Polri-TNI Kembali’ Amankan Kegiatan Rangkean Paskah Di Gereja- Gereja

NUNUKAN – Kembali Personil Polri- TNI Kabupaten Nununukan melakukan Pengamanan Rangkean Ibadah Misa Paskah di Gereja di Kabupaten Nununukan ( Minggu/4/4/2021)

Peringatan paskah sejak hari Jumat sampe dengan Minggu dini hari ,umat Nasrani di Kabupaten Nununukan melaksanakan ibadah misa paskah Minggu dengan pengalaman ketat oleh Polri dan TNI baik dari unsur satpol PP Yang siap mengamankan agenda peringatan Paskah

Sebelum gereja di gunakan Kegiatan paskah hari Minggu ini dilakukan Sterilisasi oleh petugas Personil Brimob kompi Pelopor Nunukan

Koordinasi terus dilakukan oleh Polri dan TNI kepada Pengurus Gereja sebelum pelaksanaan ibadah Misa, yaitu agar para jemaah tidak vmembawa tas berukuran besar sehingga Pengamanan tetap memantau dan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan jamaah sebelum masuk gereja.

Sebelum pelaksanaan pengamanan , bertempat di Mapolsek Nunukan dilaksanakan Apel kesiapan Personel Pengamanan yang dipimpin Kabag OPS Kompol Suwandi,di hadiri person Pengamanan

Jumlah personil pengamanan Gabungan TNI dan polri serta Pol PP sekitar 200 yg di sebar di Beberapa Tempat Gereja yang hari ini melaksanakan kegiatan ibadah

Suwandi yang mewakili Kapolres Nununukan AKBP SYaiful Anwar,Sik dalam App mengatakan ” Agar personil Pengamanan selalu melakukan pengamanan sampe dengan selesai pastikan seluruh kegiatan Ibadah berjalan dengan tertib dan lancar tidak ada rasa khawatir oleh para jamaah yang sedang beribadah

Kapolres Nununukan AKBP Syaiful Anwar,Sik melalui surat printah nya terkait pengamanan Geraja selama tiga hari dari hari Jumat sampe Minggu dini hari mengatakan,” Agar Personil Jajaran memberikan Pengamanan dengan maksimal dan bertanggung jawab dalam menjamin kepastian Rasa Aman bagi para jamaah bersama dengan unsur TNI ,Sat pol PP dan Pemuda – pemuda gereja berjalan Kondusif.

Humas Res Nnk

Sambut Ramadhan Aktor Sutradara dan Juga Produser Film Febriyan Adhitya SE.M.Sn. ajak selaraskan Dunia dan Akhirat

Jakarta-Berandankrinews.com
Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, tentunya memberikan arti tersendiri untuk setiap individu yang menjalankan ibadah tersebut. Tidak sedikit orang yang sangat menantikan bulan Ramadan sebagai momen untuk memperbaiki diri jadi lebih baik,

tak terkecuali Seorang Aktor, Sutradara, Produser Film dan musik juga seorang Artis dangdut sekalis Pencipta Lagu yang saat ini Menjabat sebagai Ketua Umum PADMI ( Persatuan Artis Dangdut dan Musis Indonesia ), Ketua Umum PASFI ( Persatuan Artis Sinetron dan Film Inndonesia ), Juga Ketua Umum KFI ( Kreator Film Indonesia ), FEBRYAN ADHITYA Yang Akrab disapa Bang Ryan,

Putra Bugis Bone kelahiran Lonrong kecamatan Ponre kabupaten Bone Sulawesi Selatan. mengungkap makna Ramadan bagi dirinya kepada awak media saat ditemui Usai syuting Minggu, dinihari 04-04-2021 pukul 2.00 wib

Ramadhan adalah bulan pengampunan yang selalu ditunggu tunggu oleh kaum Muslimin, lanjut FEBRYAN ADHITYA, Tahun ini, bulan Ramadhan sebentar lagi, Sambil melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai Ketua Umum PADMI Ketua Umum PASFI dan Ketua Umum KFI,

saya juga akan fokus untuk menyiapkan diri lahir dan batin untuk menyambut bulan penuh rahmat ini yaitu Bulan Suci Ramadhan.
Mulai saat ini menyambut bulan suci ramadhan,

Meski bukan amalan wajib, amalan yang bisa aku lakukan sebelum bulan Ramadhan tiba, yang bisa membuatku lebih dekat pada Allah SWT.

