NUNUKAN – Satgas Pamtas RI–Malaysia Sektor Timur Yonkav 13/SL kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan. Personel Pos Bambangan
NUNUKAN – DanSatgas Pamtas RI–Malaysia Sektor Timur Yonkav 13/SL Letnan Kolonel Kav Ikhsan Maulana Pradana, S.I.P.,M.I.P. kembali menegaskan komitmennya dalam
NUNUKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Arming, S.H, menyerahkan bantuan dana sebesar Rp70.000.000 kepada Pengurus Masjid Darussalam, Kampung Rambutan,
Soppeng, bertempat di Aula Makodim 1423 soppeng,Dandim Soppeng Letkol inf, ARM Catur Prasetyo,SE bersama jajarannya menggelar coffee morning bersama 3 organisasi pers yang ada disoppeng,selasa (17/09/2019).
Ketiga organisasi pers tersebut antara lain IWO.PWI dan IJS. Ketua IWO soppeng, A. Mull sapaan akrabnya sangat mengapresiasi kegiatan coffee morning tersebut.
Menurutnya kegiatan coffee morning ini sebagai bentuk sinergitas antara insan pers dengan kodim 1423 dalam menyajikan informasi kegiatan TMMD 106 yang tidak lama lagi akan di laksanakan Di Kabupaten Soppeng yaitu sekitar bulan Oktober 2019 tempat pelaksanaan mendatang urainya’ Disela sela Acara Coffee Morning
BONE – Tema ” Melalui Kegiatan Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme Kita Perkokoh Mentalitas dan Pemahaman Ideologi Pancasila Guna Mencegah Ancaman Bahaya Radikalisme Separatisme Dalam Rangka Menwujudkan Alat Juang Pertahanan Yang Tangguh bertempat di gedung Pkk Kab. Bone yang dibuka oleh Kasrem 141/Tp Letkol Inf Bobbie Triyantho. S.I.p. Selasa (17/09).
Adapun Sambutan Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno S.A.P yang dibacakan oleh Kasrem 141/Tp yang intinya”
Tujuan dilaksanakannya kegiatan Binkomsos ini adalah sebagai salah satu bentuk forum komunikasi untuk menangkal dan mencegah berkembangnya paham-paham yang tidak sejalan dengan Ideologi Pancasila
, seperti paham radikal dan separatis yang sangat bertentangan dengan Pancasila, dan sekaligus menjalin komunikasi sosial yang harmonis untuk meningkatkan tali silaturahmi dengan komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan cegah tangkal Radikalisme/Separatisme.
Kegiatan pembinaan komunikasi sosial sebagai sarana dan prasarana untuk menjaga kebhinekaan, maka perlu dilaksanakan pembinaan komunikasi sosial yang melibatkan seluruh komponen bangsa, termasuk didalamnya para pelajar yang masih menduduki bangku sekolah.
Hal ini agar tidak mempengaruhi para generasi muda kita dengan ajaran-ajaran yang salah. Kita ketahui bersama, bahwa usia pelajar seperti sekarang ini, para siswa/siswi sangat mudah dipengaruhi/disusupi hal hal yang tidak benar.
Dewasa ini ikatan-ikatan dan nilai-nilai kebangsaan Indonesia cenderung mengendur, karena demokrasi diartikan sebagai The Right of Self Determination atau bebas menentukan nasib sendiri, sehingga bermuatan perilaku, sikap, idealisme dan kepentingan fragmental di luar koridor
kepentingan nasional. Situasi seperti itu menyebabkan munculnya kelompok-kelompok masyarakat yang memanipulasi logika demokrasi demi kepentingannya. Hal ini harus dicermati sekaligus diwaspadai agar tidak semakin meluas.
Selesai Pembukaan dilanjutkan dengan pemberian paparan oleh Nara sumber
Kepala Kesbangpol Bone H. Dray Vebrianto S.Ip M.S.i
Kepala Penyelenggara Syariah Agama Islam Kab. Bone Ahmad Yani M.Ag
Kepala Satuan Intelkam Polres Bone Akp Surahman S.H.
