Jaga nama baik satuan dan kenali masyarakat binaan, pesan Pangdam kepada anggota Kodim Gowa


Gowa -Berandankrinews.com. Dalam Rangka Kunjungan Kerja di wilayah Korem 141/Tp, Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Dr. H. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr.(Han) bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIV/Hsn Ny. Desi Totok Imam Santoso di Dampingi Danrem 141/Tp Brigjen TNI Budi Suharto., S.I.P., M.Si bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 141 PD XIV/Hsn Ny Lina Herlina Budi Suharto tiba di Makodim 1409/Gowa Jl. Sultan Hasanuddin Kel. Pandang – Pandang Kec. Somba Opu Kab. Gowa.

Kedatangan Pangdam XIV/Hasanuddin disambut langsung Oleh Komandan Kodim 1409/Gowa Letkol Inf Muhamad Isnaeni Natsir, S.I.P bersama Ny. Nova Asriana Isnaeni Ketua Persit KCK Cab. XXVI Kodim 1409/Gowa.

Dalam arahannya kepada Personel Militer, PNS dan Persit Kodim 1409/Gowa Pangdam XIV/Hasanuddin mengatakan Pertahankan apa yang selama ini kita capai, jaga nama baik satuan dimana kita bertugas dan jangan pernah sekali kali mencari permasalahan dengan masyarakat, serta hindari pelanggaran sekecil apapun.

“Sebagai Babinsa diwilayah kenali dirimu dan kenali masyarakat binaanmu dengan menyentuh hatinya agar terjalin komunikasi yang baik,.” Tegas Pangdam

Pangdam Hasanuddin menambahakan “Gunakan sarana medsos sebagai sarana komunikasi yang baik, jangan jadikan medsos untuk merusak citra satuan. Segala potensi diwilayah kiranya diperdayakan dengan baik agar kita siap dalam menghadapi situasi dimasa yang akan datang.”

Usai memberikan arahan kepada seluruh Personel Kodim 1409/Gowa, Pangdam XIV/Hsn didampingi Letkol Inf Muhamad Isnaeni Natsir melaksanakan pemberian bantuan stunting dan Baksos kepada Masyarakat dan Juga KBT. Pangdam XIV/Hsn juga menyempatkan meninjau Taman Kebun Makodim 1409/Gowa.

(Penrem 141/Tp)

APTIKNAS Ikut Sukseskan Event IndoBuildTech Expo 2022


Tangerang-Berandankrinews.com
Untuk ke-21 kalinya IndoBuidTech Expo bergulir di Indonesia. Pameran terbesar building material, interior dan arsitektur di Indonesia ini resmi dibuka pada Rabu 16 November 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Banten. Even ini akan berlangsung sampai Minggu, 20 November 2022.

Menariknya, Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) turut memberikan kontribusi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan IndoBuildTech Premier Exhibition 2022 ini bersama sederet lembaga kementrian dan organisasi lainnya.

Kementerian yang ikut mendukung kegiatan ini terdiri dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian.

Sementara institusi atau lembaga lainnya adalah: Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi, mitra-mitra asosiasi profesi dan bisnis seperti Ikatan Arsitek Indonesia Banten (IAI Banten), Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (AP3I), Ikatan Quantity Surveyor Indonesia (IQSI), dan Green Building Council Indonesia (GBCI, dan tak ketinggalan Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) ikut berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan ini.

Selain itu ada Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI), Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (INTAKINDO), Himpunan Design Interior Indonesia Banten (HDII Banten), Citiasia Inc, dan Ikatan Engineers Indonesia (IKEI).

Hadir dalam Opening Ceremony dan memberikan sambutan berturut-turut Direktur Utama PT Debindo-ITE Effi Setiabudi, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Banten, Pierre Albyn Pongai, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, dan Angota Komisi V DPR RI Lasarus.

Selanjutnya Menteri PUPR yang diwakili Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yudha Mediawan, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang menyampaikan kata sambutannya secara Online dari Bali di sela kegiatan G 20.

Ketua Umum APTIKNAS Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky mengapresiasi upaya pihak PT Debindo-ITE yang terus berkelanjutan melibatkan APTIKNAS sebagai salah satu asosiasi pendukung event IndoBuildTech.

