Ikut Menyebarkan Calon Kandidat Parpol, Dua PNS Dalam Tahap Proses

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengeluarkan Surat Edaran Nomor B/71/M.SM.00.00/2017 tentang Pelaksanaan Netralitas bagi ASN pada Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018, Pemilihan Legislatif Tahun 2019, dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019. Sebagaimana namanya, surat edaran tersebut berisi apa-apa saja yang tidak boleh dilakukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam masa tersebut.

Namun, masih saja ada pns yang melakukan menyebarluaskan gambar maupun visi misi calon Calon Legislatif dan Calon presiden melalui media sosial.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Nunukan, dua PNS Terlibat dalam menyebarluaskan calon dari partai politik.

Kepala Dinas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Nunukan, Sabri, ST, M.Si mengatakan Dua PNS tersebut memang ada, dugaannya Pelanggaran disiplin, untuk pelanggaran disiplin ini dari atasan langsung yang menindak.

“kita sudah memperhatikan SKPD nya yang bertindak,” Kata Sabri.

Ia menuturkan berdasarkan laporan bawaslu hanya ada dua pns yang terlibat.

“dua Pns ini dari Kecamatan Lumbis Ogong dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,” terang Sabri.

Sabri mengatakan hingga saat ini belum ada laporan tindakan dari dua instansi tersebut.

“terkait pelanggaran disiplin, untuk yang pelanggaran berat baru dibawa ke BKPSDM, dan ditindak ditingkat Kabupaten,” kata Sabri

Namun Sabri belum mengetahui pelanggaran kedua pns tersebut apakah kategori ringan atau berat karena kedua pns tersebut masih dalam proses.

Ia mengatakan sebagai PNS Harus netral, bahkan sebelum Sabri di BKPSDM, ditempat yang sebelumnya ia bertugas selalu menyampaikan di apel pagi tetap fokus bekerja, untuk urusan politik biarkan mereka berurusan, kita PNS sebagai eksekutor, eksekutif melaksanakan kebijakan.

Lanjutnya, kalau ada yang ikut seperti itu pelanggaran. Kalau memang masih senang berprofesi sebagai PNS jangan ikut-ikutan.(**)

BNNK Lakukan Press Release Terkait Kinerja BNNK Nunukan 2018

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Praktik penyalahgunaan narkotik di Nunukan masih menggeliat. Selama 2018 ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan menanggani 2 kasus penyalahgunaan narkotika
Mengingat BNNK Nunukan baru dilengkapi personil Pemberantasan pada November 2018.

“ada 2 kasus narkotik yang kita ungkap dengan jumlah tersangka mencapai 2 orang, Kasus ada 2,
320 gram & 4.500 gram,
Mengingat BNNK Nunukan baru dilengkapi personil Pemberantasan pada November 2018,” Ujar Kompol Lamuati, SH, Kepala BNNK Nunukan, Senin (17/12/18)

Tersangka tersebut, kata dia, diserahkan ke polres Nunukan untuk penyelidikan.

Tak hanya itu, Selama tahun 2018, BNNK Nunukan bekerja sama dengan kementrian agama Nunukan untuk melayani Calon Pengantin (CATIN) Tes Urine.

“Dalam rangka mengantisipasi terjadinya korban bagi anak-anaknya kelak, Kita lakukan tes urine kepada Catin tersebut, lanjutnya dari 618 peserta yang melakukan tes urine 20 orang yang positif,” terang Lamuati.

Terangnya, rehabilitasi yang bakal diberikan kepada calon pengantin ini disesuaikan dengan program yang telah ditentukan. Setelah masa rehabilitasi dan programnya telah berjalan sesuai ketentuan baru diberikan surat nikah asli dari Kantor Urusan Agama (KUA) berdasarkan rekomendasi BNNK.

Selain itu, Selama 2018 BNNK Nunukan telah melakukan p4gn diinstansi pemerintahan, Swasta, Sekolah dan Masyarakat diantaranya di Pengadilan Agama, BNPB, Kesbangpol, Kejaksaan Negeri, BKPSDM, LANAL, ASN se Kecamatan Sebatik Tengah, Kepala Sekolah di Pulau Nunukan, Ketua RT di Kelurahan Nunukan Tengah, BNNK Nunukan (internal), Kepolisian resor Nunukan dan PT. Gema Alam Lestari.

“Total partisipan 526 orang, yang positif mengunakan sabu ada 14 orang,” Jelas Lamuati.

Terkait rehabilitasi, Lamuati mengungkapkan Fungsi rehabilitasi, BNNK memiliki klinik rehabilitasi yang telah lama berdiri tapi pecandu dan korban masih kurang untuk direhabilitasi.

“kita sudah memiliki klinik bernama klinik Pratama, namun pecandu dan korban yang datang melaporkan diri untuk direhabilitasi masih kurang,” Jelas Lamuati.

