MENYAPA DAN BERDIALOG DENGAN WBP, KADIVPAS BERHARAP SUASANA DI LAPAS NUNUKAN TETAP AMAN KONDUSIF

NUNUKAN – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Kaltimtara melakukan kunjungan kerja di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan pada Senin (28/11/22).

Disela sela kunjungan kerjanya, Kadivpas Kanwil Kemenkumham Kaltimtara Bapak Jumadi menyempatkan menyapa serta berdialog dengan warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Nunukan didampingi oleh Kalapas Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa dan juga Kepala Pengamanan Lapas Nunukan, Miftahuddin yang baru saja melaksanakan tugas sudah 1 minggu di Lapas Nunukan.

Sesi dialog informal dengan warga binaan ini dilakukan Bapak Jumadi saat berkeliling dalam blok hunian dengan menghampiri tiap-tiap kamar dalam blok hunian. Dialog yang dilakukan kadivpas ini bertujuan untuk menyapa dan memberikan support kepada warga binaan pemasyarakatan lapas nunukan untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan ketertiban hingga menaati dan mengikuti program pembinaan yang ada pada lapas nunukan dan agar selalu menjaga ketertiban bersama.

tampak antusias warga binaan saat berdialog bersama kadivpas yakni ditandai dengan ucapan “terima kasih, kami serasa diperhatikan dengan bapak memberikan support kepada kami” yang diutarakan oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan.

Dalam kesempatan kali ini KPLP Lapas Nunukan juga turut menyampaikan bahwa apa yang bapak kadivpas dan kita semua laksanakan ini adalah sebuah contoh kepada semua petugas pengamanan khususnya agar selalu memperlakukan WBP secara Humanis

“ Perluh kita Pahami juga ntuk melaksanakan sistem keamanan yang lebih baik lagi maka diperlukan Petugas Pengamanan yang memiliki kompetensi dalam melaksanakan langkah-langkah strategis pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban dan menjaga kondisi Lapas Nunukan senantiasa dalam keadaan teratur, aman, dan tentram ” tutupnya.

(Humas Lapas Kelas IIB Nnk/Lin)

Mendapat PHK Secara Sepihak, Ismail Adukan Tindakan PT. ATM Ke Disnaker Nunukan

NUNUKAN – Tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dikeluarkan oleh salah satu perusahaan Sub Kontraktor PT. Andalas Tunas Mandiri (ATM) terhadap salah satu mantan karyawanya “Ismail” (40) pada Agustus 2022 lalu berujung dilakukan pengaduan ke Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Nunukan

Dikeluhkan oleh Ismail bahwa Ia telah bekerja selama 3,4 Tahun, hingga Agustus 2022 lalu Ia mendapat pemecatan secara sepihak dan merasa diintimidasi atas pembayaran pesangon yang tidak sesuai

“Saya telah bekerja 3 Tahun 4 Bulan, di bulan Agustus 2022 saya mendapat pemecatan tidak sesuai prosedur artinya dipecat secara sepihak dan merasakan diintimidasi sebab pesangon yang dibayar namun tidak sesuai” keluh Ismail

“Pesangon dibayar hanya Rp.6.000.000 sementara saya bekerja sudah 3 tahun, sehingga saya laporkan ke Disnaker” Sambungnya

Ismail menjelaskan informasi awal ia peroleh melalaui pesan WhatsApp katanya Ia diistirahatkan dengan alasan perusahaan tidak sanggup bayar gaji dikarenakan harga sawit murah

“Informasi awal saya peroleh melalui pesan WhatsApp katanya saya diistirahatkan dengan alasan perusahaan tidak sanggup bayar gaji saya” ungkap Ismail

Ia membeberkan lebih lanjut bahwa dengan adanya alasan tersebut Ia sempat pertanyakan sebab perusahaan tersebut sub kontraktor alat berat bukan penjual buah, yang menjual buah itu PT. KHL

Atas pertanyaan tersebut pihak perusahaan kembali beralasan katanya perusahaan sedang mengurangi karyawan dan alasan itu Ia terima,

