BAMUS DPRD Sulbar

DPRD Prov. Sulbar melaksanakan rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna. Senin 5 Sebtember 2022.

Rapat di pimpin oleh Wakil ketua DPRD Provinsi. Sulbar H.Abdul Halim yang di dampingi oleh Asisten Administrasi Muhammad Jamil Barambangi Provinsi Sulbar, dan di hadiri Anggota DPRD Abidin Abdullah, A. Muslim Fatta, Mulayadi Bintaha, Sukardi M Nor, Dr. Marigun, Samsul Samad, Husain Hainur, H. Sudirman, dan beberapa hadir melalui Via Zoom Sabar Budiman, Megawati,S.ip Drs, Hasanuddin,, Muhammad Jayadi dan Taufiq Agus

 

Selain itu hadir pula tim TAPD dari Darwis Dawir dari BPKPD, Nuryani dari Biro umum dan Faika K Ishak dari BPKPD, Ka. Bagian Persidangan Musra Awaluddin, beserta para jajarannya. sumber: Humas DPRD provinsi Sulawesi barat

Sumber : Humas DPRD Sulbar / sal 76

 

Casino Provision Ohne Einzahlung online casino paypal einzahlen 2023 Originell Fix Ferner Kostenfrei!

Erst dann sei diese Ausschüttung vorstellbar, sonst geht das Geld alle unserem Spielbank provision bloß Einzahlung jedweder via diesem erzielten Gewinne verloren. Jedoch selber ein Kasino Prämie ohne Einzahlung sollte Prämisse hinlänglich pro die Eintragung coeur. Read more

Usung Tema Kesetaraan, Penyandang Disabilitas Tampil Memukau di MAFest 2K22

TANJUNG SELOR – Perhelatan Musik Alam Fest (MAFest) 2K22 yang digelar pekan lalu membuat takjub penonton. Sebab, tiap tahunnya event yang digagas Aliansi Komunitas Kaltara ini selalu berbeda. Tahun ini mereka mengusung Tema ‘Kesetaraan’.

Melalui tema tersebut, event yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) itu mengajak penyandang disabilitas. Tujuannya adalah agar tidak ada lagi stigma negatif terhadap mereka. Alhasil, sejumlah penampil dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Tanjung Selor berhasil memukau penonton MAFest 2K22.

“Mereka punya hak yang sama dengan kita, mereka punya hak untuk menunjukkan talenta kepada kita semua. Dan pada MAFest 2K22, mereka buktikan itu. Ada sejumlah talent (penampil) dari penyandang disabilitas. Dan saya cukup terharu sekali. Kita sama dan kita setara,”seru Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum beberapa waktu lalu. Seni pertunjukkan yang ditampilkan oleh utusan SLB antara lain, pantomime, seni tari dan bernyanyi.

Pelibatan disabilitas dalam agenda MAFest juga dirangkaikan dengan kegiatan lainnya. Salah satunya outbond, dan live mural. Gubernur melihat, antusiasme penyandang dalam disabilitas cukup tinggi, sehingga mampu memberikan warna tersendiri bagi pelaksanaan MAFest 2K22.

“Saya juga ada lihat hasil karya atau lukisan dari penyandang disabilitas. Dan juga ada agenda outbond dan camping. Semua ini terangkai dalam satu kegiatan yang digelar selama 2 hari. Apalagi agendanya bertepatan dengan peringatan Hari Bahasa Isyarat Indonesia (HBII),”beber Gubernur.

Gubernur hadir di event tahunan tersebut mengendarai sepeda motor vespa. Yang kemudian dikawal oleh rombongan Bulungan Vespa Club (BVC). Rombongan sempat melakukan rolling city sebelum akhirnya tiba di lokasi MAFest 2K22 yakni Hutan Kota Bundayati, Tanjung Selor.

Gubernur mengungkapkan, penggunaan hutan kota sebagai sarana kreatifitas anak muda menjadi salah satu upaya pelestarian hutan. Karena itu, ia mengajak kepada seluruh insan kreatifitas, untuk terus berkreasi.

“Ini pertama di Kaltara, satu-satunya event yang dilaksanakan di Hutan Kota. Saya salut dengan Aliansi Komunitas Kaltara yang terus berkreasi memberikan suguhan yang berbeda tiap tahunnya,” terangnya.

Tidak hanya itu, Gubernurpun mengapresiasi atas terselenggaranya event MAFest 2K22. Apresiasi itu ia jelaskan bahwa hanya MAFest 2K22 satu-satunya event yang digagas oleh komunitas. Ia mengajak seluruh komunitas ataupun pelaku seni kreatif untuk mengikuti jejak tersebut.

“Kuncinya adalah solidaritas, dan saya melihat itu ada di Aliansi Komunitas Kaltara. MAFest ini digelar sejak tahun 2017 dan hingga saat ini masih konsisten digelar tiap tahunnya,”jelasnya. (dkisp)

Festival Sungai Kayan, Gubernur Sebut Bisa Hidupkan Ekonomi Lokal

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menghadiri pembukaan Festival Sungai Kayan dalam rangka Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-232 dan Kabupaten Bulungan ke-62 Tahun 2022, Sabtu (24/9) pagi.

Tiba di Pelabuhan VVIP, Kayan 1 Tanjung Selor, pukul 09.30 WITA, Gubernur Zainal Paliwang tiba dengan didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Dr. Yansen TP. M. Si., Sekretaris Provinsi (Sekprov) Dr. H. Suriansyah, M.AP., dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr Bustan, SE.,M.Si.

