Pansus RP2HL DPRD Sulbar berkunjung ke dinas lingkungan hidup sulteng

Berandankriews Sulteng —

Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RP2LH) DPRD Sulawesi Barat berkunjung ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (03/11/22).

Kunjungan kerja dipimpin langsung oleh Anggota Pansus, Taufiq Agus, bersama sejumlah Anggota Pansus RP2HL DPRD Sulbr, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulbar, Biro Hukum Setda Sulbar dan Tenaga Ahli Bagian Hukum Pemprov Sulbar.

 

Mereka diterima langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulteng, M. Sadli Lenusa beserta para Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup Sulteng.

 

Anggota Pansus RP2HL DPRD Sulbar, Taufiq Agus mengatakan, kunjungan kerja Pansus ini dalam rangka sharing dan pendalaman informasi untuk penyempurnaan Ranperda P2LH yang telah dibentuk di Sulbar.

“Jadi banyak hal, pertama kita mau komparasi, karena di wilayah Sulawesi itu baru di Sulteng dan Gorontalo yang memiliki Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sejak tahun 2021, mereka sudah punya. Jadi kita hadap-hadapkan Ranperda kita. Isu-isu apa saja yang mereka singgung di dalam draf Perdanya itu, mulai dari pasal-pasalnya maupun lampiran-lampirannya,” kata Taufiq.

 

Selain komparasi Perda, menurut Taufiq, kunjungan ini juga sekaligus melihat perubahan-perubahan apa saja yang terjadi setelah diberlakukannya perda P2HL tersebut di Sulteng.

 

“Kemudian kita juga mau lihat terkait standarisasi limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya). Kami juga bertanya mengenai perubahan-perubahan apa yang terjadi setelah adanya atau diberlakukannya Perda itu. Ternyata signifikan pengaruhnya Perda itu,” ungkap Politisi muda Golkar itu.

 

Lanjut kata Taufiq, perlu ada Perda P2LH di Sulbar. Apalagi hal ini merupakan turunan Undang-undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

 

“Ada undang-undang yang mengatur dan harus ditindaklanjuti dengan Perda di daerah. Selama ini kita kan ada kekosongan hukum. Sehingga kita juga tindaklanjuti dengan membuat Perda ini. Dengan adanya Perda ini, maka bukan hanya melindungi lingkungan hidup yang ada, tetapi juga akan menghasilkan PAD (Pendapatan Asli Daerah),” jelasnya.

 

Legislator Sulbar asal Dapil Mamuju Tengah itu mengaku, Ranperda ini akan segera diajukan untuk disahkan menjadi Perda. Ditarget, antara bulan November atau Desember 2022 ini.

 

Sebelum ke Sulteng, tambah Taufiq, Pansus RP2HL ini juga berkunjung ke PT Awana di Pasangkayu.

 

“Kita ke sana (PT Awana) untuk berkunjung, dan berharap kepada perusahaan sawit di Sulbar, khususnya Mateng dan Pasangkayu agar mereka siap atas kehadiran Perda ini. Mereka kita minta masukan apa kira-kira yang perlu diatur dalam pengelolaan limbah pabrik sawit ini. Utamanya mengenai standar dalam pengelolaan limbah ini,” pungkasnya.

Wakil Bupati Nunukan Hadiri Milad Ke-3 Kampung Sadar Zakat dan Deklarasi Pulau Sebatik dan Pulau Nunukan Sadar Zakat

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah membuka secara resmi acara Milad Ke-3 Kampung Sadar Zakat yang digelar di gedung Astrada 88 Desa Sungai Nyamuk Kec. Sebatik Timur, Sabtu (5/11).