“Dalam berjalan waktu, saya pertanyakan gaji bulan terakhir saya dan surat pemberhentian kerja namun tidak ada dan kembali lagi alasan yang saya peroleh katanya saya kurang amanah dalam bekerja”

“Dari alasan yang berubah-ubah saya merasa tidak puas dan akhirnya saya putuskan untuk dilaporkan” ujar Ismail.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, “Andrik Eko Wicaksono, SH” selaku Mediator Industrial Ahli Muda Disnaker Nunukan menyampaikan bahwa pengaduan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti sesuai penyelesaian perselisihan industrial sesuai dengan UU Nomor Tahun 2004

“Pengaduan sudah kami terima dan akan ditindaklanjuti sesuai penyelesaian perselisihan industrial sesuai UU Nomor 22 Tahun 2004, akan kita limpahkan ke mediator yang membidangi dan kemudian nanti dari mediator mencoba mengklarifikasi dari kedua belah pihak” jelas Eko

Lanjutnya, setelah klarifikasi baru mediasi akan dilakukan, maksimal dari klarifikasi sampai keluarnya anjuran atau persetujuan bersama ialah maksimal dalam 30 hari dalam masa kerja semenjak dilimpahkan ke mediator.

Perihal keberadaan PT. ATM, oleh Andrik Eko Wicaksono, SH mengungkapkan sejauh ini keberadaan perusahaan tersebut belum ada pelaporan ke pihaknya untuk itu keberadaan perusahaan tersebut yang belum ada pelaporan akan ditindaklanjuti

“Sejauh ini belum ada pelaporan tentang keberadaan perusahaaan ini sampai ke pihak kami, untuk itu akan kita tindaklanjuti” Tutup Eko

Editor : Indra Lawetoda

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 621/Manuntung, Tingkatkan Hanpangan Di Perbatasan

Nunukan – Bertempat di desa sekaduyan taka kecamatan Seimanggaris Kabupaten Nunukan, Personil Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 621/Manuntung, Pos Sei Ular bersama masyarakat menanam padi guna meningkatkan ketahanan pangan di perbatasan, Minggu(27/11/2022)

Dalam keterangannya di Markas Komando Taktis, Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 621/Manuntung Letkol Inf Deny Ahdiani Amir, M.Han mengatakan kami personil Satgas berpartisipasi aktif dalam mewujudkan swasembada pangan khususmnya di perbatasan. Sebab, ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan negara. Sehingga, seluruh elemen bangsa, termasuk TNI, wajib berperan demi menjaga kedaulatan tanah air.

Hal ini merupakan salah satu tugas poko Satgas yaitu membantu pemerintah dalam hal ini ketahanan pangan khusunya di daerah perbatasan,

Di sampaikan lebih lanjut oleh Danpos Sei Ular, pada kegiatan menanam padi bersama masyarakat perbatasan kami personil Pos Sei Ular juga melaksanakan sosialisasi dengan masyarakat agar pengetahuan masyarakat di bidang pertanian lebih mempuni

Kami juga selalu memberikan pendampingan kepada masyarakat guna terciptanya ketahanan pangan di perbatasan, baik berskala rumah tangga maupun besar

Salah seorang masyarakat mengucapkan terimakasih atas dampingan dari bapak TNI di bidang pertanian sehingga kami dapat lebih mengetahui tentang pertanian yang baik

(Penyon 621/Mtg)

CLING, Ada Emas Batangan lho di Lomba Tumpeng KORPRI

NUNUKAN – Meski gagal meraih juara dalam lomba tumpeng dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke – 51 tahun 2022 di Kantor Bupati Nunukan, Selasa (29/11), namun tumpeng dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Nunukan ini sangat menarik perhatian.

Tumpeng itu sekilas tidak jauh berbeda dengan tumpeng – tumpeng yang lain. Namun setelah kita cermati dari dekat, ternyata di samping tumpeng itu dipajang deretan emas batangan yang tampak berkilau. Ada 4 jenis emas batangan yang ditampilkan di dekat tumpeng itu, yakni emas batangan 10 gram, 15 gram, 20, gram dan 25 gram.

