Maxim Perluas Layanan di Indonesia, Kini Beroperasi di Nunukan

NUNUKAN – Maxim kini hadir dan mulai beroperasi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara secara resmi mulai Juni 2022. Menawarkan beberapa layanan terbaik kepada masyarakat Nunukan, dan tentu layanan Maxim akan semakin berkembang dan bertambah lebih banyak lagi nantinya.

Beberapa layanan ditawarkan oleh Maxim Nunukan, antara lain Maxim Bike, Maxim Car, Maxim Delivery (Bike & Car), hingga Maxim Food & Shop. Pemesanan pertama yang diterima oleh Maxim Nunukan adalah layanan Maxim Bike, yang dipesan pada tanggal 10 Juni 2022 dengan rute pengantaran dari Jalan R.E. Martadinata ke Jalan Pasar Baru dengan biaya Rp7.900.

Dengan diluncurkannya layanan Maxim di Kabupaten Nunukan, diharapkan Maxim dapat memenuhi kebutuhan layanan transportasi yang nyaman dan terjangkau bagi masyarakat Nunukan. Maxim juga berharap eksistensi Maxim akan lebih meningkat dikalangan masyarakat maupun pendatang di Nunukan, sehingga akan lebih banyak lagi masyarakat yang dapat menikmati layanan Maxim.

“Dengan adanya Maxim di Nunukan, kami berharap layanan Maxim dapat berguna bagi masyarakat Nunukan ataupun pendatang yang berada di Nunukan. Selain itu, diharapkan juga Maxim dapat membantu pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran, karena Maxim dapat menciptakan peluang pekerjaan baru di Nunukan.” ucap Kamaluddin selaku Head of Subdivision Maxim Nunukan.

Bagi masyarakat Nunukan yang ingin menikmati layanan Maxim, aplikasi dapat diunduh melalui App Store, Play Store, atau App Gallery. Gunakan promo khusus pengguna baru di Nunukan dengan memasukkan kode promo MAXIMNNK pada aplikasi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pembaruan Maxim Nunukan, dapat mengunjungi akun instagram Maxim Nunukan di @maximnunukan dan untuk bergabung menjadi mitra pengemudi, silakan kunjungi situs https://taxsee.pro/id/id-ID/ untuk mengetahui langkah-langkah pendaftaran.

Maxim adalah layanan penyedia transportasi daring yang telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 2018. Kini layanan Maxim telah tersedia di lebih dari 70 kota di seluruh Indonesia dan akan terus berkembang menjangkau lebih banyak kota lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web kami di http://id.taximaxim.com.

(***)

 

Kodim 0911/Nunukan Gelar Liga Santri Piala Kepala Staf Angkatan Darat

NUNUKAN – Sebagai ajang pencarian bakat atlet sepak bola di kalangan pesantren, Liga Santri Piala Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) di wilayah Kodim 0911/Nunukan, resmi digelar di Stadion Sei Bilal Nunukan, Senin (20/6/2022).

Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Inf Albert Frantesca, M. Han mengatakan, kejuaraan ini merupakan jalinan silaturahmi antar pondok pesantren yang ada di Kabupaten Nunukan itu sendiri. Liga santri ini juga bagian dari memberikan ruang bagi kalangan santri, dalam mengembangkan olahraga sepak bola dikalangan Pesantren.

“Satu inisiasi KSAD dalam mengembangkan olahraga di kalangan pesantren, ajang ini juga sebagai upaya dalam mencetak bibit sepak bola kedepannya,” katanya.

Kegiatan dihadiri oleh segenap unsur FKPD diantaranya Dandim 0911/Nunukan Letkol Inf Albert Frantesca, Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto, S.H, S.I.K, MH, Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 18/Komposit Letkol Arm Yudhi Ari Irawan, S.T.han. M.Han, Dan Sub PM Nunukan Letda Cpm Catur, Perwakilan dari Kejari dan Pengadilan Negeri Nunukan serta tamu undangan lainnya.

