BPKP Perwakilan Kaltara Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah membuka secara resmi acara Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Kabupaten Nunukan tahun 2022. Acara tersebut berlangsung di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Selasa (22/11).

Tampak turut hadir Sekretaris Daerah Serfianus, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kaltara, Kepala KPPN Nunukan, Forkompinda Nunukan, Kepala DPMD Kab. Nunukan Helmi Pudaaslikar, OPD terkait, serta jajaran Kepala Desa se-Kabupaten Nunukan.

Tujuan dari pelaksanaan workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa pada Kabupaten Nunukan yang diselenggarakan oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Perwakilan Kalimantan Utara adalah sebagai langkah untuk menyelaraskan gerak langkah pembangunan di desa yang dapat
mendukung pembangunan Kabupaten secara umum. Selain itu dalam kesempatan rakor tersebut juga akan disosialisasikan beberapa hal teknis terkait tata kelola pemerintahan desa khususnya pengelolaan keuangan desa yang bersumber dari dana desa.

Wabup Hanafiah pada awal sambutannya memberikan apresiasi kepada BPKP perwakilan Kalimantan Utara atas diselenggarakannya kegiatan yang akan sangat bermanfaat bagi seluruh peserta yang hadir baik secara langsung di tempat maupun yang hadir melalui fasilitas daring.

Disamping itu, keuangan desa tidak dapat terlepas dari kewenangan desa yang dijalankan sesuai asas rekognisi dan subsidiaritas. Sedikit mengulang pemahaman, bahwa rekognisi yaitu pengakuan terhadap hak asal usul sedangkan subsidiaritas adalah penetapan kewenangan berskala lokal dan pengambilan keputusan secara lokal untuk kepentingan masyarakat desa.

“Dengan besarnya kewenangan yang diberikan kepada kepala desa maka sudah sepantasnya sebagai kepala desa tidak menyia-nyiakan tugas dan wewenangnya, untuk nantinya dapat dipertanggungjawabkan dengan baik kepada masyarakat, pemerintah, dan terlebih lagi kepada Allah SWT.

Lebih lanjut dikatakan dalam pelaksanaan workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa, Hanafiah meminta kepada peserta yaitu kepala desa beserta perangkatnya, Badan Permusyarawatan Desa serta camat se-Kabupaten Nunukan baik yang hadir secara langsung maupun yang hadir secara virtual
sebagai unsur pemerintahan desa, kepala desa dan BPD merupakan mitra untuk harus dapat membangun dan membina komunikasi yang harmonis, sekaligus bersinergi dengan tetap dan terus melakukan koordinasi maupun konsultasi serta bekerja sama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan serta pembinaan keuangan di desa.

Selain itu, Hanafiah berharap agar kepala desa dan BPD dapat mengikuti dan menjalankan seluruh prosedur serta mekanisme pengelolaan keuangan dana desa sehingga pelaksanaannya dapat lebih efektif, transparan dalam penggunaan keuangan, serta pengelolaannya dapat dipertanggung jawabkan secara baik dan benar sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

“Kami juga meminta agar kiranya saudara menggalakkan upaya pemberdayaan seluruh komponen yang ada di desa baik kelembagaan kemasyarakatan maupun warga masyarakat desa secara keseluruhan, sehingga akan mendorong terwujudnya kemandirian desa baik dari aspek sosial maupun aspek ekonomi”, tutupnya.

(PROKOMPIM/Nam)

Finest Png lobster gaming Online slots Sites

NeoSurf and you may Bitcoin depositors will relish an excellent 245percent deposit matches automagically. While many of their reels are date-examined classics, modern jackpots including Caesar’s Empire and 5 Desires are designed that have earnings one to aren’t expand so you can 5 and you can six figures. Read more

Andi Muliyono : Kawula Muda Harus Mampu Menjadi Tuan di Negeri Sendiri

Nunukan – Pemuda adalah generasi pewaris negeri. Akan bagaimana bentuk Indonesia kedepan, dapat dilihat dari kualitas generasi mudanya saat ini

Tak terkecuali di Kalimantan Utara khususnya di Nunukan. Peran pemuda dan pemudi sangat dinanti eksistensinya seiring dengan semakin terbukannya pintu – pintu pembangunan

Demikian diungkapkan Ketua DPD KNPI Provinsi Kalimantan Utara, Andi Muliyono kepada awak media, Senin (21/11/2022). Menurutnya, keberadaan beberapa pusat industri seperti Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) dan rencana pembuatan Pabrik Sawit terbesar di Kaltara adalah tantangan tersendiri dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) nya

” Dengan adanya kawasan industri pelabuhan internasional dan ada juga rencana pembuatan pabrik sawit yang terbesar di Kaltara khususnya di Sebatik ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menyiapkan SDMnya,” tutur Andi

Masyarakat Kaltara khususnya Nunukan tidak boleh berpangku tangan menjadi penonton di negeri sendiri. Andi menegaskan bahwa masyarakat harus menjadi tuan di negeri sendiri.