Acara tersebut dihadiri Dirjen Bimas Islam Kementerian agama RI Prof.Dr. H. Kamaruddin Amin, Deputi II Bidang pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI Imdadun Rahmat, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI DR. H. Tarmiji Tohor, Sekretaris Deputi II Baznas RI Usy Thiarany, Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kenag Prov. Kalimantan Utara H. Muhammad Saleh, Kasubdit Kelembagaan dan Pemberdayaan Zakat Wakaf Dra. Hj. Andi Yasri, Wakil Ketua DPRD Kab. Nunukan Burhanuddin, Hj. Nikma Anggota DPRD Kab. Nunukan, Perwakilan Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Ketua Baznas dan Amil Zakat Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Utara, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Se-Pulau Sebatik dan Nunukan, Kepala OPD Di lingkungan Kab. Nunukan, Camat Nunukan dan Camat Se-Pulau Sebatik.

Pada Peringatan Milad Ke-3 Kampung Sadar Zakat kali ini mengusung tema “Bangkit Bersama Pulihkan Ekonomi Umar Melalui Pengelolaan Zakat Yang Transparan, Akuntabel dan Profesional”, dengan harapan melalui kegiatan ini tercipta sinergi antar seluruh komponen yang terlibat dalam pengelolaan zakat di Pulau Sebatik.

Kampung sadar zakat ini diinisiasi oleh Penyuluh Agana Islam non PNS Kec. Sebagik Timur Ibu Salmiah. Pada Milad Ke-3 ini menjadi titik awal momentum kebersamaan untuk berkomitmen dan mendeklarasikan pulau Sebatik dan Pulau Nunukan sebagai Pulau Sadar Zakat.

Sebelum membuka acara, Wakil Bupati H. Hanafiah mengucapkan selamat datang kepada Dirjen Bimas Islam Kemenag RI H. Kamaruddin Amin yang sudah berkenan jauh-jauh datang ke pulau sebatik.

“Kehadiran bapak tentunya dapat memerikan motivasi, stimulasi dan dorongan kepada kami semua. Semangat itu sangat kita perlukan di era kita saat ini yang sedang membangun masyarakat kita di wilayah perbatasan ini.” ujarnya.

Wabup H. Hanafiah juga menyampaikan bahwa Pulau Sebatik ini menjadi pelopor adanya Kampung Sadar Zakat yang pertama yang ada di Nunukan.

“Sebatik juga mendeklarasikan dirinya sebagai kota santri, jadi masyarakat kami sekarang sudah tidak asing menyekolahkan anak-anaknya di pondok-pondok pesantren yang berada di Pulau Sebatik. Pondok pesantren di Sebatik ini sudah menjadi idola di luar artinya masyarakat kita yang berda di daratan Kalimantan sudah banyak yang masuk kemari.” ungkap wabup.

H. Hanafiah juga mengucapkan selamat atas Peringatan Milad Ke-3 Kampung Sadar Zakat di Kec. Sebatik Timur, bahkan Wabup Hanafiah juga berterima kasih karena di Milad Ke-3 ini bisa mengajak 2 kecamatan yang berda di Nunukan sebagai Kampung Sadar Zakat yaitu Kec. Nunukan dan Kec. Nunukan Selatan.

“Saya berharap semoga nantinya bisa bertambah lagi, karena banyak kecamatan-kecamatan yang lainnya potensinya, masih banyak karena kita memiliki lahan kebun yang sangat luas dan tambang batu bara ini merupakan potensi yang bisa kita garap kedepan, sehingga para muzzakinya akan bertambah di tahun-tahun yang akan datang”, tambahnya lagi.

Pada kesempatan itu pula Dirjen Bimas Islam Kemenag RI H. Kamaruddin Amin mengukuhkan dan meresmikan terbentuknya Pulau Sebatik sadar zakat dan Pulau Nunukan sadar zakat di Kab. Nunukan.

“Semoga sukses dan dapat memotivasi seluruh masyarakat sadar akan zakat serta mampu menginspirasi daerah lain untuk dapat meniru keberhasilan-keberhasilan di pulau sadar zakat ini, dari sebatik untuk Indonesia.” ujarnya.