Liga Santri ini juga bagian dari penyaluran bakat bagi santri dalam sepak bola. Sebab sudah banyak atlet nasional seperti Nadeo, Evan Dimas, Witan, serta sejumlah nama lainnya yang ada di tim nasional juga dari kalangan pesantren.

Bupati Nunukan yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Nunukan Serfianus, S.I.P, M. Si, memberikan apresiasi dan berharap ajang ini menjadi agenda rutin setiap tahunnya kedepan.

“Sangat apresiasi dan turut bangga atas digelarnya ajang Piala Bergengsi ini. Kita semua tahu bahwa masih banyak potensi atlet yang ada di pesantren, sehingga Liga Santri ini adalah ruang bagi santri dalam meraih prestasi olahraga, khususnya sepak bola”.

(Pendim 0911/Nunukan)

Program Kejar Si Toga Berjalan, WBP Lapas Nunukan Mendapatkan Layanan Pendidikan Secara Rutin

Nunukan – Setelah secara resmi dilaunching pada beberapa waktu yang lalu, Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan beserta jajaran dan para tutor yang telah ditunjuk memberikan layanan pendidikan kepada warga binaan Lapas Nunukan.(Senin,20/06/22)

Bertempat di balai pengayoman Lapas Kelas IIB Nunukan, tampak 60 orang warga binaan lapas nunukan antusias mengikuti kegiatan belajar dan mengajar. Kegiatan belajar dan mengajar ini merupakan program yang telah diresmikan pada tanggal 14 juni 2022 yakni “Kejar Si Toga”.

60 orang wbp yang mengikuti kegiatan ini terbagi menjadi 3 kelompok, yakni kelompok A 20 orang, kelompok B 20 orang dan kelompok C 20 orang. Kegiatan kali ini difokuskan terhadap warga binaan untuk pendidikan kesetaraan paket B dan C.

Layanan pendidikan ini berlangsung mulai pukul 09.00 wita hingga 12.00 wita dan berjalan secara kondusif, dengan harapan tidak hanya sebagai hak waraga binaan untuk mendapatkan pendidikan tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan bagi warga binaan pada lapas Nunukan.

Humas Lapas Kelas IIB Nnk/Aleck

Laksanakan Intruksi Dirkamtib, Lapas Nunukan Sidak Tempat Umum Di Lapas Nunukan

NUNUKAN – Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan, Youga Supriyadi dan jajarannya melaksanakan Kegiatan Sidak/Razia yang kali ini Sidak di tempat tempat umum seperti Koperasi, Dapur, tempat ibadah, Tempat tempat aktifitas pembinaan sesuai arahan Dirkamtib.(Senin,20/06/22)

Kegiatan tersebut dilaksanakan guna meningkatkan kewaspadaan terkait deteksi dini Keamanan dan ketertiban pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan khususnya. Kegiatan razia seperti ini sangat berpengaruh pada keamanan dan ketertiban serta mencegah gangguan kamtib di Lapas Kelas IIB Nunukan. Pelaksanaan razia pada Lapas Kelas IIB Nunukan ini juga sebagai bentuk penerapan P4GN di Lapas Nunukan.

Salah satu tujuan kegiatan razia atau penggeledehan ini juga untuk menciptakan kebersamaan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas yang merujuk pada penguatan tugas dan fungsi keamanan.

Ka KPLP Lapas Nunukan juga menyampaikan bahwa akan terus komitmen dalam hal Kegiatan sidak/razia kamar hunian yang sudah dilaksanakan secara rutin.

Harapannya dari Kegiatan ini adalah semoga Lapas Nunukan selalu dalam keadaan kondusif dan Aman, Terhindar dari Gangguan Kamtib dan untuk ba dan bb selanjutnya akan dilakukan serahterima dengan Kamtib.