“Tuan itu tidak selamanya harus duduk manis tetapi harus membuktikan juga bahwa dia mampu memberikan kemampuan baik kemampuan fisik psikis dan kemampuan-kemampuan yang lainnya,” tegasnya

Terlebih Pemuda dan Pemudi, menurut Andi, Generasi Muda itu tidak boleh hanya menempel dengan orang-orang tertentu tetapi kemandirian setiap pemuda itu wajib hukumnya sehingga kedepan pemuda bisa bisa disejajarkan dengan pemuda-pemuda yang ada yang lain di luar negeri

Untuk itu Andi menilai, peningkatan vokasi pendidikan menjadi sangat penting menyongsong keberadaan pusat – pusat industri tersebut. Sehingga Andi menyerukan kepada seluruh Pemuda dan Pemudi terutama di Nunukan yang sisiap kerja agar dapat mengikutu pendidikan vokasi

“Nanti jika selesai mengikuti pendidikan vokasi, mereka sudah siap untuk bekerja di tempat tersebut,” tandasnya

Beberapa hal yang juga tak kalah penting, ungkap Andi, saat ini kita tengah menghadapi perdagangan internasional. Adanya kawasan industri pelabuhan internasional membuat kita suka atau tidak akan berhadapan dengan orang-orang asing

“Dan itu harus dihadapi dengan bahasa sesuai dengan bahasa yang dimiliki orang asing tersebut. Pertanyaannya, apakah kita di Kaltara untuk itu?,” jelasnya

Selain itu, kepada seluruh generasi muda di Kaltara khususnya di Nunukan, Andi Muliyono menyerukan bahwa sebagai pemuda yang berada di pintu gerbang Indonesia, tentunya punya beban besar untuk menjaga citra negara dalam menghadapi segala bentuk persoalan terutama keamanan nasional yang menjadi tanggungjawab pemuda dan pemudi.

“Banyak hal yang perlu ditingkatkan, terutama mengenai etika sopan santun yang mulai luntur dari jati diri pemuda sekarang ini. Maka dari kepemimpinan kami anda tidak perlu cerdas, pintar dan berotot tetapi sopan santun dan etika tetap dikedepankan,” pungkasnya

Pewarta: Ajeng
Editor: Eddy Santry

 

Kaltara Terima Penghargaan dari Kemenkumham

JAKARTA – Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah provinsi dalam memacu pertumbuhan kreativitas dan inovasi kekayaan intelektual dalam rangka pemulihan ekonomin nasional.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Dr. Yansen TP, M.Si dalam kegiatan Roving Seminar Kekayan Intelektual (KI) yang diselenggarakan di Birawa Assembly Hall, Senin (21/11).

“Tentu kita bersyukur apa yang dikerjakan oleh Pemerintah Kalimantan Utara selama ini sudah termonitor oleh kementerian berkenaan dengan pengembangan dan pembinaan terhadap kreativitas intelektual Kalimantan Utara,” ungkapnya.

Ia tak memungkiri, dalam dua tahun ini terakhir pemerintah mendorong berbagai pihak memiliki motivasi semangat untuk berkreasi, berkarya, membangun intelektual dengan pengembangan berbagai sektor yang ada di Kaltara.

“Seperti batik, desain, kemudian produk-produk seperti batik, anyaman, kuliner dan sebagainya, dan sektor-sektor kreatif yang dimiliki Kaltara, jadi ini merupakan sesuatu yang menjanjikan ke depan. Untuk itu saya harapkan kepada semua pihak baik sektor pemerintah, swasta, maupun masyarakat supaya bergiat untuk mengembangkan sektor-sektor masing-masing, supaya ini bisa menjadi sektor pemacu ekonomi di kaltara sendiri,” imbuhnya.

