BULUNGAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri Pesta Budaya Meja Panjang di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Sabtu (3/1).
Pesta Budaya Meja Panjang merupakan kegiatan adat yang dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Desa Pimping dalam menyambut pergantian tahun dan sekaligus wujud syukur atas hasil panen yang berlimpah.
Di kesempatan ini, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi sangat tinggi kepada seluruh masyarakat Desa Pimping, Tanjung Palas Utara atas konsistensi dan komitmen dalam menjaga serta menyelenggarakan tradisi Pesta Budaya Meja Panjang dari tahun ke tahun.
“Tradisi ini tidak hanya menjadi penanda pergantian tahun namun juga menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan kehidupan yang telah dilalui serta harapan akan masa depan yang lebih baik,” kata Gubernur Zainal.
Gubernur Zainal mengatakan melalui tradisi Pesta Budaya Meja Panjang mengandung nilai-nilai luhur yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat saat ini.
“Melalui tradisi ini kita diajak untuk duduk setara, berbagi rezeki, memperkuat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling menghargai dalam keberagaman,” ujarnya.
Zainal mendukung penuh upaya masyarakat Desa Pimping dalam melestarikan tradisi ini yang menjadi lambang keutuhan, persaudaraan dan kebersamaan dalam menyambut tahun 2026 dengan semangat gotong royong.
Menurutnya Pesta Budaya Meja Panjang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya, melalui penampilan seni tari, busana adat serta kuliner khas daerah.
Untuk itu, ia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen dalam mendukung pelestarian adat dan budaya daerah termasuk Pesta Budaya Meja Panjang di Desa Pimping.
Zainal mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga harmoni, merawat keberagaman dan melangkah bersama dalam membangun Kaltara yang maju dan berbudaya, demi tercapainya visi Kaltara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan.
“Ke depan kami akan terus mendorong penguatan ekosistem budaya, termasuk pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal agar kegiatan budaya seperti ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kegiatan ini hadir mendampingi Gubernur Kaltara, Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si, Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kaltara sekaligus Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Dr. Drs. Mathin Billa, M.M., Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., unsur Forkopimda dan jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Kaltara.
(dkisp)

