang alumni SMAN 1 Tanjung Selor dalam merajut persahabatan, karya, dan pengabdian kepada daerah, bangsa, dan negara.

Turut serta dalam reuni akbar SMAN 1 Tanjung Selor, Ketua DPRD Provinsi Kaltara, H. Achmad Djufrie., SE., MM, Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan.

(dkisp)

Bongkar Peredaran Sabu Berbasis WhatsApp satresnarkoba temukan saat operasi


Watampone,–Berandankrinews.com
Baru beberapa hari menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bone, Iptu Adityatama Firmansyah, S.Tr.K., langsung menunjukkan keseriusannya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bone. Dalam operasi yang berlangsung pada 22 hingga 23 April 2025, Tim Satresnarkoba Polres Bone berhasil mengungkap beberapa kasus penyalahgunaan narkoba di sejumlah lokasi, serta mengamankan beberapa pelaku berikut barang bukti dalam jumlah cukup besar.

Pada Selasa, 22 April 2025 sekitar pukul 12.30 WITA, di sebuah rumah kontrakan di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, tim Satresnarkoba berhasil menangkap pelaku berinisial ABP (laki-laki, 23 tahun). Dalam penggeledahan awal, polisi menemukan satu sachet kecil sabu di saku celana pelaku, sebuah handphone OPPO berwarna merah, dan di dalam mobil Suzuki Ertiga putih yang dikendarainya ditemukan lagi satu sachet sabu di dalam bungkus rokok.

Dari hasil pemeriksaan handphone, polisi menemukan chat WhatsApp antara ABP dan akun bernama “Hiyaris” yang mengarahkan ABP untuk mengambil paket sabu yang disimpan di pinggir jalan Kelurahan Corawalie, Kecamatan Barebbo. Polisi kemudian bergerak cepat ke lokasi tersebut dan berhasil mengamankan sejumlah besar sabu yang dikemas dalam potongan pipet plastik hitam, terdiri dari sekitar 30 sachet sabu siap edar. Rencananya, sabu tersebut akan diedarkan secara acak di wilayah Kota Watampone melalui sistem “tempel” tanpa pertemuan langsung antara pembeli dan penjual.

Pada hari yang sama, sekitar pukul 21.30 WITA, Tim Satresnarkoba kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial AV (laki-laki, 23 tahun) di Jalan Desa Corawalie, Kecamatan Barebbo. AV diketahui juga bekerja sama dengan akun “Hiyaris” dan berperan dalam menyimpan sabu untuk diedarkan.

Dari AV, polisi mengamankan satu bungkus plastik besar berisi 31 sachet kecil sabu. Pengembangan di rumah AV di Jalan Sambaloge Baru, Kelurahan Masumpu, Kecamatan Tanete Riattang, mengungkap barang bukti tambahan berupa 11 sachet sabu, potongan pipet plastik berisi sabu, satu unit timbangan digital, dan berbagai perlengkapan untuk membungkus sabu, yang ditemukan tersimpan di atas plafon kamar pelaku.

Selanjutnya, pada Rabu, 23 April 2025 sekitar pukul 00.00 WITA, tim Satresnarkoba kembali mengamankan pelaku berinisial FF (laki-laki, 24 tahun) di halaman Wisma Rennutta, Jalan Latenri Tatta, Kelurahan Jeppe’e. FF tertangkap setelah baru saja selesai melakukan transaksi sabu. Dari hasil interogasi, FF mengaku hendak mengambil sabu yang disimpan di Jalan Mangga, Kelurahan Macege. Pelaku bersama polisi menemukan satu sachet sabu kecil yang terbungkus kertas berlapis plester coklat.

Sabu tersebut, menurut pengakuan FF, dibeli seharga Rp 200.000 dari seseorang yang dikenal melalui kontak WhatsApp dengan nama “BJ” menggunakan sistem tempel.

Kasatnarkoba Polres Bone, Iptu Adityatama Firmansyah, S.Tr.K., menegaskan bahwa pihaknya akan terus gencar melakukan pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Bone.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku penyalahgunaan dan pengedar narkoba di Bone. Kami juga terus mengejar pelaku lainnya yang terlibat, termasuk identitas akun WhatsApp ‘Hiyaris’ yang kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” tegas Iptu Adityatama.

Operasi ini membuktikan keseriusan Polres Bone dalam memberantas peredaran narkotika yang merusak generasi muda. Masyarakat pun diimbau untuk turut aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

Sementara Plt. Kasihumas Iptu Rayendra Muchtar, S.H. menambahkan bahwa para pelaku dijerat Undang-Undang Narkotika Tahun 2009 “Pasal 114 ayat (1) Jo. Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.” Jelasnya