Mantap Siswa Asal Bone Meraih Juara 1Lomba Melukis

Watampone, Hari ini, Siswa asal SMA Athirah Bone berhasil meraih juara 1 dalam lomba melukis antar pelajar tingkat SMA sederajat, dalam rangka HUT ke-74 TNI diwilayah Kodam XIV/Hsn. Rabu (04/09/2019)

Muh. Ikhsan Ramadhan, seorang Siswa Sekolah SMA Athirah Bone sementara masih duduk di Kelas X SMA Athirah Bone, juga merupakan binaan Kodim 1407/Bone, telah mengikuti kegiatan lomba melukis dalam rangka HUT ke-74 TNI di wilayah Kodam XIV/Hsn.

Kegiatan lomba ini diikuti beberapa peserta bersala dari beberapa daerah diwilayah Kodam XIV/Hsn dan disaksikan langsung oleh Panglima Kodam XIV/Hsn Mayor Jenderal TNI Surawahadi, S.I.P., M.Si., Namun Muh Ikhsan Ramadhan berhasil meraih juara 1 dalam lomba tersebut.

Muh. Ikhsan, mengatakan dirinya merasa sangat senang dan bangga karena ia berhasil meraih juara 1pada lomba melukis antar SMA Sederajat sewilayah Kodam XIV/ Hsn.

Dalam kesempatan ini, Komandan Kodim 1407/Bone Letkol Inf. Mustamin, menambahkan bahwa, Kita semua orang Bone patut bersyukur dan bangga karena kita memiliki seorang Siswa asal Bone yang mempunyai bakat yang luar biasa, tak lain Muh. Ikhsan Ramadhan beliau Seorang Siswa SMA Athirah Bone dan juga merupakan binaan kodim 1407/Bone, berhak meraih juara 1 Dalam lomba melukis dalam rangka HUT ke-74 TNI di wilayah Kodam XIV/Hsn,

Lanjut Dandim, bahwa Muh. Ikhsan Ramadhan sekaligus berhak mewakili Kodam XIV/Hsn pada perlombaan lukis nasional tingkat SMA dan sederajat dalam rangka HUT ke-74 TNI tahun 2019, yang akan dilaksanakan di Pusjarah TNI Jakarta,”Pungkas dandim.

Adapun Hadiah lomba, diserahkan oleh Aster Kasdam XIV/Hsn, Kol Arm. Hari Wibowo dengan total hadiah Rp. 1.500.000,-

Penyerahan hadiah lomba ini dirangkaikan dengan kegiatan Komsos kreatif Makodam XIV/Hsn.

Irwan N Raju
Kontributor Berandankrinews.com

PMII peduli Bantu Korban Kebakaran didaerah Ulaweng

BONE – Dalam rangka membantu korban kebakaran yng terjadi di Desa mulamenree kecamatan Ulaweng beberapa hari lalu, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bone melakuka aksi penggalangan dana di Sekitar Masjid Al markas Al Ma arif Watampone Rabu, 4/9/2019

Ketua Bidang Eksternal PMII Cabang Bone kafka mengatakan, Aksi tersenut sudah menjadi kewajiban PMII dalam rangka membantu masyarakat bone yang terkena musibah.

“Memang sudah menjadi kewajiban kami, yang lahir dari tengah tengah masyarakat, kegiatan sosial ini memang di programkan setiap tahun” terangnya.

Lanjut, Kafka Galang dana itu kata dia, akan dilakukan selama 2 hari, di tempat yang sama.

“Iya terakhir besok sore, kami harapkan semua warga bone dapat bersama sama menyumbang untuk saudara kita yang terkena musibah, demi untuk meringankan bebannya” kuncinya

Irwan N Raju
Kontributor Berandankrinews.com

PPWI Tamiang Kecam Keras Upaya Pendzaliman terhadap Pewarta

ACEH TAMIANG – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Aceh Tamiang mengecam keras terhadap upaya pendzaliman oleh sejumlah oknum terhadap seorang pewarta, yang bernama Zulfadli Idris alias Bang Iyong. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPC PPWI Aceh Tamiang, Syahriel Nasir, melalui rilis persnya, Selasa (03/09/2019).