H. Kamaruddin merasa bangga dan terharu terhadap para penyuluh agama terhadap aktifitas yang dilakukan.

“Saya kira teman-teman di sebatik ini sangat pantas dan sangat layak untuk menkdi model penyuluh agama di Indonesia. Oleh karena itu mari kita sebar luaskan semangat ini, mari kita informasikan, mari kita viralkan, agar sebatik menjadi contoh Kampung Sadar Zakat Nasional.”

H. Kamaruddin juga mengatakan bahwa Zakat merupakan sebuah instrumen yang sangat fundamental dalam mewujudkan pembangunan.

“Indonesia ini merupakan suatu bangsa yang sangat religius, oleh karena itu sangat sayang sekali jika agama tidak berperan fundamental sentral dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, mari kita membangun komitmen bersama untuk menjadikan agama sebagai instrumen yang sangat sentral dan sangat penting dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara ini”, ajaknya.

H. Kamaruddin menyampaikan atas nama Pemerintah Pusat Kementerian Agama dan atas nama Baznas mengucapkan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kab. Nunukan serta kepada para Camat-camat yang telah melakukan aktifitas, mengkapitalisasi potensi zakat yang ada di Kabupaten Nunukan dan hal ini merupakan hal yang sangat luar biasa.

Di akhir acara dilakukan penandatangan Nota Kesepahaman dan Deklarasi Pulau Sebatik sadar zakat dan Pulau Nunukan Sadar Zakat. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian Bantuan secara simbolis kepada para Mustahiq se-Pulau Sebatik dan se-Pulau Nunukan.

(PROKOMPIM/Nam)

Wakil Bupati H.Hanafiah Monitoring Pembangunan di Beberapa Kecamatan

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan H.Hanafiah melakukan Kunjungan Kerja/Monitoring pembangunan di beberapa kecamatan, Jum’at (04/11/2022).

Peninjauan ini merupakan Rangkaian Kunjungan Kerja Wakil Bupati Nunukan yang merupakan amanah dari undang-undang yang diberikan kepadanya berupa pengawasan terhadap progres pembangunan yang juga merupakan tugas utama Wakil Bupati.

Adapun rute kunjungan kerja/monitoring yang dilalui Wakil Bupati Nunukan H.Hanafiah dimulai dari pemantauan kegiatan pembangunan Balai penyuluh KB kecamatan Seimenggaris yang dilanjutkan dengan memantau pembangunan rehab sekolah SMP 2 Seimanggaris, dan rehab sekolah SMP 1 Seimanggaris dengan melihat progres pembangunan rehab ruang laboratorium komputer dan rehab ruang kelas.

Setelah monitoring SMP 2 dan SMP 1 Seimanggaris, esok harinya Wakil Bupati H. Hanafiah melanjutkan pemantauan rehab kandang hewan observasi dan rehab rumah dokter hewan dan pagar yang berada di poskeswan kecamatan Tulin Onsoi.

Perjalanan dilanjutkan ke sekolah SMPN 2 Sebuku desa kunyit yang kali ini memantau progres pembangunan laboratorium komputer, dan pembangunan ruang sekolah.

Pemantauan dan monitoring Wakil Bupati Nunukan H.Hanafiah bersama rombongan ini ditutup dengan monitoring ke Rumah Sakit Pratama Sebuku.

(PROKOMPIM/Nam)

Mantap Rider Wilayah Yon C Borong Hadiah ODTA Jelajah Kaki Gunung Latimojong Brimob Sulsel


LUWU -Berandankrinews.com. One Day Trail Adventure (ODTA) Jelajah Kaki Gunung Latimojong, sukses dilaksanakan, di Kabupaten Luwu, Sabtu, 5 November 2022.

Gelaran yang dilaksanakan Sat Brimob Polda Sulsel ini, dalam rangka menyambut HUT Korps Brimob Polri ke-77 yang jatuh pada 14 November 2022.

Pada ODTA Jelajah Kaki Gunung Latimojong ini, rider wilayah Yon C Pelopor, memborong hadiah yang disiapkan panitia pelaksana.

Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan bersyukur, rider dari wilayah Yon C mendapatkan banyak hadiah undian.

“Ada yang dapat motor supra fit, KLX 140, dan hadiah utama mobil Ayla dari rider wilayah Yon C,” ucap Danyon yang beken dengan istilah Tindizzz ini.

Danyon Ichsan beserta jajaran, tidak ketinggalan ikut merasakan sensasi adrenalin Jelajah Kaki Gunung Latimojong.

“Intinya saya perdana ikut adventure, yang paling berkesan rute yang lewat rawa-rawa dan harus berjibaku dan menguras tenaga bisa lolos dari lumpur, capek tapi asyik,” ujar Danyon Ichsan.

Tidak tanggung-tanggung, pelaksanaan ODTA Jelajah Kaki Gunung Latimojong Brimob Polda Sulsel ini menjadi gelaran pemecah rekor rider terbanyak sepanjang trail adventure yang dilksanakan di Sulawesi Selatan. Tercatat, 4.177 rider ambil bagian dalam pelaksanaan ini.

Ajang ini secara resmi dibuka Kapolda Sulsel yang diwakili oleh Dirbinmas Polda Sulsel Kombes Pol H. A. Heru Santo, S.St, Mk, SH, MH yang didampingi oleh Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Heru Novianto, S.IK, M.Han

“Event One Day Trail Adventure ini dilaksanakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Korps Brimob Polri ke 77 yang jatuh pada 14 November 2022 nanti,” jelas Heru, Sabtu (5 November 2022).

Titik start dan finish dipusatkan di Desa Puty, Kecamatan Bua. Lokasi ini nantinya, bakal menjadi tempat pembangunan Markas Komando (Mako) Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel.

Ketua Panitia One Day Trail Adventure yang juga menjabat Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor, Kompol Muhammad Agus bersyukur, animo peserta yang ambil bagian dalam event ini sangat luar biasa. Melebihi dari jumlah target.

“Alhamdulillah. Target awalnya 3 ribu peserta, namun di hari H event yang dilaksanakan diikuti 4.177 rider dari berbagai daerah bahkan dari luar Sulsel,” ujar Kompol Agus.

Begini Hasil Capaian Program TMMD ke-115 di Luwu Utara Saat ini


Luwu Utara -Berandankrinews.com. Pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-115 di Kabupaten Luwu Utara wilayah Kodim 1403/Palopo terus dilakukan.Sabtu (5-11-2022)

Berpacu mengejar waktu itulah yang sampai saat ini menjadi patokan para personel Satgas TMMD ke-115 Kodim 1403/Palopo yang tengah melaksanakan pengerjaan program TMMD di wilayah Kabupaten Luwu Utara tepatnya di Desa Mulyorejo, Desa Mekar Jaya dan Desa Pince Pute.

Hasil yang maksimal adalah harapan dari semua pihak walaupun dengan kurun waktu hanya beberapa hari saja untuk pengerjaannya. Namun semua tetap optimis bahwa pelaksanaan pengerjaan program TMMD ke-115 di Kabupaten Luwu Utara akan tepat waktu dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Saat ini semua pengerjaan sasaran fisik sudah hampir mencapai titik penyelesaian. Bahkan beberapa sasaran sudah ada yang terselesaikan. Berikut data hasil pengerjaan pada hari Sabtu (05/11/2022) : pembangunan proteksi bronjong 85 meter di Desa Toradda mencapai 100 %, pembuatan talud 190 meter di Desa Mario mencapai 100 %, pembuatan talud 311 meter di Desa Pince Pute mencapai 99,6 %, pembangunan drainase 126 meter di Desa Mekar Jaya sudah mencapai 99,2 %, pembangunan bronjong sungai 77 meter di Desa Patila mencapai 100 %
dan pembuatan talud 525 meter di Desa Mulyorejo mencapai 99,5 %.

Sedangkan sasaran non fisik yang juga diselenggarakan pada kegiatan TMMD, dari tujuh kegiatan yang direncanakan sudah terlaksana semua.