Sebelum Gugur Aldy Sempat Video Call dan Berpesan Kepada Kakaknya Untuk Menjaga Adik dan Bapaknya

Social share

Nunukan, Berandankrinews.com-Kontak tembak yang terjadi antara Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua. Yang menyebabkan gugurnya seorang anggota Brimob asal Kabupaten Nunukan, Kaltara bernama Bharatu Aldy pada Rabu (20/3/19) pagi.

Dari keterangan kakak Aldy Saat ditemui awak media dikediamannya di Jl. Manunggal Bakti pangkalan Posal Kelurahan Nunukan Timur Kamis (21/3/19) menjelaskan, bahwa ada tanda-tanda sebelum mendapatkan kabar duka, tiga hari sebelumnya gantungan kunci logo Brimob yang diberikan Aldy hilang dan Aldy sempat melakukan panggilan video call.

“Tiga hari yang lalu sebelum kabar duka ini diterima, gantungan gunci yang diberikan Aldy tiba-tiba hilang, Dia juga sempat video call sama kami, dia berpesan untuk jaga adik dan bapak,” kata Ardi.

Ardi juga menjelaskan, Bahwa Aldy Sempat berpesan kalau bisa buka usaha.

“Saya disuruh buka usaha cuci motor, dia juga sampaikan kalau saya kembali dikelapa dua nanti saya kirimkan baju untuk dijual,”Jelas Ardi

Ardi juga menuturkan pada 7 Maret 2019 Aldy sempat menyampaikan jika dia ingin tempur.

Dalam pesannya Aldy di Whatsapp “Assalamualaikum Bang, doakan bang adik sekarang lagi tempur. Diam-diam saja bang cukup kau yang tahu, doakan yah bang sehat-sehat saja bang”.

Sementara paman Aldy, menjelaskan sosok Almarhum adalah sosok yang murah senyum, dan pendiam.

“Anaknya pendiam dan murah senyum, sama tetangga akrab,” Jelas Hamzi.

Sementara Jenazah Aldy saat ini berada dibalikpapan, saat ini Amir ayah Aldy sedang menuju Tarakan untuk menjemput Jenazah Aldy yang rencananya besok akan diberangkatkan ke Kabupaten Nunukan.

Berdasarkan informasi dari Ardy, Kabar yang disampaikan dari Komandannya bahwa Bharatu Aldy tertembak dibagian bahu sebelah kanan tembus ke jantung.

Berikut adalah kronologi evakuasi korban penembakan di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga (Sumber Kumparan.com):

Rabu (20/3)

Pukul 07.00 WIT

Pesawat Heli Polri Bell 412/P-3003, take off dari Bandara Baru MozesKilangin menuju Distrik Mugi Kab. Nduga.

Pukul 09.08 WIT

Pesawat Heli Polri Bell 412/P-3003, tiba di helipad Detasemen PenerbadBandara Mozes Kilangin Timika dengan membawa 3 (Tiga) anggota Satgas Belukar (Brimob). Saat itu, terjadi kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Distrik Mugi Kab. Nduga.

Pukul 09.13 WIT

Dalam kontak tembak, ketiga anggota Brimob terluka. Satu di antaranya tewas.

Korban di bawa ke RSUD Kab. Mimika menggunakan mobil Ambulance Lanud Yohanis Kapiyau, RumkitbanTimika, dan Polres Mimika.

Pukul 09.27 WIT

Korban tiba di ruang IGD RSUD Mimika selanjutnya dilaksanakan penanganan medis, adapun nama-nama korban berikut ini, yakni Ipda Arif Rahman, Bharada Aldi (luka pada bahu kanan status meninggal dunia), dan Bharada Rapi. (**)