Dia berharap media dan lsm dapat memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“kita berharap teman-teman media dapat membantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” Kata Lamuati. (**)

Gangguan Jiwa, Pria 25 Tahun Tewas Melompat Dari Lantai Dua

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-M. Said (25) Tewas Setelah melompat dari atas lantai dua rumahnya yang berada di JL. Haji Sumang RT. 13, Kelurahan Nunukan Tengah Kabupaten Nunukan, Kaltara Pada Jumat (14/12/18) Sore.

Berdasarkan informasi korban mengalami ganguan Jiwa setelah selesai Kuliah.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, M.H melalui Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi menjelaskan tewasnya M. Said, berdasarkan pernyataan keluarga korban, Said saat itu berada dilantai dasar, pada saat yang bersamaan keluarga sedang sibuk dengan pekerjaan masing-masing dan bersiap untuk shalat magrib, Minggu (16/12/18).

Lanjut Karyadi, Saat itu korban tiba-tiba keluar dari kamarnys dan langsung naik menuju lantai dua yang masih dalam tahap pembangunan.

“Saat itu keluarganya tidak mengetahui, ketika si korban telah berada di lantai dua, tetangga korban sempat melihat korban, seketika itu korban mengambil posisi ancang-ancang dan berlari kemudian melompat sambil berteriak aku bebas,” Jelas Karyadi.

Karyadi menambahkan, korban jatuh di samping rumahnya tepat diatas aspal Jl. Haji Sumang.

“Keluarga dan warga sekitar langsung menolong dan membawa korban ke Puskesmas Nunukan, untuk mendapatkan pertolongan, Namun Nyawa Korban tak dapat tertolong,” Tambah Karyadi.

Diketahui Korban sering berusaha untuk melakukan bunuh diri namun selalu di ketahui oleh keluarganya.

“Jadi Korban sebelumnya pernah berniat untuk bunuh diri, pada tahun 2015 sempat melakukan upaya bunuh diri dengan berusaha memotong urat nadinya dan di ketahui oleh keluarganya dan sempat di rawat di RSUD Nunukan,” Terang Karyadi.

Festival Lagaliggo III Akan Dimeriahkan 9 Negara Sahabat

Berandankrinews.com, Soppeng (Sulsel)- Panitia Kegiatan melakukan persiapan untuk Festival Lagaligo III di Bumi Latemmamala Kabupaten Soppeng, Sulsel, Sabtu (15/12/18).

Peserta sedang melakukan gladi

Rencananya Festival Lagaliggo III tingkat Internasional akan dilaksanakan didua tempat secara bersamaan mulai 17-23 Desember 2018, acara pembukaan nantinya dilaksanakan dilapangan Gasis Soppeng, kemudian acara akan dilanjutkan ditaman wisata waduk ompo.

Festival Lagaliggo yang mengusung Tema “Lagaliggo Dalam Bingkai Peradaban Dunia,” akan dihadiri 9 Negara Sahabat.

Yang menariknya Festival tersebut akan mengupas Kebudayaan Bugis Sebagai lanjutan
dari Lagaliggo 1 dan 2.

Peserta sedang melakukan gladi

Bupati Soppeng, H. A. Kaswadi Razak, SE, mengatakan sangat antusias menyukseskan festival Lagaliggo, Sabtu (15/12/18).

“Gubernur juga mengapresiasi dan siap mendukung untuk menyukseskan Festival Lagaliggo ini,” Kata Kaswadi.

Ia juga mengharapkan semoga festival Lagaliggo terlaksana dengan baik dan lancar.

“Semoga Festival Lagaliggo sukses terlaksana dengan baik dan lancar, serta membawa angin segar untuk periwisata di bumi Latemmamala,” Harap Kaswadi. (**/Ifin)

Bawaslu Nunukan Mengandeng Media Mengawal Keterbukaan dan Keadilan Pemilu

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nunukan, menggelar media gathering dengan media yang ada di Kabupaten Nunukan.

Mengangkat Tema “Bawaslu Bersama Media Mengawal Keterbukaan dan Keadilan Pemilu, Memilih Itu Juara.”

Kegiatan yang dihadiri Tenaga Ahli Bawaslu Pusat Dr. Sulastyo, komisioner Kpu Kaharudin, Kepala LPP RRI Nunukan dan Awak Media Kabupaten Nunukan.

Ketua Bawaslu Nunukan, Moch. Yusran, SE menuturkan kalau kegiatan ini untuk menggandeng media dalam pengawasan untuk menyukseskan Pemilu 2019 mendatang.

Peran media sangat diperlukan untuk mensukseskan pemilu Kita konkritkan dengan mengandeng media katanya saat melakukan media gathering di Ruang pertemuan Radio RRI Nunukan, Sabtu (15/12/2018).

Peran media juga sangat penting dalam pengawasan partisipatif demi kelangsungan Pilkada maupun Pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

Untuk mengawasi Pemilu ini, dengan keterbatasan Tenaga kita mengandeng media.

“Kita harapkan teman-teman media bisa bekerja sama untuk mengawal dan mengawasi pemilu 2019,” Kata Yusran. (*/Win66)