Selesai Pemberian Paparan dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab.
Turut hadir pada kegiatan tersebut: Para Dan Kabalakrem 141/Tp. Para Kasi, Pasi Korem 141/Tp. Dosen dan Mahasiswa IAIN Bone Dosen dan Mahasiswa STKIP Bone Para Camat di Wilayah Kab. Bone Para Guru dan Siswa Man 1 Bone dan Madrasah Aliyah pesantren Al Junaedi BiruTokoh masyarakat , Tokoh agama Tokoh pemuda, Tokoh adat dan Toko Budaya Kab. Bone.
WAJO – Upacara hari Kesadaran Nasional yang diselenggarakan hari ini dilapangan Upacara Kantor Bupati Wajo, Selasa 17 September 2019, sebagai petugas upacara dari Dinas Perdagangan dan Satpol-PP.
Upacara ini wajib diikuti sebagai bagian dari kinerja Aparatur Sipil Negara dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo H. Amiruddin A, S.Sos., M.M. bertindak selaku pembina upacara menyampaikan sambutan tertulis Bupati Wajo pada Upacara Hari Kesadaran Nasional yang mengatakan bahwa ingin menyampaikan beberapa agenda Pemerintah Daerah yang akan dilaksanakan selama beberapa minggu kedepan.
Yang pertama dikatakan adalah revitalisasi pasar tempe pasca kebakaran tetap menjadi agenda prioritas terkhusus Dinas Perdagangan selaku isntansi terkait yang pada hari ini bertindak sebagai pelaksana upacara.
“Agenda ini kami harapkan menjadi perhatian kita bersama dalam rangka mengakselerasi pengoperasian Pasar Tempe pasca kebakaran beberapa waktu yang lalu,” ungkapnya.
Perlu diketahui bersama, saat ini pula sudah dilakukan tindakan penanganan darurat Revitalisasi Pasar Tempe dengan mengupayakan pembangunan melalui anggaran APBN yang telah disampaikan di pemerintah pusat.
“Olehnya itu harapan kami Dinas Perdagangan agar terus memantau dan mengawasi pengoperasian Pasar Tempe saat ini. Begitupun halnya Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan agar terus berkoordinasi manakala ada hal-hal yang berkembang di kalangan masyarakat setempat,” kata H. Amiruddin A, S.Sos., M.M.
Agenda selanjutnya, yaitu pengembangan Ruang Terbuka Hijau terminal Callaccu yang mana dalam hal ini akan dipindahkan dan optimalkan pemanfaatan terminal Regional yang berada di jalur dua Jalan Sawerigading Kelurahan Cempalagi. Dengan demikian, diharapkan Dinas Perhubungan agar dapat segera merealisasikan agenda ini demi terciptanya kondisi arus lalu lintas angkutan umum yang terkoordinir dengan baik.
Sementara itu, untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan, orang, dan barang dalam lingkup antar kabupaten, baru-baru ini juga sudah koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi dan mendapatkan prioritas pembangunan jalan provinsi pada 3 (tiga) ruas jalan yang berada di Kecamatan Maniangpajo dan beberapa kecamatan lainnya.
“Harapan kami agar program ini menjadi tambahan realisasi kinerja dalam mewujudkan 1000 Km jalan kondisi mantap sebagaimana yang kita inginkan bersama,” kata Sekda Wajo.
Selain itu, setelah dilakukan kerja sama dengan Telkom University Bandung minggu lalu, juga akan mengagendakan Smart City di Kabupaten Wajo.
“Untuk itu, kami meminta seluruh OPD dan ASN se-Kab. Wajo agar mempersiapkan diri untuk menghadapi hal ini. Sebagaimana kita ketahui bersama perkembangan era industry 4.0 (Four point to Zero) saat ini menjadi semakin populer yang diikuti perkembangan teknologi informasi,” harapnya.
Dan dikatakan kalau sejauh ini, teknologi informasi yang tersedia dewasa ini menjadi sebuah terobosan baru dalam mengefisiensikan kinerja ASN. Tentunya efisiensi ini harus diikuti oleh efektivitas kinerja ASN dalam memberikan layanan maksimal di seluruh jaringan instansi pemerintah yang ada.
