NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus,S.Sos menegaskan kegiatan Kopi Morning yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama pemerintah daerah
NUNUKAN – Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menjadi lokasi terpilih sebagai tempat pelaksanaan puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 organisasi Laskar
TANJUNG SELOR-Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., menghadiri syukuran HUT ke-8 Kawulo Alit di Jalan Perjuangan, Sabanar
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat pengembangan sektor kelautan dan perikanan melalui sinergi bersama Pemerintah Pusat.
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat pengembangan sektor kelautan dan perikanan melalui sinergi bersama Pemerintah Pusat.
BONE – Pasukan tempur lapangan Ekonomi Rakyat Kecil Se-Kabupaten Bone bertekad bulat Jadi percontohan Realisasi Program Senyum Rakyat Kecil Senyum Nusantara untuk Sulawesi Selatan.
Hal tersebut bagian dari Hasil pendadaran khusus ketua umum DPP APKLI pusat, Dr Alimahsun Atmo biomed presiden PKR /pendiri Gumregah Pengubah Ekonomi Rakyat, kepada Ketua DPW Dan DPD APKLI se-Indonesia di kantor pusat DPP APKLI Jln Cempaka timur 3 Jakarta pusat , Jum’at (22-11-2019)
Tiap kecamatan se-kabupaten Bone Propinsi Sulawesi Selatan disiagakan satu rumah untuk Program toko GUMREGAH Pengubah Ekonomi Rakyat Kecil, satu rumah Program Dokter ALI MAHSUN ATMO gratiskan iuran BPJS Kesehatan / ketenagakerjaan bagi rakyat kecil yang punya kredit motor syarat dan ketentuan layanan, pengadaan motor mobil dan mesin tempel lapal nelayan/pariwisata dan umrah nerangkat dulu baru membayar.
Hadir bersama beberapa kepala Desa ,Kades lemoape,Kades Wanua Waru,Kades Tappale,Kades Suwa,Kades jompie didepan Kantor DPRD Kabupaten Bone untuk jadi projects dan percontohan Sulawesi Selatan,
GUMREGAH Pengubah Ekonomi Rakyat Kecil Watampone, Bone Sulawesi Selatan,Kamis 28 November 2019
Iwan Hammer
Ketua DPD APKLI kab Bone Sulawesi Selatan
JAKARTA – Wakil Presiden ke 10 dan 12, M Jusuf Kalla meminta kepada para dokter jantung agar mengkampanyekan pola hidup sehat, guna menghindari resiko tingginya angka kematian penyakit jantung di Indonesia.
Hal ini disampaikan Jusuf Kalla saat membuka seminar Indonesian Society of Interventional Cardiology Anual Meeting (Isicam) yang ke 11 di Ballroom Hotel Shangrilla Jakarta,Kamis (28/11/2019)
Menurut JK,Penyakit Jantung merupakan Penyakit yang secara tiba tiba dapat menyebabkan kematian,JK mencontohkan Ayah dan salah seorang saudaranya, salah satu korban yang mengalami serangan penyakit jantung, sehingga meninggal secara tiba tiba,Jaman dahulu,kalau kita sakit jantung berobat keluar negeri
,Namun Pada dewasa in,i kita sudah dapat berobat di berbagai rumah sakit besar di Indonesia lantaran kemampuan para dokter kita dan kemajuan teknologi ilmu kedokteran.
