Karena Alasan Kesehatan, Nampaknya Kivlan Zen Memerlukan Penangguhan Penahanan


Jakarta — Tim Pembela Hukum ( TPH ) Kivlan Zen yang terdiri dari Babinkum TNI dan Advokat Rakyat Semesta dalam suratnya nomor 20/TPH-ARS/Pengalihan-Penahanan/0819 perihal pengalihan penahanan Kivlan Zen yang perlu perawatan kesehatan ditujukan kepada:

Presiden RI. Ir. Joko Widodo,Wakil Presiden RI,Menteri Pertahanan, Panglima TNI,Kapolri,Ketua KOMNAS HAM RI,KOMPOLNAS,Kapolda Metro Jaya,Dirreskrimum Polda Metro Jaya,Wadirreskrimum Polda Metro Jaya,
Kasubdit 4 Direskrimum PMJ,Kanit 2 Subdit 4, Dirreskrimum PMJ/ PENYIDIK,

Tembusan ini ditujukan kepada:Kepala Kejaksaan Tinggi DKI,
Direktur RS POLRI,Direktur RS Gatot Subroto,Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Surat tersebut menyebutkan pula mengenai rekonstruksi tanggal 16 dan 18 yang terjadi dalam keadaan sudah tidak normal kesehatannya sehingga meminta BAPnya untuk tidak diakui atau diulang jika sudah sehat,” ujar Tonin salah satu pengacara Kivlan Zen.

“Granat nanas juga masih tersisa di kaki kirinya serta 3 kali jatuh terbentur kepalanya diduga efeknya sehingga sering nyeri, sakit kepala, mata kabur, tensi naik dan turun dengan ekstrim, kolestrol dan asam urat serta synusitis,” imbuh Tonin.

Adv. Ir. Tonin Tachta Singarimbun SH , juga mengakui melihat keadaan Beliau wajahnya pucat sering mengeluh tentang kondisi kesehatannya yang terus menurun sejak penahanan, walaupun tetap diupayakan dengan olah raga ringan. Namun Beliau sering lupa mengenai hal-hal yang baru maupun yang lama sehingga kami sebagai Kuasa Hukum harus sabar membuat mengingatkan yang perlu dalam perkaranya.

“Harapan kami agar keadaan tidak koperatif yang diinfokan Humas Mabes Polri tidak menjadi alasan menolak permohonan tersebut karena ini masalah kemanusiaan sehingga ada rasa keadilan yang diberikan kepada klien kami tersebut,” pungkas Tonin kepada awak media Kamis, (08/08/2019), di bilangan Kuningan Jakarta Selatan.
(fri)

TMMD KE – 105 Kodim 1404/Pinrang di Tutup oleh Pangdam XIV/ Hasanuddin

Pinrang-Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi S.Ip, Msi menutup kegiatan TMMD ke – 105 Kodim 1404/Pinrang yang dilaksanakan di Desa Mattiro Ade dan Kelurahan Tonyamang, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, (08/08/2019).

Pangdam datang ke Kabupaten Pinrang menggunakan pesawat helykopter, mendarat di Stadyaon Bau Massepe dan disambut oleh Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid, S. Sos, Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno, S.A.P, Dandim 1404/Pinrang Letkol Arm Lukman Sasono, S.E dan para petinggi TNI lainnya yang ikut serta dalam penutupan dan peninjauan lokasi pembangunan fisik TMMD ke – 105 di Kab. Pinrang.

Pangdam bertindak sebagai inspektur upacara penutupan TMMD Kodim 1404/Pinrang dan sebagai Komandan upacara Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf Jamot Parluhutan S, S.Sos. Dalam amanatnya Pangdam mengatakan bahwa selama 30 hari para Prajurit TNI, anggota Polri, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat, telah bekerja keras dengan penuh kebersamaan, dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD ke-105 tahun 2019. Kebersamaan yang ditunjukkan merupakan refleksi dari kemanunggalan yang hakiki antar segenap komponen bangsa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebersamaan seperti inilah sebenarnya hakekat dari Kemanunggalan TNI-Rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara, guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara yang bersifat semesta, sebagai ciri khas Negara Indonesia.