Yaitu mempersiapkan diri untuk menjalani bulan suci Ramadan yang sudah tinggal menghitung hari…
Bertobat dengan meminta ampun kepada Allah SWT adalah hal yang terbiasa saya lakukan dalam mempersiapkan diri sebelum memasuki bulan Ramadhan, Pasalnya,

Seorang muslim diperintahkan untuk menyambut bulan Suci Ramadhan dengan taubat nashuha, mempersiapkan diri untuk berpuasa, serta menghidupkan bulan Ramadan dengan tekad yang murni dan tulus.
Oleh karna itu,

Sebagai seorang Ketua Umum PADMI, PASFI dan KFI, juga sebagai aktor yang disibukkan dengan kegiatan shoting Film layar lebar dan FTV tayangan stasin tv Nasional,

kami harus bisa fokus dalam membagi waktu semaksimal mungkin untuk Ibadah dan Sedekah. Kata Febryan Adhitya
Dalam pembenahan dan pembersihan diri melalui bertobat kepada Allah SWT, kamu bisa melakukan amalan selanjutnya yaitu saling memaafkan.

Cara ini bisa membebaskan dirimu dari kesalahan pada orang lain dan membersihkan hati. Dengan begitu, bulan Ramadan akan terasa ringan untuk dijalani.

Lanjut FEBRYAN ADHITYA,
Menjelang bulan Ramadan, sudah seharusnya untuk membayar semua utang puasa di tahun sebelumnya. Puasa ini disebut puasa Qadha. Puasa Qadha wajib dilaksanakan sebanyak hari puasa yang telah ditinggalkan saat Ramadan.

Diakui FEBRYAN ADHITYA seorang aktor pemeran dalam Film Layar Lebar terbarunya yang bertajuk LUKISAN RATU KIDUL itu, sangat bersyukur kepada Allah SWT karna masih di beri kesempatan  dipertemukan dengan bulan suci ramadhan Artinya,  sangat terbuka kesempatan buat kita untuk melebur segala dosa-dosanya terdahulu.

Sebagai seorang organisator Pemimpin Organisasi yang menduduki Posisi sebagai Ketua Umum di tiga  Organisasi bertaraf Internasional yaitu PADMI, PASFI dan KFI, FEBRYAN ADHITYA sudah membentuk panitia pelaksana program yang sifatnya beramal dan bersedekah untuk masing masing ke tiga organisasi tersebut, sebagai mana yang rutin di lakukan setiap bulan suci ramadhan yaitu buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhuafa.

kata FEBRYAN ADHITYA, Kesadaran akan pemberian Allâh Azza wa Jalla yang melimpah ini bisa mendorong seorang hamba untuk menyadari kelemahan dirinya dan menyadari betapa ia sangat butuh kepada Rabbnya dalam semua urusan.

Namun, mengingat nikmat mesti diiringi dengan amalan yang diridhai dan dicintai oleh Allâh Azza wa Jalla sehingga bernilai pada hari Kiamat.

Realisasinya yaitu dengan mengerjakan kebaikan-kebaikan dan meninggalkan kemungkaran-kemungkaran, dengan tetap mengutamakan amalan-amalan fardhu, karena amalan fardhu merupakan amalan yang paling bisa mendekatkan seorang hamba kepada Allâh Azza wa Jalla.

Diantara yang dapat menyucikan jiwa adalah melakukan amalan-amalan hati.
Hati ibarat raja bagi anggota badan, jika hati itu baik maka semua anggota badan akan baik dan apabila hati rusak maka semua anggota badan ikut rusak.

Maka dengan kesempatan ini saya harus bulatkan tekad dengan niat, yang tulus terutama untuk meningkatkan iman dan taqwa, khusus di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan nikmat ini pungkasnya

Ril MIH

Bupati Belitung Timur Terima Audiensi dari Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Beltim

Manggar||BerandaNKRInews.com|| SILATURAHMI-AUDIENSI dengan Kepala Daerah adalah giat lazim yang dilakukan oleh sebuah asosiasi dengan tujuan memperkenalkan visi dan misi serta program kerja sebuah perhimpunan profesi.

PENGURUS Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Belitung Timur beraudiensi/silaturahim dengan Bupati Belitung Timur, Burhanuddin, di kantor Bupati Manggar pada Kamis (01/04/2021).

