Front pembela islam silaturahmi dengan Kapolres diwarkop 23 Persiapan muswil 1 FPI Bone

BONE – Sejumlah persiapan dalam musyarawah wilayah (Muswil) di Watampone Tanete Riattang, Bone, Sulawesi Selatan (Susel) kini mulai dimatang.

Salah satunya dengan pertemuan sekaligus silahturahmi yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) Bone dengan Kapolres Bone, AKBP M Kadarislam Kasim SH, SIK, M.Si di salah warung kopi (warkop) 23 yang berada di Jalan MH Thamrin, Watampone Tanete Riattang, sekira pukul 21.00 WIT, Sabtu (21/9) malam.

Ketua DPW FPI, Kabupaten Bone, M Idris A. Palloge SE mengatakan akan bersinergi dengan pemerintah kabupaten, TNI-Polri serta masyarakat di Kabupaten Bone. “Saya sangat apresiasi atas pertemuan ini. Silahturahmi kita semakin terjaga,” terangnya kepada Berandankrinews.com, Sabtu (21/9) malam.

Idris juga mengharapkan FPI agar diterima oleh masyarakat Kabupaten Bone. Sebab FPI, kata dia, hadir untuk kemaslahatan umat dan tentunya untuk masyarakat.

Reporter : Irwan N Raju

Editor : Nirwan

Aliansi PAPEDA: Perdamaian Adalah Yang Patut Kita Utamakan

Jakarta — “Kami sepakati, bahwasanya seberapa besar apapun sebuah ideologi itu di pertaruhkan, kemanusiaan adalah hal yang sangat mendasar dalam menentukan arah dan tujuan akhir daripada ideologi itu dipertahankan. Sebab, karena, dari dan untuk kemanusiaan lah Pancasila itu ada, sebagai kekuatan pemersatu negara republik Indonesia yang multikultural.” tutur Petrodes M. Mega Setiawan Keliduan S.Sos sebagai juru bicara Aliansi Peduli Papua Penuh Damai di sela-sela acara makan Papeda untuk Perdamaian Dunia di Kawasan Batu Ceper Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu, (21/09/2019).

Petrodes menekankan, bahwasanya sebenarnya persoalan mendasar yang memicu terjadinya ricuh di Tanah Papua sebagai dampak dari kasus Rasisme dan Demo Anarkis yang terjadi beberapa waktu lalu di Jawa Timur serta di beberapa daerah lainnya yang mengakibatkan korban materiil dan korban jiwa itu sesungguhnya disebabkan oleh karena rendahnya kesadaran kita bersama, Baik itu Pemerintah, Aparat Keamanan dan juga rakyat Indonesia, tentang betapa pentingnya hal-hal kemanusiaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Persoalan ini sebenarnya sederhana, hanya saja sangat cepat diolah oleh kelompok kepentingan menjadi sebuah bahan konsumsi oleh warganet sehingga meledaknya aksi di beberapa titik di Provinsi Papua, Papua Barat, Makassar, dan beberapa daerah lainnya yang ada di Indonesia dengan isu yang komplikatif dan sarat kepentingan. Padahal sebenarnya jika diteliti dengan baik, kejadian tersebut murni adalah kejadian yang mengarah ke persoalan kemanusiaan. Bukan persoalan lainnya termasuk pula persoalan ideologi.” lanjut Petrodes, yang adalah mantan Pimpinan Mahasiswa Universitas Cenderawasih Papua itu.

Sementara di ruang yang sama, Ketua Aliansi PAPEDA, Yulianus Dwaa memberikan ketegasan bahwa berbicara tentang persoalan ideologi dan semangat keindonesiaan, sesungguhnya kemenangan mutlak Jokowi – Amin pada Pilpres kemaren di Papua yang mana mencapai angka 93% itu adalah bukti nyata bahwa rasa nasionalisme rakyat papua kepada indonesia telah tuntas dan tak perlu diragukan lagi.

“Ini catatan sejarah, rakyat papua yang dikenal dengan pergerakan papua merdeka-nya bisa berbalik arah mendukung Jokowi untuk memimpin satu kali lagi sebagai Presiden Republik Indonesia. Hal ini pertanda bahwa Jokowi telah berhasil mengambil hati rakyat papua di periode yang lalu dan ini bukanlah hal yang kebetulan…!” tegas Yulianus Dwaa.