Nasir menegaskan, PPWI Aceh Tamiang sangat tidak dapat menerima aksi dzalim yang dilakukan oleh oknum pengurus Majelis Pendidikan Daerah (MPD) setempat, berinisial ZH, dengan cara mengancam akan membunuh dan memutilasi Bang Iyong. “Aksi pengancaman ZH terhadap Bang Iyong pada 13 Agustus 2019 kemarin, dengan alasan bahwa Bang Iyong sering mengkritik MPD Aceh Tamiang melalui media sosial facebook, sangat tidak benar dan terlalu mengada-ngada,” jelas Nasir.

Menurut Nasir, pasca dilantiknya MPD Aceh Tamiang periode 2019-2024, pada 15 Februari 2019 lalu, Bang Iyong tidak pernah melontarkan kritikan kepada lembaga tersebut, baik melalui media sosial facebook, maupun media massa. Nasir menambahkan, saat itu ZH terkesan merekayasa alasan karena diduga sedang panik akibat kritikan Bang Iyong terhadap ulah oknum pengurus MPD Aceh Tamiang lainnya berinisial AML yang memposting komentar bernuansa rasa kebencian dan SARA melalui akun facebook oknum tersebut pada 10 Agustus 2019.

“PPWI Aceh Tamiang akan menelusuri kebohongan dari ZH dan akan menelusuri dugaan keterlibatan ZH terhadap laporan Mantan Plt Kadis Parpora, YN, terhadap Bang Iyong ke Polda Aceh. Karena laporan tersebut terkesan janggal sebab antara YN dan Bang Iyong sudah saling bermaafan pada 23 Juni 2019 lalu,” ungkap Nasir.

Untuk diketahui bahwa persoalan Bang Iyon dengan Yetno, S.Pd (YN) berawal ketika Bang Iyon sering melemparkan kritik terhadap Yetno saat yang bersangkutan menjabat sebagai Kadisbudparpora Aceh Tamiang tahun 2015. Rentetan kritikan wartawan LintasAtjeh.com itu dibalas somasi ‘asal-asalan tanpa dasar’ dari Yetno ke Pimpinan Redaksi media LintasAtjeh.com.

Berita terkait dapat dibaca di sini: Surat Jawaban Somasi untuk Kadisbudparpora Aceh Tamiang (https://www.lintasatjeh.com/2015/11/surat-jawaban-somasi-untuk-kadisbudparpora-aceh-tamiang.html?m=1)
“Seharusnya kegaduhan ini juga menjadi atensi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Bila tidak, maka PPWI tidak dapat membantu orang nomor satu di Pemkab Aceh Tamiang saat ini melaksanakan janjinya, seratus persen bersih dan amanah dalam menjalankan roda pemerintahannya,” pungkas Nasir.

Persoalan itu kemudian berakhir dengan proses saling memaafkan antar kedua belah pihak, Bang Iyon dengan Yetno. Jika kini Yetno melayangkan laporan ke Polda Aceh, maka patut diduga bahwa ada usaha sistimatis dan di luar logika publik tentang perilaku oknum pejabat tersebut. Hal itu akan berdampak pada ketidak-percayaan masyarakat kepada proses maaf-memaafkan antar pihak yang terlibat dalam perselisihan pendapat, pemikiran dan kata-kata di kemudian hari.

“Saya merasa aneh dengan fenomena masyarakat Indonesia saat ini, khususnya di Aceh, negeri yang mendasarkan segala pola pikir dan perilaku kepada Kitab Suci Al-Quran dan Sunnah, yang menjunjung tinggi prinsip silahturahmi, bekerjasama, bermusyawarah, dan saling memaafkan. Apa artinya negeri berlandaskan syariah jika sikap kritis publik direspon reaktif dan cenderung dzalim seperti yang diperlihatkan Yetno itu? Dia sangat tidak layak jadi pejabat yang isi perutnya dibiayai oleh rakyat yaa,” demikian komentar Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, kepada media ini menanggapi pelaporan Bang Iyon ke polisi, Selasa, 3 September 2019. (SNR/Red)

PRIA TEWAS DI PERAIRAN MUARA BALANSIKU BERNAMA SAHARUDIN ALIAS TOMMY

Nunukan-Penemuan mayat seorang laki-laki tanpa identitas di perairan muara Balansiku Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (3/9/19). Telah diketahui identitasnya

Mayat pria yang ditemukan dalam keadaan membengkak tersebut bernama Saharuddin alias Tommy (39) warga Desa Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan utara.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH melalui Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu Muhammad Karyadi, SH, Rabu (4/9/19) menuturkan penemuan mayat laki-laki di perairan muara Balansiku tersebut merupakan Desa Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan utara.