Dengan selesainya kegiatan ini, diharapkan sinergitas yang telah terjalin agar dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan diberbagai aspek pengabdian lainnya sehingga mewujudkan kehidupan yang lebih aman, nyaman, tenteram dan sejahtera serta tercipta masyarakat yang mandiri dan berkualitas. Hal tersebut sejalan dengan tema TMMD ke-105 yaitu “ Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat ”.

Selanjutnya Pangdam mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pinrang dan jajarannya yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan TMMD dan Pangdam memohon maaf apabila selama berlangsung TMMD ada hal-hal yang kurang berkenang yang dilakukan oleh Satgas TMMD dan Pangdam mengatakan bahwa upacara penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya program TMMD ke 105 dengan mengambil tema “Bersama TMMD Membangun untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Setelah selesai upacara penutupan dilanjutkan pembagian sembako, Alqur’an, kipas angin dan karpet untuk masyarakat dan lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, lomba lari karung dan lomba lari kelereng yang dengan antusias diikuti oleh masyarakat setempat. Selanjutnya Pangdam beserta rombongan meninjau langsung ke lokasi TMMD di Desa Mattiro Ade dan Kelurahan Tonyamang dan dilaksanakan pembagian sembako di lokasi pembangunan jembatan oleh dr Ny. Hj. Endang Surawahadi (Ibu Pangdam XIV/Hsn). Setelah itu rombongan Pangdam menuju ke Stadyaon Bau Massepe dan melanjutkan perjalanan ke Kab. Mamasa dengan menggunakan pesawat helykopter. (Irwan N Raju)

Basarnas Bone Gelar Kegiatan Go To School SMK Baruna Jaya

Bone-Dalam Rangka sosialisasi dan pemberian buku materi dasar SAR dan tugas pokok Basarnas serta lebih mengenalkan Fungsi SAR terhadap Siswa SMK Baruna Jaya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula gedung sekolah SMK Baruna Jaya, Bajoe Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (8/8) yang dikuti 45 Siswa.

“Insya Allah, Kedepanny kami juga akan laksanakan kegiatan seperti ini untuk Anak SD dan SMP, Ungkap Andi Sultan Kepala Pos SAR Bone.

Adapun beberapa materi yang diberikan dalam kegiatan ini yakni, Sejarah SAR, Visi-misi SAR, Tugas tugas pokok SAR, yang langsung dibawakan oleh Andi Sultan dibantu Rescuer Basarnas Bone.

Ilham S. Pd, guru pembimbing disekolah SMK Baruna Jaya sangat merespon kegiatan yang dilaksanakan disekolahnya.

“Sangat baik ada kegiatan seperti ini, kami mengharapkan agar kegiatan ini bisa kembali dilaksanakan lagi di lain waktu, “ungkapnya. (Irwan N Raju)

Penutupan TMMD Ke 105, Dandim Laporkan Hasil Pencapaian Sasaran Fisik

Nunukan-Dandim 0911 Nunukan selaku Dansatgas TMMD Ke-105, Letkol Inf Cqi Abdillah Arif melaporkan kepada LO TNI AL Kodam VI/Mlw, Kolonel Laut (P) Daniel Mudji Rahadi.

TMMD ke-105 tahun 2019 yang dilaksanakan Kodim 0911 Nunukan, melibatkan 95 personil TNI AD, 2 personil TNI AU, 20 personil TNI AL, 15 Personil Polri, 22 orang OPD dan 6 Personil Satpol PP, TMMD tersebut, telah selesai dengan hasil 100% bertempat di dua Desa yakni Desa Seberang dan Desa Lapri Kecamatan Sebatik Utara.

“Hasil yang telah dicapai, untuk sasaran fisik, Pembuatan Badan Jalan Ukuran 6 Mx 1.300 MM, Pembuatan jembatan /Plat Deker 1 Ukuran 5 M X 4,5 M, Pembuatan jembatan /Plat Deker 2 Ukuran 5 M X6 M, Pembuatan 1 Unit MCK 3 Mx 4 M ,” ungkapnya.

