Lepas 20 PMI Program SMK GO Malaysia, Bupati Nunukan Pesan Jaga Nama Baik Daerah dan Hindari Jalur Ilegal

813949454_1394620875558760_3492906306502560054_n

​NUNUKAN — Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin mewakili Bupati Nunukan secara resmi melepas sebanyak 20 orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) lulusan program SMK GO ke Malaysia. Pelepasan yang berlangsung di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kamis 17 September 2026.

​Dalam pelepasan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda H. Muhammad Amin menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberangkatan para pemuda-pemudi daerah yang akan memulai langkah baru meniti karier di negeri jiran.

​”Hari ini adalah awal dari perjalanan baru bagi anak-anak kita, sebanyak 20 calon PMI yang mengikuti program SMK GO ke Malaysia. Keberangkatan ini bukan hanya membawa keterampilan dan keahlian, tetapi juga membawa harapan besar keluarga untuk meraih kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

​Bupati Nunukan dalam sambutannya juga menegaskan pentingnya etos kerja, disiplin, dan tanggung jawab selama berada di tempat kerja. Beliau juga mengingatkan para PMI untuk senantiasa taat pada hukum dan norma budaya yang berlaku di negara tujuan, serta menjauhi ajakan atau godaan jalur kerja non-prosedural (ilegal).

​”Kalian bekerja melalui jalur yang legal dan prosedural. Insya Allah, dengan proses yang benar, kalian akan mendapatkan perlindungan dan kehidupan yang lebih baik. Jangan mudah tergiur jalan pintas untuk menjadi pekerja migran ilegal yang penuh risiko besar,” tegasnya.

​Selain itu, Bupati berpesan agar para PMI pandai mengelola keuangan hasil kerja, rajin menabung untuk modal masa depan, serta senantiasa menjaga komunikasi dengan keluarga di tanah air.

​Di akhir sambutannya, Muhammad Amin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BP3MI Kabupaten Nunukan serta LPK Roby Perbatasan yang telah memfasilitasi dan melatih keterampilan para calon PMI tersebut hingga siap ditempatkan di Malaysia.

​”Berangkatlah dengan niat yang baik untuk mencari rezeki yang halal. Jadilah pekerja migran yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga membawa nama baik bangsa, daerah, dan keluarga. Semoga Allah SWT memberikan keselamatan, kelancaran, dan keberkahan dalam bekerja,” tutup Bupati Nunukan.

(PROKOMPIM)