Lebih menarik lagi, dalam event IndoBuildTech menghadirkan stand pameran dari berbagai produk dan top brand terkemuka dengan harga khusus selama pameran berlangsung, sekaligus gelar rangkaian kegiatan forum bisnis dan juga seminar.

Salah satunya APTIKNAS turut menyelenggarakan seminar Smart Building Solutions dengan pembicara Fanky Christian selaku Sekjen APTIKNAS dan Bayu Wedha selaku Advisor, Holistic End to End Technology Solution for Architecture, Material, and Construction Business. “Seminar ini melengkapi berbagai solusi arsitektur dan gedung yang ditampilkan di event IndoBuildTech,” ungkap Hoky di sela kegiatan seminar.

IndoBuildTech menawarkan kepada masyarakat, solusi lebih cepat, tepat dan hemat terkait kebutuhan komponen bangunan dan interior di penghujung tahun 2022. Menyongsong tahun baru 2023, para exhibitor memberikan penawaran khusus dalam bentuk potongan harga, bonus dan insentif serta dukungan layanan untuk transaksi bisnis maupun ritel, serta akan ada acara khusus yakni penganugerahan “IndoBuildTech Award”.

Para Exhibitor dari dalam dan luar negeri menghadirkan rangkaian produk unggulan terbaru dari 500 merek terkemuka yang mewakili berbagai sektor produk. Untuk sektor Building Material & Construction hadir top brand seperti Tostem, Karang Pilang, Tegola, Shunda, Forte, Roxy Glass, Fortress, Winalum dan Sunrise Steel.

Selanjutnya, di kategori produk Intelligent Building & Digital Architecture terdapat brand terkemuka seperti Beko dan Bardi. Sandimas, Hellenoz, Titanium, Toto, Kohler, dan Rocca juga hadir mewakili kategori produk Ceramic and Marble. Tak ketinggalan Propan, Taco, Dekkson, Kenari Djaja, SES, Idemu by Vivere, dan Indovickers tampil dari kategori produk sektor Building Interior & Finishes.

Selain itu akan ada beragam merek ternama dari sektor HVACR & Solar Technologies seperti Inti Solar, Solahart, Venindo dan masih banyak lagi yang masing-masing dirancang khusus untuk memberikan manfaat dan nilai tambah optimal berkelanjutan.

Effi Setiabudi Direktur Utama PT Debindo-ITE selaku penyelenggara event menyampaikan, kegiatan ini adalah sebuah perwujudan sinergi kemitraan antara Exhibitor, Event Supporting Partners, Visitors dan Organizer dalam semangat berkontribusi untuk mendorong terwujudnya pemulihan ekonomi nasional.
Hal itu, menurutnya, selaras dengan tekad presidensi Indonesia bersama negara-negara G20 “Recover Together, Recover Stronger”.

Dia juga mengatakan, semangat kemitraan kerjasama itu dapat dilihat bersama dalam bentuk rangkaian kegiatan yang digelar IndoBuildTech bersama Kementerian dan Lembaga seperti LPJK – Kementerian PUPR, bersama mitra-mitra Asosiasi Profesi terkait Arsitektur dan Konstruksi.

“Dengan demikian IndoBuildTech menjadi sebuah platform interaksi langsug untuk bertransaksi, negosiasi, dan membangun business networking yang kesemuanya bermuara pada peningkatan kontribusi IndoBuildTech Stakeholders terhadap progress economic recovery,” jelas Effi.

INDOBUILDTECH FEATURING EVENTS
Sebagai referensi penting bagi para pengunjung dalam perencanaan konstruksi dan renovasi bangunan, serta dapat menjadi panduan strategi pemilihan dan penggunaan material bangunan, IndoBuildTech kembali menghadirkan NAIFEST (National Architecture Installation Festival) dan INCEPTION (IndoBuildTech Concept Exhibition) yang diikuti oleh lebih dari 100 biro arsitek terbaik Indonesia serta INCASE (IndoBuildTech Creative Architecture Student Exhibition) dengan karya-karya disain arsitektur dari 45 perguruan tinggi negeri dan swasta terkemuka Indonesia.