JK mengatakan,perkembangan teknologi kedokteran berkembang dalam kurun waktu tiga tahun,olehnya itu,JK berharap ,kepada para dokter, untuk mengikuti perkembangan ilmu kedokteran agar tidak ketinggalan majunya ilmu kedokteran dewasa ini.selain itu juga,
diharapkan Para dokter untuk seringkali melakukan riset dan inovasi dibidang ilmu kedokteran untuk dapat menemukan ilmu baru dibidang kedokteran, khusunya dalam bidang penyakit jantung
BONE – Pukul 09.50 wita bertempat dimesjid batalyon c pelopor jl. Mh. Thamrin, kelurahan Ta’ kec. Tanete riattang Kabupaten Bone, (28/11/2019)
Berlangsung kegiatan peringatan maulid nabi besar Muhammad SAW 1441 H/2019 M di mako batalyon c pelopor satbrimob polda sulsel ” Tema ” dengan meneladani Ahklak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad Saw Kita wujudkan Polri yang Promoter, nerprestasi dan Inovatif ” di rangkaikan syukuran HUT Brimob Polri ke 74
Dihadiri oleh :- Danyon C Pelopor (Kompol Nurichsan.S.Sos),Wadanyon C Pelopor ( AKP Andi Muh. Syafei S.Sos, MH.),Pasi Jajaran Yon C Pelopor,Danki dan Wadanki Jajaran Yon C Pelopor, Para Ps.Pamin, Ps.Paops Jajaran Batalyon C Pelopor, Para Danton Jajaran Batalyon C Pelopor, Para Anggota Batalyon C Pelopor,Ketua Ranting Bhayangkari Batalyon C Pelopor beserta Bhayangkari.
Perayaan Maulid, merupakan suatu wujud ungkapan rasa syukur dan kegembiraan serta penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw
Sejarah Maulid Nabi, Kisah Kelahiran Nabi Muhammad Saw lahir dari ibu bernama Aminah dan ayah bernama Abdullah menurut riwayat
Nabi Muhammad Saw lahir di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal pada tahun pertama sejak peristiwa tentara bergajah atau Amul Fiil atau tahun 571 kalender Romawi.
Pendapat lain juga menyebut Nabi lahir pada 9 Rabiul Awal,mamun pendapat yang terkenal adalah pada 12 Rabiul Awal, hal ini sesuai dengan Hadis Riwayat Muslim
Beliau lahir dua bulan setelah pasukan Gajah menyerang Kota Makkah. Dikutip dari Sirah Nabawiyah karya Abdul Hasan ‘Ali Al-Hasani An-Nadwi, sejumlah sejarawan dan pakar hadits menyebut adanya peristiwa-peristiwa besar yang muncul di Makkah menjelang kelahiran Rasulullah
Dalam avara tersebut kegiatan berahkir sekitar pukul 11.00 wita situasi flam kondisi aman dan terkendali.
BONE – Bertempat di Lapangan Apel Makorem 141/Tp Jln. Jend. Sudirman Kelurahan Manurunge Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, berlangsung kegiatan Apel pagi yang dipimpin oleh Kasi Pers korem 141/Tp Mayor Kav Baso Syukri dilanjutkan dengan kegiatan Hanmars yg diikuti oleh gabungan Personil Makorem 141/Tp dan Balakrem 141/Tp. Kamis (28/11).
Kegiatan minggu militer ini merupakan program kerja TNI AD yang harus dilaksanakan satuan TNI AD guna memelihara kemampuan fisik prajurit khususnya Korem 141 Toddopuli, kegiatan Hanmars dilaksanakan dengan menempuh jarak sejauh 10 kilometer.
Hanmars ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan fisik bagi seluruh anggota Korem 141 Toddopuli Dengan kondisi fisik yang sehat dan prima akan membuat setiap prajurit dapat melaksanakan tugas sehari-hari dengan baik.
Hanmars bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan seluruh prajurit. Serta mengingat dan melatih ulang ilmu-ilmu dasar kemiliteran dan kemampuan sebagai aparatur keamanan dengan tidak melupakan ilmu dasar keprajuritan.
Latihan Hanmars juga dapat meningkatkan soliditas satuan serta kebersamaan antar prajurit Korem 141 Toddopuli dengan Balakrem 141 Toddopuli.
Kegiatan Hanmars dilaksanakan dengan penuh semangat oleh seluruh prajurit. Terlihat para Anggota Korem 141 Toddopuli antusias dan Kompak saat menyanyikan lagu-lagu mars perjuangan untuk mengiringi langkah kaki mereka guna menggugah semangat.
Serta menghilangkan rasa lelah dan panas saat terik matahari pagi menyengat kulit seluruh anggota.