Selain itu pula, juga diharapkan seluruh OPD nantinya agar dapat memanfaatkan kemajuan teknologi ini dalam mengefektifkan operasional rutin masing-masin. Sehingga penggunannya mampu menghemat jasa persuratan dan belanja ATK. Tentunya hal ini tetap kita dorong dalam rangka memaksimalkan anggaran daerah untuk hal lain yang dapat mensejahterahkan masyarakat Kab. Wajo.
“Olehnya itu, melalui kesempatan ini saya mengajak kita semua agar dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya dengan terus memperkaya dan memperdalam ilmu pengetahuan dan keterampilan yang kita miliki. Karena kemajuan teknologi tentunya harus diimbangi oleh kemajuan wawasan dan sumber daya manusia yang relevan,” jelas H. Amiruddin A, S.Sos., M.M.
“Kami juga ingin menyampaikan kepada kita semua, bahwa sebagaimana dalam rangka mendukung tugas dan fungsi Anggota DPRD Kabupaten Wajo yang baru dilantik beberapa hari lalu, telah dilaksanakan orientasi yang merupakan amanat UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pada kegiatan orientasi yang dilaksanakan oleh BPSDM Prov. Sulawesi Selatan telah kami paparkan kembali Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo 2019-2024,” H. Amiruddin A, S.Sos., M.M menambahkan.
Dan dikatakan kalau pada kesempatan tersebut 40 (empat puluh) anggota DPRD Kabupaten Wajo telah menyatukan komitmen untuk siap mendukung 25 program kerja nyata Pemerintah Daerah selama 5 (lima) tahun kedepan. Sehingga menjadi tugas utama bersama agar tetap pada jalur ini dalam mengagendakan rencana kerja masing-masing OPD pada setiap tahunnya.
“Kami ingatkan kembali kepada Kepala Perangkat Daerah untuk turut berperan aktif dalam merealisasikan program-program tersebut. Silahkan bekerja sama dengan seluruh pihak terkait baik dari sektor swasta, BUMN, BUMD selama dalam koridor yang wajar agar percepatan program pembangunan dapat kita maksimalkan,” tuturnya.
“Kami optimis dengan kegigihan dan kerja keras serta kesabaran dari kita semua dapat merealisasikan keseluruhan program tersebut tepat hingga 5 (lima) tahun sebagaimana yang telah kita janjikan sebelumnya. Seperti halnya terkait pembangunan sport centre (Gedung Olahraga) yang telah kita perhadapkan pada Kementerian Pemuda dan olahraga mendapat respon positif,” Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo menambahkan.
Lebih lanjut dia berharap agenda ini juga dapat segera terealisasikan, sekali lagi diminta seluruh seluruh Perangkat Daerah agar terus mengawal program pembangunan sebagaimana bidang tugas masing-masing demi tercapainya Visi dan Misi Pemerintah Daerah 2019-2024.
Juga dikatakan kalau minggu lalu, telah dilakukan launching penggunaan Mechine Payment Online System (MPOS) yang merupakan mesin perekaman transaksi secara online sebagai alat untuk melakukan perekeman transaksi yang terintegrasi dengan laporan jumlah pajak yang harus disetor oleh Wajib Pungut Pajak (WAPU).
Mesin ini merupakan alat yang disiapkan atas kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Wajo dengan PT. Bank Sulselbar Cabang Sengkang dan disupervisi atau dipantau langsung oleh KORSUPGAH KPK-RI.
“Kami minta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara untuk turut serta melakukan pengawasan kepada restoran, rumah makan, dan kafe pada setiap melakukan transaksi di tempat-tempat tersebut termasuk mengajak atau menghimbau kepada keluarga dan kerabat untuk selalu meminta bukti cetak pada setiap kali menjadi pelanggan atau melakukan transaksi pada restoran, rumah makan dan kafe,” harapnya.