Hadir Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Ingkong Ala, S.E., M.Si., Sekda Bulungan Risdianto, Ketua DPRD Bulungan Kilat Laing, unsur Forkopimda Bulungan, anggota DPRD Bulungan, Ketua KONI Bulungan, dan Ketua KORMI Bulungan.

Festival Sungai Kayan berlangsung cukup meriah, dimana festival ini merupakan satu dari sekian rangkaian Pesta Budaya yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan.

Gubernur Kaltara berharap kegiatan “Festival Sungai Kayan” dapat membangkitkan rasa kebersamaan, persaudaraan dan persatuan diantara warga masyarakat di Provinsi Kaltara, khususnya warga di Kabupaten Bulungan.

Atas nama pribadi dan Pemprov Kaltara, gubernur mengapresiasi dan berterima kasih atas terselenggaranya Festival Sungai Kayan di Bulungan.

“Festival Sungai Kayan ini, merupakan kekayaan budaya dan potensi pariswata yang patut untuk terus kita kembangkan,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur mengungkapkan bahwa dampak positif dan multiplier effect dari kegiatan ini cukup signifikan.

Menurutnya, beragam produk lokal seperti camilan dan aksesoris lokal turut ditampilkan dalam pameran UMKM sebagai media promosi.

“Hal ini tentu yang diinginkan masyarakat, ada perputaran ekonomi sebagai dampak positif dari festival ini,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengatakan dengan adanya Festival Sungai Kayan masyarakat dapat mengenang kembali budaya tradisional yang ada di Kabupaten Bulungan.

“Zaman dahulu, hampir semua mobiltas dilakukan dengan menggunakan akses di sungai kayan. Sungai kayan ini menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat di Kabupaten Bulungan,” kata Gubernur Zainal.

Turut menjadi salah satu ikon tempat objek wisata di Kabupaten Bulungan, Gubernur mengharapkan Festival Sungai Kayan mampu menghidupkan dan mengembangkan serta melestarikan budaya daerah lokal. Dan, membawa masyarakat Kaltara semakin menuju kesejahteraan. (dkisp)

Gubernur Launching SOA Barang ke Krayan

TARAKAN – Kebijakan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Barang menjadi langkah solutif dalam menekan disparitas harga di wilayah perbatasan dan pedalaman di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Terbukti, lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara tahun 2021, tercatat realisasi layanan SOA Barang mencapai 100 persen.

Tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara kembali melaksanakan Program SOA Barang ke wilayah perbatasan Kaltara. Hal ini ditandai dengan dilaunchingnya Program SOA Barang rute Tarakan-Krayan di Terminal VIP, Bandar Udara Juwata, Kota Tarakan, Sabtu (24/9).

“Sesuai dengan program yang kita rencanakan, kita ingin membantu masyarakat di perbatasan dan pedalaman yang jauh dari jangkauan. Kita ingin harga barang di perbatasan sama dengan harga yang ada di Tarakan atau Bulungan,” ujar Gubernur Zainal dijumpai usai kegiatan.

Gubernur Zainal mengatakan, kepedulian ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kaltara yang wilayahnya sulit dijangkau sehingga diperlukannya moda transportasi udara untuk menjangkaunya.

“Pemprov Kaltara sangat peduli atas kebutuhan sembako masyarakat perbatasan, sehingga melalui APBD Kaltara SOA Barang dianggarkan untuk membantu transportasinya,” jelasnya.

Kucuran anggaran SOA Barang tahun 2022 sendiri dianggarkan senilai Rp 8.625.330.000, diperuntukkan ke 14 titik lokasi wilayah perbatasan dan pedalaman Kaltara.

Di mana, titik lokasi itu diantaranya Kecamatan Mentarang Hulu, Kecamatan Sungai Tubu, Kecamatan Kayan Hulu, Kecamatan Pujungan, Kecamatan Bahau Hulu, Kecamatan Lumbis Hulu, Kecamatan Lumbis Pansiangan, Kecamatan Lumbis Ogong, Kecamatan Tulin Onsoi, Kecamatan Sei Menggaris, Kelurahab Sebakis, Daerah Krayan, Kecamatan Sungai Boh, dan Kecamatan Kayan Hilir.

“Tiap tahun berlanjut, dan mungkin tahun depan (2023,red) polanya akan kita revisi lagi, bukan lagi lelang per barang tetapi ada mekanisme lain seperti sewa/kontrak pesawat,” ungkapnya.
Melalui SOA Barang, dengan mensubsidi transportasi diharapkan dapat menekan tingginya harga kebutuhan pokok di wilayah Perbatasan.

“Saya minta agar barang yang sudah disubsidi angkut jangan terlalu mahal, karena untuk menekan inflasi”, tambahnya.

Sebagai informasi, launching SOA Barang dengan rute Tarakan-Krayan ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Zainal, sekaligus meninjau secara langsung angkutan udara yang nantinya digunakan untuk mendistribusi barang-barang kedaerah pedalaman Kaltara.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Zainal didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr Bustan, SE., M.Si., Kaban Pengelola Perbatasan Daerah, Dr Udau Robinson dan Kepala Disperindagkop-UKM, Hasriyani, SH., M.M. (dkisp)