Pelepasan Personil pelaksana Hanmars oleh Ka Jasrem 141 Toddopuli kapten Arh Udin Syarif dgn route yg dilewati : Star Lapangan Upacara Korem 141 Toddopuli Keluar melewati samping Put Korem menuju lampu merah Bajoe – Belok kiri lurus melewati samping Rujab Bupati Bone – Belok kanan menuju patung badik gecong – Belok kiri ke jalan Wajo lurus sampai mendapat jembatan ketiga – Belok kiri lurus tembus Jln. Ahmad Yani depan Pertamina/Mesjid – Finish Belok kiri menuju Korem 141/Tp Dengan Jarak tempuh 10 Km.
WAJO – Jawaban Pemerintah Daerah terhadap Pemandangan umum Fraksi DPRD, atas penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020, di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Wajo lantai 2, Selasa 26 November 2019.
Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si disela jeda waktu 10 menit antara Sidang pertama dengan Sidang berikutnya yang berlangsung pada waktu yang bersamaan, langsung memberikan tanggapan atas pertanyaan dari ke 7 Fraksi di DPRD Kabupaten Wajo.
Dari 7 fraksi yang memaparkan pemandangan umumnya dan memberikan tanggapan serta pertanyaan kepada Pemerintah Kabupaten Wajo, diantaranya dari Fraksi Nasdem oleh Taqwa Gaffar, Kemudian dari Fraksi Demokrat oleh Zainuddin M.Si, kemudian dari partai Gerindra oleh H. Mustafa, SH., M.Si.
Kemudian dari Partai Amanat Nasional oleh Elfrianto dari Partai Golongan Karya oleh Drs. H. Andi Witman, dari Fraksi Wajo bersatu oleh Ambo Mappasessu dan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa oleh Andi Muliadi Galigo.
Bupati Wajo kemudian menjawab dengan mengatakan bahwa realisasi anggaran APBD tahun 2019 per 31 Oktober sebesar 64, 22% dengan total 985, 23 miliar lebih dari Pagu anggaran 1,53 triliun lebih, implementasi realisasi pelaksanaan anggaran fisik berupa gedung, bangunan , Jalan Irigasi dan jaringan di tahun anggaran 2019 sebesar 56, 84%.
Potensi pendapatan pada tahun 2019 telah direncanakan dan diproyeksikan dengan pertimbangan bahwa potensi pendapatan tersebut tradisional terukur dan dapat dicapai.
Dilanjutkan dengan mengatakan bahwa adanya perbedaan nilai antara KUA PPAS APBD 2020 dengan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2020 disebabkan pada saat penyusunan KUA PPAS didasarkan pada estimasi realisasi anggaran tahun sebelumnya, dan progres pada tahun berkenaan dengan adanya surat Kementerian Keuangan Republik Indonesia, perihal penyampaian rincian alokasi transfer ke daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020, sehingga dilakukan penyelesaian alokasi dana sebagaimana tertuang dalam Perda APBD tahun 2020.
Juga dijelaskan kalau penyesuaian alokasi anggaran, dengan adanya surat Menteri Keuangan berdampak pada keterlambatan penyampaian Rancangan Peraturan Daerah, Selain faktor di atas juga disebabkan adanya kondisi transisi terkait implementasi E- planning yang terintegrasi dengan E- Budgeting yang didalamnya perubahan aplikasi Simda perencanaan menjadi Simda integratif.
Pertama dilakukan penginputan RPJMD, Renstra, RKPD, Renja, ASB dan SSH setelah penginputan untuk ke 5 menu tersebut komplit, dilanjutkan dengan penginputan KUA PPAS serta RKA, dan pada saat bersamaan juga terdapat perubahan OPD yang dalam pengimputan RKA harus melalui proses Mapping terlebih dahulu pada Simda Keuangan dan Ini membutuhkan waktu secara cermat untuk mengintegrasikan semua sistem yang ada.
