Pimpin Rapat Staf, Gubernur Instruksikan OPD Agar Memacu Serapan Anggaran

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum meminta agar realisasi sudah mencapai 60 persen pada triwulan ketiga. Hal ini disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Ia meminta agar para kepala OPD untuk memperhatikan capaian realisasi di instansinya masing-masing, mengingat saat ini telah memasuki triwulan ketiga dan selang satu bulan lagi akan memasuki triwulan keempat. “Jangan sampai ada dinas yang serapannya masih 15-20 persen, minimal sudah 60 persen,” ujarnya di Ruang Rapat Benuanta Kantor Gubernur Lt I.

Selanjutnya ia juga mengingatkan agar program kerja di setiap OPD sejalan dengan visi dan misi Gubernur dengan memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan prioritasnya. Sebagaimana diketahui bahwa setiap kepala daerah mempunyai visi dan misi yang menjadi dasar acuan untuk mencapai tujuan pembangunan.

“Jadi jangan asal kegiatan. Tetapi juga harus sesuai visi dan misi yang sudah tertuang pada RPJMD. Sehingga target dan ouputnya jelas dan terukur,” imbuhnya.

Tidak hanya mengenai administrasi pemerintahan, turut menjadi perhatian Gubernur adalah perayaan momentum bersejarah yang akan digelar dalam waktu dekat, yakni pelaksanaan Hari Jadi ke-77 Republik Indonesia dan persiapan Hari Jadi ke-10 Provinsi Kalimantan Utara.

Ia meminta agar acara dipersiapkan dengan matang sebelum bahkan pada saat pelaksanaan. Untuk persiapan hari jadi provinsi ke-34 ini ia meminta agar segera membentuk panita dan merancang kegiatan yang sederahana sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. (dkisp)

Pastikan Seluruh Desa Teraliri Listrik

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang SH., M.Hum memastikan seluruh desa di Kaltara dapat teraliri listrik pada 2024 mendatang. Hal ini disampaikannya saat menyambut lawatan jajaran manajemen PT PLN (Persero) Group yang ada di Kaltimra (Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara) dalam audiensi di Ruang VIP Hotel Tarakan Plaza, Selasa (9/8).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengungkapkan terima kasih atas kunjungan ini serta mengapresiasi dan mendukung penuh terhadap komitmen PT PLN dalam peningkatan jangkauan jaringan listrik di Kaltara.

“Kalau ada yang dapat saya bantu dari sisi perijinan ataupun insfrastruktur jalan Pemprov Kaltara akan support penuh. Hal ini untuk mendukung agar seluruh desa di Kaltara dapat teraliri listrik. Di mana PT PLN punya target pada tahun 2024 semua desa di Kaltara sudah terang teraliri listrik,” ujar Gubernur.

Gubernur pun meminta kepada manajemen PT PLN Group agar meringankan warga kurang mampu dengan memberikan tarif listrik yang terjangkau.

“Meskipun tidak gratis, tetapi ada keringanan harga untuk masyarakat tidak mampu,” pinta Gubernur.

Menyambut positif dukungan Gubernur Zainal, General Manager Unit Induk Wilayah (UIW) Kaltimra, Joice Lany Wantania menyampaikan program Rasio Desa Berlistrik. Diharapkan nanti pada tahun 2024 semua desa yang ada di Kaltara kebutuhan listriknya dapat terpenuhi.

“Jadi kalau di Kaltara sendiri masih menyisakan sekitar 150an desa yang saat ini programnya sampai tahun 2024 akan kita jangkau 100 persen,” papar Joice saat dijumpai seusai audiensi.

Joice menambahkan untuk di tahun 2022 ada 24 desa yang akan dijangkau program Rasio Desa Berlistrik. “Tadinya tahun depan (2023, red) itu juga sama 24 desa dan di tahun 2024 ada 108 desa, tetapi arahannya pak Gubernur jangan di 2024 paling tidak diperbanyak di 2023. Sehingga makin cepat di Kaltara ini mendapatkan listrik,” jelasnya.