“Hal tersebut diatas itulah yang membuat kami sangat menyesal, mengapa hubungan yang sudah romantis antara Jokowi dan rakyat papua ini dengan mudah di rusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Oknum-oknum yang bersembunyi di balik ketiak rakyat menyuarakan keadilan untuk membungkus kepentingan politik kotor mereka.” sambung Yulianus.

“Melihat dinamika kekinian di Papua, kami yang tergabung dalam Aliansi Peduli Papua Penuh Damai (PAPEDA), bertepatan dengan moment hari Perdamaian Sedunia ini, Kami mengajak segenap komponen anak Bangsa Indonesia, terlebih khusus Anak Papua. Mari bersama kita jaga Tanah Papua agar tetap menjadi Tanah yang Damai guna masa depan yang lebih baik lagi. Mari kita hindari hal-hal yang dapat merugikan orang lain dan diri sendiri. Terlebih khusus masa depan anak cucu kita, mari bersama kita bangun Papua yang lebih maju dari hari ini dan hari kemaren.


Kami juga mendoakan Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri agar dapat dengan bijak dan arif, dalam menyelesaikan persoalan di Papua. Hindari Kekerasan dan kontak senjata, serta tetap menaruh persoalan kemanusiaan lebih tinggi diatas segalanya.” harap Yulianus.

Aliansi Peduli Papua penuh damai adalah wadah pergerakan aktifis-aktifis muda Papua yang peduli tentang persoalan kemanusiaan. Wadah ini dibentuk di jakarta berdasarkan inisiatif bersama pasca aksi demo anarkis di Jayapura yang mana pada saat itu hampir mengarah kepada konflik horinsontal antara orang papua dan non papua.

Berikut nama-nama personil Aliansi Papeda yang diliput saat sedang bersama-sama pada acara makan PAPEDA Perdamaian:

  1. Yulianus Dwaa (Tokoh pemuda asal Tabi) yang dipercayakan sebagai Ketua
    Aliansi.
  2. Fransiskus Magai ( Aktivis Pemuda Mee-Pago) yang di percayakan sebagai Sekjen
    Aliansi.
  3. Yotam Senis (Tokoh Pemuda Papua Barat)
  4. Maulana Muhammad (Tokoh Pemuda Nusantara yang juga adalah mantan ketua BEM USTJ)
  5. Petrodes M. Mega S. Keliduan (Antropolog muda Papua yang juga adalah mantan ketua MPM Uncen Jayapura)
  6. Budi Prodjonegoro Yokhu (Tokoh Pemuda asal Tabi)
  7. Odhy Demetouw (Ketua Komunitas Masyarakat Papua-Jakarta).

Reporter : Fri

Editor : Rizal / Nirwan

Gubernur NA Beri Anugerah Kehormatan Pendidikan dan Kemanusian Kepada Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory

MAKASSAR – Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah, M. Agr. beri Anugerah Kehormatan Pendidikan dan Kemanusian Kepada Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory

Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah, M. Agr. memberikan penganugerahan Kehormatan Dalam Bidang Pendidikan dan Kemanusiaan kepada Dr. Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory, yang merupakan Ketua Yayasan Asia Muslim Charity Foundation di Rujab Gubernur, Sabtu 21 September 2019.

Syeikh Al-Khoory adalah Direktur Utama group perusahaan Al-Khoory di Dubai, Uni Emirates Arab, yang dirintis oleh ayah dan saudara saudaranya.

Ia juga merupakan relawan kerja-kerja sosial dari tahun 1985 sampai sekarang, bekerja di Kenya dari tahun 1985 sampai tahun 1992. Bekerja di Indonesia dari tahun 1998 hingga saat ini.

Beberapa hal yang telah dilakukan di Indonesia, dengan jumlah proyek kemanusiaan 1.570. Membangun 1.248 masjid, 100 panti asuhan, mendirikan 20 ma’had (sekolah) Bahasa Arab dan Studi Islam, empat ma’had, 25 klinik pengobatan menggunakan gedung yang tidak dibangun oleh yayasan AMCF, tapi dibangun oleh yayasan lain.

Gubernur memberikan penghargaan dengan memberikan piagam dan pin berbentuk Kapal Pinisi.

Usai memperoleh penghargaan, Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory dalam sambutannya, menyampaikan terima kasihnya dan rasa syukur atas pemberian anugerah ini. Ia menyampaikan apa yang ia capai ini, bukan karena dirinya sendiri, tetapi berkat semua pihak yang terlibat.

“Terima kasih kepada Gubernur Sulsel, yang telah memberikan penghargaan ini. Juga terima kasih kepada Wali Kota Makassar dan juga Bupati yang telah hadir,” kata Muhammed Khoory.