Kemudian, untuk sasaran non fisik meliputi, Penyuluhan Bela Negara,
Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Penyuluhan Pertanian, Penikanan dan Perkebunan Penyuluhan Kesehatan dan KB, Penyuluhan Hukum dan Bahaya Narkoba, Penyuluhan Radikalisme dan Terorisme, Pelayanan Kesehatan dan Sunatan Massal, Ujar Dandim Nunukan.

“ini semua berkat Dukungan dari Komando Atas dan Pemerintah Daerah,
Dukungan Tenaga, TNI, Polri, Dinas Terkait serta Masyarakat,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, TMMD Ke-105 tahun 2019 Kodim 0911 Nunukan Tumbuh dan berkembangnya kesamaan visi, misi aparatur pemerintah dan para pembina kemasyarakatan secara terpadu dan melembaga dalam memberdayakan masyarakat dan lingkungannya.

Menurutnya, Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara, yang tercermin adanya tertib hukum dan displin nasional dalam kehidupan bermasyarakat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Seperti dibidang profesi dan pengabdiannya masing-masing dan semakin meningkatnya wawasan kebangsaan serta kesadaran bela negara yang tercermin dalam pola dan sikap hidup setiap masyarakat sesuai
tumbuhnya semangat kebersamaan, gotong royong dan rasa kekeluargaan serta partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerahnya. Sehingga terciptanya jiwa persatuan dan kesatuan yang kokoh, kuat serta terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat,”tandasnya. (OV)

TMMD Ke 105 di Pulau Sebatik Resmi Ditutup

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di Desa Lapri dan Desa Seberang kecamatan Sebatik Utara, resmi ditutup, Kamis (8/8/2019).

Upacara penutupan dipimpin oleh LO TNI AL Kodam VI/Mlw, Kolonel Laut (P) Daniel Mudji Rahadi, bertindak sebagai Pa Up, Pasi Pers Kodim 0911 Nunukan, Lettu Inf Muhajir, Dan Up, Pasi Intel Kodim 0911/Nunukan, Kapten Inf Alim Ibrohim.

Saat menjadi Inspektur upacara, LO TNI AL Kodam VI/Mlw, Kolonel Laut (P) Daniel Mudji Rahadi saat membacakan amanat Pangdam IV Mulawarman mengatakan, Program TMMD ke 105 tahun anggaran 2019 merupakan program yang dilaksanakan lintas sektoral dengan melibatkan pemerintah daerah, polri, instansi terkait dan masyarakat setempat.

kegiatan tersebut diselenggarakan bertujuan membangun pemerintah daerah guna mempercepat akselerasi pembangunan di daerah dalam hal membangun infrastruktur untuk membuka daerah yang terisolir serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kepentingan pertahanan dan tetap terpeliharanya kemanunggalan TNI rakyat.

“TMMD ke 105 tahun anggaran 2019 kali ini kita mengangkat tema “Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”. Tuturnya.

Lanjutnya, Tema ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk membangun daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan secara merata sekaligus sebagai momentum untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong antar seluruh komponen masyarakat.

Dia juga mengatakan, Kegiatan TMMD ke 105 tahun anggaran 2019 yang secara resmi dibuka pada tanggal 10 Juli 2019 yang lalu berlangsung selama 30 hari menjadi sebuah gambaran semangat kebersamaan para personel satgas yang bergotong-royong di tengah-tengah masyarakat, hal tersebut menjadi sebuah gambaran optimisme serta refleksi kekuatan positif dari segenap komponen bangsa yang memiliki visi misi dan tujuan bersama dalam mengatasi berbagai permasalahan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah pedesaan maupun wilayah terpencil daerah perbatasan.

