Peringati Hari Anak Nasional Ke-42: Sayangi Anak, Lindungi Dan Bangun Masa Depan Generasi Nunukan

IMG_20260808_162908

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Bunda PAUD Kabupaten Nunukan memperingati Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 dengan penuh sukacita, Sabtu 8 Agustus 2026. Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan ini menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa dimulai dari bagaimana kita memperlakukan anak-anak hari ini.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia Irwan, S.E., menyampaikan bahwa anak yang tumbuh dengan kasih sayang akan menjadi pribadi yang percaya diri, anak yang terlindungi akan tumbuh tanpa rasa takut, dan anak yang mendapat pendidikan baik akan menjadi generasi pembawa Indonesia Emas 2045.

“Investasi terbaik bukan hanya pembangunan fisik, melainkan membangun manusia sejak usia dini. Semoga semua anak Nunukan tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, dan bahagia. Mari kita wujudkan ruang aman dan nyaman bagi setiap anak,” ujarnya.

Bunda PAUD juga mengajak orang tua menjadikan rumah sebagai sekolah pertama yang penuh cinta. Kepada para pendidik, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesabaran dan pengabdian menanamkan karakter sejak usia dini.

Kepada anak-anak, beliau berpesan: “Teruslah belajar, berani bermimpi, dan jadilah pribadi yang baik serta bermanfaat.”

Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen terus memperkuat layanan PAUD yang berkualitas, mendukung pendidikan yang inklusif, serta menghadirkan program yang berpihak pada kepentingan terbaik anak dan melindungi mereka dari segala ancaman.

Sementara itu, sambutan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, H. Muhammad Amin, menegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial.

“Anak adalah investasi terbesar bangsa. Masa depan Nunukan, Kalimantan Utara, bahkan Indonesia ditentukan oleh kualitas anak-anak yang dididik hari ini,” ujarnya.

Peringatan ini juga dirangkai dengan gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, aktif bermasyarakat, serta tidur cepat. Tujuh kebiasaan sederhana ini menjadi fondasi membentuk karakter anak yang disiplin, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.

“Anak-anak Nunukan tinggal di wilayah perbatasan yang strategis. Jangan pernah merasa terbatas karena tinggal di perbatasan. Justru dari perbatasan inilah akan lahir pemimpin, ilmuwan, dokter, guru, pengusaha, dan tokoh bangsa yang akan mengharumkan nama Nunukan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Nunukan menempatkan pembangunan SDM sebagai prioritas utama. Mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, perluasan akses hingga wilayah terpencil, penguatan literasi, pemberian beasiswa, peningkatan kompetensi guru, hingga dukungan sekolah berinovasi.

“Sebab membangun daerah tidak cukup hanya dengan jalan, jembatan, dan gedung. Yang paling utama adalah membangun manusianya.”

Di akhir sambutan, disampaikan pesan: “Anak Hebat, Indonesia Kuat. Anak Nunukan Hebat, Nunukan Semakin Maju.”

Padli/admin