Turut hadir dari PT PLN Group yang terdiri dari Joice Lany Wantania (GM UIW Kaltimra), Joshua Simanungkalit (GM UIP Kalbagtim), Marihot (GM UIKL Kalimantan/ Manager UPDK), I Ketut Wiriana (Dirut PLNT), Toni Wahyu (GM PLN Icon+), Himawan (Senior Manger Niaga & MP), Aditya Darmawan (Manager UP3 Kaltara), Hakim (Manager UP2K Kaltara), Muh. Ilham (Manager ULP Malinau) dan Zulkarnain (Manager Komunikasi UIW Kaltimra). (dkisp)

Hari Pertama Pesona, Warek III IAIN BONE: Doa Adalah Nomor Satu




Bone-Berandankrinews.com
Jelang hari pertama pergelaran akbar Pekan Seni dan Olahraga Nasional (Pesona) PTKN I 2022 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Wakil Rektor III IAIN Bone datang memberi semangat kepada para peserta.

“Dalam perlombaan jiwa  sportifitas harus dikedepankan dan dijunjung tinggi. Menang adalah impian semua atlet tapi yang nomor satu adalah silaturahmi dan pengalaman,” tuturnya saat briefing di penginapan kontingen IAIN Bone, Senin (8/8/2022)

Ia menyampaikan bahwa sebelum berangkat Dr Lukman Arake telah meminta restu dan doa dari semua sivitas akademika IAIN Bone agar kontingen IAIN Bone bisa menampilkan yang terbaik.

Selain itu ia berpesan bahwa doa juga adalah hal terpenting dalam sebuah kompetisi.

“Sekalipun kita telah mempersiapkan diri dengan matang melalui latihan namun jangan lupa untuk berdoa. Karena kekuatan doa merupakan anugerah. Kepada Allah SWT semua disandarkan,” tegasnya.

Di hari pertama IAIN Bone akan menurunkan atlet dan pesertanya di cabang Pop Solo Islami, MHQ 10 Putri, Panjat Dinding, Tenis Meja Ganda Putra, Catur, Futsal, Basket dan Volli.

Sementara itu Ketua Panitia Hamzah Latif menyebutkan bahwa persiapan untuk distribusi peserta di titik lokasi telah disiapkan dengan matang.

“Kami telah mempersiapkan. Misalnya menambah armada untuk mengantar peserta ke beberapa lokasi. Mengatur jadwal keberangkatan sampai persiapan konsumsi dan vitamin,” terangnya.

Kontingen IAIN BONE Siap Berlaga di PESONA UIN BANDUNG




Bone-Berandankrinews.com
Setelah menempuh perjalanan laut dan darat selama 3 hari, Kontingen IAIN Bone tiba di Bandung pada Minggu, (7/8/2022) dan siap berlaga pada ajang Porseni dan Olahraga (PESONA) PTKN I Se-Indonesia Tahun 2022 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Pergelaran akbar ini rencananya akan berlangsung mulai tanggal 8 s.d. 13 Agustus 2022. Menurut Ketua Panitia Hamzah Latif sebanyak 62 PTKN yang terdiri dari 58 PTKIN dan 4 non PTKIN.

“Sebanyak 62 PTKN akan berlaga di sini, dan bukan hanya PTKIN ada 4 non PTKIN. Yakni PTKN Hindu, Budha dan Kristen. Tentu ini momen terbaik untuk mengaplikasikan nilai kebersamaan pada mahasiswa,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa dari 22 cabang yang akan diperlombakan, IAIN Bone mengikuti sebanyak 10 jenis pertandingan dengan jumlah peserta sebanyak 38 dan 12 Official.

Cabang lomba itu adalah Pop Solo Islami, MHQ 10 Juz Putri, MHQ 30 Juz Putra, Basket Putra, Volli Putra, Futsal Putra, Panjat Dinidng, Tenis Meja Tunggal dan Beregu, Bulu Tangkis Tunggal Putra Putri dan Beregu, Catur Klasik dan Cepat dan Karate.

Rektor IAIN Bone Prof Syahabuddin saat melepas kontingen menyampaikan untuk tidak hanya semangat berkompetisi tapi juga semangat menjalin silaturahmi.