“Semangat kebersamaan yang tulus tersebut merupakan cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara sebagai bentuk aktualisasi kemanunggalan TNI rakyat dalam menggerakkan potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan bangsa yang bermuara pada terbentuknya kekuatan pertahanan yang kokoh dan solid,” ujarnya.

Selaku pengendali kegiatan operasional TMMD ke 105 di wilayah Kodam VI/Mulawarman pelaksanaan kegiatan tersebut telah mencapai sasaran sesuai yang diharapkan baik sasaran fisik maupun non fisik dengan tepat waktu sesuai pelaksanaan program TMMD ke 105 yang telah berjalan di wilayah Kodam VI/Mulawarman.

Untuk capaian sasaran pembangunan fisik telah mencapai 100%, para personel satgas TMMD dan seluruh komponen masyarakat yang terlibat telah berhasil menyelesaikan pembangunan infrastruktur pedesaan berupa pembangunan badan jalan, jembatan dan gorong-gorong serta pembangunan fasilitas ibadah dan sarana prasarana maupun fasilitas umum lainnya, Seperti pembangunan MCK, pos kamling dan lain-lain kegiatan non fisik yang telah dilaksanakan melalui kerjasama dengan aparat pemerintah daerah terkait dan Kepolisian Republik Indonesia telah dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pemahaman bela negara, wawasan kebangsaan, Kamtibmas dan bahaya narkoba.

Sementara kegiatan non fisik lainnya berupa pemberian materi pengetahuan tentang hukum, pertanian dan bahaya paham radikal serta sosialisasi bidang lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

Pelaksanaan program TMMD ke 105 juga dilakukan program rehabilitasi rumah tidak layak huni, tuturnya.

“Secara umum pelaksanaan TMMD ke 105 tahun anggaran 2019 di wilayah Kodam VI/Mulawarman telah dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman. Keberhasilan pelaksanaan tersebut tentu tidak terlepas dari kerjasama seluruh pihak yang terlibat masyarakat yang berbudaya gotong royong serta kebersamaan antar TNI, Pemda, instansi terkait serta dalam mendukung program tersebut berkenaan dengan hal tersebut saya selaku pengendali kegiatan operasional TMMD ke 105,”Ucap Kolonel Laut (P) Daniel Mudji Rahadi.

Kami atas nama keluarga besar Kodam VI/Mulawarman mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Gubernur, Walikota dan Bupati beserta jajarannya, instansi terkait, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan seluruh komponen masyarakat yang telah memberikan dukungan moril material dan personil dalam kegiatan TMMD kali ini, tambahnya.

“Keberhasilan pencapaian tersebut merupakan buah hasil kerja keras dan semangat yang tinggi tanpa mengenal lelah guna mewujudkan keberhasilan pelaksanaan program TMMD ke 105 tahun 2019 ini. Tidak lupa saya mewakili seluruh prajurit dan pribadi memohon maaf apabila selama pelaksanaan TMMD berlangsung ada prajurit yang melakukan tindakan yang kurang berkenan pada saat pelaksanaan tugas baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” Imbuhnya.

Dengan adanya kegiatan Upacara Penutupan TMMD Wiltas ke 105 tahun 2019 di Wilayah Kodim 0911/Nnk di pulau Sebatik, maka kegiatan TMMD di Kecamatan Pulau Sebatik juga berakhir dengan adanya penandatanganan naskah serah terima dan penyerahan hasil proyek TMMD, dari Dansatgas TMMD Kodim 0911/Nnk kepada LO TNI AL Kodam VI/Mlw, Kolonel Laut (P) Daniel Mudji Rahadi.

Diketahui Program TMMD merupakan salah satu wujud pengabdian TNI bersama Kementerian dan Lembaga Negara lainnya dan itu semua ditujukan untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah demi tercapainya kesejahteraan bagi rakyat serta merupakan refleksi dari kemanunggalan yang hakiki antar segenap komponen Bangsa untuk mengatasi berbagai persoalan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program TMMD tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama membangun daerah, guna mengatasi berbagai masalah dan tantangan di bidang teknologi, ekonomi, dan sosial budaya. (*)