Karena terlihat unik, tumpeng inipun sangat menarik perhatian dari para pengunjung. Mereka tampak penasaran, dan ingin memastikan : apakah emas batangan itu benar – benar asli atau hanya tiruan?.  Namun setelah mendapat penjelasan dari para staf BSI yang menjaga tumpeng itu, akhirnya mereka baru ngeh, bahwa emas batangan yang dipajang itu hanyalah dummy, atau emas batangan tiruan.

Namun karena terdorong oleh rasa ingin tahu yang lebih besar, setelah mendapat penjelasan, mereka akhirnya justru mulai menanyakan berapa harga emas batangan yang asli, bagaimana cara mendapatkanya, bagaimana prospek keuntunganya dan lain sebagainya. Maka jadilah lomba tumpeng ini menjadi ajang promosi gratis bagi produk – produk perbankan milik BSI.

BSI adalah satu diantara perusahaan swasta maupun persero yang turut memeriahkan lomba tumpeng ini bersama – sama dengan OPD dilingkungan Pemkab Nunukan dan instansi vertikal yang lain. Selain BSI, ada pula Bank Kaltimtara, Bank Mandiri, PDAM, RRI Nunukan, Kantor Imigrasi, BNN, Lapas Kelas II Nunukan,  dan banyak lagi yang lain.

Dengan semangat HUT Korpri ke – 51 yaitu KORPRI Melayani, Berkontribusi dan Berinovasi Untuk Negeri, maka sudah saatnya seluruh jajaran Korpri bersama elemen – elemen masyarakat yang lain terus bahu membahu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara ini.

(PROKOMPIM)

Dari Lomba Tumpeng, Fashion Show dan Lomba Karaoke, Meriahnya HUT KORPRI Ke 51 Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Usai melaksanakan Upacara di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Peringatan HUT KORPRI ke 51 dilanjutkan dengan tasyakuran yang dilaksanakan di lobby lantai 1 Kantor Bupati Nunukan.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid melakukan pemotongan tumpeng bersama Sekretaris Daerah Kab. Nunukan Serfianus, Asisten Administrasi Umum, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, serta Kepala OPD di Lingkungan Kab. Nunukan  Selasa (29/11).

Peringatan HUT KORPRI kali ini dilaksanakan cukup meriah, setelah pelaksanaan Upacara, dilanjutkan dengan melaksanakan  berbagai lomba. Lomba-lomba yang di laksanakan antara lain Lomba Tumpeng dan Lomba Fashion show.

Lomba tumpeng dan fashion show kali ini diikuti oleh Seluruh OPD Kab. Nunukan, Instansi Vertikal, BUMN/BUMD yang berada di Kab. Nunukan.

Sebagai pembuka lomba fashion show, Bupati Laura menujukkan keahliannya dalam melakukan fashion show, dengan lenggak lenggok gemulainya Bupati Laura berjalan di atas hamparan karpet biru yang disiapkan di Halaman parkir Asisten, kemudian diikuti Sekda Serfianus bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Nunukan, dan Asisten Administrasi Umum Syafarudin, serta Asisten Ekonomi dan Pembangunan H. Asmar.

Dalam perlombaan tumpeng, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Nunukan Katrina Serfianus ditunjuk sebagai tim penjurian. Dari berbagai macam dan bentuk tumpeng yang tersusun indah dan rapi di atas meja para peserta di peroleh 6 pemenang.

Yang memperoleh Juara I lomba tumpeng dari Dinas DPMPTSP, Juara II dari Politeknik Negeri Nunukan, Juara III dari Bankaltimtara, Juara Harapan I dari Dinas DKUKMPP, Juara Harapan II dari PDAM Tirta Taka Nunukan, kemudian Juara Harapan III dari BKPSDM.

Sedangkan untuk lomba fashion show yang memperoleh Juara I dari Bankaltimtara Nunukan, Juara II dari BKPSDM, dan Juara III dari Bapenda.

Keseruan tak sampai di situ, Bupati Laura juga ikut bernyayi dan menari bersama dengan para ASN di Lingkungan Pemerintah Kab. Nunukan dengan membawakan lagu kopi dangdut, Jatuh bangun, dan lagu lagu dangdut koplo lainnya menambah kemeriahan di akhir acara.

(PROKOMPIM)