Program INOVASI Selenggarakan Gelar karya keberhasilan program Pemerintah dalam Peningkatan Literasi Kelas Awal di Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Plt. Sekretaris Daerah Nunukan Raden Iwan Kurniawan membuka secara resmi acara Gelar karya keberhasilan program Pemerintah dalam peningkatan literasi kelas awal di Kabupaten Nunukan serta peluncuran program peningkatan kompetensi guru berbasis KKG melalui program literasi kelas tinggi di Kabupaten Nunukan yang dilaksanakan di ruang pertemuan Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis 27 November 2025.

Sebelum memulai acara terlebih dahulu Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan mengunjungi ruang kelas literasi, dan 3 booth aksi literasi yang menjadi contoh metode pembelajaran yaitu Booth perubahan cara mengajar guru dan belajar murid, booth Media Pembelajaran, serta Booth Dukungan Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah. Usai mengunjungi Plt. Sekda Nunukan R Iwan Kurniawan menitip pesan yang ditulis di kertas lalu ditempelkan di papan pesan dan kesan, yang mengatakan ‘Luar biasa, harapan besar anak anak ke depan akan mampu menggapai karakter mulia.’ Sebuah harapan yang titipkan bagi penurus bangsa untuk berakhlak mulia.

Kegiatan yang berlangsung 3 hari ini, meliputi kunjungan pengamatan pembelajaran di SDN 002 Nunukan Selatan dan MI As’adiyah Sungai Taiwan Sebatik, kunjungan ke Taman Bacaan Masyarakat Patok 2 Sebatik dan Tanjung Harapan Nunukan, pameran karya literasi, testimoni guru, gelar wicara bertema Literasi di perbatasan, serta peluncuran Paguyuban Fasilitator Literasi Kabupaten Nunukan sebagai upaya keberlanjutan program. Program tersebut nantinya menjadi ruang apresiasi sekaligus ajang berbagi praktik baik dari guru-guru SD dan MI dalam meningkatkan kemampuan literasi peserta didik kelas awal di Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan, yang dibacakan Plt Sekda R Iwan Kurniawan mengapreasi dukungan ekosistem pendidikan untuk membantu Nunukan meningkatkan mutu pendidikan dasar. Bupati Nunukan periode 2025-2030 berkomitmen penuh untuk memperkuat kemampuan literasi di kelas awal yang menjadi fondasi penting keberhasilan belajar anak. Ia mengatakan peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu prioritas program pembangunan untuk mewujudkan visi Kabupaten Nunukan yang Inovatif, Sejahtera, Adil, dan Mandiri.

“Peningkatan literasi kelas awal adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Nunukan. Saya sangat mengapresiasi kerja keras para guru, kepala sekolah, dan para fasilitator daerah yang terus berupaya memperbaiki kualitas pembelajaran di tengah berbagai tantangan wilayah perbatasan. Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen penuh untuk memperkuat ekosistem pembelajaran yang berdampak bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Lebih lanjut Iwan mengatakan, dukungan ekosistem pendidikan telah membantu Nunukan meningkatkan capaian SPM pendidikan. Ia menegaskan bahwa kemajuan ini tidak hanya sekadar angka, tetapi juga menjadi pondasi bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Studi global yang dilakukan oleh Hanushek dan Woessmann (2012) menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan membaca berpengaruh langsung pada pertumbuhan ekonomi hingga 1,3% per tahun. Temuan di Indonesia berdasarkan studi Lee Crawfurd (2025) juga mengonfirmasi bahwa peningkatan literasi dan numerasi berkorelasi dengan peningkatan pendapatan di masa dewasa”, ungkap Iwan.

Lanjut dikatakan ini berarti investasi dalam pendidikan tidak hanya penting bagi masa depan anak-anak, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional yang berkelanjutan.

Hannah Derwent selaku Counsellor Human Development dalam rilisnya mengatakan bahwa dalam video zoom Pemerintah Australia melalui Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) telah mendampingi daerah-daerah di Indonesia untuk memperkuat kemampuan literasi anak khususnya di kelas awal. Dan Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia tentunya memiliki potensi yang unik dan tantangan dalam potensi peningkatan pendidikannya.

” Ini merupakan tantangan dalam pemerataan dan mutu pendidikan, hal ini menjadi bukti nyata komitmen dan semangat kolaborasi pemerintahan Kabupaten Nunukan dalam mendorong perubahan yang positif. Dan kami mengapresiasi langka yang strategis yang telah di lakukan yaitu perluasan akses digital untuk mendukung pembelajaran, potensi guru serta kerjasama yang erat antara pemerintah dan sekolah, pemerintah Australia melalui Program Inovasi tanda kerjasama. Fokus kemitraan kita adalah peningkatan kualitas guru, karena kami senang melihat kualitas serta berkelanjutan, terimakasih kepada Bupati Nunukan, dan mari kita rayakan capaian ini,” ungkap Hannah.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan berhasil meningkatkan capaian standar pelayanan minimum (SPM) pendidikan dari dari 62,83 pada 2024 menjadi 67,18 pada 2025. Peningkatan capaian SPM pendidikan ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab Nunukan bersama ekosistem pendidikan daerah melalui peningkatan kapasitas guru melalui kelompok kerja guru (KGG) dan peningkatan peran serta masyarakat melalui pemanfaatan buku anak dari Badan Bahasa baik di sekolah maupun di Taman Baca Masyarakat (TBM).

Temuan ini sampaikan dalam kegiatan Gelar Karya Keberhasilan Program Literasi Dasar Kelas Awal yang berlangsung pada 25-27 November 2025. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus ajang berbagi praktik baik dari guru-guru SD dan MI dalam meningkatkan kemampuan literasi peserta didik kelas awal di Kabupaten Nunukan.

Kegiatan ini juga diisi talkshow dengan topik “Merayakan Dampak Kolaborasi Ekosistem Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Kabupaten Nunukan”.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan talkshow ini: Akhmad, S.IP, M.Si (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan); Dr. Arifin, S.Pd. M.Pd (Dekan FKIP Universitas Borneo Tarakan); Dr. Andi Mulyono, SH., MH., CLA., CM., CIAP (Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Nunukan); Surjaningsih, S.Pd (Guru SD 010 Nunukan); Haslinda, S.Pd (Guru MI Darul Furqan Sebatik Tengah): dan Amran (Pegiat TBM Patok Dua Sebatik Tengah).

(PROKOMPIM)