14 Tahun Kaltara, Sejumlah Indikator Pembangunan Tunjukkan Capaian Positif.
TANJUNG SELOR – Memasuki usia ke-14 tahun, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat sejumlah capaian positif dalam pembangunan daerah, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan manusia, kualitas demokrasi hingga kerukunan masyarakat.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltara, Dr. Ilham Zain, S.Sos., M.PA., saat memimpin apel pagi gabungan di Halaman Kantor Gubernur Kaltara, Senin (2/11).
Dalam arahannya, Ilham mengatakan berbagai capaian tersebut menjadi bukti perkembangan Kaltara selama 14 tahun sekaligus hasil kerja bersama pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, dan Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si.
“Salah satu indikator yang menunjukkan perkembangan positif adalah pertumbuhan ekonomi Kaltara. Pada triwulan II, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,96 persen secara year-on-year (yoy), kemudian meningkat menjadi 5,09 persen,” katanya.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5 hingga 7 persen menunjukkan kondisi yang cukup baik dan menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltara juga tercatat mencapai 74,4. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Ilham juga menyampaikan bahwa Kaltara menempati peringkat kesembilan secara nasional dalam kategori demokrasi berkinerja tinggi (high performance democracy).
Tidak hanya itu, berdasarkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB), Kaltara berhasil menempati peringkat pertama sebagai provinsi paling harmonis di Indonesia dengan skor 87,23.
“Kondisi demokrasi dan kehidupan masyarakat yang harmonis menjadi modal penting bagi Kaltara. Situasi yang aman dan kondusif juga memberikan kepercayaan bagi investor untuk menanamkan modalnya,” ujarnya.
Di sektor ekonomi daerah, Ilham turut menyinggung pentingnya penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya, Gubernur Kaltara memberikan dukungan terhadap pengembangan BUMD agar dapat berperan lebih optimal dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Lebih jauh, ia menyebutkan, saat ini Kaltara memiliki dua BUMD dengan prospek pengembangan yang cukup besar.
Sementara itu, dari sisi stabilitas harga, inflasi Kaltara tercatat sebesar 2,56 persen. Angka tersebut dinilai masih berada dalam kondisi terkendali.
Ilham berharap berbagai capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Harapan saya, capaian yang sudah kita raih ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk semakin bersemangat menggerakkan ekonomi, memperkuat kehidupan demokrasi, menjaga keharmonisan, dan terus membangun Kaltara menjadi lebih baik,” tutupnya.
(dkisp)