“Semoga semua diberi kesehatan. Menjalin silaturahmi yang ‘menasional dan mengglobal’. Menang bukan tujuan tapi silaturahmi yang utama,” ujarnya

Adapaun Grand Opening upacara pembukaan secara seremonial akan dilaksanakan di Kampus 2 UIN SGD Bandung pada 9 Agustus malam.

Akhirnya Ketua Panitia Hamzah Latif berharap Kontingen bisa menampilkan yang terbaik dan meraih prestasi.

“Kami mohon doa kepada seluruh sivitas akademika IAIN BONE untuk mendoakan mahasiswa kita. Semoga diberi kesehatan, menampilkan yang terbaik dan berprestasi,” tuturnya.

Jasa Pertambangan Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

TANJUNG SELOR – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara triwulan II-2022 mengalami pertumbuhan sebesar 4,91 persen (y-on-y). Bila dilihat, sumber pertumbuhan ekonomi Kaltara triwulan II-2022 terdapat pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 2,25 persen. Kemudian diikuti perdagangan sebesar 1,20 persen serta transportasi dan pergudangan sebesar 0,48 persen.

Struktur ekonomi Kaltara menurut lapangan usaha triwulan II-2022 masih didominasi oleh empat lapangan usaha utama yaitu: Pertambangan dan penggalian (26,30 persen); Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (16,52 persen); Konstruksi (13,58 persen), serta Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (12,52 persen). Peranan keempat lapangan usaha tersebut mencapai 68,92 persen terhadap total PDRB Kalimantan Utara.

Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menjelaskan, pulihnya aktivitas perekonomian pasca pandemi Covid-19 di sejumlah negara, turut mendongkrak tingginya permintaan batu bara global.

Konsumsi listrik Tiongkok dan India yang tinggi patut diperhitungkan sebagai faktor utama ketetapan Harga Batu bara Acuan (HBA).

“Ini juga akan mempengaruhi ekspor batu bara dari Kaltara sebagai salah satu mitra dagang utama,” kata Gubernur.

Lanjut dia, sanksi embargo energi perlu dipahami merupakan buntut dari masih memanasnya konflik Rusia-Ukraina.

Harga komoditas batu bara global pun ikut terpengaruh. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batu bara acuan (HBA) sebesar US$288,4 per ton pada April 2022.

“HBA ini merupakan yang tertinggi sejak HBA pertama kali dicatat,” jelasnya.

Sementara itu, kasus Covid-19 di Kaltara rata-rata per hari mencapai 40-50 orang pada triwulan II 2021. Sedangkan tahun ini rata-rata hanya 10-20 kasus.

Aktivitas masyarakat sudah tidak dibatasi yang ditandai dengan adanya cuti bersama Idulfitri dan tidak ada lagi syarat PCR bagi pelaku perjalanan yang sudah vaksin sampai dosis ketiga.

“Hal ini mendorong tumbuhnya berbagai lapangan usaha perekonomian di Kalimantan Utara. Salah satunya yakni transportasi yang tumbuh hingga 7,23 persen secara y-on-y,” jelas Gubernur.

Adapun, realisasi belanja pemerintah daerah di Kaltara pada triwulan II-2022 turun dibandingkan realisasi triwulan II – 2021. Terakhir, secara kumulatif jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Kaltara pada periode Januari – Desember 2021 mencapai 316.285 kunjungan.

Sedangkan selama Januari-Juni 2022 mencapai 26.696 kunjungan, atau mengalami penurunan 82,04 persen.

Selain itu pertumbuhan tertinggi perekonomian di provinsi ke-34 ini terjadi terjadi pada komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 6,48 persen.

Kemudian diikuti oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 4,49 persen. Komponen pengeluaran konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 4,26 persen.

Sedangkan, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami kontraksi sebesar 3,35 persen, dan komponen pembentukan modal tetap bruto mengalami kontraksi sebesar 0,78 persen. Sementara itu, komponen impor barang dan jasa tumbuh sebesar 3,60 persen.

Adapun dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi dicapai oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 10,94 persen. Kemudian, disusul oleh lapangan usaha Jasa Lainnya sebesar 10,51 persen; pergudangan perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 10,43 persen. (dkisp)