Sementara itu, Gubernur Sulsel dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan bentuk syukur dan apresiasi pada Muhammed Khoory, atas kerja dan pengabdian yang telah dilakukan di Indonesia, termasuk di Sulsel.

“Ini karena masih ada saudara kita yang peduli pada dunia pendidikan, dan kegiatan sosial yang lain. Apa yang kita berikan tidak sebanding apa yang telah diberikan,” kata Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah, M. Agr.

Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah menyebutkan, prakarsa ini sebagai bentuk terima kasih kepada Muhammed Khoory karena telah menghimpun pengusaha Timur Tengah untuk membantu Indonesia.

“Siapa tahu juga beliau berniat membantu di daerah bukan hanya di Makassar saja,” sebut Nurdin yang disambut tepuk tangan bupati-bupati yang hadir.

Ia menutup sambutan agar Muhammed Khoory didoakan dalam kondisi sehat dan terus berkarya.

Saat ini Muhammed Khoory, mengelola dan menjalankan grup perusahaannya yang bergerak di bidang impor dan distribusi mobil dan bus, pompa air, pembangkit listrik, pemadam kebakaran, pengelolaan limbah, dan juga di bidang properti dan perhotelan.

Ia juga membangun pusat kemanusiaan di empat provinsi di Indonesia, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara. Mengadakan delapan kapal kemanusiaan di beberapa provinsi di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan.

Membangun lima stasiun radio di Indonesia yaitu di Papua Barat, Ternate, Gorontalo, Palu, dan Makassar. Membangun dua markaz dakwah di Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Membangun 25 sekolah di Indonesia. Mendanai 174 da’i pada saat ini. Juga kerjasama telah lama dilakukan dengan Universitas Muhammadiyah Makassar sejak tahun 1996.

Dalam acara ini Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si. sangat mengapresiasi acara ini, dimana sosok Dr. Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory, yang sangat menginspirasi bagi dunia pendidikan dan pembangunan sarana sosial dan keagamaan di Sulawesi Selatan.

“Kami juga perlihatkan brosur rencana pembangunan Masjid Cantik untuk menjadi Destinasi Wisata Religi di Kabupaten Wajo, semoga beliau juga akan membantu Wajo dalam berbagai pembangunan sosial agama di Kabupaten Wajo nantinya,” harap Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.

( Humas Pemkab Wajo )

Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo hadiri Milad Satu Tahun Bikers Subuhan Kabupaten Wajo.

WAJO – Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo menghadiri acara milad pertama Bikers Subuhan Wajo yang dilaksanakan di Masjid Syuhada 45 Islamic Center, Sabtu 21 September 2019.

Panitia Bikers Subuhan menyampaikan bahwa Bikers Subuhan Wajo mempunyai program-program yang ingin disampaikan kepada Bapak Sekretaris Daerah dan pengurus Masjid, bahwa salah satu programnya adalah Shalat Subuh berjamaah, mendengarkan ceramah ceramah agama dan dilanjutkan dengan bersih-bersih Masjid.

“Itu adalah program kami yang pertama, kemudian ceramah umum di tempat-tempat umum atau kultum biasanya di pelataran Lapangan Merdeka, dan kita belajar bersama-sama di sana, biasanya dilaksanakan setiap malam Kamis, kemudian juga program Jumat berbagi dilaksanakan setiap Jumat pagi, kami membagi-bagikan sedikit rezeki kepada masyarakat yang kurang mampu setiap hari Jumat,” jelas Panitia Bikers Subuhan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo H. Amiruddin A, S.Sos menyampaikan rasa hormat kepada mereka yang hadir dalam acara ini diantaranya Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Wajo yang juga sebagai komunitas Bikers Subuhan, Koordinator wilayah Bikers Subuhan, Pengurus Masjid Syuhada 45, Panitia Pelaksana kegiatan Milad 1 tahun tingkat Kabupaten Wajo, kemudian anggota komunitas Bikers Subuhan Kabupaten Wajo dan dari beberapa Kabupaten di antaranya Sidrap, Soppeng, Bone dan Palopo yang bergabung pada hari ini dalam kesempatan berbahagia ini.

“Kami secara pribadi merasa bahagia dan apa yang didambakan dari setiap orang sebenarnya adalah kebahagiaan dan mudah-mudahan yang hadir di sini juga dalam suasana membahagiakan meliputi kita semua, bahagia dunia dan akhirat,” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo.