Dan dikatakan kalau apabila ditemukan ada yang tidak menggunakan mesin tersebut maka mohon kerjasamanya untuk menyampaikan kepada Badan Pendapatan Daerah untuk dilakukan pembinaan lebih
“Dalam minggu ini kita akan kedatangan tamu dari Kementerian Desa dan PDT dalam rangkaian beberapa kegiatan penting yang diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Wajo. Diantaranya Gelar BUMDES dan Inovasi Desa, peresmian Kawasan Desa Wisata Tosagena, dan peresemian Kawasan Transmigrasi,” jelas Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo.
“Mari kita optimalkan persiapan dalam satu, dua hari ini menjelang kedatangan tamu kita terutama kepada Perangkat Daerah yang berkaitan langsung dengan kegiatan tersebut dan tentunya kita harapkan sinergitas dan kolaborasi dari seluruh Perangkat Daerah dan masyarakat Kabupaten Wajo,” Sekretaris Daerah menambahkan.
Terakhir dalam sambutannya H. Amiruddin A, S.Sos., M.M.berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara baik kalangan PNS, maupun Honorer agar senantiasa memberikan pengabdian terbaik kita bagi kemajuan daerah yang kita cintai bersama. Semoga pengabdian yang kita berikan mampu menjadi amalan jariyah di sisi Allah SWT.
Nunukan-Proses penuntasan siswa dibuktikan dengan ijazah atau surat keterangan hasil ujian.
Namun hingga saat ini proses pembagian ijazah belum diberikan kepada siswa, pasalnya proses pengisian ijazah yang diduga belum diselesaikan pihak sekolah.
Kepala Seksi Kelembagaan dan Manajemen, Hendri menuturkan ijazah sudah diberikan kestiap wilayah satuan pendidikan, karena kita perwilayah baru minggu kemarin terakhir ke Krayan untuk pengiriman blangko.
“Masalahnya transportasi ke sana yang sulit, jadi itu kendala untuk penyaluran blangko, namun semua sudah kita salurkan, Sementara yang belum mengambil sekolah-sekolah yang berada di Nunukan yang terdekat, ada tiga sekolah yang tercatat belum mengambil blangko ijazah,”Ujarnya, Selasa (17/9/19).
Dikatakan Hendri, untuk pengambilan ijazah tidak dipungut biaya. Khususnya sekolah tidak boleh memungut biaya dari Siswa saat pengambilan ijazah.
“Tidak boleh melakukan punggutan, kalau ada yang seperti itu laporkan ke Disdik, Kami akan ganti dari Kepala sekolah. Jadi baik PPDB dan lain-lain tidakboleh ada pungutan, karena semua sudah ada di Anggaran Bosda dan Bosnas,”Ungkap Hendri. (Ali)
BONE – Upacara Hari Kesadaran Nasianal. bertempat di lapangan Merdeka Watampone Jl. Merdeka kel.Manurenge Kec. Tanete riattang Kab. Bone. Dengan Irup Kasrem 141/Tp. Letkol Inf Bobbie Triyantho. S. I. P. Selasa (17/09).
Upacara bendera merupakan wujud rasa bangga dan penghormatan terhadap sang merah putih yang merupakan salah satu lambang kebesaran dan kedaulatan negara yang harus dijunjung tinggi dan dijaga oleh segenap bangsa Indonesia.
Tidak dipandang hanya sekedar kegiatan seremonial yang wajib diselenggarakan setiap tanggal 17. Tapi harus dijadikan sebagai media untuk meningkatkan disiplin kerja, solidaritas antar Aparatur Negara mempertebal rasa nasionalisme, dan mempertinggi sikap patriotisme yang dapat diimplementasikan dalam bentuk kinerja terbaik sesuai bidang tugas dan lingkup tanggung jawab masing-masing.
Ini merupakan sarana yang tepat untuk membangun kebersamaan dan kesetiakawanan antara TNI – Polri dan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bone yang sejahtera.
Turut hadir pada kegiatan tersebut. Wakil Bupati Bone. H. Ambo dalle. Para Dan Kabalak Rem 141/Tp. Para Kasi, Pasi Rem 141/Tp. Para Danramil dan Perwira staf Kodim 1407/Bone. Forkopinda Kab. Bone