Perkuat Citra Produk & Jangkauan Pasar, PKK Nunukan Gelar Pelatihan Branding dan Kemasan Ramah Lingkungan

IMG-20260923-WA0017

NUNUKAN — Tim Penggerak PKK Kabupaten Nunukan melalui Pokja 2 menggelar pelatihan Branding dan Pengemasan bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Rabu (23/9). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama yang disepakati bersama sejumlah lembaga terkait.

Kepala Bidang UMKM sekaligus Kepala Bidang Pokja 2 PKK, Mardiana, S.STP., menjelaskan pelatihan ini lahir dari hasil audiensi awal tahun yang dilakukan PKK ke dinas-dinas terkait. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal pelaksanaan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan BIP, yang nota kesepakatannya sudah disepakati dan tinggal menunggu jadwal penandatanganan.

Pelatihan terselenggara berkat kolaborasi antara PKK Kabupaten Nunukan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, serta PIP sebagai lembaga pembiayaan UMKM. Sebagian besar anggaran ditanggung PKK, sedangkan narasumber didukung penuh oleh PIP.

Sebanyak 30 peserta hadir, 90 persen di antaranya merupakan kelompok UMKM maupun Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang baru merintis produk. Banyak yang belum memiliki merek atau logo resmi, serta masih menggunakan kemasan yang sederhana.

Selama dua hari kegiatan, dua narasumber memberikan materi:

1. Dedi Kurniawan (PLUT UMKM Kabupaten Bulungan) — membahas pembuatan kemasan ramah lingkungan dari bahan yang mudah ditemukan di Nunukan, serta cara membangun merek, membuat logo, hingga memasarkan produk melalui media sosial
2. Sini Hasna (Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi UKM Perindag Nunukan) — menyampaikan manajemen usaha, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), PKP, hingga PIRT dan perizinan lainnya

Mardiana menyampaikan, kondisi geografis Nunukan yang terdiri dari banyak pulau membuat akses pemasaran menjadi terbatas. Oleh karena itu, pembangunan citra produk dan pemanfaatan pemasaran secara daring menjadi sangat penting agar jangkauan pasar semakin luas.

“Kami berharap peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi mempraktikkannya langsung. Pada hari kedua, kami imbau membawa laptop atau ponsel agar bisa langsung mencoba membuat desain dan mengelola akun pemasaran mereka,” ujarnya.

Diharapkan, melalui pelatihan ini produk-produk UMKM Nunukan semakin dikenal, memiliki kemasan yang menarik sekaligus ramah lingkungan, serta dilengkapi dengan perizinan usaha yang sah dan lengkap.

Padli/admin