Juga menjawab kalau Pemerintah Daerah dalam pengembangan teknologi informasi berupa transformasi operasional dibidang pelayanan publik akan membuat peta jalan sistem pemerintahan berbasis elektronik, yang akan jadi pedoman dalam menentukan pembangunan dan pengembangan E-Government di Kabupaten Wajo, Pemerintah Daerah telah menindaklanjuti rencana pengembangan E-Government dengan kerjasama Telkom University Bandung.
Langkah awal di tahun 2020, juga kita akan bangun infrastruktur TIK, berupa pengembangan fiber optik untuk mengkoneksikan seluruh OPD, sehingga pengembangan sistem satu data dapat berjalan efektif dan terintegrasi satu sama lain.
Selanjutnya dijawab kalau penurunan target pendapatan retribusi daerah disebabkan adanya retribusi yang tidak bisa dilakukan pada tahun 2020 yaitu EX- Ornamen yang dilakukan per 2 tahun.
Adanya penyesuaian alokasi anggaran pada SKPD dengan pertimbangan untuk memenuhi Mandatory Spending, yaitu 25% untuk infrastruktur, 20% untuk Bidang Pendidikan dan 10% untuk bidang Kesehatan, sehingga SKPD dengan tugas dan fungsi di bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan mendapatkan alokasi dana yang besar untuk memenuhi target darah dari Mandatory Spending tersebut.
Pemerintah Daerah sudah berupaya dan akan berusaha konsisten di tahun mendatang untuk memenuhi tahapan dan jadwal yang ditetapkan dalam peraturan perundang undangan.
Juga mengatakan kalau adanya penganggaran yang tumpang tindih pada RKA Dinas Bina Marga dapat dijelaskan bahwa peningkatan jalan hotmix ruas jalan Callaccu – Tingaraposi Kecamatan Maniangpajo sebesar 9,5 miliar dan peningkatan Jalan hotmix Wakke – Soro Kecamatan Takkalalla sebesar 7,2 miliar.
“Karena juga sesuai dengan mimpi-mimpi kami dengan Pak Wabup, bagaimana kita meningkatkan pertanian kita di Wajo ini dua kali lipat, tentu harus memperbaiki infrastruktur jalan dan pengairan kita, jalan jalan pertanian kita, karna bagaimana mau bagus pertanian kita kalau jalanannya jelek, sehingga nantinya ketika jalananannya mulus, maka produksi hasil dari petani kita dapat meningkat,” kata Dr. H. Amran Mahmud.
Lebih lanjut juga dijelaskan kalau Perencanaan pembangunan Water Treatment Processin terkait dengan ketersediaan lahan untuk pembangunan WTP tersebut, asumsi awal adalah anggaran 4 miliar sudah termasuk pembebasan lahan mengenai WTP, namun setelah review awal ternyata nilai 4 miliar belum mengakomodir pembebasan lahan yang dimaksud.
Lanjut dijelaskan kalau Kiat-kiat untuk meningkatkan pendapatan dari sektor Pariwisata yaitu melibatkan masyarakat secara luas dengan semangat yassiwajori, peningkatan sarana dan prasarana olahraga memberikan peluang berinovasi kepada pemuda dan peningkatan promosi.
Lanjut dijelaskan kalau upaya peningkatan Pajak Restoran, Rumah Makan yaitu pihak Bapenda Kabupaten Wajo telah melakukan upaya melakukan pengawasan secara intensif pada rumah makan warung yang telah terpasang MPOS secara online, bertugas secara bergilir untuk melakukan pengawasan atas kegiatan tersebut.
“Kami menyadari bahwa dari beberapa hal pokok yang telah kami jelaskan tersebut, ini menjadi catatan khusus bagi Pemerintah Kabupaten Wajo untuk dilakukan evaluasi secara komprehensif,” kata Bupati Wajo.
Demikian penjelasan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Wajo terhadap Rancangan peraturan daerah tentang APBD perubahan Tahun Anggaran 2019, kata Bupati Wajo.
“Apabila dalam penjelasan tersebut masih dipandang perlu penjabaran lebih lanjut, kiranya dapat disampaikan kepada kami, dan akan dijelaskan pada rapat rapat selanjutnya,” Bupati Wajo menutup penjelasannya.