Dan dikatakan kalau sebaik-baiknya seseorang adalah, bagaimana membuat baik sesamanya manusia dan juga tak lupa kirimkan shalawat kepada Rasulullah SAW, yang merupakan suri tauladan bagi semua mahluk dan mudah-mudahan nanti di akhirat kelak mendapatkan safaatnya.

“Kita tadi makan bersama dengan makanan yang khas, dan ini merupakan wujud kebersamaan kita, dan yang menjaga hubungan baiknya dengan Allah Subhanahu wa ta’ala dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia dan juga dengan makhluk ciptaan Allah lainnya dan itu harus dilaksanakan,” harap H. Amiruddin A, S.Sos.M.M.

“Kita harus membuktikan kehambaan kita kepada Allah, bagaimana kita membuktikannya sebagai hamba dihadapan Allah yaitu dengan mewujudkan pengabdian kita, karena sesungguhnya manusia diciptakan untuk mengabdi kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo menambahkan.

Dan dikatakan bagaimana Shalat, zakat dan lain sebagainya, tunaikan sholat seperti apa yang dikerjakan di tempat ini, utamanya Shalat Subuh, bagaimana dilaksanakan supaya kebiasaan Shalat Subuh bisa terbiasa, sehingga salat-salat yang lain juga bisa nantinya terbiasa.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Wajo menyambut baik dengan terlaksananya acara ini dan dengan tangan terbuka mendukung sepenuhnya kegiatan seperti ini, apalagi Bapak Bupati Wajo ini sudah masukan di salah satu programnya dengan program Gemantik,” jelas Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo.

Dikatakan yang mana intinya bukan ingin memperindah Masjid, tapi Pemerintah Kabupaten Wajo ingin mengajak warga masyarakat untuk bisa meningkatkan komitmen, ketakwaan untuk bisa bersama-sama secara massif Pemerintah dan masyarakat, bagaimana memakmurkan Masjid dan ini sudah dilaksanakan oleh Bikers Subuhan.

Dan dikatakan kalau dia mewakili Bapak Bupati Wajo di tempat ini, Bupati Wajo menelponnya dan mengatakan,

“Pak Sekda, tolong wakili saya untuk Kegiatan di Milad Bikers Subuhan hari ini, untuk memberikan sambutan dan kami dari Pemerintah Kabupaten Wajo sangat mendukung kegiatan yang seperti ini,” ungkap H. Amiruddin A, S.Sos., M.M.

“Kita berharap dengan kehadiran salah satu Ambulans yang menjadi sumbangan untuk bagi yang membutuhkan dimana nantinya bisa menghubungi Bikers Subuhan kalau diperlukan dan ini akan memberikan motivasi kepada yang lainnya, sehingga orang lain juga akan melaksanakan yang seperti ini dan ini akan dimanfaatkan untuk kebaikan,” H. Amjruddin A, S.Sos. M.M. menambahkan.

Selanjutnya juga disampaikan kalau Pemerintah Kabupaten Wajo menyampaikan rasa terima kasihnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua yang telah menorehkan komitmen dan kebaikan kebaikan, juga sumbangan makanan yang diberikan setiap Jumat pagi dengan bersedekah untuk masyarakat yang kurang mampu dan tidak ada orang yang menjadi miskin karena bersedekah kata dia.

“Tidak semua geng motor itu intinya adalah perkumpulan yang bercitra negatif tapi perkumpulan Bikers Subuhan seperti ini adalah perkumpulan Bikers yang memberikan keteladanan, ada kegiatan masyarakatnya, ada kegiatan sosialnya dan kami sangat apresiasi ini,” tutup H. Amiruddin A, S.Sos., M.M diakhir sambutannya.

( Humas Pemkab Wajo )

Gerakan Aksi bersih bersih World Clean Up Day serentak di Gelar di Wajo, ini harapan Pemerintah Wajo.

WAJO – Aksi bersih-bersih sampah yang dilaksanakan serentak oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah, organisasi masyarakat, Pramuka, Mahasiswa, Siswa dan masyarakat sendiri berpusat di Lapangan Merdeka Sengkang, Sabtu 21 September 2019.

Aksi Pembersihan ini merupakan kegiatan dalam rangka aksi bersih-bersih terbesar di dunia World Clean Up Day, yang dilaksanakan 21 September 2019 dipelopori oleh 157 negara, 34 provinsi dan 13 juta relawan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo H. Amiruddin A, S.Sos.,M.M. memimpin langsung kegiatan ini di Lapangan Merdeka Sengkang bersama dengan beberapa stakeholder yang ada di Kabupaten Wajo.