Rombongan DPD APKLI Belitung Timur dipimpin oleh Khairul akrab dipanggil Irul bersama jajaran pengurus APKLI Beltim periode 2020-2025.

Jajaran pengurus APKLI Beltim disambut langsung oleh Bupati Belitung Timur Burhanuddin yang akrab disapa Aan.

Bupati yang baru terpilih pada Pemilihan Kepapa Daerah pada Desember 2020 yang lalu itu menyatakan dukungannya atas keberadaan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) di Kabupaten Belitung Timur.

Dikutip dari laman IG sang Bupati, ia menyampaikan dukungannya atas keberadaan APKLI dan berharap organisasi pemerintahan daerah (OPD) dapat bersinergi dengan APKLI dalam kaitan dengan pedagang kecil dan usaha kecil menengah (UKM).

Sambutan hangat dari Bupati Belitung Timur diapresiasi Ketua DPD APKLI Belitung Timur, Khairul akrab dipanggil Bung Irul.

“Alhamdulilah. Pak Bupati menyambut dan mendukung APKLI untuk bersama-sama membangun Belitung Timur khususnya pelaku ekonomi kecil seperti Pedagang Kaki Lima (PKL). Saya selaku ketua APKLI Belitung Timur siap mendukung program-program dari Pemerintah Kabupaten Belitung Timur kaitan dengan pelaku usaha kecil.” Ungkap Irul melalui sambungan telpon.

Untuk diketahui kepengurusan DPD APKLI Belitung Timur saat ini dijabat oleh Khairul alias Bung Irul periode 2020-2024. (*)

Wartawan: Agung

Dunia Harus Tahu Lada Berkualitas itu ‘Muntok White Pepper’


PANGKALPINANG|BerandaNKRInews.com|| – Cita rasa yang khas dari lada putih produksi Muntok ternyata menjadi daya tarik yang mendalam bagi beberapa negara di dunia. Produk lada putih dari Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini telah di ekspor ke berbagai belahan dunia untuk memenuhi 40% kebutuhan lada di dunia. Lada putih Babel memiliki cita rasa rempah berkualitas tinggi yang sangat diminati oleh konsumen dunia, karena memiliki piperin (tingkat kepedasan) yang tinggi (5-7) dan aroma minyak atsiri yang tajam. Diketahui, harga lada bangka hingga kini telah menyentuh harga Rp105.000.

Untuk menjaga kualitas, sejak Desember 2019 lalu _Muntok White Pepper_ (MWP) telah didaftarkan Indikasi Geografisnya (IG). Dengan begitu, lada yang ada pada label MWP dipastikan sebagai lada yang berasal dari tanah perkebunan petani Babel. Untuk selanjutnya, IG-MWP ini perlu didaftarkan ke berbagai negara, agar MWP terus diawasi baik peredaran maupun kualitas produknya.

Meski begitu, MWP tidak begitu dikenal oleh dunia, karena pada produk lada Bangka yang di jual pada pasar dunia, tidak menyebutkan asal produk. Sehingga, hingga saat ini mereka belum mengetahui asal produk yang dikonsumsinya. Berbeda dengan Verstegen, mereka telah memasarkan produk menggunakan nama IG-MWP.

Karenanya, Gubernur Erzaldi bersama Direktur Utama PT. BBBS Bangka Belitung Bumi Sejahtera BUMD Saparudin, Kepala Dinas pertanian Juaidi, Ketua Badan Pengelola Pengembangan dan Pemasaran Lada Rafki melakukan pertemuan dengan Marienne Van Keep dan Evert Jan-Verschuren yang merupakan perwakilan dari Verstegen Company, perusahaan importir lada dan rempah terbesar Eropa. Pertemuan dilakukan secara virtual via zoom meeting pada Rabu (1/4/2021).

Diketahui saat ini Verstegen membeli produk Muntok White Pepper dari PT Citra Argo Nusantara (CAN).

“Kami telah melabelkan produk dengan nama Muntok White Pepper, tapi aku tidak bisa mempengaruhi yang lain untuk melakukan hal yang sama. Saya setuju, bahwa di masa lampau, Muntok White Pepper adalah nama yang penting bagi semua orang. Namun sekarang, sudah tidak ada yang mengetahui kecuali kolega saya yang kurang lebih 500 orang. Mereka sangat mengena Muntok White Pepper. Tapi orang biasa sudah tidak mengenalnya lagi,” ungkap Marienne.