Di antara peserta NAIFEST adalah Studio Dasar X Nusae, Semiotic Architect, SHL Asia, Arti Design Studio, Dhanie SAL, Saso x Formologix dan masih banyak lagi. Pengunjung IndoBuildTech Expo juga dapat berinteraksi serta berkonsultasi desain dengan para arsitek serta interior desainer ternama Indonesia di area NAIFEST.

IndoBuildTech Expo 2022 yang diselenggarakan oleh PT Debindo-ITE didukung oleh 41 mitra pendukung dari Kementerian dan Lembaga dan Asosiasi terkait sektor konstruksi dan arsitektur. Lembaga ini juga menggelar lebih dari 80 kegiatan forum bisnis, diskusi panel, sertifikasi ahli tenaga konstruksi, seminar nasional, musyawarah provinsi oleh para arsitek dan disainer interior hingga peluncuran serta demo produk yang berjalan parallel dengan kegiatan pameran selama 5 hari.

INDOBUILDTECH AWARDS
Sebagai wujud apresiasi PT Debindo-ITE selaku penyelenggara kepada para exhibitor, biro arsitek dan mitra bisnis IndoBuildTech menyelenggarakan malam penganugerahan “IndoBuildTech Awards 2022” yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu Malam, tanggal 19 November 2022. Pemenang terpilih melalui proses seleksi dan nominasi oleh tim juri yang melibatkan peran penting dari pakar independen di bidangnya.

Penganugerahan akan diberikan kepada sebanyak 30 pemenang pada acara IndoBuildTech Awards dengan 3 kategori utama yaitu, (1) IndoBuildTech Awards Innovative Product Sector, (2) IndoBuildTech Awards Outstanding Performance, dan (3) IndoBuildTech Special Awards. Seluruh tamu undangan IndoBuildTech Awards.

IndoBuildTech Awards juga diharapkan dapat menjadi ajang untuk mempererat business and professional networking antar peserta, yang tentunya dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan perkembangan industri terkait building material, interior, properti dan konstruksi Indonesia di masa mendatang.

Penulis : Soegiharto Santoso

Hari Kesadaran Nasional, Momentum untuk Tingkatkan Nilai Integritas


Watampone.Berandankrinews.com. Pejabat Korem 141/Tp bersama Muspida Kabupaten Bone melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional pada bulan November 2022, Kamis 17 November 2022

Pada Upacara tersebut selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati Bone Drs. H. Ambo Dalle MM. Dalam amanatnya Menekankan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, kepatuhan mengikuti protokol kesehatan, karena pandemi covid 19 sampai saat ini masih ada, untuk itu seluruh aparat Pemerintah Daerah agar menjaga stabilitas Keamanan

Hari Kesadaran nasional ini, mari kita jadikan momentun untuk membangkitkan semangat dalam melayani masyarakat dan semoga ALLAH SWT selalu meridhoi kita semua dalam melaksanakan tugas

Diakhir Amanatnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta upacara yang hadir pada upacara Hari Kesadaran Nasional mari kita bersama sama melaksanakan makna Hari Kesadaran Nasional.

Hadir pada kegiatan tersebut
Kasi Ren Korem 141/Tp
Kolonel Inf NBS. Situmeang, S.E. Kasi Pers Kasrem 141/Tp. Kolonel Arh Sabariyandu. K. Saragih
Dandim 1407/ Bone. Letkol Inf Moch Rizqi Hidayat Djohar. Dandenkesyah Bone. Letkol Ckm. Syamsuddin.
Dandenpom XIV/1 Bone. Letkol Cpm Azis Hamdani, SH.
Dandenbekang Bone. Letkol Cba Margono Kharisma S.I.P
Dandenpal Bone. Letkol Cpl Tang Upe.
Kompol Eddy Sumantri Wakapolres Bone.
AKP Darfin, Danki 1 Yon C Pelolor.
Serta Forkopimda Kab. Bone dan ASN Pemko Kab. Bone.