Sebagaimana yang diketahui, ia mengatakan bahwa kedepan masyarakat didorong untuk lebih banyak mengelola produk yang dibutuhkan oleh masyarakat secara luas. Bukan hanya industri besar saja, tetapi produk yang diolah rakyat sendiri. Dan menurutnya potensi di Kaltara sangat besar. saya kira untuk di Kaltara sangat besar potensinya,” terangnya.

“Jadi ini yang saya kira sebagai apresiasi. Dan kedepan, kita harapkan pemerintah harus proaktif , perguruan tinggi juga saya harapkan aktif, dan dunia usaha juga harus aktif. Karena memang dunia kedepan, global ini, dijawab dengan kreativitas dan kemampuan kita berinteraksi dalam dunia kekayaan intelektual,” tutupnya.

Dalam penerimaan apresiasi ini, tidak hanya Kaltara yang mendapatkan penghargaan. Terdapat 12 provinsi termasuk Kaltara menerima penghargaan ini.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly membuka langsung kegiatan Roving KI ini. Turut serta hadir dalam pembukaan ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Solahuddin Uno, dan anggota DPD RI Sylviana Murni.

Jakarta menjadi tempat perhelatan kegiatan puncak roving ini, sebelumnya kegiatan ini telah dilaksanakan di 3 kota yakni Medan, Jogja, dan Makassar.

Melalui kegiatan ini, Yasonna mengajak pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait untuk bersinergi dan berkolaborasi membangun “nation branding” Indonesia melalui kreativitas dan inovasi anak bangsa.

“Kita akan terus mengedukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelindungan KI (kekayaan intelektual,red) dan mengenalkan peranan DJKI Kemenkumham sebagai pelindung KI,” katanya saat memberikan sambutan pembukaan kegiatan.

(dkisp)

 

Festival KKB, Gubernur Perkenalkan Platform Digital Kaltaradihati SHOP

TARAKAN – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum membuka secara resmi Festival Karya Kreatif (KKB) Benuanta di Kota Tarakan, Senin (21/11).

Dalam acara tersebut, Gubernur juga berkesempatan meluncurkan aplikasi Kaltaradihati SHOPyang memiliki potensi besar untuk membantu Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) untuk menjajakan produknya melalui digitalisasi.

Gubernur mengungkapkan, hadirnya platform digital Kaltaradihati SHOP diharapkan dapat membantu pelaku UMKM.

“Kita berharap agar pelaku UMKM yang ada di Kaltara ini dapat menembus pasar digital melalui platform aplikasi Kaltaradihati SHOP,”terangnya.

Pasalnya, situasi saat ini terhadap perekonomi nasional, dan daerah memaksa para pelaku UMKM untuk terus melakukan inovasi. Salah satunya melalui platform digitalisasi, di mana UMKM dapat melakukan transaksi jual beli melalui aplikasi.

“Hal ini juga dapat membantu pemerintah dalam menangani dan mengendalikan inflasi,”jelasnya.

Pemerintah, kata Gubernur juga terus bersinergi yang kuat dalam menangani inflasi nasional. Di mana hal itu menjadi atensi Presiden RI Joko Widodo agar seluruh kepala daerah untuk menekan inflasi di daerahnya.

Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan pengendalian inflasi pangan yang terdiri dari pasar murah, perluasan kerjasama antar daerah, komitmen bersama pengembangan digitalisasi data dan informasi pangan.

“Kegiatan Festival Karya Kreatif Benuanta di Kaltara yang digelar saat ini merupakan salah satu upaya mendukung hal itu. Sebab, event ini mengangkat tema ‘Bersinergi Memperkuat Ketahanan Ekonomi Melalui UMKM Benuanta Mandiri, Inovatif dan Digital’,”katanya.

Gubernur berharap seluruh pihak dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki. Ia juga meminta seluruh masyarakat Kaltara agar berpartisipasi dan berkontribusi menyukseskan kegiatan Festival Karya Kreatif Benuanta.

“Sebab, kegiatan ini salah satu langkah kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang merupakan bagian dari upaya mewujudkan Kaltara yang Berubah, Maju dan Sejahtera,”jelasnya.

Gubernur berharap melalui kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat dan inovasi masyarakat untuk mendorong ketahanan ekonomi berkelanjutan.

“Sehingga kita dapat meningkatkan kapasitas UMKM secara berkelanjutan dan memperbaiki kualitas produk sesuai selera pasar dan berorientasi ekspor, serta memanfaatkan platform digital, agar menembus pasar internasional,”tuntasnya.

(dkisp)