“Bisa kah kamu memberi saya saran agar Muntok White Pepper ini bisa dikenal banyak pihak. Kita sudah memasarkannya ke mana-mana. Yang saya takutkan, jika MWP tidak dikenal, kita akan kehilangan pembeli. Padahal MWP memiliki kualitas terbaik yang diberikan dari Tuhan sebagai anugerah. Jika kita kehilangan pembeli, maka petani tidak lagi menggarap perkebunan lada dan memilih menjadi penambang atau pekerjaan lain. Kita tidak ingin kehilangan petani dan lada yang berkualitas ini,” ungkap Gubernur Erzaldi.

“Hal itu sangat susah diwujudkan. Karena mereka (penduduk Eropa) tidak memilih lada secara khusus dari daerah Babel. Mereka tidak merasa hal ini spesial. Ketika tidak ada lada dari Indonesia, mereka juga tidak akan keberatan untuk mengonsumsi lada dari Vietnam. Karena mereka tidak mau peduli. Lada merupakan salah satu bagian kecil dari jutaan produk dunia,” ungkap Marienne

Diketahui saat ini, kontrol atas distribusi dan harga lada telah diatur. Karenanya, Gubernur Erzaldi terus menguatkan pemasaran. Selama ini perusahaan Verstegen memberi banyak investasi bagi petani melalui PT CAN. Hal yang pernah dilakukannya antara lain melakukan pengembangan, mengontrol kualitas, pelatihan-pelatihan dan lain sebagainya.

“Ini agak rumit, saya pikir masih ada ruang untuk bekerja sama dengan pemerintah agar kita bisa mendukung proyek ini. Untuk sementara, kita bisa melakukan promosi, kami sudah menuliskannya di website dan sosial media meski dampaknya terbatas,” ungkap Evert.

Verstegen merupakan perusahaan yang sangat peduli terhadap petani. Mereka rela berinvestasi dengan uang perusahaan untuk membantu petani di seluruh dunia. Momen ini menjadi kesempatan berharga. Bantuan yang diberikan sebelumnya oleh Verstegen hanya dapat dirasakan sebagian kecil petani, karena melalui Eksportir PT CAN. Sebagai Pemerintah, Gubernur Erzaldi membangun hubungan baik, agar Verstegen mau membantu mengembangkan petani bukan hanya yang ada pada PT CAN saja, tapi petani di seluruh Babel.

Pertemuan ini belum menemukan keputusan yang berarti. Ke depan akan dilakukan pertemuan lanjutan untuk mendapatkan kesepakatan yang diharapkan dapat menguntungkan perusahaan importir dan para petani. (*)

Wartawan: Yogi Pranata, A.Md & Agus Savar Muslim, S.H

Jangan Resah, TNI Polri di Nunukan Sinergi Amankan Jalannya Peringatan Paskah

NUNUKAN – Terkait dengan adanya gerakan radikal dan terorisme yang baru-baru ini terjadi dan mengganggu stabilitas keamanan, Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan untuk tidak takut, tidak resah dan tetap melakukan aktivitas seperti biasanya.

Dandim 0911/Nunukan menyampaikan bahwa ketakutan yang akan dirasakan oleh masyarakat hanya akan membuat tujuan terorisme ini semakin berhasil dalam memberikan teror kepada masyarakat.

“Tidak perlu takut, resah ataupun panik, terus beraktivitas seperti biasa, karena jika takut itu sama saja membuat tujuan terorisme berhasil.”

Demi menangkal gerakan radikal dan terorisme memang dibutuhkan peranan penting seluruh stake holder terkait, tentu sesuai bidang dan tugas fungsi masing-masing. Para tokoh masyarakat dan adat hingga tokoh agama juga memiliki peranan penting dalam mengawasi dan memberikan informasi jika ada gerakan mencurigakan yang berbau terorisme demi menjaga kondusifitas di wilayah.

Dari Kodim 0911/Nunukan sendiri sejak tanggal 1 April 2021 sore kemarin hingga saat ini, sudah mengerahkan personel Makodim hingga personel dijajaran Koramil untuk bersinergi bersama pihak kepolisian di wilayah dan menggelar pengamanan di tempat-tempat ibadah Gereja.

Pendim 0911/Nunukan