Nampak dalam kegiatan ini beberapa Organisasi Perangkat Daerah mengadakan pembersihan serentak di berbagai penjuru yang ada di sekitar Lapangan Merdeka Sengkang, terlihat seperti BKPSDM Kabupaten Wajo, Dinas Bencana dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah lainnya di Wajo yang ikut terlibat langsung pada hari ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah yang di kepalai Andi Muh. Baso Iqbal, ST., M.Si. menyampaikan bahwa hari ini merupakan hari bersih-bersih sampah.

“Kami berharap kegiatan hari ini dapat terus berlanjut, juga supaya masyarakat dan Pemerintah dapat bersinergi, bersatu padu untuk menciptakan lingkungan bersih, indah dan nyaman sehingga apa yang menjadi Harapan Kita semua, bahkan Kabupaten Wajo akan menjadi kabupaten kota yang nyaman dapat kita capai,”harapnya

Dan dikatakan kalau juga telah dilakukan pada bulan Februari 2019 lalu gerakan Wajo Mappaccing oleh Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si. dan kiranya gerakan ini dapat menjadi gerakan di hati semua terutamanya di hati masyarakat Kabupaten Wajo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo H. Amiruddin A, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa seluruh aparatur sipil negara yang ada di Kabupaten Wajo telah bahu-membahu merapatkan barisan untuk mewujudkan Kabupaten Wajo bersih melalui program Clean Up day hari ini.

Dikatakan khususnya di Indonesia disimbolkan dengan Clean Up for peace of Indonesia, bahwa bersih-bersih ini diharapkan untuk bergerak bersama di seluruh jajaran Pemerintah di seluruh lapisan masyarakat.

“Data awal yang telah kami himpun menunjukkan bahwa untuk sementara ini sekitar 20 ribu orang telah menggerakkan kegiatan ini, dan gerakan ini diprakarsai oleh Pemerintah Daerah, Organisasi, Siswa, Mahasiswa, Organisasi Kemasyarakatan dan masyarakat sendiri,” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo.

“Insya Allah, pada pukul 12.00 wita, nanti akan bergerak sampai 30.000 orang, kita massifkan kegiatan ini, Panitia yang ada di Kabupaten untuk tetap rapatkan barisan membersihkan lingkungan kita, lingkungan kerja dan lingkungan rumah untuk bisa mewujudkan Wajo benar-benar bersih dari sampah sehingga bisa menuju Wajo menjadi bersih, sehat dan ini merupakan bagian dari upaya bagaimana mensejahterakan masyarakat menjadikan Wajo lebih bahagia,” harap H. Amiruddin A, S.Sos., M.M.

Dan dikatakan kalau pesertanya sendiri dari Ormas, Mahasiswa, Pramuka, OSIS, seluruh Organisasi Perangkat Daerah, Pegawai Kecamatan, Pegawai Desa, Kelurahan dan Ormas di Kecamatan dan itu dilibatkan secara massif di Kabupaten Wajo.

Secara keseluruhan di Kabupaten Wajo ada sekitar 190 titik menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, dan ini 7 titik Aksi World Clean Up Day Wajo 2019 di Sengkang sendiri diantaranya dan yang terlibat dalam kegiatan pembersihan di lokasi tersebut diantaranya,

*Titik 1 (Pinggiran Pasar Sentral)

  • Fatwa
  • HMI
  • Stekom

*Titik 2 (Drainase Jalan Kenanga)

  • Karpala
  • Ecobrik
  • Wapala
  • Forum anak wajo

*Titik 3 (Pasar Tempe)

  • Sispala Kompas
  • Racana IAI
  • Mapala IAI
  • KSR PMI As’adiyah

*Titik 4 (Pasar Mini tembus jalan Belibis)

  • UKM Printis Uniprima
  • Mapala 17 Uniprima
  • Gapala
  • Paskib SMA 7

*Titik 5 (Terminal Callaccu)

  • PMI
  • Kasipalaras SMA 7
  • Demonts Scout
  • Saka Kalpataru

*Titik 6 (Bantaran Sungai Padduppa)

  • TCR21
  • Jjs Wajo
  • PMR Insani Cendana
  • Osis Taro Ada Taro Gau
  • SRM

*Titik 7 (Titik Kumpul Lapangan Merdeka)

  • OPD
  • KNPI

( Humas Pemkab Wajo )