(Penrem 141/Tp)

Pelatihan Vokasi Pengelolaan TPS3R Program KOTAKU Tahun 2022 Digelar Di Nunukan

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, Staf Ahli Bupati Bidang SDM & Kesra Masniadi hadir dan membuka secara resmi Pelatihan Vokasi Pengelolaan TPS3R Program Kotaku tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Utara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat Universitas Borneo Tarakan.Acara tersebut dilaksanakan di ruang serbaguna lantai V, Kantor Bupati Nunukan, Rabu (16/11).
Kegiatan Pelatihan Vokasi Pengelolaan TPS3R Kabupaten Nunukan Program Kotaku tahun 2022 merupakan pelatihan khusus untuk meningkatkan keterampilan masyarakat yang dilaksanakan melalui satuan kerja pelaksanaan prasarana permukiman provinsi Kalimantan Utara yang berorientasi pada peningkatan kesempatan kerja, penanganan dampak Covid-19 dan peningkatan kualitas serta pemeliharaan infrastruktur permukiman.
Adapun tujuan penyelenggaraan pelatihan tersebut untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat, pemerintah daerah serta pengelola TPS3R dalam pengelolaan persampahan dan ekonomi sirkular.
Dalam sambutan Bupati Laura yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Masniadi mengatakan bahwa masalah sampah seringkali menjadi persoalan yang sangat cukup kompleks. Jenis dan volume sampah yang terus bertambah, membawa berbagai macam konsekuensi bagi pemerintah dan masyarakat, mulai dari tuntutan tersedianya tempat pembuangan sampah yang representatif, sistem pengelolaan yang ramah lingkungan, anggaran pengelolaan sampah yang makin besar, dan lain sebagainya.
Terlebih masyarakat selama ini masih melihat sampah sebagai sesuatu yang tidak berguna. sehingga perlakuan terhadap sampah pun masih sangat konvensional, yaitu hanya dibuang ke tempat pembuangan sampah, tanpa ada pemilahan terlebih dahulu.
Lanjut dikatakan Bupati menekankan bahwa tidak semua sampah harus langsung dibuang ke tempat pembuangan sampah. Ada beberapa jenis sampah yang masih bisa diolah kembali, dan menjadi barang-barang yang bermanfaat seperti sampah organik diolah menjadi pupuk, sampah botol plastik diolah menjadi kerajinan tangan dan lain sebagainya.
Untuk itu, perlu dilakukan pemahaman kepada masyarakat bagaimana tata cara mengelola sampah dengan baik dan benar. Setelah masyarakat bisa memahami, maka harapannya akan tumbuh kesadaran kolektif untuk mulai memanfaatkan sampah di lingkunganya masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Nunukan, melalui Dinas Lingkungan Hidup saat ini sudah mulai menerapkan pengelolaan sampah secara berkesinambungan. Sampah-sampah botol diolah menjadi pelampung tali rumput laut, sampah-sampah organik dikelola menjadi kompos dan lain sebagainya.
Namun langkah tersebut masih membutuhkan dukungan dari masyarakat secara luas, agar dampak positif yang ditimbulkannya menjadi lebih besar.
“Oleh karena itu atas nama pemerintah, saya menyambut baik kegiatan pelatihan vokasi pengelolaan TPS3R ini. Dengan pelatihan ini, masyarakat diharapkan makin sadar bagaimana cara mengelola sampah secara baik. Mereka mulai menerapkan reduce, recycle, dan reuse, atau mengurangi sampah, mendaur ulang, dan menggunakan kembali sampah-sampah yang masih bisa dimanfaatkan”, ujar Masniadi.
Menurutnya lebih lanjut Jika masyarakat bisa sadar sampah, maka saya yakin volume sampah di masyarakat akan bisa berkurang secara signifikan, dan sampah-sampah yang ada bisa memberikan nilai positif bagi masyarakat.
(PROKOMPIM)

BI Perwakilan Kaltara Launching Pasar Siap QRIS Liem Hie Djung, Apakah Itu QRIS ?

NUNUKAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Nunukan melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Launching Pasar Siap QRIS, Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Liem Hie Djung Nunukan. Rabu (16/11).
Kegiatan kali ini dibuka oleh Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah dan dihadiri oleh Manajer Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Yudha Pradana, Kepala DKUKMPP Sabri, serta perwakilan Bank BNI, Bank BRI, BankKaltimtara, Bank Danamon, Bank BSI, dan pengelola pasar dan para pedagang pasar Liem Hie Djung.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kaltara melaksanakan kegiatan sosialisasi dan launching Pasar Siap QRIS dalam rangka mengakselerasi dan memperluas penggunaan QRIS serta mendukung perluasan digitalisasi di Kab. Nunukan.
Mungkin masih banyak yang belum mengetahui tentang QRIS. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah Standar QR code pembayaran untuk sistem pembayaran dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).
Bank Indonesia mendukung pembayaran menggunakan QRIS ini untuk mewujudkan visi sistem pembayaran Indonesia 2025, sehingga diperlukan dukungan inovasi bagi pengembangan ekonomi digital. Bank Indonesia juga melihat manfaat cara pembayaran tersebut untuk mendorong efisiensi perekonomian, mempercepat keuangan inklusif dan memajukan UMKM.
Sebelum membuka secara resmi kegiatan sosialisasi dan Launching tersebut, Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah menyampaikan sambutannya.
“Saya atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh warga Kabupaten Nunukan, tentunya para pedagang dan UMKM, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia yang sudah memulai QRIS ini di Kabupaten Nunukan. Ini merupakan suatu bentuk kita ingin membawa masyarakat kita ke masyarakat yang lebih modern.” ujarnya.
Hanafiah juga mengatakan bahwa di era modern dan digitalisasi seperti saat ini masyarakat Nunukan tidak boleh ketinggalan. Karen saat ini masyarakat semua banyak yang menggunakan Smart Phone, sehingga bisa di gunakan untuk mencapai era modern saat ini.
“Semoga dengan adanya QRIS ini, pendapatan para pedagang dan UMKM semakin meningkat, karena orang belanja semakin mudah, sehingga dapat menarik dirinya untuk membelanjakan sesuatu dikarenakan adanya kemudahan”, ungkapnya.
Hanafiah juga berharap kepada para pedagang dan UMKM agar tetap menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran, karena QRIS merupakan program Pemerintah dan saat ini Kabupaten Nunukan juga menuju Kabupaten Smart City. Sehingga diharapkan nantinya semua transaksi bisa menggunakan alat digital, karena cukup mudah dan efisien.
Dalam kesempatan ini Manajer Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Yudha Pradana bahwa saat ini kita memasuki era digitalisasi dan jangan sampai ketinggalan, karena Nunukan ini merupakan wilayah paling utara di Kalimantan Utara dan berbatasan langsung dengan negara Malaysia.
“Walau kita yang paling ujung tapi kita harus jadi yang terdepan, maka perekonomian kita juga harus terdepan, para pedagang kita juga harus terdepan, UMKM kita juga harus yang terdepan, oleh karena itu kita jangan pernah ketinggalan. Dengan teknologi baru ini, QRIS bisa membuka kesempatan, bisa meningkatkan pasar”, ujar Yudha.
Yudha juga mengatakan bahwa saat ini Smart Phone sangat dibutuhkan, karena selain sebagai alat komunikasi Hand Phone juga bisa dipakai sebagai alat transaksi pembayaran.
Dalam kesempatan itu pula, Yudha juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kab.nunukan.
“Melalui Dinas DKUKMPP yang telah bekerjasama dengan Bank Indonesia untuk melaunching pasar siap QRIS di pasar Liem Hie Djung Nunukan ini, dan ini merupakan kerja keras bapak dan ibu di Pemerintah Daerah. Saya tidak menyangka ternyata hampir 50% pedagang di pasar Liem Hie Djung ini sudah menggunakan QRIS, jadi sudah siap dan memenuhi syarat untuk dijadikan pasar siap QRIS, karena para pedagang di pasar Liem Hie Djung ini selain menerima uang tunai juga bisa menerima QRIS. Saya juga mengucapkan selamat atas kerja keras PerBankan dan Pemerintah Daerah Kab. Nunukan”, ungkapnya.
Di akhir kegiatan Bank Indonesia juga membagikan Doorprize kepada para Pedagang dan UMKM pasar Liem Hie Djung.
(PROKOMPIM)