NUNUKAN – Hadir sebagai perwakilan Pemerintah Daerah dan untuk menunjukkan komitmen terhadap kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Nunukan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Hasan Basri, SIP membuka Dialog Kerukunan Umat Beragama, dengan tema “Umat Rukun Indonesia Maju” yang bertempat di Aula Kantor Kelurahan Mansapa, Selasa (6/5/2025)
Kegiatan yang diselenggarakan oleh FKUB Nunukan ini bertujuan untuk menekankan pentingnya dialog dalam memahami dan mencari jalan damai serta pemersatu untuk memperkuat kerukunan umat beragama.
Mengawali sambutannya, Hasan Basri terlebih dahulu menyampaikan salam takzim dari Wakil Bupati Nunukan dimana sekiranya besar keinginan untuk hadir bersama dalam acara tersebut, namun karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan sehingga memberikan tugas kepada Kepala Bakesbangpol untuk mewakili.
“Beliau mengapresiasi dan menyambut baik adanya dialog kerukunan umat beragama dengan tema yang diusung tersebut, diharapkan acara ini dapat mempererat tali persaudaraan dan menjaga keharmonisan antar umat beragama,” tuturnya
Membacakan sambutan Bupati Nunukan, Kepala Bakesbangpol Hasan mengatakan, kegiatan Dialog yang diselenggarakan oleh FKUB Nunukan ini bisa menjadi wadah bagi kita semua untuk saling bertukar pikiran dan bekerja sama dalam memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi.
“Melalui kegiatan dialog ini, bisa menjadi wadah bagi kita semua untuk saling bertukar pikiran dan bekerja sama dalam memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi. melalui dialog yang Interaktif dan Konstruktif,”katanya.
Dikatakannya bahwa kegiatan seperti ini dapat mengajak masyarakat untuk memahami lebih dalam tentang nilai-nilai yang ada di masing-masing agama.
“Saya rasa kita dapat memperdalam pemahaman kita tentang nilai – nilai yang ada di masing-masing agama, serta membangun rasa saling menghormati dan toleransi,”ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, kampanye kerukunan antar umat beragama harus senantiasa didengungkan.
“Kampanye kerukunan antar Umat Beragama harus senantiasa kita dengungkan dan kita galakkan untuk mengantisipasi terjadinya pertikaian dan konflik di antara umat beragama sehingga kehidupan damai dan harmonis di tengah-tengah Masyarakat senantiasa bisa terpelihara,”pesannya.
Dalam sambutannya Bupati juga mengatakan kegiatan dialog kerukunan umat beragama ini adalah sebuah ikhtiar yang sangat baik sekali dan patut didukung. dialog ini diharapkan bisa menjadi jembatan yang akan menyatukan perbedaan, menjadi wasilah yang akan membangun kesepahaman dan menjadi sarana yang akan memperkuat persaudaraan.
Bupati juga berharap FKUB tidak hanya menjadi wadah untuk saling berdiskusi, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak dalam melakukan berbagai kegiatan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
“Oleh karena itu saya mengajak kepada kita semua marilah kita bersama-sama berkomitmen untuk menjaga dan memperkuat kerukunan antar umat beragama, menjadikan Kabupaten Nunukan sebagai contoh keberhasilan kerukunan umat beragama di Indonesia.
(PROKOMPIM)