“Data yang kami terima pria tersebut bernama Saharuddin alias Tommy berusia 39 tahun, kemarin sore dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum desa sei pancang,” jelas Iptu Karyadi. (Ali)

IWAPI Bersama karang Taruna Bone : Ayo ke Bone lihat kawasan wisata Panorama Alam dan Wisata Bahari kawasan situs Sejarah cempalagi

BONE – Kabupaten Bone ternyata menyimpan banyak kawasan yang bisa dijadikan Kawasan destinasi wisata setelah Pantai Tete ditonra, Goa mampu di dua boccoe, Terowongan Sumpallabbu di kecamatan Ulaweng, negeri diatas Awan Bohonglangi Kec bontocani, ganra Bone Tanre dan sekarang Wisata alam dan pantai Cempalagi khusus nya di goa mimpi di desa mallari cempalagi kecamatan awangpone kabupaten Bone Sulawesi Selatan. minggu /01/09/2019

Kawasan Cempalagi sangat berpotensi di jadikan destinasi wisata yang bisa memanjakan mata wisatawan lokal maupun wisatawan Asing

Hal ini bisa menjadi PAD Kabupaten Bone jika dikelola secara profesional tempat tempat yang bisa dijadikan kawasan destinasi wisata seperti Daerah daerah lainnya di Indonesia, sehingga bisa warga masyarakatnya bisa ikut menikmati Juga Hasilnya dapat penghasilan tambahan

Jika kawasan Cempalagi di poles dan dipermak makin indah niscaya
mampu melirik minat orang luar untuk datang ke Bone menikmati indahnya kawasan cempalagi dengan sajian sajian kuliner warga masyarakat setempat misalnya Kuliner es kelapa muda atau kuliner kuliner asli Bone lainnya

Datangnya para wisatawan ke Bone melihat tempat tempat wisata yang ada di kabupaten Bone otomatis bisa menghasilkan devisa Daerah dan juga penghasilan bagi warga masyarakatnya setempat ungkap H Farida Hanaping ketua Iwapi Bone saat mengunjungi kawasan ini bersama teman teman Karang Taruna Bone, Ayo ke Bone Ayo ke Bone ucapnya tak henti henti henti

Wisata cempalagi perlu segera diekspos keluar sehingga di lirik oleh para wisatawan lokal, regional dan wisatawan Asing ungkap Yusriani salah satu Aktivis Lsm Bone

dimana adanya goa mimpi goa janci sumur jodoh dan pasir putih di tengah laut ,setiap pengunjung juga bisa menikmati hembusan sepoi sepoi angin pantai,

Nisa 32 tahun salah satu pengunjung yang tinggal di kota watampone
Dikonfirmasi oleh awak media terkait potensi wisata di cempalagi ini Awalnya saat melihat postingan di FB nya terkait foto pasir putih yang ada di cempalagi kecamatan Awangpone kabupaten Bone Sulawesi Selatan

Nisa langsung cari tau di mana lokasinya dan setelah mendapatkan info langsung saya kesana menyaksikannya ternyata bukan cuma lihat pasir putihnya, tapi

Masih ada tempat yang layak jual untuk industri pariwisata Panorsma Alam lain yaitu goa mimpi goa janci dan sumur jodoh yang masih berada dalam kawasan situs sejarah cempalagi ini

Mudah mudahan pemerintah Kabupaten Bone cepat rmerespon untuk menjadikan kawasan ini menjadi kawasan destinasi wisata Alam di kabupaten Bone khusus nya cempalagi,ujarnya

Irwan N Raju
Kontributor Berandankrinews.com