Humas Lapas Kelas IIB Nnk/Aleck

Prodi Kedokteran UBT Dapat Dukungan dari KKI

JAKARTA – Upaya bersama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Universitas Borneo Tarakan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menunjukkan progress positif. Dukungan terus mengalir agar Program Studi (Prodi) Kedokteran UBT dapat segera terwujud.

Salah satu bentuk dukungan tersebut datang dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Di mana Gubernur bersama Rektor UBT Prof. Adri Patton beraudiensi secara langsung bersama Ketua KKI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D di Jakarta Senin (20/6).

“Saya berterima kasih kepada KKI yang mendukung langsung membuka prodi kedokteran di Kaltara,” kata Gubernur.

Sebab, pemenuhan pelayanan dasar seperti Pendidikan adalah hal utama yang terus dilakukan oleh Pemprov Kaltara. Karena itu, dibukanya prodi kedokteran ini akan membuka jalan kedua bidang itu.

“Yang penting kita sudah niat baik, Insya Allah akan diberikan petunjuk,” jelasnya. Gubernur mengungkapkan, dibuka Prodi Kedokteran UBT dijamin dapat mendistribusikan dokter secara merata hingga ke batas negara.

Ketua KKI, Prof. Taruna menyampaikan, saat ini Indonesia masih kekurangan sekitar 160 ribu dokter. Dimana standar WHO setiap seribu pasien ditangani oleh 1 dokter. Di Indonesia 1 orang dokter menangani 3 ribu pasien dan jelas itu masih banyak kuota yang belum terpenuhi.

Selain itu, distribusi dokter di Indonesia yang belum merata terutama di kawasan 3TP (tertinggal, terluar, terdepan dan perbatasan) termasuk di Kaltara yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia bagian Sabah.

“Berdasarkan beberapa pertimbangan itu Kementerian Dikbud menyatakan tidak apa-apa,” jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) menerbitkan Surat Rekomendasi nomor: PP.05.01/Menkes/371/2022 tentang Rekomendasi pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran, Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter di Universitas Borneo Tarakan (UBT). Surat tersebut ditandatangani Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin.

Gubernur menjelaskan pembentukan Prodi Kedokteran Universitas Borneo Tarakan (UBT) menjadi prioritas pemerintah. Menurutnya, Kaltara merupakan wilayah yang strategis untuk meningkatkan layanan kesehatan.

“Kaltara memang saya prioritaskan untuk membuka Prodi Kedokteran. Sebab lokasinya di wilayah perbatasan,”katanya.

Ia menyebut, Kaltara membutuhkan distribusi dokter yang berkualitas. Khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan. Sebab, kudokter memiliki peran yang sangat penting untuk memajukan daerah.

Karena itu, ia meminta kepada Rektor UBT, Prof. Adri Paton untuk berkolaborasi dengan kampus yang prodi kedokterannya lebih dulu ada, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM).

Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Prof. Dr. Adri Patton, M.Si
mengungkapkan, pembukaan Prodi Kedokteran di UBT akan segera terwujud.

“Oleh Karena itu, kami juga memohon kepada Pak Gubernur Kaltara dan Wali Kota, Ketua DPRD bisa bersama sama ke Yogyakarta dalam rangka penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) tentang Pro- di Kedokteran ini,” tambahnya.

Ia berharap, Gubernur Kaltara terus memberikan motivasi dan dorongan kepada UBT, bahwa apa yang dilakukan UBT bersama dengan masyarakat Kaltara merupakan suatu kebutuhan yang diperlukan Kaltara dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) tenaga medis, khususnya dokter untuk di lima kabupaten/kota se- Kaltara.

“Sekali lagi saya selaku rektor UBT, menyukuri apa yang sudah diberikan oleh Allah SWT, dan berterima kasih kepada pemprov, pemkab dan pemkot se-Kaltara, serta semua pihak yang sudah mendoakan, sehingga rekomendasi pembukaan Prodi Kedokteran di UBT sudah keluar,” tuntasnya. (dkisp)